Connect with us

Tips Trik

Besar di Kampung, Jadi Viral, Ternyata Begini Rawatan Kacer Lada Hitam

KONBUR Tayang

:

Sejak akhir tahun lalu para kicaumania tanah air khususnya Kacer mania ramai mengikuti prestasi Kacer bernama Lada Hitam rawatan Dani Tangerang yang ditransfer Rp 150 juta oleh bos NZR H. Wie Bie karena kemewahan penampilannya saat lomba di Sleman akhir tahun lalu.

Kacer Lada Hitam
Sosok Dani sang pemoles Lada Hitam saat turun di sebuah lomba di Jakarta

Sejak dipinang, burung sampai saat ini masih tetap dalam rawatan Dani, dan selama ini tetap pula diturunkan ke lomba di sekitar Jakarta. Burung yang besar di kampung ini pun selalu mendulang prestasi juara satu.

Hebatnya, Lada Hitam sering diturunkan di dua lomba sekaligus pada hari Minggu jika ada dua lomba besar, ya tutun di dua duanya, pagi di lomba yang satu, siangnya di lomba lainnya. Dan ternyata kemewahan Lagu, Power serta penampilan Lada Hitam tetap bisa membawa pulang trophy juara satu dari kedua lomba tersebut. Bagaimana Dani bisa menampilkan Lada Hitam hingga sehebat sekarang? Padahal awalnya Lada Hitam hanya seekor burung yang besar di kampung dan hanya sering juara di lomba lokalan saja.

kacer lada hitam
Pagi krodong dibuka, diberi jangkrik 5 ekor

Itulah kelebihan sosok Dani, pria yang sudah menggemari burung sejak muda dan mengaku jika Kacer tersebut milik temannya dekat rumah. Di tangan sang teman, Kacer tersebut sering masuk sepuluh besar di lomba lokalan atau latberan. Saat itu Dani melihat potensi Kacer tersebut bisa dipoles lagi agar bisa tampil lebih maksimal.

Berkat insting dan ijin si empunya, akhirnya Kacer tersebut dirawat oleh Dani, awal melakukan perawatan Dani mengaku cukup sulit “mengutak-atik” untuk menemukan cara perawatan dan pemberian pakan yang bisa mendongkrak performa Lada Hitam. Setelah beberapa kali uji coba, akhirnya ditemukanlah perawatan dan menu pakan yang bisa mengoptimalkan penampilan Lada Hitam saat turun di lapangan.

Baca Juga  Yudhi Tent Jakarta: Murai Batu Marvel Lapisan Kedua yang Bikin Kejutan di Cibubur
kacer lada hitam
Selanjutnya dimandikan sebentar

Dan itu dibuktikan beberapa kali Lada Hitam tampil ngotot dengan mengeluarkan lagu mewahnya dengan posisi gaya tetap tenang di tangkringan. Perawatan tersebut ternyata cukup sederhana, dimana pagi hari setelah sangkar dibuka krodong, Lada Hitam langsung diberi jangkrik 5 ekor seteleh itu masuk bak mandi, setelah puas, dimasukkan sangkar kemudian diberi Kroto satu cepuk rata lalu dijemur paling cepat 2 jam bisa lebih dari 3 jam hal itu tergantung kondisi cuaca.

Kemudian dijemur dengan antara 2 – 3 jangkrik

Habis mandi Lada Hitam diberi kroto satu cepuk peres, selanjutnya dimasukkan dalam rumah tanpa krodong. Besoknya perawatan sama, pagi dibuka krodog beri jangkrik 5 ekor, jemur sebentar lalu mandi. Habis mandi dijemur lagi sekitar 2-3 jam. Habis jemur baru masuk kandang umbaran, sore masuk kandang harian sambil diberi jangkrik 5 ekor terus dikrodong. “Kalau hari ini diberi kroto maka tidak masuk kandang umbaran, besoknya masuk kandang umbaran krotonya tidak dikasih. Jadi antara kroto dan kandang umbaran selang seling,” ujar Dani.

Kalau pas tidak masuk umbaran, diberi kroto lalu dikrodong

PERSIAPAN LOMBA
Kalau Minggu mau dilomba, maka persiapan lebih extra khususnya dalam pemberian jangkrik. Mulai hari Kamis malam habis Magrib Lada Hitam dimandikan setelah itu beri jangkrik antara 5 – 7 ekor lalu dianginkan sampai kering. Setelah kering langsung dikrodong sampai Jum’at pagi tidak dibuka hanya diberi Jangkrik antara 10 – 15 ekor dan kroto satu cepuk penuh, lalu digantung didalam rumah. Mandi jemur sudah tidak lagi.

Besoknya masuk umbaran tanpa diberi kroto.

Jum’at siang diturunkan hanya untuk dicek pakannya sambil dikasih jangkrik antara 10 – 15 ekor. Jum’at sore dilihat lagi, jangkriknya kalau ada dua tiga ekor maka ditambahkan lagi jangkrik 15 ekor. Tiga jam lagi jangkriknya dicek, kalau tinggal sedikit maka perlu ditambahkan sekitar 10 ekor lagi. Cek terakhir jam 12 malam kalau jangkrik cukup sudah tidak perlu ditambah, tapi kalau tinggal 2-3 ekor maka perlu dtambah 10 ekor.

Baca Juga  Radja Milet BOB Ra One Kir Jakarta, Banyak Tampilkan Jawara Baru

Sabtu pagi krodong Lada Hitam dibuka hanya diberi jangkrik 10 – 15 ekor. Lalu ditaruh didalam rumah lagi, siang dicek lagi pakannya tambah jangkrik 10 ekor saja. Sore sebelum Magrib diberi jangkrik 10 – 15 ekor dan ulat hongkon sebanya 30 ekor. Jam 12 malam dicek jangkriknya kalau tinggal sedikit beri sebanyak 20 ekor.

Minggu pagi Lada Hitam hanya tinggal diberi 7 ekor, selanjutnya dimandikan diberi lagi 7 ekor lalu jemur sebentar, setelah kering selanjutnya siap dilombakan. “Untuk jangkrik memang Lada Hitam harus banyak, kalau jangkriknya kurang berpengaruh pada kerjanya yang kurang ngotot,” terang Dani sang pemoles Kacer Lada Hitam.

Tips Trik

Tips Memilih Lovebird Ombyokan Ala Dapid Lovebird Grosir Burung Lovebird Terbesar dan Terpercaya

Published

on

By

konbur dapit lovebird sidoarjo
Dapid. Didepan Lovebird Ombyokan yang siap dikirim ke berbagai kota.

Ngomongin Lovebird Ombyokan pasti para ekek mania langsung teringat Dapid Lovebird, agen burung terbesar yang beralamatkan di desa Sambisari RT 36 RW 07 Blok J  Sidoarjo, selalu ready ratusan ekor tiap hari membuat rumah yang sekaligus dijadikan kiosnya itu selalu ramai dikunjungi para ekekmania.

Ratusan Ekor Lovebird Datang Tiap Hari di Kios Dapid Lovebird

Ditambah dengan harganya yang terjangkau serta stok yang melimpah tiap harinya menjadikan para ekekmania menjadi betah dalam memilih para gaco yang diinginkannya.

Pembeli. Bisa Langsung Pantau Calon Gacoan.

Selain menyediakan Lovebird Ombyokan baru baru ini Dapid juga mendatangkan Kenari berbagai jenis dan warna serta berbagai Assesoris dengan Brand Dapid Lovebird, Seperti Kaos, Krodong, Sangkar Bulat dan Pok Pokan serta Sangkar untulan dengan harga yang masih terjangkau ungkapnya.

Kenari Juga Tersedia Di Kios Dapid Lovebird
Marchendise Dengan Brand Dapid Lovebird. Awass Jangan Sampai Kehabisan.

Tak hanya itu untuk stok Lovebird yang ada dikiosnya pun terbilang cukup lengkap, tak hanya warna warna standart seperti josan, pasjo dan paskun, Dapit juga menyediakan warna warna eksotik macam GS,BS, Biola, Euwing dan juga Parblue yang di bandrol dengan harga yang cukup terjangkau, tak hanya menyediakan Lovebird Ombyokan Dapid juga menyediakan Lovebird prospek dan bahan kekekan lomba dengan bandrol harga mulai dari 100K s/d 300K.

Warna Cantik. Mulai Josan Hingga Biola Ada Di Sini

Ratusan lovebird ombyokan akan habis dalam sehari, karena Dapit tak hanya melayani pembeli yang datang langsung dikiosnya tapi iapun juga melayani pengiriman untuk pemesanan dari berbagai wilayah senusantara dengan ongkos kirim ditanggung pembeli ungkapnya saat ditemui dikioasnya beberapa waktu yang lalu.

Kirim Luar Pulau Via Udara, Ingat Ongkir ditanggung Pembeli.
Kirim Kirim Via Jalur Darat Juga Bisa

Menurut Dapid ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam memilih Lovebird ombyokan diantaranya.

1.      Pastikan sang burung aktif tidak lesu saat berada di dalam koloni atau di dalam ombyokan

2.      Lihat pada bagian mata sang burung dan pastikan matanya bening serta tidak berair

Baca Juga  TJM Casol BF Bogor, Datangkan Kenari YS Pilihan dari Jerman dan Italia

3.      Enak dipegang, dalam artian saat dipegang badan sang burung tampak singset dan juga aktif.

Tetesi dengan Cendo Xitrol untuk pencegahan.

Dapid juga memberikan beberapa solusi yang wajib dipraktekan yakni.

1.      Sebaiknya mata burung segera di tetesi dengan obat mata Cendo Xitrol yang bisa di dapatkan di Apotik terdekat, fungsi pemberian obat mata tersebut untuk mengantisipasi timbulnya gejala Snot penyakit yang penularannya sangat cepat untuk burung Paruh bengkok.

2.      Selama masa karantina sebaiknya burung tidak usah dijemur dan juga dimandikan, biarkan burung beradaptasi terhadap lingkungan tanpa di krodong selama beberapa hari.

3.      Pastikan Air minum dan pakan selalu diganti tiap hari, serat kebersihan kandang selalu dijaga untuk mengurangi resiko penyebaran penyakit kepada burung yang lainnya ungkap Dapid.  

Untuk Koloni Dirumah. Idialnya 1 Box Diisi 15 Ekor

Jadi tunggu apalagi jika pera ekekmania sudah tau dan paham cara memilih lovebird omboykan langsung saja meluncur ke kios Dapit Lovebird yang selalu buka setiap hari dari jam 7 pagi hingga jam 6 sore dengan alamat Jl. Sawunggaling Gang IV Desa Sambisari RT 36 RW 07 Blok J dekat Pabrik Tahu Pak Sawi Sidoarjo.

Kunjungan Crew Metro TV Ke Kios Dapid Lovebird.

Atau bisa juga cek FB Resminya di Dapid Puspa Agro & inisial davit serta Dapid Labet Puspaagro dengan ig : davit_lovebird_sidoarjo selain itu anda juga bisa juga klik chanel youtube : dapit Lovebird Sidoarjo atau langsung saja hubungi Dapit di nomer tlp/wa : 0856 0871 5079 bukan yang lain, karena belakangan ini banyak akun palsu yang mengatasnamakan dirinya ungkapnya kepada kontesburung.com.

Lanjutkan Membaca

Tips Trik

Gus Husain Buka-bukaan Soal Perbaiki “Amunisi” yang Rusak hingga Moncer di Lomba Nasional

Published

on

Lap Kelap Nemoer
MONCER TERUS. Gus Husain (kiri) bersama tim, usai Murai Batu gacoanya moncer di Ponorogo Bangkit Cup 1, Minggu (7/4/2019).

Burung-burung “amunisi” usungan Lap Kelap Nemoer SF besutan Gus Husain asal Magetan semakin kerap mendulang prestasi, termasuk di lomba-lomba berskala nasional. Setidaknya dalam jeda waktu sekitar dua Minggu, burung-burung pemain berslogan Single Fighter “Sarungan” terus menggasak prestasi. Mau tahu rahasianya?

Lap kelap Nemoer
RAJIN JUARA. Tim Lap Kelap Nemoer dengan komandan Gus Husain (paling kiri) pose bersama Bupati Madiun (paling kanan), usai menyabet posisi 2 di kelas Murai Batu kelas Wakil Bupati, di Bupati Madiun Cup 1.

Saat gelaran Bupati Madiun Cup 1, 24 Maret 2019 silam, Murai Batu “Kapuas JBS” sukses masuk 3 besar di kelas Bupati dan Wakil Bupati. Sedangkan saat turun di Ponorogo Bangkit Cup 1, Minggu ini, “Kapuas JBS” sukses menyabet posisi dua dengan mendukung bendera AE 1 di kelas Murai Batu Utama (150K). Semenetara di Kelas Murai Batu Reog (100K) turun untuk mensupport tim Kandidat SF, meraih juara 3.

Menariknya, ada satu burung Kacer milik Gus Husain, yakni Kacer “Patak Warak” yang menurutnya sebelumnya dalam kondisi “rusak” pun masuk posisi 5 besar, di kelas Kacer Utama tiket 150K (Kacer Ponorogo Bangkit), dengan menduduki posisi ke 4.

Jamu Santri
BEKAL WAJIB. Berbagai produk besutan santri Gus Husain, menjadi bekal wajib saat tandang diberbagai lomba.

“Itu yang menarik, Patak Warak itu beberapa waktu sebelumnya, sebenarnya adalah kacer Rusak namun Alhamdulillah, ternyata di lomba ini bisa masuk 5 besar,” buka Gus Husain di tengah Lomba.

Usut punya usut, kontesburung yang berusaha mengorek rahasianya pun akhirnya berhasil memperoleh informasi. Salah satunya, menurut Gus Husain adalah penggunaan ramuan herbal (organik) yang olehnya disebut sebagai “Jamu Santri”.

Jamu Santri

“Ramuan yang saya gunakan ini bisa untuk mengatasi berbagai kendala yang dialami burung, seperti macet bunyi, meningkatkan metabolisme burung, menyembuhkan banyak penyakit pada burung seperti telo, serak, nyilet, berak kapur hingga ngelowo,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Jamu Santri ini juga akan memaksimalkan suara burung menjadi kristal, mengatasi macet bunyi dan membuatnya rajin berkicau. Termasuk menjadikannya lebih fighter jika turun di ajang lomba.

Baca Juga  Daftar Juara Jagger Enterprise Jakarta Selatan, Sabtu 22 September 2018

“Dan ramuan herbal ini bisa digunakan untuk semua burung, tak terbatas hanya pada Murai dan Kacer saja. Kacer Patak Warak itu rusak awalnya, dan secara rutin saya terapi dengan Jamu Santri ini, Alhamdulillah kini normal kembali dan menjadi lebih fit,” tandasnya.

Cara penggunaannya pun tidak ribet, cukup berikan 3 tetes pada air minum burung atau suntikkan ke 3 ekor jangkrik (sesuai takaran), berikan 2 atau 3 hari sekali. Sedangkan untuk burung yang sakit bisa dilakukan setiap hari. “Insya Allah akan sembuh. Dan jika bingung cara penggunaannya bisa menghubungi saya,” pungkas Gus Husain. Sukses Selalu Gus Husain..

Lanjutkan Membaca

Tips Trik

Murai Batu T-Rex Juara Dikelas Utama Anniversary CBCL Jakarta, Ini Dia Rahasianya

Published

on

Murai Batu T Rex milik Mr.Hugeng Jakarta Barat
Mr.Hugeng pemilik T-Rex menerima throp juara

Nama murai batu T-Rex kembali jadi perhatian. Prestasinya melesat kembali dalam gelaran Anniversary CBCL bersama NZR Indonesia di Jakarta, Minggu (17/3) lalu. Burung tersebut sukses memetik gelar juara pertama dikelas utama.

Sebenarnya, rencana awal  Mr Hugeng dari Jakarta Barat tidak berniat menurunkan murai batuT-Rex andalannya ini dieven  Anniversary CBCL. Pasalnya, menurut perhitungannya kondisi burung belum siap 100% untuk diturunkan disebuah gelaran yang lumayan ketat persaingannya.

Mengingat burung tersebut yang belum maksimal karena baru selesai rapih mabung masih dalam tahap perawatan. “Saya justru rencana mau menurunkan yang satunya lagi, ternyata burung yang mau diturunkan disini malah mabung, untuk itu saya coba mainkan T-Rex,” jelasnya.

Padahal T-Rex justru disiapkannya untuk diurunkan minggu berikutnya. Namun demikian justru burung ini tampil cemerlang saat diturunkan dikelas utama. Dikelas  Murai Batu Jawara ini dia berhadapan dengan Simba dan Kapal Keruk (KK), yang akhirnya berhasil dihadapinya.

T-Rex memang  bukan burung kemarin sore, lebih dari 4 tahun Mr Hugeng menyimpan gaco yang didapatkan dari seorang  breeder di Bengkulu ini. Ya, T –Rex memang burung ring hasil penangkaran yang didapatkannya dari rekannya Agus Tropis Bengkulu.  

Sudah banyak prestasi yang ditorehkannya. Burung ini memang memiliki materi luar biasa. Isiannya cukup lengkap, terdiri atas suara burung-burung kecil seperti kenari, kolibri, dan serindit. Selain itu juga memiliki tembakan panjang burung cililin yang dibawakannya nyusun-nyusun, serta tonjolan kapas tembak dan cerecetan lovebird.

Selain materi lagu, tentunya didukung durasi kerjanya yang sangat luar biasa. Dari awal hingga akhir nyaris tanpa jeda.

Murai Batu T Rex milik Mr.Hugeng Jakarta Barat
Mr.Hugeng bersama rekan

Perawatan Harian

Sejak menekuni hobinya diburung, Mr Hugeng  memiliki murai batu hebat bernama Meteor, jawara terbaik ditahun diawal tahun 2000an. Burung tersebut boleh dibilang burung legendaris spesialis pemenang lomba nasional. Kemudian setelah Meteor mati, ada Yakuza, Smash dan lainnya sebagai penggantinya. Kini ada T-Rex yang jadi andalannya.

Baca Juga  Daftar Juara Lapangan-B BnR Banten Cup 1, Grand Final Super Series, Minggu 9 Desember 2018

Hingga saat ini dia memang konsisten dijalur murai batu. Dia juga lebih nyaman merawat dan mengkondisikannya sendiri dalam kesehariannya. Pagi sebelum berangkat aktivitas bisnisnya, dia masih menyempatkan merawat T-Rex.

Dalam pemberian ekstra fooding, selain kroto segar yang sudah bersih, setiap pagi, burung diberi 3 ekor jangkrik. Sore harinya, kembali diberikan 3 ekor jangkrik.  Jangkrik yang diberikannya juga tidak sembarangan. Sebelumnya dia memproses jangkriknya sedemikian rupa sebelum diberikan kepada T-Rex.

Jadi, agar jangkrik lebih higienis sehari sebelum diberikan dan dikonsumsi pada burung jangkrik-jangkrik tersebut diberi pakan sayuran. Tidak hanya cukup itu saja, sebelum dikonsumsi jangkrik dibersihkan dengan cara dibilas air hingga benar-benar bersih. Tujuannya untuk menjaga kesehatan pada burung kesayangannya ini.

Untuk kebutuhan mandi dan jemur tergantung kondisi cuaca.  Namun biasanya T-Rex hanya dijemur dalam wakti tidak lebih dari 1 – 2 jam. Mandi setiap hari. Dalam mengkondisikan sebelum turun ke lomba, selain porsi jangkrik yang sama seperti kesehariannya juga diberi tambahan  5-6 ekor ulat hongkong.

Selesai lomba burung dimasukan ke kandang umbar, hingga keesokan harinya burung tetap diumbar. Selain itu, untuk menjaga stamina juga diberikan kebutuhan vitamin untuk T-Rex..

Dan yang lebih penting lagi Mr Hugeng sangat disiplin dalam menurunkan burung kesayangannya ini. Meskipun burung dalam kondisi top form, dia tidak akan menurunkan lebih dari satu kali dalam setiap even. “Cukup turun sekali saja dikelas utama,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dia juga tidak menurunkan gacoannya ini setiap minggu. Untuk menjaga kondisi burung agar tetap prima, dia lebih suka menurunkannya dua minggu sekali. Dengan perawatan  yang disiplin dan konsisten ini membuahkan hasil maksimal. Burung ini menjadi andalan utamanya disetiap even-even nasional. *kb4.

Baca Juga  Yudhi Tent Jakarta: Murai Batu Marvel Lapisan Kedua yang Bikin Kejutan di Cibubur

Lanjutkan Membaca