Connect with us

Perkutut

Deal Diangka Rp 25 Juta, Choirul Anwar Surabaya Lepas Denjaka Orbitan Anyar, Produk MHR BF Jombang ke H.Mustofa Sepanjang

KONBUR Tayang

:

Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Tidak butuh waktu lama bagi Choirul “Ko Cho” Anwar kung mania Surabaya, untuk melepas Denjaka, orbitan anyar miliknya. Menurut Choirul perkutut bagus pasti memiliki pangsa pasar yang jelas dan menjanjikan. “Saya yakin perkutut berkualitas pasti banyak yang cari, tidak perlu koar-koar karena pembeli akan datang dengan sendirinya,” terang Choirul Anwar.

Iklan ABD
Choirul Anwar (kaos biru) lepas Denjaka ke H.Mustofa (tengah) seharga Rp 25 juta

Dirinya membuktikan lewat Denjaka. Perkutut produk MHR Bird Farm Jombang ini, tidak perlu berlama-lama berada bersamanya, ketika sudah berhasil merengkuh prestasi di arena. Diakui olehnya Denjaka adalah Orbitan paling anyar yang dimiliki. Tampil untuk pertama kalinya di Liga JR Bird Farm Surabaya Seri II, Minggu 07 April 2019, tanpa persiapan apapun Denjaka langsung merangsek pada urutan ketiga di Kelas Dewasa Bebas.

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan

Keberhasilan perkutut bergelang MHR 1053 menembus posisi tersebut berkat raihan bendera tiga warna pada babak kedua, ketiga dan keempat serta tanpa pengawalan langsung. “Jelang lomba saya gak sempat kasih rawatan serta perhatian pada Denjaka, karena saya dalam kondisi repot. Yang penting saya yakin bahwa Denjaka meski tanpa rawatan, akan tampil bagus,” ungkap Choirul.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan

Dan ternyata, prediksinya tidak meleset. Meski harus berhadapan dengan jago-jago yang sudah memiliki reputasi bagus sebagai burung lomba, semisal Ambasador andalan H.Gunawan MTG Indonesia yang berada dalam rawatan Abdus Syukur serta lir Ilir amunisi H.Rayhan/H.Jay Binuang yang ditangani langsung oleh H.Atro, namun Denjaka tidak pantang menyerah.

Menurutnya Denjaka hanya kalah pengalaman dan kalah usianya karena lebih muda. Kabar ini ternyata langsung tersiar ke beberapa kung mania, salah satunya H.Mustofa kung mania Sepanjang Sidoarjo. H.Mustofa yang ketika itu lagi mencari jago untuk eksis lagi di arena lomba, mendengar kabar tersebut dari salah seorang tokoh perkutut di Jawa Timur, yakni H.Cholil HDL Bird Farm Menganti.

Baca Juga  Kemenangan Leha Patut Diapresiasi, Joko Samudra dan Mickey Mouse Berebut Perhatian Juri di Liga Sultan BF Surabaya Putaran III
Suasana latihan di markas HDL BF Menganti Gresik

“Saya dapat kabar dari H.Cholil kalau ada burung bagus, juara di Surabaya. Makanya saya langsung menyatakan siap untuk meminangnya,” jelas H.Mustofa. Meski dirinya menyatakan setuju, namun H.Cholil mengatakan ada baiknya kalau dipantau langsung, agar sama-sama puas dan tahu betul bagaimana kualitas burung tersebut.

Maka disepakati pertemuan di markas HDL Bird Farm Menganti untuk memantau langsung. Saat hari yang ditentukan, yakni Rabu 10 April 2019, H.Mustofa hadir dalam latihan rutin yang digelar di kediaman H.Cholil. Selama proses pemantauan, H.Mustofa diberikan kebebasan untuk memastikan performa burung tersebut.

Lokasi nyaman dan tenang untuk memantau langsung kerja burung

Cukup lama H.Mustofa memantau, dan mengatakan setuju untuk meminangnya. Akhirnya dilakukan negosiasi dan kata sepakat untuk burung yang kini berada diusia sekitar 9 bulan ini dengan harga Rp 25 juta. “Harga segitu saya kira murah, namun saya tidak melihat harga yang disepakati, tetapi lebih kepada ingin memberikan burung bagus pada H.Mustofa. Barangkali ini akan menjadi ikatan saudara saya dengan beliau,” kata Ko Cho.

Take over tersebut disaksikan langsung oleh Gus Irul, selaku pemilik MHR Bird Farm Jombang. “Alhamdulillah ternyata produk MHR bisa diminati pelomba. Mudah-mudahan ini menjadi awal semakin moncernya produk-produk MHR kedepan. Saya masih memiliki banyak stok burung kelas lomba yang siap dipantau oleh siapapun,” papar Gus Irul yang sengaja hadir ke markas HDL Bird Farm untuk silaturahmi.

Choirul Anwar menambahkan bahwa transaksi ini menjadi bukti bahwa peternak pinggiran tidak harus menjadi juara dipinggir, tetapi bisa bersaing dengan peternak besar dan bisa menjadi juara. “Sudah saatnya peternak kecil dan pinggiran unjuk kekuatan bahwa mereka kini memiliki produk yang tidak kalah bagusnya. Jangan sekali-kali merasa rendah hati dan rendah diri untuk tampil dengan produk terbaiknya,” imbuh Ko Cho lagi.

Baca Juga  Dihadiri H.Basir Pattani Thaisel, Kansas dan Legendaris Mengawali Kemenangan di Liga JR BF Surabaya Putaran I
Kandang ternak milik MHR yang banyak melahirkan burung jawara

Ditambahkan olehnya bahwa Denjaka sudah diprediksi olehnya bakal menjadi burung bagus. “Saya pantau burung ini pada usia sekitar 3 bulan, ketika itu saya bilang ke Gus Irul bahwa burung ini bakal jadi burung prospek,” katanya lagi. Sempat berada dikung mania selama empat bulan, namun ternyata tidak mendapatkan perhatian, akhirnya burung ini Choirul bawa ketempatnya untuk diberikan rawatan.

Dan ternyata hasilnya sudah terlihat. Kenyataan inilah yang membuat dirinya berencana untuk membawa adik-adiknya serta membawa beberapa produk MHR Bird Farm lainnya, tentu dengan cara dipantau terlebih dahulu.

Perkutut

Liga Perkutut Batavia-AF 2019 BSD Tangerang : El Fatih Hattrick, Victoria, Pusaka Banten dan Nusa Indah Tampil Menarik dan Stabil

Published

on

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Gelaran akbar bertajuk “Liga Perkutut Batavia-AF Cup 2019” BSD Tangerang yang di kemas team Juri pengwil DKI Jakarta, di lapangan permanen JHL Birds Arena Pagedangan Tangerang, Minggu ( 21/4 ) pekan lalu. Betul betul menjadi tontonan yang sangat menarik. Pasalnya, hampir semua jawara terbaik Jabodetabek, Serang Banten dan Lampung yang tergabung pada Liga Perkutut Batavia, tumplek blek disini untuk menjadi yang terbaik.

Iklan ABD
Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Juara dewasa senior

Lomba seri 2 putaran ke-3 Liga Perkutut Batavia-AF Cup 2019 BSD Tangerang kali ini cukup sukses. Karena, nyaris 5 blok gantangan terisi penuh. Dan peserta yang hadir kualitasnya juga cukup merata bagus. Menurut ketua panitia,  tujuan utama dari kegiatan ini hanya mengharapkan gebyar dan semaraknya hobi perkutut di blok barat agar tetap menarik. Sehingga kung mania dapat menyalurkan hobinya dengan baik. Bahkan semakin tertantang semangatnya untuk menciptakan jawara-jawara tangguh kualitas lomba.

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan
Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Victoria makin mantul suaranya

“Betul dan terima kasih semuanya, kami akan berjuang terus untuk memberikan penjurian yang fair play, profesional sesuai dengan ketentuan dan aturan. P3SI.Optimis lomba Liga Perkutut Batavia-AF Cup bakal menjadi konkurs yang terbaik dan jadi dambaan hobiis perkutut tanah air,” jelas Gusti Iskandar ketua Juri pengwil DKI Jakarta yang sekaligus menjadi penanggung jawab lomba.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan

 Di even kali ini persaingan di kelas paling bergengsi dewasa senior begitu ketat,menarik dan seru. Jawara-jawara muda dan gres terlihat mewarnai jalannya lomba. El Fatih jawara fenomenal andalan AF Bf Bogor, akhirnya sukses mewujudkan mimpinya meraih prestasi terbaik di posisi teratas sebagai juara utama. Setelah berjuang ekstra ketat menahan laju perjuangan Havana milik Joy Joy ring VSP yang sejak awal telah tampil enerjik.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Juara Dewasa Yunior

Pertarungan ini sangat mendebarkan padahal perolehan poin dua jawara papan atas ini dibabak ketiga masih seimbang. Tapi sayang, entah kenapa yang cukup cuaca menyengat, kerja Havana malah mengendur. Beda dengan El Fatih, panasnya sinar matahari seakan memberik kekuatan baru dalam melancarkan anggung suara emasnya. Keberhasilan El Fatih ring Sha Sha diputaran ke-3 LP Batavia Cup kali ini, makin mengukuhkan posisinya di tempat teratas liga sementara.

Baca Juga  H.Safik Kung Mania Surabaya Boyong Produk Unggulan Trimurti Bird Farm Surabaya, Salah Satunya Ponakan Basa Basi

“Bangga banget, El Fatih kembali bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.”ucap Hasan awak kandang AF Bf Gunung Sindur Bogor. Ini kemenangan hattrik buat El Fatih yang luar biasa meski di rubungi lawan lawan tangguh seperti Havana, yang akhirnya harus puas sebagai juara runner up, dan  Kamala andalan Erieg ring Bagus menyusul di posisi ketiga.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Pusaka Banten kembali unjukgigi di piyik yunior

Di dewasa yunior, perjuangan Victoria juga tidak kalah hebat. Terbukti walaupun sejak awal mendapat perlawaan ketat dari Golden milik Simon S’Mubarok BF. Serta Caca Marica andalan anyar AF BF Bogor. Tapi berkat mental tempurnya yang stabil, perjuangan lawannya pun mampu diredam oleh Victoria.

”Ini penampilan terbaik Victoria, apalagi setelah di iket, suara tengahnya makin senggang. Saya optimis, musim konkurs tahun ini anak kandang Rocky Bf dari ACC C9 X Cristal B7 dapat meramaikan lomba Nasional tanah air,” ungkap Rocky sang empunya usai menurunkan kandangnya. Sementara Golden yang di kerek di gantangan 77 harus puas di posisi kedua dan menyusul Caca Marica di posisi ke tiga, yang kian mantul kualitas suaranya.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Nusa Indah nyodot di posisi juara puncak piyik hanging

Perfom bagus juga ditunjukan oleh Pusaka Banten, jawara bergelangTornado Bf milik H Lilik Hidayatulloh. Sebetulnya penampilan apik Pusaka Banten bukan kali ini saja. Saat tampil di ajang TMII Jakarta Pusaka Banten juga sukses menghipnotis lawan-lawannya.

“Ini penampilan terbaik Pusaka Banten, meski tadi sempat tertinggal dalam perolehan poin oleh Rama, tetapi berhasil membalik keadaan setelah di babak  terakhir berhasil mengaet poin tinggi 3 warna hitam.Semoga penampilan Grand Tornado dan Putra Banten diajang Nasional besok bisa lebih baik, saya berharap doa dan dukungan teman-teman kungmania,” imbuh H Lilik Tornado usai menerima trophy kejuaraan.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Princes tetap berjaya di piyik hanging bebas

Dikelas piyik hanging bulu coklat dan piyik hanging bebas, penampilan para peserta pun ngak kalah heboh. Di piyik bulu coklat, jago muda andalan Akang yang bernama Nusa Indah, juga berhasil menahan gempuran Dendi Boy gacoan anyar Sueb yang bergelang Ajo Bf Jakarta. Sedangkan di kelas piyik hanging bebas tampaknya prtestasi Princes jagoan Sendi/Kuncoro kembali tampil maksi dengan meraih prestasi terbaik sebagai juara puncak.

Baca Juga  Ayo Ramaikan, Liga Hanging Sultan BF Surabaya Digelar Mulai 4 Desember 2018

Dan diakhir acara, seluruh kru panitia serta team juri mengucapkan terima kasih atas semua dukungan sahabat-sahabat kungmania,terutama buat AF Bf Bogor dan Phoenix yang telah menyuport lomba ini. Mohon maaf bila ada hal hal yang kurang berkenan dan kekurangan panitia,”jelas Gusti Iskandar. *kb13.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Ny.Yono Paiton Probolinggo : Selalu Eksis dan Tak Pernah Absen Turun Lomba Perkutut

Published

on

Ny.Yono Paiton Probolinggo
Ny.Yono, saat bersama putra dan putrinya turun di Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember.
Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Bagi penggemar burung perkutut (kungmania) khususnya yang ada di blok timur JawaTimur, tentu sudah tak asing lagi dengan sosok Ny.Yono. Pasalnya, eksistensi sang Srikandi dari Paiton Probolinggo ini, sudah tak perlu diragukan lagi di pentas perkututan Indonesia, terutama lomba perkutut.

Iklan ABD

Karena nyaris setiap ada gelaran lomba di blok timur, mulai dari Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo sampai Banyuwangi. Ny.Yono yang akrab disapa bu Yono ini, selalu hadir dengan mengusung beberapa jago perkutut andalannya.

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan
Ny.Yono Paiton Probolinggo
Ny.Yono tak pernah absen turun lomba.

Dan hebatnya, ia selalu mensupport sendiri jagonya saat tarung di gantangan. Meskipun diterik panas matahari yang membakar kulitnya. Dan juga harus berbaur bersama kungmania lainnya yang kebanyakan kaum hawa. Tapi dengan ijin suami tercintan dan dengan semangat Kartini, Ny.Yono mengaku tak merasa malu ataupun canggung melakoni hobi perkutut ini.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan

Seperti yang terlihat digelaran lomba “Liga Anak Manja dan Diana FM Cup Jember”, hari Minggu (21/4) kemarin. Dengan ditemani oleh putra dan putrinya, bu Yono nampak serius mengawal tiga amunisi handalnya, yaitu Celo F12, Unyil dan Idola Baru. Bahkan berkat mental dan kualitas ke tiga jagonya tersebut. Ny.Yono pun sukses memboyong tiga tropy juara.

Ny.Yono Paiton Probolinggo
Ny.Yono ketika turun lomba bersama sang suami.

“Alhamdulillah, Celo F12 berhasil masuk juara 2 kelas piyik yunior. Sedangkan Unyil masuk juara 5 dan Idola Baru nyantol juara14, keduannya di kelas piyik hanging. Sebetulnya minggu (28/4) depan ingin turun lomba di Bandung. Tapi berhubung si kecil masih menjalani ujian sekolah, ya terpaksa saya gagalkan. Sementara saya fokuskan untuk ujian anak dulu,” tutur Ny.Yono, usai menerima tropy juara liga.  *kb2.

Baca Juga  Rombongan Terbesar, Lima Belas Juri Nasional Asal Jawa Timur, Resmi Dilantik
Lanjutkan Membaca

Perkutut

Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember Seri Pembuka : Dovi, Putra Mahardika dan Mutiara Cinta Sukses Kantongi Poin Penuh

Published

on

Liga Anak Manja Pertama Jember
Gong Perburuan Poin Liga Anak Manja Jember Seri Pertama.
Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Genderang perang perburuan poin “Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019” Jember. Hari Minggu 21 April 2019 kemarin, kembali dibuka oleh panitia liga. Agenda yang memang banyak ditunggu-tunggu oleh kungmania blok timur itu, dihadiri sejumlah jago-jago perkutut terbaik dari Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Paiton, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi.

Iklan ABD
Liga Anak Manja Pertama Jember
Ketua P3Si Pengda Jember Ra Saifurrohman, saat membuka liga Anak Manja Jember dan Diana FM Cup 2019 pertama

Dan lapangan Ponpes Mambaul Ulum yang ada di Desa Gugut, Rambipuji Jember. Jadi saksi pertempuran perkutut-perkutut hebat dari lintas kota tersebut. Agar bisa meraih poin penuh dilaga pembuka ini. Ada 3 kelas yang jadi perburuan poin di liga ini, yaitu kelas dewasa senior (1 blok), piyik yunior (3 blok) dan piyik hanging (2 blok).

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan
Liga Anak Manja Pertama Jember
Indra Saryono (kiri). Ketua tim Sukses Liga Anak Manja dan Diana FM Jember.

Sejak pagi pukul 06.00WIB, kungmania sudah berdatangan dan mengantri untuk mengambil tiket pesanan. Dan tanpa dikomando, mereka pun langsung menuju tiang gantangan untuk mengerek jagonya masing-msaing sesuai dengan nomor tiket gantangannya. Hari cuaca cukup cerah, seakan ikut mendukung perburuan poin diliga yang sangat bergengsi ini.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan
Liga Anak Manja Pertama Jember
Pakai Jam Digital, agar tepat waktu dari babak perbabak.

Dan tepat pukul 07.52 WIB, gong tanda dimulainya perburuan poin itupun ditabuh oleh Ra Saifurrohman, selaku ketua P3SI Pengda Jember. Sontak saja, suasana pun berubah menjadi ramai oleh anggung merdu suara perkutut yang saling bersautan. Ditambah teriakan para joki maupun pemilik, menjadikan persaingan terlihat seru dan itu terjadi disemua kelas.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Liga Anak Manja, nyaris full gantangan.

Di kelas dewasa, ada beberapa burung yang langsung tampil ngejoos untuk bisa merebut nilai tertinggi. Namun setelah melalui persaingan ketat di babak pertama, Dovi (kerekan 27) yang dikawal langsung oleh Didik Afandi dari Krenjengan Probolinggo. Mampu menutup babak pertama itu dengan nilai 43¾ (tiga warna hitam).

Liga Anak Manja Pertama Jember
Kelas Piyik Hanging, Dua blok lebih.

Sedangkan Bintang Timur (kerekan 20) milik H.Pri Banyuwangi dan Kania (kerekan 22) besutan H.Solehudin Probolinggo, sama-sama mendapat nilai 43½ (tiga warna). Sementara jago andalan tuan rumah, yaitu Anak Manja milik Samuel Saryono dan Ning Nong (kerekan 45) andalan Alit Sidomukti. Keduanya bertahan dengan sama-sama mendapat nilai 43 (dua warna).

Baca Juga  Mundur Dari Pencalonan Ketua P3SI Pengwil Jatim, H.Adras Ridwan Bakal Tentukan Arah Dukungan Jelang Muswil
Liga Anak Manja Pertama Jember
Suasana Guyub Rukun, meski para jagonya bersaing di arena.

Namun memasuki babak ke dua, kerja Anak Manja mulai panas untuk mengejar ketertinggalannya. Dan benar, jago yang 2 hari dicomot dari kandang breeding itu, berhasil menutup babak ini dengan mendapat nilai 43½. Sedangkan Dovi, Kania, Ning Nong dan beberapa jago lainnya, mentok hanya mendapat nilai 43¼ (dua warna hitam).

Liga Anak Manja Pertama Jember
Terus mensupport jagonya, agar bisa kerja maksimal.

Dan setelah istirahat beberapa menit, pertarungan babak ke tiga pun dilanjutkan kembali. Udara panas menyekat bak membakar kulit, betul-betul dirasakan oleh para joki maupun pemilik. Suasana inipun juga makin menambah panas persaingan antar jawara. Adu mental serta kualitas anggung, hanya mampu ditunjukkan oleh jago-jago yang punya stamina oke.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Serius, tak peduli panas menyengat.

Karena terbukti dibabak ini, hanya Ning Nong yang mampu mendapat nilai 43½. Sedangkan Bintang Timur dan Anak Manja sama-sama mendapat nilai 43¼. Sementara Dovi dan Kania sebagai wakil dari Probolinggo, entah mengapa performanya terus menurun. Dan dibabak ini, Dovi mendapat nilai 43 sedangkan Kania hanya mendapat nilai 42½.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Didik Afandi,sukses mengawal Dovi merebut poin penuh.

Begitu juga saat memasuki babak ke empat, Dovi serta Kania yang diharapkan bisa bangkit. Ternyata Dovi hanya mampu mendapat nilai 43 dan Kania tidak mendapat nilai sama sekali. Tapi meskipun Dovi di babak tiga dan empat kurang maksimal kerjanya. Namun jago yang asli orbitan farm NPD itu, suskes menjadi yang terbaik pertama. Karena unggul dibabak pertama dan kedua.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Juara Kelas Dewasa, siap hadir diliga berikutnya.

Selanjutnya persaingan di kelas piyik yunior atau kelas setengah kerek juga tak kalah seru. Namun setelah melalui pertempuran selama empat babak penuh. Akhirnya Putra Mahardika (kerekan 134) yang jadi andalan H.Fatdillah Jember. Berhasil menjadi yang terbaik pertama dan sukses mengantongi poin penuh, setelah mendapat nilai 43½, 43¼, 43¼ dan 43½.

Baca Juga  Bintang Pamungkas Mengawali Kemenangan di Liga Hanging Sultan BF Seri I Surabaya
Liga Anak Manja Pertama Jember
Adib putra H.Fatdillah, sukses bersama Putra Mahardika.

Sedangkan Celo F12 (kerekan 115) yang dijoki langsung oleh Ny.Yono dari Paiton. Mampu merebut posisi kedua dengan mendapat nilai 42½, 43½, 43, dan 43½. Dan disusul kemudian oleh Jaka Suara (kerekan 142) milik H.Agus Jember dengan raihan nilai 43½, 43¼, 43¼ dan 43¼. Dan Marijo (kerekan 92) milik H.Sutomo Asembagus dengan nilai 43¼, 43¼, 43¼ dan 43½.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Kelas Piyik Yunior, persaingannya paling berat.

Di kelas piyik hanging, keperkasaan Mutiara Cinta milik Nawang Triton Surabaya yang menempati kerekan 35. Rupanya sulit untuk dibendung oleh jago-jago muda lainya. Terbukti, jago hasil oplosan dari salah satu Kandang Mutiara BF Bondowoso itu mampu melaju tanpa hambatan. Dengan raihan nilai 43¾, 43¼, 43¼ dan ditutup dengan nilai 43¾.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Kiri ke Kanan. Nawang Triton, Hariyanto RPM, Ie Sen Mutiara dan Indra Saryono, puas melihat aksi Mutiara Cinta.

Untuk kesekian kalinya, Mutiara Cinta kembali berhasil menjadi yang terbaik pertama di kelas piyik hanging. Dan disusul kemudian oleh Maju Mapan (kerekan 62) milik Gus Najib Lekok Pasuruan dengan raihan nilai 43½, 43¼, 43½ dan 43¼. Lalu Pangeran Cinta (kerekan 33) milik Lutfi Widoyono Probolinggo dengan nilai 43, 43½, 43¼ dan 43½. Selengkapnya bisa dilihat di box daftar juara.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Juara Piyik Hanging. Mutiara Cinta tak terbendung.

Dikesempatan terakhir, baik Ra Saifurrohman maupun Saryono selaku penanggung jawab liga. Mengucapkan banyak terima kasih, atas dukungan dan kehadiran kungmania semua. Serta tak lupa mohon ma’af, jika dipembukaan liga ini masih banyak kekurangan. “Betul dan saya masih berharap dukungan teman-teman perkutut digelaran liga berikutnya,” tutup Saryono. *kb2.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca