CR-7 Murai Batu Pastol yang Bikin Geger Latpres RGN Madiun – Dewa Bird Farm Ucapkan Terima Kasih

Kontesburung.com – Siapa sangka burung Murai Batu milik Hery NGK dari BMW BF ini bisa nampil memukau layaknya burung papan atas saat tampil di Latpres Dewa Bird Farm feat RGN Madiun, yang digelar di Gantangan DFP RGN Madiun, pada Minggu (3/10/2021) pekan lalu.

Banyak yang belum tau, jika Murai Batu milik Hery NGK ini sebenarnya Murai Batu yang masih sangat muda alias pastol (lepas trotol). Pasalnya pada saat itu Murai Batu dengan nama CR-7 Ini benar-benar tampil garang dan mampu menggilas rival-rivalnya.

CR-7 sejak menit awal digantang langsung menekan memberi ancaman. Mental Murai Batu besutan BMW BF ini bisa dikatakan tahan banting dan memang tergolong Murai Batu jempolan. Seperti tak mempedulikan lawan-lawannya yang notabene umurnya jauh diatasnya, CR-7 terus menggedor menebar terornya dengan materi tajam, volume dan power yang keras berirama.

Penyerahan apresiasi juara kelas Murai Batu diberikan langsung oleh Adit Dewa Bird Farm (kiri) dan ketua RGN Madiun Agus Martina (kanan) kepada Hery NGK.

Selain gayanya yang yahud, durasi kerjanya juga oke dan tak sedikit pun terlihat kendor baik di awal, tengah, maupun pada sesi akhir juri banding-banding. Materi yang dibawakannya juga ciamik dengan roll isian materi burung kecil-kecil nan pedas. Hebatnya lagi, CR-7 juga rajin mengeluarkan ancaman tembakan kasar dan tuntas seperti gereja tarung, cililin, kenari dan masih banyak lagi secara berirama dan fareative sepanjang laga.

Alhasil, Murai Batu lepas trotol milik Hery NGK itu pun diganjar sebagai juara 1 di Latpres Dewa Bird Farm feat RGN Madiun yang di kawal langsung oleh sang pemilik hajat gelaran, yakni Mr. Adit Dewa Bird Farm.

Hery NGK, usai CR-7 berhasil meraih podium 1 mengatakan dirinya tak menyangka jika burungnya bakalan dapat juara 1. Pasalnya lawannya adalah burung-burung mapan yang sudah biasa mengikuti lomba dan sering bertengger sebagai juara.

Juara Single Fighter jadi bonus BMW Bird Farm.

“Itu burung pastol. Makanya surprise banget hari ini. Kerjanya gila memang, full dari awal meski lawannya juga hampir semua kerja bagus tapi ini luar biasa. Peserta rapi dan tertib jadi sesama pemain bisa saling mengukur kinerja burung lawan dan yang terpenting adalah fair play. Joss bagus ini, “tutur Hery NGK.

Tak hanya podium di kelas utama saja, bahkan, saat kembali dimainkan di sesi B, CR-7 kembali bikin geger dengan kerja tak ubahnya pada sesi pertama. Penampilannya masih power full dan tetap tampil atraktif dengan durasi kerja yang masih baik, tembakan yang masih tajam dan gayanya yang masih oke. Tampil di 2 kelas CR-7 berhasil doble winner.

Sementara itu, Adit Dewa Bird Farm selaku pensuport gelaran tersebut sangat puas dengan kinerja juri-juri RGN. Semua kelas berjalan tertib, lancar dan penilaian bagus sesuai apa kerja burung.

“Bagus, semua tertib dan apa adanya. Kalau ada kekurangan hal kecil itu lumrah dan nanti bisa diperbaiki kedepan. Itu teknis. Yang penting terkait penilaian sesuai kualitas burung di lapangan, “ungkap Adit Bird Farm yang saat ini lagi getol-getolnya memperbanyak penangkaran Murai Batu di daerah Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun ini.

Suasana kelas Murai Batu Latpres Dewa Bird Farm feat RGN Madiun.

Lebih lanjut, Bos Dewa Bird Farm itu juga meucapkan banyak terima kasih kepada kicau mania yang sudah hadir di gelaran Dewa Bird Farm feat RGN Madiun yang ia prakarsai tersebut. Ia juga meminta maaf jika ada beberapa hal yang kurang berkenan di hati rekan-rekan kicau mania.

“Ini baru awal, lagian masih PPKM jadi kita uji coba dengan event kecil dulu. Nanti kedepan kita persiapkan secara matang dan bikin gelaran yang lebih besar agar teman-teman dari luar kota juga bisa ikut datang ke Madiun. Tenang saja, kami sudah persiapkan itu dan tinggal eksekusi, “tambahnya.

Terkait kelas Murai Batu, Adit berkomentar bagus dan menegangkan meski dia sendiri tidak menurunkan gaconya sama sekali. Ia berpesan penilaian seperti ini yang harus dipertahankan, kualitas burung yang jadi penentu siapa yang terbaik dalam satu kelas dan juara bukan karena ini itu.

“Luar biasa, sayangnya saya gak bisa ikut di kelas ini (Murai Batu -red). Penilaian juri transfarans, jadi siapa yang juara ya itu, tidak bisa dirubah lagi. Sesuai kualitas burung. Saya bisa bilang seperti ini karena saya sendiri langsung yang kawal di kelas Murai Batu ini. Siapa sangka burung pastol yang jadi juara, iya kan. Ini bukti penilaian fair play, “pungkas Adit Dewa Bird Farm. (*)

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here