AGfi Residence Team Cepu Bawa Adipati Tampil Apik di Perang Bintang Cendet RGN Madiun

Kontesburung.com – Jau-Jauh Dari Cepu, Jawa Tengah, Cendeters ini nglurug ke Madiun. Meski tak berhasil berada di urutan teratas, yakni juara 1, namun Mr. Agfi A tetap merasa puas lantaran tetap pulang dengan membawa trophy juara sebagai peringkat 2 di Latber RGN Madiun edisi Perang Bintang Cendet. Minggu (19/9/2021).

“Dari awal niatnya memang mau silaturahmi saja ke gantangan RGN Madiun. Lagian kan ini baru saja dibuka kegiatan lomba setelah PPKM jadi sekalian manasi gacoan saja, “papar Agfi Residence Team Cepu.

Agfi, sapaan akrabnya, datang ke Gantangan RGN Madiun, Dungus Forest Park (DFP) Wungu Madiun bersama rekannya dengan membawa Cendet Adipati yang notabene salah satu Cendet kesohor yang sering meraih juara di event-event besar lintas EO.

Terpantau, Cendet besutan Residence Team Cepu itu tampil garang dengan segudang materi yang dimilikinya. Beberapa tembakan pedas dengan materi kasarnya rajin dimuntahkan memberi ancaman para rivalnya. Selama show diatas gantangan Adipati juga terlihat lebih siap dibanding dengan beberapa burung lainnya.

Agfi A, Cendeters asal Cepu Jauh-jauh ngluruk ke Madiun menuai hasil manis dengan Cendet Adipati.

Bahkan, beberapa kali lawan disampingnya mental ke jeruji saat mendapat intimidasi dari Adipati lewat tembakan tajam dan selalu tuntas dibawakannya dengan irama lagu yang aduhai. Seperti saat nembak isian materi kenari, lovebird, dan gereja, semuanya dibawakannya dengan utuh panjang-panjang.

Cepu sendiri selama ini memang dikenal gudangnya Cendet jawara, maka tak heran burung Cendet asal daerah Cepu juga kerap menjadi incaran kicau mania karena seringnya menjuarai kelas Cendet di lomba-lomba besar.

Uniknya, sang pemilik Agfi menceritakan ternyata Adipati ia dapat bukan dari hasil seleksi di area lomba ataupun dari kicau mania yang sering mengikuti lomba burung. Tetapi dari perkampungan alias Cendet “Ndeso”.

“Bukan, ini awalnya bukan burung jawara. Saya dapatnya malah dari orang kampung biasa. Karena saya yakin ini bisa diorbitkan dan dijadikan amunisi akhirnya saya beli dan ternyata tidak meleset, “terang Agfi.

Materi Cendet Adipati yang kerap meneror lawan diatas gantangan adalah tengkek buto, gereja, jangkrik, dan sogon. Saat tampil di Perang Bintang Cendet RGN Madiun materi tersebut juga sempat beberapa kali membuat lawannya jempalikan hingga membisu beberapa saat.

Memiliki durasi kerja full dengan speed rapat serta pembawaan lagu yang ber irama baik serta tembakan kolibri ninja yang di ulang bekali-kali dengan suara lantang, Adipati kata sang pemilik selalu tampil tak mengecewakan dan kerap pulang membawa trophy juara.

Namun sayang, pada sesi akhir penilaian saat juri banding-banding Adipati kurang setabil dan akhirnya dewan juri hanya bisa memberikan concer sebagai juara 2.

“Ya, kurang stabil di akhir. Gak papa memang Adipati baru kita mainkan beberapa kali saja selama masa pandemi ini. Sengaja jauh kesini biar biasa main jauh karena rencana kalau gak ada halangan nanti kita bawa ke Piala Jatim di Kediri. Biar sambil mapan saja, “pungkas Agfi A Residence Team Cepu. (*)

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here