Halal Bihalal Masterpeace Arena Tangerang – Brahmasta Dan Adipati Andalan SMM, Tetap Tangguh Di Blok Barat

Burung-burung Murai Batu andalan SMM sukses menunjukkan kualitasnya di Halal Bihalal Masterpeace Arena Tangerang (22/5) kemarin. Walau belum hoki di posisi puncak, namun Brahmasta gaco Abah Hudan 911 SF dan Adipati andalan Dwi Jalu masih sulit tergoyahkan di jalur prestasi.

So pasti, perjuangan pemain papan atas plus para joki dan perawatnya untuk bisa sampai di lomba burung berkicau di blok barat serta bisa mengantarkan sang andalan di 5 besar pun patut diapresiasi dan pantas mendapat acungan dua jempol. Karena seperti diketahui, bahwa bukan perkara mudah untuk bisa bersaing dengan burung-burung jawara asal blok barat, apalagi bagi burung-burung asal Jawa Timur.

Sebab dibutuhkan persiapan yang matang untuk bisa mengkondisikan burung andalan agar bisa tampil totalitas saat digantangkan, mengingat panjangnya perjalanan yang ditempuh untuk bisa sampai di blok barat. Burung harus benar-benar tetap dalam kondisi fit dan on fire, untuk bisa bersaing dengan burung-burung blok barat yang dikenal ulet dan tangguh.

Maka cukup tepat bagi Abah Hudan 911 SF Surabaya jika saat itu menurunkan Arjun dan Brahmasta. Lantaran dalam beberapa bulan terakhir ini, kedua burung itu nyaris tak pernah absen dari gelar juara.

Di kelas Tantangan tiket 10 Juta, Arjun yang dipercaya untuk berhadapan dengan burung-burung jawara lintas Propinsi itu sebenarnya sempat menampilkan aksi terbaiknya dengan gaya khas sujud-sujud sembari menyemburkan lagu-lagu roll tembak kasar-kasar. Sayang, keberuntungan belum berpihak padanya.

Saat memasuki kelas Masterpeace, Brahmasta yang menempati nomer 4 pun mampu memberi perlawanan sengit. Walau mendapat serangan hebat selama masa penilaian berlangsung, Brahmasta justru tampil semakin garang dengan gayanya yang ngotot saat memainkan variasi lagu yang cukup kompleks dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian.

Meski belum berhasil naik tahta juara, setidaknya perolehannya sebagai 4 besar mampu mempertahankan tradisi gaco-gaco Abah Hudan di jalur prestasi di berbagai even besar dan lintas blok.

Adipati andalan Dwi Jalu sukses rebut posisi 3 sesi Lintas EO

Kemampuan untuk memboyong tropi juara dari kategori Murai Batu juga ikut dirasakan Dwi Jalu SF Kediri, berkat aksi dari Adipati yang diturunkan di sesi Lintas EO. Menempati gantangan nomer 23, Adipati langsung tancap gass dalam melantunkan lagu-lagu terdahsyatnya dibarengi dengan roll tembak panjang-panjang serta volume pada pukulannya yang cukup keras.

Sempat mendapat serangan hebat dari burung sebelahnya di nomer 22 yang lebih banyak menonjolkan aksi pukulan plus volume tembusnya, namun berkat keunggulannya pada durasi kerja yang full 10 menit serta kepandaiannya dalam mengolah lagu. Menjadikan Adipati mendapat 4 pengajuan juri, walau akhirnya hanya hoki sebagai 3 besar.

Adipati kembali jadi penyelamat tradisi juara Dwi Jalu

Kekurang beruntungan andalan Dwi Jalu di kelas Murai Batu akhirnya bisa terbayarkan di kelas Kacer, berkat duet maut Romeo feat Nagen yang mampu menyumbangkan 4 tropi juara. Jika Romeo sukses merebut juara 1, 2 dan 3, maka Nagen sukses meraih juara 1 Kacer A Knight.

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here