Piala Pradana Klaten – MB Matahari Sakti Boyong 2 Motor, AM Lampir Nyaris Hattrik, Duta Valentina Dan Kedung Mulyo Juara Umum

Gelaran bertajuk Piala Pradana Minggu, 14 Februari 2021 kemarin sukses menyedot perhatian kicaumania nusantara lintas blok. Sedangkan Duta Valentine dan Kedung Mulyo Sf berhasil memboyong tropi juara umum BC dan SF.

Tak hanya dijubeli para hobiis dari berbagai kota di Jateng, tapi dari Jogja,Jatim, Jabar, Jakarta hingga Lombok pun tak ingin ketinggalan merasakan euforia gelaran yang dikomandoi Bintang Pradana si empunya gawe. Cukup beralasan, mengingat lomba yang digebyar di Desa Bolali Klaten Jawa Tengah yang menerapkan 2 lapangan itu dikemas cukup meriah, dengan menyediakan hadiah tanpa potongan di semua kelas, disediakannya hadiah utama berupa 2 sepeda motor matik hingga doorprize 3 unit sepeda motor matik.

Even 2 lapangan tergelar dengan sukses

Keberanian Bintang Pradana dkk untuk menggelar even besar di tengah pandemi Covid 19 sebenarnya cukup beralasan. Seperti tagline yang diusungnya yakni ‘Bersama Membangkitkan UMKM Masyarakat’, Bintang Pradana ingin kembali membangkitkan perekonomian khususnya di wilayah Desa Bolali akibat dampak dari pandemi selama kurang lebih 1 tahun terakhir.

Meski begitu, segala persiapan panitia untuk mencegah penyebaran Covid 19 agar tidak muncul cluster baru di perlombaan burung berkicau yang digelarnya pun telah dilakukan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan. Diantaranya pemeriksaan suhu tubuh kicaumania hingga diwajibkannya pemakaian masker bagi semua kicaumania yang memasuki area lomba.

Bahkan sang mc kondang Samuri MC yang ditemani Mimi Yeni dan BimBim tak pernah lelah untuk terus berkali-kali memperingatkan kicaumania untuk selalu mematuhi protokol kesehatan salah satunya pemakaian masker dan jaga jarak.

MB Matahari Sakti antar Kedung Mulyo juara umum SF

Dan bintangnya lapangan tentunya layak disematkan pada Matahari Sakti besutan Sigit Kedung Mulyo SF yang dikawal langsung oleh Teddy BKS. Pasalnya kelas Pradana 36 G dan Klaten 36 G yang memperebutkan hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor N Max dan Beat berhasil dikuasainya. Ditambah lagi dengan keberhasilan Kedung Mulya SF meraih juara umum SF.

Aksi menawannya di 2 kelas utama itu emang tak diragukan lagi. Dengan gayanya yang khas ngeplay dengan cukup powerfull saat mengeluarkan lagu-lagu roll tembak dengan cukup stabil dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian, mengantarkannya merebut bendera koncer dengan sempurna.

AM Lampir nyaris hattrik

Jika Matahari Sakti menjadi bintangnya kelas Murai Batu, maka AM Lampir lah yang berhak menyandang bintang lapangan kelas Anis Merah. Karena dari 4 kelas yang diikutinya, burung besutan Pa Is X-Tralis Besi Bandung itu sukses menyandang juara nyeri plus runner up.

AM Lampir tampil menawan hyper mentok kanan kiri

“Dari 4 penampilan, menurut saya yang paling bagus yakni di kelas Bolali tiket Rp 500 ribu. Karena teler hipernya mentok dan ngisi kanan kiri serta bekerja sangat stabil selama penjurian,” Rudy X-Tralis Besi SF Bandung sang pemandu bakat burung yang sempat mencicipi juara di Malang Satu Titik di akhir tahun 2020 silam.

AM Lampir Tampil stabil di 4 kelas yang diikutinya

Yang menarik dari Lampir ini menurut Rudy, yakni jika kena terjangan angin, justru AM Lampir makin totalitas dalam mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Bahkan selain mengandalkan suara isian speed rapat, permainan durasi juga patut diacungi jempol. “Dari sekian isian lagu, Lampir juga kerap mengeluarkan isian Kacer,” ujar pria yang akan mempersiapkan Lampir menuju Valentine Istimewa Jogja di tanggal 14 Maret 2021 mendatang.

The Doctor tetap di jalur juara di kelas Klaten G36

Sementara MB The Doctor besutan Sinyo Bangsat 001 SF yang mengusung bendera Duta Valentine juga sukses mengawal gaco andalannya itu tampil gemilang dengan gaya khas sujud-sujud yang cukup powerfull. Hal itu sekaligus membuatnya tetap mampu mempertahankan posisi The Doctor di jalur juara sebagai runner up kelas Klaten G 36.

CH Dongkrak sukses berada di posisi 5 besar di 2 kelas

Sengitnya pertarungan juga terlihat di kelas Cucak Ijo, dan itu benar-benar dirasakan oleh Turmudi Antasari Tulungagung. Walau burung andalan yang diberi nama Dongkrak sudah menampilkan kemampuan terbaiknya, namun faktor hoki ternyata masih belum berpihak kepadanya. Meski begitu, doi puas dengan berhasilnya Dongkrak berada di jalur juara sebagai juara 3 kelas Wonosari dan juara 5 kelas Bolali.

Dengan hasil memuaskan dari kinerja Dongkrak, Turmudi pun kian semangat untuk kembali mengantarkan gaco andalannya merebut prestasi di even-even besar yang bakal menjadi bidikannya salah satunya di Valentine Istimewa Jogja.

Diakhir gelaran, Bintang Pradana mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada kicaumania dan kekekmania yang ikut menyemarakkan gelaran dengan berjalan lancar dan sukses. Sekaligus menghaturkan banyak permohonan maaf jika ada kesalahan atau pun kekurangan selama penyelenggaraan lomba berlangsung.

Duta Valentine Boyong tropi Juara Umum BC
Peraih doorprize Motor Beat

 

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here