Latpres Ramadhan PBI Diserbu Murai Batu Ring, Peran Aktif Penangkar Binaan PBI Cabang Madiun – Data Juara

Kontesburung.com – Konsisten dengan mengedepankan kelestarian burung, Latpres Ramadhan Special, yang digelar oleh PBI Cabang Madiun di Gantangan Benggol Joyo, Jl. Ardodadi, JosenanTaman, Kota Madiun, sukses besar.

Seperti kita ketahui bersama, Pelestari Burung Indonesia (PBI) selama ini dalam mengemas gelaran lombanya selalu mengedepankan kelestarian dalam menjaga keragaman burung Indonesia dan habitatnya untuk mencapai tujuan utamanya, yakni melestarikan burung di Indonesia. Selain hadiah tanpa potongan tentunya.

Jawara kelas Cucak Hijau.
Crew bertugas bersama para Punggawa PBI Cabang Madiun dan juri bertugas.

Oleh sebab itu, hal tersebut juga dicerminkan pada setiap gelaran lomba PBI baik sekela Latber, Latpres, maupun di helatan event besarnya. Seperti pada Latpres yang digelar oleh PBI Cabang Madiun di Gantangan Benggol Joyo pada Sabtu (1/5/2021). Khusus di kelas burung Murai Batu, pada gelaran ini PBI hanya membuka Murai Batu Ring.

Tak disangka-sangka antusias peserta di kelas tersebut ternyata cukup memuaskan pihak panitia. Bahkan ketua Pelaksana, Mamung Adira, mengatakan sebelum gelaran pihaknya sempat ragu, namun ternyata antusias peminat kelas Murai Batu Ring cukup besar.

Kelas Cucak Hijau peserta full.
Jawa di salah satu kelas Murai Batu Ring.

“Luar biasa peminatnya, itu diluar prediksi kami apalagi ini skala Latpres. Bahkan tadi rekan-rekan sempat mau mengajukan nambah kelas lagi di murai batu ring. Padahal kami sudah buka empat kelas tapi masih kurang. Kedepan akan kami jadikan pertimbangan untuk membuka lebih banyak lagi kelas khusus burung ring. Karena juga inikan masih masa pandemi, jadi lomba harus dikemas sebaik mungkin sesuai aturan, “ungkap Mamung Adira.

Sementara itu, Ketua PBI Cabang Madiun, Hendra Tandyo dan Catur Putsal terkait hal itu pihaknya sangat mengapresiasi sekali dengan kepedulian rekan-rekan kicau mania dengan kelas-kelas kusus burung ring. Ia menilai itu tak lepas peran aktif dari para penangkar burung yang kian hari kian baik perkembangannya di Madiun dan sekitarnya.

ACBS Team gemilang di kelas Kenari.
Tokoh burung Madiun Raya ikut hadir di gelaran PBI, dari kiri: Mamung Adira, Budi Azerehe, Wawan BRI.

“Tentu ini menjadi angin segar buat kita bersama, yang tadinya kelas burung ring kurang diminati sekarang jauh lebih berkembang dari tahun-tahun sebelumnya. Selama ini PBI Madiun sendiri memang sangat aktif dalam bersinergi bersama para penangkar dalam hal konservasi. Kami terus ajak dan kembangkan teman-teman penangkar dalam Paguyuban Penangkar Burung Binaan PBI Cabang Madiun dan hasilnya bisa kita lihat sekarang, “jelas Catur Putsal, usai gelaran.

Kami terus berupaya, lanjut Catur, untuk membangun apresiasi, pemahaman, kepedulian, serta kecintaan pada burung dan lingkungan. Mari kita saling bergandengan saling peduli dengan hobi kita tanpa meninggalkan kelestarian burung di nusantara ini, kapan lagi kalau bukan sekarang, “lanjutnya.

Jawa di kelas Kacer.
Rombongan H. Afan dari Malang boyong juara SF.

Sementara itu, jalannya lomba pada helatan kali ini sangat lancar, peserta datang cukup tertib dengan tetap menaati protokol kesehatan. Beberapa burung tampil gemilang dan berhasil mencatatkan kedalam daftar juara.

Selain kicau mania setempat, beberapa pemain juga datang dari luar kota seperti Solo, Sragen, Malang, Kediri, dan Surabaya. Berdasarkan penjualan tiket, panitia mencatat peserta yang datang di Latpres Ramadhan Special Road To Piala Kota Pendekar 2 PBI Cabang Madiun itu berjumlah kurang lebih 550 kicau mania. Bahkan untuk juara umum terbaik SF berhasil disikat oleh team dari luar kota, yakni rombongan Haji Afan dari Malang.

Berikut data juara Latpres Ramadhan Special PBI Cabang Madiun, Road To Piala Kota Pendekar 2. Beberapa kelas lomba hasil data kejuaraan tidak tercacatat dikarenakan antrian panjang pada pengambilan trophy dan piagam.

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here