Pakai Sangkar Jelek Usang di Perang Bintang Cendet RGN Madiun Gudang Peluru Ngamuk

Kontesburung.com – Kelas Perang Bintang RGN Madiun di Gantangan Dungus Forest Park (DFP) kian semarak. Setelah pada Minggu lalu berhasil menobatkan burung terbaik di kelas Perang Bintang Murai Batu, kini pada Minggu (19/9/2021), jagoan di kelas Cendet kembali nangkrik di atas tahta juara.

Sejak Minggu pagi para Cendeters di wilayah setempat, Kabupaten Madiun, mulai mendatangi tempat Latber RGN Madiun yang digelar rutin setiap hari Minggu di Rest Area DFP atau Taman Wisata Hutan Jati tepat di depan Rumah Sakit (RS) Lapangan/Joglo Covid-19 Dungus, Kelurahan/Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun.

Bahkan, tak hanya Cendeters dari Madiun saja yang kumpul di Gantangan RGN Madiun ini, namun ada juga yang datang seperti dari Magetan, Ngawi, dan bahkan dari Jawa Tengah, Cepu, (berita Cendeters dari Cepu masuk nomor berapa di “Perang Bintang Cendet RGN Madiun” akan kami ulas pada artikel selanjutnya, ikuti terus kontesburung.com)

Cendet Gudang Peluru kuasai laga Perang Bintang Cendet di Gantangan RGN Madiun DFP Dungus.

Kembali ke laga Perang Bintang Cendet RGN Madiun, meski pada Minggu kemarin beberapa tempat lokasi latber sudah mulai buka dan juga bareng dengan beberapa event baik dalam kota maupun luar kota, namun tak menyurutkan Cendeters datang ke gantangan DFP untuk ikut serunya dalam ketatnya persaingan memanas di kelas Teot (Cendet -red).

Sudah umum jika burung bagus sangkarnya juga bagus, apalagi di jaman sekarang yang hiruk pikuk dunia kontes burung semakin hari kian semakin ramai. Tetapi kicau mania yang satu ini tidak, ia datang dari Caruban (masih wilayah Kabupaten Madiun -red) pede dengan bawa burung Cendet jagoannya menggunakan sangkar alakadarnya dan terkesan sudah usang karena beberapa jeruji sangkar sudah banyak sulaman. Bahkan bisa dikatakan sangkar paling jelek pada kelas Perang Bintang Cendet tersebut.

Tapi siapa sangka, Cendet atas nama Gudang Peluru, milik Mr. Kacong dari Ruwet SF Caruban itu kerja menggila diatas gantangan. Berada di selot nomor gantangan blok tengah Cendet Gudang Peluru ngamuk sejak awal di gantang.

Gudang Peluru terpantau tampil garang dengan berkali-kali menjual beberapa materi tembakannya kepada lawannya meski rivalnya juga tak mau kalah dengan kembali membalas tembakan tersebut. Sehingga jalannya kelas Perang Bintang Cendet kian ketat dengan tensi panas.

Rewel SF puas dengan kerja Cendet Gudang Peluru.

Semua burung hampir tampil maksimal, yang membuat dewan juri juga semakin sulit untuk menentukan siapa yang dinobatkan sebagai jawara utamanya. Namun, berkat tampil setabil dengan gaya yang lebih nagen disertai materi mewah cililinan dengan variasi isian burung kecil-kecil rapat, akhirnya Gudang Peluru berhasil menembus peringkat utama alias dewan juri menjatuhkan bendera concer mutlak.

Perjalanan Gudang Peluru tak mudah meski berhasil menyabet juara 1, karena lawannya juga tak kalah kerja mewah. Sepanjang laga bahkan Gudang Peluru terus dapat perlawanan ketat dari amunisi milik Cendeters asal Jepu Jawa Tengah.

“Lega Bro, dapat di nomor satu juga akhirnya. Lawannya seru-seru, asik ini. Lagian suasananya mendukung buat nyante sepekan sekali, tempatnya juga nyaman jadi bisa gantang sambil berlibur, “terang Mr. Kacong.

Usai menjuarai kelas Perang Bintang Cendet, Kacong sapaan akrabnya, mengatakan dirinya puas. Ia berharap kelas-kelas semacam itu terus dipertahankan biar ada yang special di gantang DFP setiap minggunya.

“Saya tunggu kelas-kelas selanjutnya terutama pas kelas Cendet Perang Bintang lagi. Sukses terus buat RGN Madiun dan terus berikan yang terbaik buat kicau mania terutama para pemulanya dan komunitas, “pungkas Kacong Ruwet SF. (*)

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here