Road To Piala Raja Ke 21 – Tampil All Out, Jhon Rembo Dan Siliwangi Jadi Bintang Lapangan, Duta Piala Kerajaan Kediri Juara Umum BC

Dimanfaatkan sebagai ajang uji coba menjelang Piala Raja ke 21 di Jogja ( 28 November 2021) minggu depan, MB Jhon Rembo tampil on fire dan nyaris juara 5 kali sedangkan Kacer Siliwangi nyaris nguasai 3 kelas Kacer pada Road To Piala Raja feat Piala Suromenggo Ponorogo, 21 November 2021 kemarin.

Andri Bolang bakal antar gaco andalan menuju Piala Raja #21

Bintangnya kelas Murai Batu tentunya layak disematkan pada MB Jhon Rembo besutan Andri Bolang dari Ngawi. Pasalnya. Dari 5 kelas yang diikuti, burung yang kerap berlanggananan juara di berbagai even lintas EO itu sukses bertengger di posisi puncak sebanyak 3 kali alias hattrik dan juara runner up 2 kali.

Jhon Rembo raih hattrik plus runner up 2 kali

Kerennya lagi, burung muda tersebut ternyata pemakai ring silver PBI yang sukses merebut podium juara di kelas ring silver PBI Bujang Ganong dan Lestari. Bahkan di kelas umum, Jhon Rembo berhasil tampil memukau di kelas ring umum sekaligus merebut tahta juara di sesi Bujang Ganong A serta runner up di kelas utama Suromenggolo dan Bujang Ganong B.

Andri Bolang Ngawi borong tropi di kelas Murai Batu

Tak cukup sampai di situ. Mb Bromo yang juga andalan lainnya juga berhasil mencatatkan dirinya sebagai pengisi runner up Sungai Barong. “Yang pasti kita akan mengincar gelar juara di Piala Raja ke 21 khususnya di sesi Maharaja, dan semoga bisa kerja maksimal di kelas tersebut,” ujar Andri Bolang yang juga akan menyiapkan gaco-gaco terbailnya di Piala Ketua SMM, 12 Desember 2021 mendatang.

Siliwangi nyarIs sapu bersih 3 kelas Kacer

Aksi menawan juga sempat dipamerkan Kacer Siliwangi di 3 kelas yang disediakan panitia. Betapa tidak. Turun di kelas Kacer pembuka atau sesi Klono Sewandono, burung andalan Dwi Jalu Kediri itu menampilkan aksi ngeroll plus speed rapatnya disertai dengan gaya ngobra naik turun dari tangkringan atas dan bawah yang semakin menambah indah penampilannya.

Siliwangi on fire, boyong 3 tropi juara

Tanpa ragu-ragu lagi, juri yang bertugas pun sepakat menancapkan bendera koncer di nomer gantangan yang ditempatinya. Dan aksi edannya juga kembali ditunjukkan di kelas lanjutan sesi Singo Barong, yang kembali tampil all out sekaligus mempertahankan gelar juaranya. Namun sayangnya target meraih hattrik harus tertunda. Meski tetap tampil powerfull di kelas Kacer Bujang Ganong, dewi fortuna tak lagi berpihak kepadanya dan harus menerima di posisi runner up. 

Cendet Perisai turut sumbang Tropi juara

Sementara itu. Meski kali ini Dwi Jalu hanya menurunkan andalan Murai pelapis, namun aksinya tak bisa dipandang sebelah mata. Suro yang langsung diturunkan di sesi Murai pembuka, mampu menunjukkan kualitasnya dalam memainkan pukulan paniang-panjang disertai dengan aksi ngeroll yang semakin manembah keren permainan variasi lagu yang dimilikinya. Sayangnya Dewo Fortuna juga belum berpihak padanya, dan hanya menempatkannya di posisi 3 kelas Klono Sewandono.

Dwi jalu tropong tropi juara

Diikuti pula dengan permainan apik dari Sosro Bahu yang piawai dalam mendubbing beberapa suara burung masteran dengan cukup stabil dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian. Dan keberuntungan pun hanya menempatkannya di posisi kedua kelas rring silver PBI Lestari.

Sedangkan Cendet Perisai yang telah lama tidak diturunkan di even besar beberapa pekan terakhir ini, sukses tampil apik dan mampu meraih juara 1 sesi Lestari.

Ndog Balado rebutan juara sesi singo Barong

Sengitnya pertarungan juga terlihat di kelas Cucak Ijo. Namun tanpa menunggu terlalu lama, Ndog Balado amunisi Agus Pia Kediri langsung tancap gass mengeluarkan jurus andalan dalam memainkan variasi yang cukup komplit yang dipercantiknya dengan aksi ngentrok yang begitu powerfull. Ditambah lagi dengan durasinya yang full, menjadi modal baginya untuk bertengger di posisi puncak kelas Singo Barong.

“Tentunya kita juga akan persiapkan gaco-gaco terbaik di kelas Cucak Ijo untuk tampil di Piala Raja besok,” ujar Agus Pia pemilik CH Martabak, Ndog Balado hingga New PK.

Kandidat SF juara umum SF

Diakhir gelaran, panitia menganugerahkan Duta Piala Kerajaan Kediri sebagai juara umum BC, sedangkan juara umum SF diberikan kepada Kandidat SF.*

Komunitas Kediri
Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here