Man Of The Year 2020

Optimis menghadapi tahun 2021

Tahun 2020 sebentar lagi berlalu. Siapakah sosok paling fenomenal pada tahun ini? Bintang Anugrah Lophe Lophe, ketua Pradana BC,  mungkin bisa dijadikan pilihan. Alasannya sederhana, dimasa pandemi, ketika jagat perburungan terkena imbas virus Corona, Bintang lah sosok terdepan yang getol menggelar lomba burung berkicau.

Sepak terjang Bintang itu berawal dari merosotnya ekonomi masyarakat Desa Bolali, Wonosari, Klaten akibat lockdown. Jiwanya  tergugah mendengar tetangga kanan-kirinya sambat atau mengeluh lantaran perekonomian mereka turun drastis. “Saat itu roda perekonomian tidak bisa berputar, cari makan juga sulit pada situasi seperti itu,” kisah Bintang.

Bintang  kemudian berinisiatif membuka gantangan Pradana BC yang dia dirikan bersama kolega-koleganya di Pradana BC pada Desember 2019. Itu karena salah satu peluang untuk kembali memutar roda ekonomi di desanya ada pada gantangan tersebut. Ide itu ternyata disambut baik oleh tokoh-tokoh masyarakat Desa Bolali, sedangkan pihak kepolisian hanya berpesan agar protokol kesehatan tetap dipatuhi.

Gelaran yang pertama kali dirilis Bintang pada masa pandemi itu adalah Latpres Pradana BC. Hasilnya bisa ditebak, latpers tersebut dijubeli peserta lantaran kicau mania Solo Raya sudah sekitar dua bulan lebih tidak menggantang burung, mereka rindu dengan iklim kompetisi sebelum pandemi. Gelaran latpres yang sukses digelar tersebut kemudian menjadi momentum  dibukanya kembali gantangan-gantangan di Solo Raya yang berdiri pada zona aman. Bintang dan kawan-kawan viral.

Menjadi yang terbaik ditahun 2020

Usai menggelar perhelatan bertajuk Halal Bi Halal Pradana BC yang digelar pertengahan Juni 2020, Asep DM, sekjen Radja Garuda Nusantara berkesempatan berkunjung ke kediaman Bintang. Asep mengutarakan niatnya untuk menggelar lomba berskala nasional di desa Bolali. Dalam perbincangan tersebut Bintang berjanji mensosialisasikannya terlebih dahulu kepada masyarakat lantaran even yang bakal digelar tersebut memobilisasi kicau mania dalam jumlah yang sangat besar. “Kalau masyarakat desa tidak mengijinkan,  saya juga tidak bisa ngeyel,” ujar pria yang suka dengan hobi ayadu ini. Masyarakat Desa Bolali ternyata welcome dengan even tersebut.

Lantas terbitlah Klaten Vagansa yang fenomenal tersebut pada 19 Juli 2020 . Antusiasme datang dari seluruh pelosok Indonesia, bahkan Papua. Inilah peristiwa  paling menghebohkan di jagat perburungan pada saat pandemi.

“Hikmahnya,  75 persen masyarakat Kecamatan Wonosari, Klaten mendapat dampak positif dari gelaran Klaten Vagansa. Penjual makanan laku, parkir juga penuh, hotel-hotel disekitar sini juga senang karena banyak tamu dari luar kota. Semua keuntungan kami serahkan pada masyarakat seperti Masjid dan RT/RW,” papar lajang berusia 24 tahun ini.

Usai sukses menggelar Klaten Vagansa, jalan bagi Bintang dan Pradana BC kian bertambah lapang. Mereka kembali sukses menggelar even berskala nasional lainnya yakni Bolali #1 pada 25 Oktober 2020 yang lalu. Kali ini mereka bekerjasama dengan organisasi burung tertua di Indonesia, PBI. Sejak saat itulah Desa Bolali menjadi salah satu ikon lomba burung berskala nasional.

Menatap tahun baru yang sebentar lagi bergulir,  Bintang dan team Pradana BC bakal lebih fokus lagi. Mereka kini tengah menyiapkan lahan untuk mendirikan gantangan baru yang letaknya tak jauh dari gantangan lama. Yang pasti fasilitasnya jauh lebih lengkap dan lebih luas.

Lapangan baru siap pakai di tahun 2021

Dengan fasilitas baru tersebut,  tahun depan, setiap dua setengah bulan sekali gantangan Pradana BC ini akan menggelar even berskala nasional. Sebagai agenda pertama di tahun 2021, Bintang bakal menggelar Piala Pradana pada 31 Januari. Sebagai sebuah even yang dirancang untuk memuaskan para penggemarnya, gelaran ini bakal menerapkan sistem tanpa potongan untuk semua kelas. Selain itu, panitia juga menyediakan tiga buah sepeda motor sebagai doorprise.

Tak hanya itu, dukungan datang dari berbagai lini untuk even yang bakal digelar dalam dua lapangan ini. Semua EO dan Independen di Jawa Tengah, tepatnya di Solo Raya pada tanggal tersebut diliburkan. “Om Asha dan Pak Joko JS Pro dari independen  juga support penuh dengan meng-off-kan gantangan beliau pada hari itu,” ujar Bintang. Tak heran bila even ini nantinya bakal benar-benar meriah.

Usai Piala Pradana, rencananya, gelaran berikutnya adalah  Klaten Vagansa disusul kemudian dengan Bolali Cup, dua perhelatan yang kini menjadi hak paten Pradana BC. “Setelah itu mungkin pihak BnR dan RI yang bakal mengajak berkolaborasi. Semoga wabah corona bisa cepat selesai,” pungkas Bintang. Good luck. yon

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here