Paradise, Debutan Ableh Istem Dikepung Cendet Papan Atas Tetap Tampil Memukau Naik Podium di Anniversary Gaban

Kontesburung.com – Cendet Paradise, milik Mr. Ableh Istem dari Residence Team Cepu mengawali debut perdananya dengan penampilan cemerlang di 1st Anniversary Gaban (Gantangan Gaban) Madiun, yang digelar di Taman Bantaran Jl. Ahmad Yani Kota Madiun, Minggu (3/1/2021).

Meski baru pertama kali ditrurunkan, terlihat Paradise tampil menawan dan tidak demam panggung. Jagoan Cendeters asal Cepu ini tampil stabil layaknya burung mapan dan mampu bersaing dengan burung-burung papan atas di wilayah Madiun Raya dan sekitarnya.

“Baru, ini perdana. Meski belum bisa masuk di urutan teratas tapi saya tetap puas dengan kinerjanya di atas gantangan. Main satu titik dan materinya keluar semua, “terang sang pemilik, Ableh Istem.

Mr.Agfi A, Andri Suka Suka, Mr. Ableh (dari kiri) usai raih hasil manis di 1st Anniversary Gaban Kota Madiun.

Paradise tak hanya tampil garang, namun gaya show saat diatas gantangan juga sangat menawan yang disertai dengan materi mewah yang dibawakannya dengan panjang-panjang serta volume yang sangat menonjol.

Sepanjang laga Paradise mampu tampil memukau dengan gayanya yang nagen dangak keatas angka satu sembari tetap memuntahkan materi-materi tajam berirama dan sesekali mengeluarkan pukulan burung gereja tarung nyeret berkali-kali.

Alhasil pada sesi pertama Paradise berhasil mendapatkan koncer B meski menurut sang perawat, Andri Suka-Suka, harusnya layak untuk podium satu.

Hasil akhir, Residence Team Cepu raih juara 2 dan 3 lewat debutan Cendet Paradise.

“Padahal menurutku layak koncer mutlak A, karena sudah saya bandingkan dengan burung-burung lain. Tapi ya sudhlah, mungkin rejekinya hanya segitu, “papar Andri Suka-Suka, selaku perawat Paradise sekaligus exsekutor lapangan.

Tak puas hanya main satu sesi, Paradise juga kembali ditampilkan pada sesi yang ke dua. Namun di sesi kedua Paradise hanya mampu berada di urutan ke 3 karena pesertanya lebih sedikit dari sesi pertama, jadi burungnya kurang ngotot.

“Sesi kedua peserta minim, kerjanya kurang ngotot. Ini Paradise tipe fighter jadi kudu ada lawan banyak. Kalau lawan sedikit ya gitu, kerjanya ogah-ogahan, “pungkas Andri Suka-Suka. (Tjr)

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here