“The Rock”, Kacer Sarat Prestasi yang Hattrick di PR

Di Piala Raja The Rock dapat 3 trophy juara satu

Kontesburung.com – Dari banyak nama kacer di tanah air yang saat ini namanya bertengger diatas karena prestasinya yang terus berkibar beberapa tahun ini, salah satunya adalah The Rock. Kacer milik Bambang Honda Bojonegoro yang dirawat oleh Wawan Semarang.

Kacer yang sudah lama berada di puncak prestasi ini termasuk burung yang ditakuti oleh lawan, pasalnya tampil dilapangan cukup mewah, dari gayanya yang ngotot sangat khas, sayap sedikit buka, ekor juga buka agak lebar sambil terlihat ada gerakan menghentak ditubuh the Rock, itulah gerakan ngotot yang terlihat oleh penonton dari luar lapangan. Dengan tampil ngotot dan tenang ditangkringan, The Rock akan mengeluarkan lagu lagu panjangnya dengan volume yang lumayan kencang, hal itu terlihat sejak digantang hingga lomba berakhir, karena itulah jangan heran kalau kacer kebanggaan Bambang Honda Bojonegoro sering nyeri atau hattrick juara satu. Termasuk saat turun lomba di Piala Raja ke 20 beberapa minggu kemarin, The Rock masih berhasil Hattrick juara satu diantara banyak kacer jawara.

Jam 6 pagi krodong dibuka sambil diberi jangkrik 3 ekor

Karena prestasi yang gemilang selama beberapa tahun ini, banyak kicaumania yang penasaran bagaimana perawatan The Rock sampai bisa berprestasi gemilang dalam waktu yang lama?. Menurut Wawan sang perawat yang tinggal di Semarang, perawatan The Rock sangatlah mudah.

Bahkan boleh terbilang sangat sederhana, karena pakan harian adalah voer dan jangkrik, sedang pakan extra jelang lomba H -1 diberi kroto secukupnya. Setelah lomba juga diberi kroto secukupnya agar stamina kembali fit, dan besoknya sudah tanpa kroto. “Pokoknya kroto diberikan H-1 sebelum lomba dan H+1 setelah lomba.

Setelah itu dijemur selama 10 menit, kemudian dimasukkan kandang umbaran

Untuk voernya Wawan memberinya Twister Gold, sebelumnya ia pakai voer biasa yang ada dipasaran. Sedangkan pakan Twister Gold didapat saat diberi sampel ketika turun dilomba Twister Cup Semarang, hasilnya memang lebih baik, terbukti dari penampilan yang lebih ngotot saat di Piala Raja hingga bisa trophy juara satu tiga buah.

Masuk kandang umbaran sudah ada bak mandi, dimana The Rock akan mandi sendiri saat masuk dan mandi lagi sekitar pukul 8

Untuk urutan perawatan The Rock, tiap hari mulai pukul 06.00 The Rock dikeluarkan buka krodong langsung diberi jangkrik 3 ekor. Setelah jangkrik habis, baru dijemur 10 menit lalu dimasukkan ke kandang umbaran yang sudah ada bak mandinya. “ketika masuk kandang umbaran The Rock biasanya terbang-terbang sebentar lalu mandi, habis mandi terbang terbang lagi nanti sekitar pukul 08.00 biasanya mandi lagi. Kenapa penjemuran cuma 10 menit? Karena dikandang umbaran The Rock juga kena panas pagi, kalau dihitung penjemuran bisa satu jam.

Setelah pukul 08.00 The Rock masuk kandang harian dan langsung diberi jangkrik 2 ekor sambil diberi voer baru, kemudian dianginkan diteras sebentar. Selanjutnya dikrodong lagi, baru sore hari krodong dibuka sebentar untuk dianginkan sambil memberi tambahan pakan jangkrik 1 ekor, selanjutnya diistirahatkan sampai besok pagi dibuka lagi.

Prestasi The Rock

Sebelum Mabung:

– Balaikambang Kumandang 1,4
– ISB Semarang 1
– King of Mojopahit Mojokerto 1
– Jogja Istimewa 1,2,1

Setelah Mabung :

– Mr.Sol Cup 1
– Kapolres Sragen 1,1
– Paku Alam 1,1
– Delata cup Sukoharjo 1,3
– Sri Aji Joyoboyo Kediri 1,1
– Madiun Kampung Jawara 1,1
– Piala Raja 1,1,1

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here