Simulasi Kopdar SMM – Pendewasaan Lomba Terus DiLakukan Dengan Terapkan Peraturan Tergress

Penyempurnaan demi penyempurnaan terus dilakukan oleh SMM (Seduluran Murai Mania) agar bisa tercipta lomba yang benar-benar nyaman, fairplay dan tentu hasilnya bisa diterima oleh semua peserta.

Tak hanya ditujukan pada para juri andalan SMM agar bisa lebih matang dalam melakukan tugasnya di lapangan, namun beberapa beberapa peraturan pun mencoba diterapkan agar bisa tercapai perlombaan burung berkicau yang benar-benar fairplay.

Pengundian nomer gantangan terbuka dan tanpa di speaker agar tidak diketahui juri

Oleh sebab itu, pada Simulasi Kopdar SMM yang digelar pada Sabtu, 4 September 2021 kemarin, mulai diperkenalkan aturan lomba kepada semua peserta yang dilarang keras untuk melakukan penukaran nomer gantangan hasil undian yang dilakukan sesaat sebelum penggantangan dimulai. Agar dapat berjalan sesuai rencana, maka semua hasil undian nomer peserta akan dicatat langsung di papan yang telah disediakan di area gantangan. Diungkapkan oleh Abah Tatuk ketua SMM, bahwa kalau ketahuan ada menukar nomer peserta sanksinya diskualifikasi. 

“Intinya di SMM memang mencari burung yang sempurna, entah dia itu berada di nomer tengah maupun pinggir tetap bisa tampil mewah,” ujar Abah Tatuk saat mensosialisasikan aturan SMM langsung kepada semua peserta yang didominasi para member.

Begitu juga dengan sangkar, yang saat ini sudah mewajibkan kepada semua peserta baik member maupun rekom untuk menggunakan sangkar SMM. Selain itu penggunaan asesoris apapun yang bukan termasuk bawaan dari sangkar sangat diharamkan di sini.

“Kecuali penggunaan kabel tis hitam yang dirasa perlu seperti di bagian antara tebok dan sangkar, bahkan itu pun tidak boleh terlihat mencolok,” ujar Dwi Jalu selaku Sekjen SMM.

Tangkringan atas bawah harus seragam dan peletakan harus sesuai tempatnya

Diungkapkannya pula bahwa penggunaan tangkringan juga harus seragam dalam satu sangkar, dalam artian tangkringan atas maupun bawah harus sama. “Misal jika tangkringan atas pakai kayu asem, maka tangkringan bawah juga menggunakan kayu yang sama, dan begitu halnya jika menggunakan kayu ampelas,” imbuhnya.

Selain itu, langkah atau pergerakan juri saat melakukan penilaian juga sangat diperhatikan di SMM, yang bertujuan agar semua burung dapat terpantau setiap saat dan tidak kehilangan momentum kinerja burung sedikitpun. 

Pentingnya langkah dan gerakan tepat Juri, agar lebih maksimal dalam mantau burung

Dalam perjalanannya selama ini juri sebenarnya sudah melakukan tugasnya dengan baik, apalagi mereka hanya difokuskan untuk memantau 6 burung dalam satu blok berdurasi masing-masing 2 menit. “Ya jika konsentrasinya hanya kepada 6 burung aja, maka sangat kecil kemungkinan bagi mereka untuk ketinggalan momentum burung yang lagi bekerja,” celetuk Andre Sie pengurus SMM yang memberikan komentarnya seusai Kopdar SMM.

Juri-juri pilihan andalan SMM

Dalam tugasnya, juri emang kerap berada di luar area blok dan berada di satu posisi yang dimana bisa langsung memantau 6 burung peserta dalam waktu bersamaan. Namun sesekali pula mereka diharuskan untuk masuk ke dalam blok, untuk memantau atau memastikan burung yang membelakangi maupun yang sujud-sujud dengan volume yang tipis.

Panjalu Nyeri, Pendekar & Leonel Messi Tunjukkan Kualitasnya

Panjalu gaco tergress Alex Gresik siap bikin ancaman

Sementara itu, pada Simulasi yang digelar di gantangan Gagak Sakti tersebut, aksi mengejutkan datang dari gaco Alex Superman Gresik. Setelah lama puasa gelar lantaran MB Superman sang andalan mengalami ngurak, akhirnya sang gaco teranyar yang diberi nama Panjalu itu sukses tampil menawan saat turun di sesi B.

Memiliki materi yang lengkap serta power yang mumpuni, burung yang menempati nomer gantangan 28 itu sukses memborbardil lawan dengan memuntahkan lagu-lagu isian seperti Cungkok yang dikeluarkan berkali-kali ditambah Cililin hingga Murai Air. Berkat kestabilannya dalam memainkan lagu-lagi selama 10 menit durasi penilaian, akhirnya 3 bendera koncer A plus satu bendera B pun tertancap di nomer yang ditempatinya.

Burung baru, Panjalu langsung rebut double winner

Dan tak puas sampai disitu, Panjalu kembali memamerkan aksi terbaiknya di kelas E yang sekaligus mengantarkannya merebut tahta juara dan melengkapi kemenangan sebagai double winner.

Tak ingin kalah dengan juniornya, Superman yang baru saja menyelesaikan masa nguraknya juga mulai diturunkan oleh Alex. Dan benar saja. Meski performnya belum kembali seperti sebelumnya, namun kepiawaiannya dalam mengolah lagu-lagu isian serta power kerennya menjadi modal baginya untuk bisa bertengger sebagai runner up di dua sesi yakni D dan F.

Pendekar teruskan tradisi juara amunisi Abah Hudan 911

Mempertahankan gelar tradisi juara juga kembali ditunjukkan gaco-gaco terbaik Abah Hudan SMM 911. Kali ini lewat aksi sujud-sujud sembari memuntahkan lagu-lagu roll tembak, Pendekar berhasil melesat ke posisi puncak kelas D, setelah sebelumnya saat di sesi B berhasil menduduki posisi 3.

Pendekar teruskan tradisi juara amunisi Abah Hudan 911

Demikian halnya dengan Arjun yang tetap mampu mempertahankan posisinya sebagai pengisi daftar juara selama beberapa pekan terakhir, kini kembali menunjukkan kualitasnya dengan bertengger di posisi runner up di sesi A dan sesi E. Sedangkan RR sendiri hanya puas sebagai pengisi daftar juara di posisi 5 sesi C dan peringkat 4 sesi E.

Leonel Messi diprediksi bakal kerap cetak goal kemenangan bagi H Said Gresik

Wajah sumringah akhirnya kembali ditunjukkan oleh seorang H Said Gresik. Pasalnya, burung yang konon bernilai Rp 200 jeti yang ditake overnya dari Artha Kewek Tulungagung itu mulai menunjukkan kualitasnya setelah kurang lebih 2 pekan lamanya berada di tangan H Said.

Turun di sesi terakhir, burung yang diberi nama Leonel Messi itu sukses memamerkan style ngeplay di tangkringan atas maupun bawah yang menjadikannya tampil lebih indah. Ditambah lagi dengan jurus jitunya dalam mengolah lagu-lagu roll tembak seperti Greja, Lovebird hingga Cucak Jenggot an, serta staminanya yang begitu powerfull selama masa penjurian menjadikannya sukses menarik perhatian juri sekaligus menjadikannya sebagai pengisi tahta juara sesi F.

“Emang perlu waktu sih untuk mengembalikan performanya seperti sedia kala, karena saya harus merubah pola perawatan seperti melakukan penjemuran rutin hingga menaruhkan ke dalam tenggaran sampai pemberian makan yang menurut saya akan semakin menjadikannya lebih keluar performanya dan membuat tenaganya lebih kuat,” ujar H Said yang mengaku telah lama mengincarnya terutama saat mencicipi prestasi sebagai runner up dua kali di even Bung Karno Cup 2 Blitar.

Performa Halilintar kian stabil di tiap penampilannya

Walau tak berhasil merebut tahta juara di gelaran kali ini, namun Dwi Jalu mengaku cukup puas dengan performa Halilintar yang semakin lama semakin stabil dan matang. Bahkan tak hanya lihai dalam memainkan gaya sujud-sujud dalam menggelontorkan lagu-lagu tonjolannya, untuk power juga semakin keras dan di menit-menit akhir kerap mengeluarkan pukulan panjang-panjang.*

Basudewa amunisi Wasis sukses memukau juri yang bertugas

 

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here