Connect with us

Tips Trik

Tampil Beringas di Lomba, Ternyata Begini Rahasia Rawatan Murai Batu Ganas Aba Hudan

KONBUR Tayang

:

Murai Batu Ganas
Murai Batu Ganas. Sebelum masuk tenggaran, Ganas melahap 2 jangkrik rahasia awal rawatan Murai Batu Ganas

BAGI kicaumania yang sering turun ke lomba besar tentu tidak asing dengan nama Murai Batu Ganas. Tak lain, karena burung andalan Aba Hudan yang tinggal di kawasan Manukan Surabaya ini telah berkali-kali membuktikan sebagai Murai Batu papan atas dengan segudang prestasi juara di berbagai lomba besar. Dan inilah beberapa rahasia rawatannya.

Karena sering juara dengan mengalahkan Murai Batu papan atas di banyak even besar itulah, nama “Ganas” yang selalu tampil berigas bila melihat lawan tangguh, menjadikan namanya kian disegani lawan. Banyak Murai Batu mania yang bertanya-tanya, seperti apa sebenarnya perawatan murai batu jagoan yang langganan juara satu di lomba besar, baik blok Timur maupun blok Tengah ini?

Murai Batu Abah Hudan

Rahasia Nafas. Ganas tiap hari masuk tenggaran agar nafas panjang.

Saat ditemui awak Konbur, Aba Hudan blak-blakan mengungkapkan jika sebenarnya perawatan murai ini cukup sederhana. Ditegaskan pula oleh pria murah senyum ini, bahwa sebenarnya dirinya ingin berbagi soal rahasia sukses si Ganas dengan tidak menutup nutupi perihal perawatan murai berperawakan kecil, tapi punya volume melengking ini.

Rahasia Pertama, buka Abah Hudan, tiap pagi sekitar pukul 05.00 habis subuhan, Ganas langsung dibuka krodongnya lalu dimasukkan ke dalam tenggaran yang panjangnya 4 meteran. Di tenggaran, Ganas sudah tahu kalau ia harus latihan terbang bolak-balik. Jadi nggak perlu ditakuti-takuti, Ganas sudah terbang akan bolak balik dari ujung ke ujung tenggaran.

Murai Batu Ganas

Cukup Dua Kali. Ganas Mandi hanya dua kali sehari dan dilakukan tiap sore sebelum istirahat.

Rahasia Kedua, saat tiba pukul 06.00 WIB, Ganas mulai diberi makan utama yakni jangkrik sebanyak 2 ekor. Usai melahap jangkrik, Ganas kembali terbang kesana kemari. Pukul 07.00 WIB tenggaran sudah kena sinar matahari yang otomatis akan membuat Ganas berjemur di dalamnya. Hal ini karena tenggaran ada di lantai dua, dimana bagian sisi tembik yang terbuka menghadap ke Timur, hingga membuat sinar matahari bisa masuk menyinari tenggaran sampai sekitar pukul 08.30. Setelah sinar matahari lewat, Ganas baru diberi lagi Jangkrik 3 ekor, jadi total jangkrik yang dimakannya setiap pagi sebanyak 5 ekor.

Baca Juga  Siapkan Amunisi, Abah Hudan 911 SF Siap Tempur di 7371 Award - Malang

Rahasia ketiga, ketika siang pukul 12.00 WIB, Ganas diberi lagi makan berupa 2 ekor jangkrik plus semangkuk kecil kroto. Baru pukul 16.00 Ganas dikeluarkan dari tenggaran untuk dimasukkan bak mandi. Setelah mandi beberapa menit Ganas masuk sangkar bulak untuk dianginkan agar bulu kering sambil diberi jangkrik 5 ekor. Setelah bulu kering, Ganas dikerodong lalu masuk kamar pribadinya seorang diri untuk istirahat sampai besok pagi tanpa ada burung lain, bahkan burung master lain pun tak boleh masuk “kamar pribadi” Ganas. Sebenarnya, untuk mandi, Ganas tidak dimandikan setiap hari melainkan dua hari sekali, yakni pada pada sore sebelum istirahat.

“Kalau ditotal pakan harian Ganas hanya dua belas ekor jangkrik dan semangkuk kecil kroto. Sedangkan burung master lain hanya ketemu Ganas saat dia seharian di tenggara. Saat ini saya juga punya beberapa burung master, ada kenari, Cucak Jenggot, Jalak Suren, Love Bird, Cucak Cungkok dan MP3. Setelah semua itu Ganas masuk kamar pribadinya dan langsung istirahat sampai besok pagi jam 05.00 dibuka lagi,” ungkap Aba Hudan 911 yang secara ekslusif diwawancara kru Konbur di rumahnya.

Lantas, apa ada perawatan khusus jika ada rencana pada hari Minggu turun di arena lomba? Menurut Aba Hudan, tidak ada perawatan khusus untuk menghadapi lomba, hanya rawatan harian seperti yang sudah ia ungkapkan tadi. Hanya saja, kalau hari Minggu akan diturunkan ke lomba, mulai hari Kamis Ganas sudah tidak ditenggaran lagi, melainkan dipindahkan ke sangkar, tanpa jemur tanpa mandi dengan porsi makanan seperti biasa.

Baru pada hari Jumat nya, tiap memberikan jangkrik dibarengi pemberian kroto. Misal pada pagi saat krodong dibuka, akan selalu diberikan pula makanan berupa 5 jangkrik dengan didampingi sedikit kroto, setelah itu masuk kamar lagi. Siang saat memberi 2 ekor jangkrik juga diberi tambahan sedikit kroto, sore hari saat memberi 5 ekor jangkrik juga ditambah sedikit kroto.

Baca Juga  Nine One One SF Surabaya : Lomba Burung Sekedar Hobi Bukan Ambisi

Hari Sabtu. Setelah krodong dibuka, jumlah jangkrik yang diberikan ditambah menjadi 6 ekor. Siang jangkrik yang diberikan dari 2 ekor hari biasannya menjadi 5 ekor plus sedikit kroto. Sore pukul 16.00 pakan jangkrik yang diberikan 6 ekor. Setelah petang (Maghrib) pakan tambahan berupa ulat hongkong sebanyak 6 ekor juga dihidangkan demi meningkatkan power si Ganas. “Mulai Kamis sampai hari H, Ganas sama sekali tidak jemur dan mandi,” tandas Aba Hudan.

Saat hari H lomba tiba, pada pagi hari Ganas diberi jangkrik 2 ekor. Dua jam sebelum turun lomba ditambah lagi 1 ekor jangkrik dengan sedikit kroto dan Ganas pun siap tarung di gantangan. Usai turun dari gantangan, sebelum ditarungkan lagi pada kali kedua, Ganas dibekali lagi makan jangkrik 2 ekor dan sedikit kroto. Demikian pula jika akan dimainkan untuk kali ketiga maka setelah turun lomba kedua Ganas diberi jangkrik 2 dan sedikit kroto, hanya saja kali ini diberi imbuhan ulat hongkong beberapa ekor agar stamina tangguhnya tetap terjaga.

Dengan perawatan yang sederhana yang dilakukan sendiri oleh sang pemilik itu, ganas telah membuktikan diri sebagai Murai Batu “pilih tanding” juara di beberapa even besar beberapa bulan ini. Sederet prestasi yang diukirnya beberapa bulan belakangan seperti juara 1 di Brimob Cup, juara 1, 2 dan 1 di PBI Kulon Progo, juara 1, 1 dan 2 di lomba PBI Wiraraja Lumajang. Saat tampil di Plaza Cup Semarang tahun ini pun Ganas sukses meraih juara 1 dua kali.

Saat tandang di Lomba NZR Piala Bung Karno dia juara 1 sekali, di Jogja Istimewa juara 1 dua kali, saat PBI Samuri Cup Sidoarjo juara 1, 1 dan 2. Serta yang terakhir di 7371 Malang Ganas menyabet gelar juara 1, 2 dan 3. Beberapa Minggu ke depan Ganas direncanakan istirahat untuk persiapan ke lomba besar blok Tengah awal bulan April mendatang. Wow.. kurang hebat apa?? Mantap Abah Hudan… !

Baca Juga  Aba Hudan 911 Surabaya, 6 Murai 2 Cucak Hijau Siap All Out di Piala Raja

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tips Trik

Tips Memilih Lovebird Ombyokan Ala Dapid Lovebird Grosir Burung Lovebird Terbesar dan Terpercaya

Published

on

By

konbur dapit lovebird sidoarjo
Dapid. Didepan Lovebird Ombyokan yang siap dikirim ke berbagai kota.

Ngomongin Lovebird Ombyokan pasti para ekek mania langsung teringat Dapid Lovebird, agen burung terbesar yang beralamatkan di desa Sambisari RT 36 RW 07 Blok J  Sidoarjo, selalu ready ratusan ekor tiap hari membuat rumah yang sekaligus dijadikan kiosnya itu selalu ramai dikunjungi para ekekmania.

Ratusan Ekor Lovebird Datang Tiap Hari di Kios Dapid Lovebird

Ditambah dengan harganya yang terjangkau serta stok yang melimpah tiap harinya menjadikan para ekekmania menjadi betah dalam memilih para gaco yang diinginkannya.

Pembeli. Bisa Langsung Pantau Calon Gacoan.

Selain menyediakan Lovebird Ombyokan baru baru ini Dapid juga mendatangkan Kenari berbagai jenis dan warna serta berbagai Assesoris dengan Brand Dapid Lovebird, Seperti Kaos, Krodong, Sangkar Bulat dan Pok Pokan serta Sangkar untulan dengan harga yang masih terjangkau ungkapnya.

Kenari Juga Tersedia Di Kios Dapid Lovebird
Marchendise Dengan Brand Dapid Lovebird. Awass Jangan Sampai Kehabisan.

Tak hanya itu untuk stok Lovebird yang ada dikiosnya pun terbilang cukup lengkap, tak hanya warna warna standart seperti josan, pasjo dan paskun, Dapit juga menyediakan warna warna eksotik macam GS,BS, Biola, Euwing dan juga Parblue yang di bandrol dengan harga yang cukup terjangkau, tak hanya menyediakan Lovebird Ombyokan Dapid juga menyediakan Lovebird prospek dan bahan kekekan lomba dengan bandrol harga mulai dari 100K s/d 300K.

Warna Cantik. Mulai Josan Hingga Biola Ada Di Sini

Ratusan lovebird ombyokan akan habis dalam sehari, karena Dapit tak hanya melayani pembeli yang datang langsung dikiosnya tapi iapun juga melayani pengiriman untuk pemesanan dari berbagai wilayah senusantara dengan ongkos kirim ditanggung pembeli ungkapnya saat ditemui dikioasnya beberapa waktu yang lalu.

Kirim Luar Pulau Via Udara, Ingat Ongkir ditanggung Pembeli.
Kirim Kirim Via Jalur Darat Juga Bisa

Menurut Dapid ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam memilih Lovebird ombyokan diantaranya.

1.      Pastikan sang burung aktif tidak lesu saat berada di dalam koloni atau di dalam ombyokan

2.      Lihat pada bagian mata sang burung dan pastikan matanya bening serta tidak berair

Baca Juga  Nine One One SF Surabaya : Lomba Burung Sekedar Hobi Bukan Ambisi

3.      Enak dipegang, dalam artian saat dipegang badan sang burung tampak singset dan juga aktif.

Tetesi dengan Cendo Xitrol untuk pencegahan.

Dapid juga memberikan beberapa solusi yang wajib dipraktekan yakni.

1.      Sebaiknya mata burung segera di tetesi dengan obat mata Cendo Xitrol yang bisa di dapatkan di Apotik terdekat, fungsi pemberian obat mata tersebut untuk mengantisipasi timbulnya gejala Snot penyakit yang penularannya sangat cepat untuk burung Paruh bengkok.

2.      Selama masa karantina sebaiknya burung tidak usah dijemur dan juga dimandikan, biarkan burung beradaptasi terhadap lingkungan tanpa di krodong selama beberapa hari.

3.      Pastikan Air minum dan pakan selalu diganti tiap hari, serat kebersihan kandang selalu dijaga untuk mengurangi resiko penyebaran penyakit kepada burung yang lainnya ungkap Dapid.  

Untuk Koloni Dirumah. Idialnya 1 Box Diisi 15 Ekor

Jadi tunggu apalagi jika pera ekekmania sudah tau dan paham cara memilih lovebird omboykan langsung saja meluncur ke kios Dapit Lovebird yang selalu buka setiap hari dari jam 7 pagi hingga jam 6 sore dengan alamat Jl. Sawunggaling Gang IV Desa Sambisari RT 36 RW 07 Blok J dekat Pabrik Tahu Pak Sawi Sidoarjo.

Kunjungan Crew Metro TV Ke Kios Dapid Lovebird.

Atau bisa juga cek FB Resminya di Dapid Puspa Agro & inisial davit serta Dapid Labet Puspaagro dengan ig : davit_lovebird_sidoarjo selain itu anda juga bisa juga klik chanel youtube : dapit Lovebird Sidoarjo atau langsung saja hubungi Dapit di nomer tlp/wa : 0856 0871 5079 bukan yang lain, karena belakangan ini banyak akun palsu yang mengatasnamakan dirinya ungkapnya kepada kontesburung.com.

Lanjutkan Membaca

Tips Trik

Gus Husain Buka-bukaan Soal Perbaiki “Amunisi” yang Rusak hingga Moncer di Lomba Nasional

Published

on

Lap Kelap Nemoer
MONCER TERUS. Gus Husain (kiri) bersama tim, usai Murai Batu gacoanya moncer di Ponorogo Bangkit Cup 1, Minggu (7/4/2019).

Burung-burung “amunisi” usungan Lap Kelap Nemoer SF besutan Gus Husain asal Magetan semakin kerap mendulang prestasi, termasuk di lomba-lomba berskala nasional. Setidaknya dalam jeda waktu sekitar dua Minggu, burung-burung pemain berslogan Single Fighter “Sarungan” terus menggasak prestasi. Mau tahu rahasianya?

Lap kelap Nemoer
RAJIN JUARA. Tim Lap Kelap Nemoer dengan komandan Gus Husain (paling kiri) pose bersama Bupati Madiun (paling kanan), usai menyabet posisi 2 di kelas Murai Batu kelas Wakil Bupati, di Bupati Madiun Cup 1.

Saat gelaran Bupati Madiun Cup 1, 24 Maret 2019 silam, Murai Batu “Kapuas JBS” sukses masuk 3 besar di kelas Bupati dan Wakil Bupati. Sedangkan saat turun di Ponorogo Bangkit Cup 1, Minggu ini, “Kapuas JBS” sukses menyabet posisi dua dengan mendukung bendera AE 1 di kelas Murai Batu Utama (150K). Semenetara di Kelas Murai Batu Reog (100K) turun untuk mensupport tim Kandidat SF, meraih juara 3.

Menariknya, ada satu burung Kacer milik Gus Husain, yakni Kacer “Patak Warak” yang menurutnya sebelumnya dalam kondisi “rusak” pun masuk posisi 5 besar, di kelas Kacer Utama tiket 150K (Kacer Ponorogo Bangkit), dengan menduduki posisi ke 4.

Jamu Santri
BEKAL WAJIB. Berbagai produk besutan santri Gus Husain, menjadi bekal wajib saat tandang diberbagai lomba.

“Itu yang menarik, Patak Warak itu beberapa waktu sebelumnya, sebenarnya adalah kacer Rusak namun Alhamdulillah, ternyata di lomba ini bisa masuk 5 besar,” buka Gus Husain di tengah Lomba.

Usut punya usut, kontesburung yang berusaha mengorek rahasianya pun akhirnya berhasil memperoleh informasi. Salah satunya, menurut Gus Husain adalah penggunaan ramuan herbal (organik) yang olehnya disebut sebagai “Jamu Santri”.

Jamu Santri

“Ramuan yang saya gunakan ini bisa untuk mengatasi berbagai kendala yang dialami burung, seperti macet bunyi, meningkatkan metabolisme burung, menyembuhkan banyak penyakit pada burung seperti telo, serak, nyilet, berak kapur hingga ngelowo,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Jamu Santri ini juga akan memaksimalkan suara burung menjadi kristal, mengatasi macet bunyi dan membuatnya rajin berkicau. Termasuk menjadikannya lebih fighter jika turun di ajang lomba.

Baca Juga  Ganas Milik Abah Hudan 911 SF – Surabaya, Tampil Angker di 7371 Award

“Dan ramuan herbal ini bisa digunakan untuk semua burung, tak terbatas hanya pada Murai dan Kacer saja. Kacer Patak Warak itu rusak awalnya, dan secara rutin saya terapi dengan Jamu Santri ini, Alhamdulillah kini normal kembali dan menjadi lebih fit,” tandasnya.

Cara penggunaannya pun tidak ribet, cukup berikan 3 tetes pada air minum burung atau suntikkan ke 3 ekor jangkrik (sesuai takaran), berikan 2 atau 3 hari sekali. Sedangkan untuk burung yang sakit bisa dilakukan setiap hari. “Insya Allah akan sembuh. Dan jika bingung cara penggunaannya bisa menghubungi saya,” pungkas Gus Husain. Sukses Selalu Gus Husain..

Lanjutkan Membaca

Tips Trik

Murai Batu T-Rex Juara Dikelas Utama Anniversary CBCL Jakarta, Ini Dia Rahasianya

Published

on

Murai Batu T Rex milik Mr.Hugeng Jakarta Barat
Mr.Hugeng pemilik T-Rex menerima throp juara

Nama murai batu T-Rex kembali jadi perhatian. Prestasinya melesat kembali dalam gelaran Anniversary CBCL bersama NZR Indonesia di Jakarta, Minggu (17/3) lalu. Burung tersebut sukses memetik gelar juara pertama dikelas utama.

Sebenarnya, rencana awal  Mr Hugeng dari Jakarta Barat tidak berniat menurunkan murai batuT-Rex andalannya ini dieven  Anniversary CBCL. Pasalnya, menurut perhitungannya kondisi burung belum siap 100% untuk diturunkan disebuah gelaran yang lumayan ketat persaingannya.

Mengingat burung tersebut yang belum maksimal karena baru selesai rapih mabung masih dalam tahap perawatan. “Saya justru rencana mau menurunkan yang satunya lagi, ternyata burung yang mau diturunkan disini malah mabung, untuk itu saya coba mainkan T-Rex,” jelasnya.

Padahal T-Rex justru disiapkannya untuk diurunkan minggu berikutnya. Namun demikian justru burung ini tampil cemerlang saat diturunkan dikelas utama. Dikelas  Murai Batu Jawara ini dia berhadapan dengan Simba dan Kapal Keruk (KK), yang akhirnya berhasil dihadapinya.

T-Rex memang  bukan burung kemarin sore, lebih dari 4 tahun Mr Hugeng menyimpan gaco yang didapatkan dari seorang  breeder di Bengkulu ini. Ya, T –Rex memang burung ring hasil penangkaran yang didapatkannya dari rekannya Agus Tropis Bengkulu.  

Sudah banyak prestasi yang ditorehkannya. Burung ini memang memiliki materi luar biasa. Isiannya cukup lengkap, terdiri atas suara burung-burung kecil seperti kenari, kolibri, dan serindit. Selain itu juga memiliki tembakan panjang burung cililin yang dibawakannya nyusun-nyusun, serta tonjolan kapas tembak dan cerecetan lovebird.

Selain materi lagu, tentunya didukung durasi kerjanya yang sangat luar biasa. Dari awal hingga akhir nyaris tanpa jeda.

Murai Batu T Rex milik Mr.Hugeng Jakarta Barat
Mr.Hugeng bersama rekan

Perawatan Harian

Sejak menekuni hobinya diburung, Mr Hugeng  memiliki murai batu hebat bernama Meteor, jawara terbaik ditahun diawal tahun 2000an. Burung tersebut boleh dibilang burung legendaris spesialis pemenang lomba nasional. Kemudian setelah Meteor mati, ada Yakuza, Smash dan lainnya sebagai penggantinya. Kini ada T-Rex yang jadi andalannya.

Baca Juga  Siapkan Amunisi, Abah Hudan 911 SF Siap Tempur di 7371 Award - Malang

Hingga saat ini dia memang konsisten dijalur murai batu. Dia juga lebih nyaman merawat dan mengkondisikannya sendiri dalam kesehariannya. Pagi sebelum berangkat aktivitas bisnisnya, dia masih menyempatkan merawat T-Rex.

Dalam pemberian ekstra fooding, selain kroto segar yang sudah bersih, setiap pagi, burung diberi 3 ekor jangkrik. Sore harinya, kembali diberikan 3 ekor jangkrik.  Jangkrik yang diberikannya juga tidak sembarangan. Sebelumnya dia memproses jangkriknya sedemikian rupa sebelum diberikan kepada T-Rex.

Jadi, agar jangkrik lebih higienis sehari sebelum diberikan dan dikonsumsi pada burung jangkrik-jangkrik tersebut diberi pakan sayuran. Tidak hanya cukup itu saja, sebelum dikonsumsi jangkrik dibersihkan dengan cara dibilas air hingga benar-benar bersih. Tujuannya untuk menjaga kesehatan pada burung kesayangannya ini.

Untuk kebutuhan mandi dan jemur tergantung kondisi cuaca.  Namun biasanya T-Rex hanya dijemur dalam wakti tidak lebih dari 1 – 2 jam. Mandi setiap hari. Dalam mengkondisikan sebelum turun ke lomba, selain porsi jangkrik yang sama seperti kesehariannya juga diberi tambahan  5-6 ekor ulat hongkong.

Selesai lomba burung dimasukan ke kandang umbar, hingga keesokan harinya burung tetap diumbar. Selain itu, untuk menjaga stamina juga diberikan kebutuhan vitamin untuk T-Rex..

Dan yang lebih penting lagi Mr Hugeng sangat disiplin dalam menurunkan burung kesayangannya ini. Meskipun burung dalam kondisi top form, dia tidak akan menurunkan lebih dari satu kali dalam setiap even. “Cukup turun sekali saja dikelas utama,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dia juga tidak menurunkan gacoannya ini setiap minggu. Untuk menjaga kondisi burung agar tetap prima, dia lebih suka menurunkannya dua minggu sekali. Dengan perawatan  yang disiplin dan konsisten ini membuahkan hasil maksimal. Burung ini menjadi andalan utamanya disetiap even-even nasional. *kb4.

Baca Juga  Khasiat Jemur Murai Batu Pakai Kerodong

Lanjutkan Membaca