Connect with us

Perkutut

Lir Ilir Kunci Juara di Babak Kedua, Mayapada Tampil Dominan, Supernova dan Halilintar Tembus Juara di Liga CTP BF Bangkalan 2019 Seri IV

KONBUR Tayang

:

Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Gelaran Liga CTP BF Bangkalan, Rabu 03 April 2019 memasuki babak baru. Para jawara yang mengisi bangku podium pertama diraih oleh burung-burung yang selama ini tidak pernah merasakan betapa bangganya bisa dinobatkan sebagai peraih posisi pertama. Kondisi cuaca yang berubah-ubah dari panas ke mendung dan sedikit gerimis, membuat persaingan semakin menarik untuk dinikmati.

Iklan ABD
Kolaborasi tokoh perkutut Bangkalan dan Sampang selalu terlihat kompak

Ada beberapa peserta yang harus berjuang keras untuk memastikan dirinya sebagai pemenang, ada juga yang tampil tanpa perlawanan. Di Kelas Dewasa Senior, Lir Ilir orbitan H.Jay/H.Rehan kung mania asal Binuang Banjarmasin, tampil memukau. Empat warna bendera tiga babak berturut-turut yang tertancap pada nomor 15 miliknya, menjadi jalan mulus meraih podium paling atas.

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan

Sebenarnya perkutut bergelang Batu Hitam ini sudah berhasil mengunci gelar juara pada babak kedua. Karena tak satupun peserta yang tampil di kelas ini meraih hasil sama. “Sejak awal saya sudah yakin bisa juara, namun saya terus ikuti perkembangan sampai babak akhir dan ternyata prediksi saya benar,” kata H.Atro yang mengawal Lir Ilir di setiap lomba.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan

Meski raihan bendera empat warna tidak disudahi sampai babak keempat karena pada babak akhir hanya meraih nilai bendera tiga warna, namun Ilir Ilir sudah mengumpulkan nilai paling tinggi. H.Atro pun mengakui bahwa kemenangan kali ini adalah berkat usaha yang sudah dilakukannya.

“Akhirnya saya bisa memastikan Lir Ilir untuk menuju juara pertama,” lanjutnya. Di urutan kedua, diraih Sharana andalan Holik JBN Galis Bangkalan. Menempati nomor kerekan 41, perkutut bergelang TGM ini tak mampu memberikan perlawanan, meski pada babak ketiga bisa meraih bendera empat warna.

H.Atro (kanan) sukses orbitkan Lir Ilir sampai pada posisi puncak prestasi

Karena pada babak pertama, kedua dan keempat, Sharana hanya mendapatkan bendera tiga warna hitam. Ratu Bilwqis, andalan H.Abdullah Sampang yang dikerek pada nomor 33 juga tak mampu berbuat banyak. Sebenarnya perkutut bergelang Ababil memiliki peluang untuk menyodok pada posisi yang lebih baik.

Baca Juga  Liga CTP BF Bangkalan Seri III Suguhkan Pertarungan Sengit, Syahrul Khan, Syahdu, Celurit Emas dan Halilintar Layak Dapat Bintang

Perolehan nilai sama yang didapat antara Ratu Bilqis dan Sharana, sempat terjadi. Di babak pertama dan kedua, sama-sama meraih benda tiga warna hitam. Begitu juga pada babak ketiga, hasil masih imbang dengan raihan bendera empat warna yang didapat keduanya. Namun diakhir babak atau penjurian dibabak keempat, Sharana melejit dengan raihan bendera tiga warna hitam dan berhak atas juara runner up, sedangkan Ratu Bilqis hanya meraih bendera dua arna hitam, dan harus menerima penobatan pemenang sebagai juara ketiga.

Lir Ilir berhasil menyingkitkan lawan-lawannya di Kelas Dewasa Senior

Begitu juga yang terjadi di Kelas Dewasa Yunior. Mayapada orbitan H.Anang Bali, perkutut yang baru saja di take over dari Budi SP Semarang tampil bagus dengan mengantongi nilai bendera paling tinggi yakni tiga warna hitam pada babak pertama. Perkutut ternakan AKN ini meneruskan dominasi perolehan nilai bendera pada babak ketiga dengan hasil sama yakni tiga warna hitam.

Sementara pada babak kedua dan ke empat, bendera tiga warna terlihat tertancap pada nomor kerekan 51 miliknya. Denny AKN sang perawat mengaku sudah menemukan setelan baru untuk Mayapada. “Selama ini saya kesulitan dalam menemukan setelah Mayapada, makanya seringkali kurang tampil maksimal. Mudah-mudahan lomba berikutnya, Mayapada bisa tetap eksis sebagai juara.

Denny AKN (kiri) mampu dongkrak performa Mayapada rawatannya

Saya harap lambat laun Mayapada bisa kembali orbit dengan prestasi yang lebih baik dari pada sebelumnya,” harap Denny. Menyusul berikutnya di urutan kedua, yakni Buser milik Holik JBN Galis Bangkalan. Perkutut yang dikerek pada nomor 51 hanya meraih nilai tertinggi yakni tiga warna hitam pada babak kedua. Sementara untuk babak pertama, kedua dan keempat, rata meraih bendera tiga warna.

Mayapada bisa menyingkirkan lawan di Kelas Dewasa Yunuor

Hasil ini mengantarkan perkutut ternakan Palem pada podium kedua. Diposisi ketiga, ada Sabotase jago Ra Mahmud Bangkalan. Menempati nomor kerekan 76, perkutut bergelang CTP hanya meraih bendera tiga warna rata selama empat babak berturut-turut. Di Kelas Piyik Yunior (Setengah Kerekan), Supernova benar-benar tampil luar biasa.

Baca Juga  Resmi Dilaunching, Lapangan Baru CTP BF Bangkalan Mampu Menampung 284 Peserta
Abdul Wahid (dua dari kiri), berhasil membawa Supernova pada podium pertama

Perkutut ternakan Nofa yang dikerek pada nomor 108, memastikan dirinya sebagai juara pada babak kedua dengan raihan nilai tiga warna hitam dan babak pertama meraih bendera tiga warna. Peserta lain yang turun dikelas tersebut tak satupun yang berhasil meraih nilai sama. “Kita lihat perkembangan Supernova, apakah masih mau tampil bagus atau kurang, saya tidak bisa memastikan karena ini baru memasuki babak ketiga, semua bisa berubah,” papar Abdul Wahid sang pemilik Supernova sekaligus Nofa Bird Farm Bangkalan ketika itu.

Supernova memastikan juara di Kelas Piyik Yunior pada babak ketiga

Memasuki babak ketiga, penampilan Supernova masih terlihat bagus. Meski diakhir penjurian babak ketiga, nilai bendera tiga warna menghiasi kerekan miliknya. Hasil sementara sampai babak ketiga, Supernova masih tetap unggul. Di akhir babak inilah Supernova memastikan kemenangan setelah meraih bendera dua warna hitam. “Alhamdulillah Supervona berhasil menyudahi kemenangan dengan meraih bendera dua warna hitam di akhir babak,” jelas Abdul Wahid.

Terlihat dengan jelas diakhir babak Supernova sempat membuat Abdul Wahid deg-degan. Pasalnya menjelang lima menit penjurian akan berakhir, Supernova masih mendapatkan bendera dua warna. Nah, menjelang injuri time inilah Supernova mengeluarkan suara dan juri yang bertugas memberikan hadiah berupa kenaikan bendera menjadi dua warna hitam.

Kung mania Bangkalan yang sukses meraih posisi dalam daftar kejuaraan

Di Podium keduada ketiga ada Soponyono milik H.Alamsyah Sidomulyo, perkutut yang dikerek pada nomor 141 dan ternakan ALS dengan Dewa Dewi andalan Ir.M.Arifin Bangkalan. Kedua burung ini sampai babak ketiga meraih nilai sama yakni tiga warna. Namun pada babak keempat, Soponyono ternakan ALS menyudahi penjurian di babak keempat dengan nilai bendera tiga warna dan berhak atas juara kedua.

Dewa Dewi, perkutut bergelang Untung ini meraih bendera dua warna hitam dan harus menerima penghargaan sebagai peraih posisi ketiga. Sementara itu di Kelas Piyik Hanging, Halilintar andalan Ra Mahmud Bangkalan menjadi yang terbaik. Menempati nomor gantangan 29, perkutut bergelang CTP ini mengawali penjurian dengan nilai paling bagus yakni tiga warna.

Baca Juga  Pendaftaran Konkurs Permata Bird Farm Cup Bangkalan Sudah Dibuka, Pastikan Tiket Sudah Ditangan
Suasana breefing juri yang bertugas di Liga CTP Bangkalan Putaran IV

Tiga babak berikutnya nilai rata yakni dua warna hitam terlihat tertancap dibawah gantangan dimana Halilintar berada. Di lanjutkan oleh Sapujagad milik H.Reyhan/H.jay Binuang Banjarmasin sebagai juara kedua. Perkutut begelang Batu Hitam yang menempati nomor gantangan 41 meraih nilai rata yakni dua warna hitam pada empat babak berturut-turut.

Dan Bintang Hamada milik Aril Sampang diposisi ketiga. Perkutut ternakan Hamada yang digantang pada nomor 72 juga sama meraih nilai rata dua warna hitam pada empat babak berturut-turut. Pada kesempatan yang sama Siwoko Raharjo selaku ketua pelaksana mengucap syukur atas selesaikan Liga CTP Putaran IV. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dan kami meminta ma’af jika ada hal-hal yang kurang berkenan,” pinta Siswoko.  

Perkutut

Liga Perkutut Batavia-AF 2019 BSD Tangerang : El Fatih Hattrick, Victoria, Pusaka Banten dan Nusa Indah Tampil Menarik dan Stabil

Published

on

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Gelaran akbar bertajuk “Liga Perkutut Batavia-AF Cup 2019” BSD Tangerang yang di kemas team Juri pengwil DKI Jakarta, di lapangan permanen JHL Birds Arena Pagedangan Tangerang, Minggu ( 21/4 ) pekan lalu. Betul betul menjadi tontonan yang sangat menarik. Pasalnya, hampir semua jawara terbaik Jabodetabek, Serang Banten dan Lampung yang tergabung pada Liga Perkutut Batavia, tumplek blek disini untuk menjadi yang terbaik.

Iklan ABD
Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Juara dewasa senior

Lomba seri 2 putaran ke-3 Liga Perkutut Batavia-AF Cup 2019 BSD Tangerang kali ini cukup sukses. Karena, nyaris 5 blok gantangan terisi penuh. Dan peserta yang hadir kualitasnya juga cukup merata bagus. Menurut ketua panitia,  tujuan utama dari kegiatan ini hanya mengharapkan gebyar dan semaraknya hobi perkutut di blok barat agar tetap menarik. Sehingga kung mania dapat menyalurkan hobinya dengan baik. Bahkan semakin tertantang semangatnya untuk menciptakan jawara-jawara tangguh kualitas lomba.

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan
Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Victoria makin mantul suaranya

“Betul dan terima kasih semuanya, kami akan berjuang terus untuk memberikan penjurian yang fair play, profesional sesuai dengan ketentuan dan aturan. P3SI.Optimis lomba Liga Perkutut Batavia-AF Cup bakal menjadi konkurs yang terbaik dan jadi dambaan hobiis perkutut tanah air,” jelas Gusti Iskandar ketua Juri pengwil DKI Jakarta yang sekaligus menjadi penanggung jawab lomba.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan

 Di even kali ini persaingan di kelas paling bergengsi dewasa senior begitu ketat,menarik dan seru. Jawara-jawara muda dan gres terlihat mewarnai jalannya lomba. El Fatih jawara fenomenal andalan AF Bf Bogor, akhirnya sukses mewujudkan mimpinya meraih prestasi terbaik di posisi teratas sebagai juara utama. Setelah berjuang ekstra ketat menahan laju perjuangan Havana milik Joy Joy ring VSP yang sejak awal telah tampil enerjik.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Juara Dewasa Yunior

Pertarungan ini sangat mendebarkan padahal perolehan poin dua jawara papan atas ini dibabak ketiga masih seimbang. Tapi sayang, entah kenapa yang cukup cuaca menyengat, kerja Havana malah mengendur. Beda dengan El Fatih, panasnya sinar matahari seakan memberik kekuatan baru dalam melancarkan anggung suara emasnya. Keberhasilan El Fatih ring Sha Sha diputaran ke-3 LP Batavia Cup kali ini, makin mengukuhkan posisinya di tempat teratas liga sementara.

Baca Juga  Door Prize Lima Unit Sepeda Motor Digelaran Liga, Hanya Madura yang Berani

“Bangga banget, El Fatih kembali bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.”ucap Hasan awak kandang AF Bf Gunung Sindur Bogor. Ini kemenangan hattrik buat El Fatih yang luar biasa meski di rubungi lawan lawan tangguh seperti Havana, yang akhirnya harus puas sebagai juara runner up, dan  Kamala andalan Erieg ring Bagus menyusul di posisi ketiga.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Pusaka Banten kembali unjukgigi di piyik yunior

Di dewasa yunior, perjuangan Victoria juga tidak kalah hebat. Terbukti walaupun sejak awal mendapat perlawaan ketat dari Golden milik Simon S’Mubarok BF. Serta Caca Marica andalan anyar AF BF Bogor. Tapi berkat mental tempurnya yang stabil, perjuangan lawannya pun mampu diredam oleh Victoria.

”Ini penampilan terbaik Victoria, apalagi setelah di iket, suara tengahnya makin senggang. Saya optimis, musim konkurs tahun ini anak kandang Rocky Bf dari ACC C9 X Cristal B7 dapat meramaikan lomba Nasional tanah air,” ungkap Rocky sang empunya usai menurunkan kandangnya. Sementara Golden yang di kerek di gantangan 77 harus puas di posisi kedua dan menyusul Caca Marica di posisi ke tiga, yang kian mantul kualitas suaranya.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Nusa Indah nyodot di posisi juara puncak piyik hanging

Perfom bagus juga ditunjukan oleh Pusaka Banten, jawara bergelangTornado Bf milik H Lilik Hidayatulloh. Sebetulnya penampilan apik Pusaka Banten bukan kali ini saja. Saat tampil di ajang TMII Jakarta Pusaka Banten juga sukses menghipnotis lawan-lawannya.

“Ini penampilan terbaik Pusaka Banten, meski tadi sempat tertinggal dalam perolehan poin oleh Rama, tetapi berhasil membalik keadaan setelah di babak  terakhir berhasil mengaet poin tinggi 3 warna hitam.Semoga penampilan Grand Tornado dan Putra Banten diajang Nasional besok bisa lebih baik, saya berharap doa dan dukungan teman-teman kungmania,” imbuh H Lilik Tornado usai menerima trophy kejuaraan.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Princes tetap berjaya di piyik hanging bebas

Dikelas piyik hanging bulu coklat dan piyik hanging bebas, penampilan para peserta pun ngak kalah heboh. Di piyik bulu coklat, jago muda andalan Akang yang bernama Nusa Indah, juga berhasil menahan gempuran Dendi Boy gacoan anyar Sueb yang bergelang Ajo Bf Jakarta. Sedangkan di kelas piyik hanging bebas tampaknya prtestasi Princes jagoan Sendi/Kuncoro kembali tampil maksi dengan meraih prestasi terbaik sebagai juara puncak.

Baca Juga  Liga CTP BF Bangkalan Bakal Digelar 8 Januari 2019, Rebut 4 Unit Sepeda Motor Diakhir Seri

Dan diakhir acara, seluruh kru panitia serta team juri mengucapkan terima kasih atas semua dukungan sahabat-sahabat kungmania,terutama buat AF Bf Bogor dan Phoenix yang telah menyuport lomba ini. Mohon maaf bila ada hal hal yang kurang berkenan dan kekurangan panitia,”jelas Gusti Iskandar. *kb13.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Ny.Yono Paiton Probolinggo : Selalu Eksis dan Tak Pernah Absen Turun Lomba Perkutut

Published

on

Ny.Yono Paiton Probolinggo
Ny.Yono, saat bersama putra dan putrinya turun di Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember.
Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Bagi penggemar burung perkutut (kungmania) khususnya yang ada di blok timur JawaTimur, tentu sudah tak asing lagi dengan sosok Ny.Yono. Pasalnya, eksistensi sang Srikandi dari Paiton Probolinggo ini, sudah tak perlu diragukan lagi di pentas perkututan Indonesia, terutama lomba perkutut.

Iklan ABD

Karena nyaris setiap ada gelaran lomba di blok timur, mulai dari Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo sampai Banyuwangi. Ny.Yono yang akrab disapa bu Yono ini, selalu hadir dengan mengusung beberapa jago perkutut andalannya.

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan
Ny.Yono Paiton Probolinggo
Ny.Yono tak pernah absen turun lomba.

Dan hebatnya, ia selalu mensupport sendiri jagonya saat tarung di gantangan. Meskipun diterik panas matahari yang membakar kulitnya. Dan juga harus berbaur bersama kungmania lainnya yang kebanyakan kaum hawa. Tapi dengan ijin suami tercintan dan dengan semangat Kartini, Ny.Yono mengaku tak merasa malu ataupun canggung melakoni hobi perkutut ini.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan

Seperti yang terlihat digelaran lomba “Liga Anak Manja dan Diana FM Cup Jember”, hari Minggu (21/4) kemarin. Dengan ditemani oleh putra dan putrinya, bu Yono nampak serius mengawal tiga amunisi handalnya, yaitu Celo F12, Unyil dan Idola Baru. Bahkan berkat mental dan kualitas ke tiga jagonya tersebut. Ny.Yono pun sukses memboyong tiga tropy juara.

Ny.Yono Paiton Probolinggo
Ny.Yono ketika turun lomba bersama sang suami.

“Alhamdulillah, Celo F12 berhasil masuk juara 2 kelas piyik yunior. Sedangkan Unyil masuk juara 5 dan Idola Baru nyantol juara14, keduannya di kelas piyik hanging. Sebetulnya minggu (28/4) depan ingin turun lomba di Bandung. Tapi berhubung si kecil masih menjalani ujian sekolah, ya terpaksa saya gagalkan. Sementara saya fokuskan untuk ujian anak dulu,” tutur Ny.Yono, usai menerima tropy juara liga.  *kb2.

Baca Juga  Ambassador Menyalip Dibabak Keempat, Shinta dan Angling Darma Buktikan Produk Sampang dan Leha Satu-Satunya Piyik berbendera Tiga Warna Hitam di Permata BF Cup Bangkalan
Lanjutkan Membaca

Perkutut

Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember Seri Pembuka : Dovi, Putra Mahardika dan Mutiara Cinta Sukses Kantongi Poin Penuh

Published

on

Liga Anak Manja Pertama Jember
Gong Perburuan Poin Liga Anak Manja Jember Seri Pertama.
Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Genderang perang perburuan poin “Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019” Jember. Hari Minggu 21 April 2019 kemarin, kembali dibuka oleh panitia liga. Agenda yang memang banyak ditunggu-tunggu oleh kungmania blok timur itu, dihadiri sejumlah jago-jago perkutut terbaik dari Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Paiton, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi.

Iklan ABD
Liga Anak Manja Pertama Jember
Ketua P3Si Pengda Jember Ra Saifurrohman, saat membuka liga Anak Manja Jember dan Diana FM Cup 2019 pertama

Dan lapangan Ponpes Mambaul Ulum yang ada di Desa Gugut, Rambipuji Jember. Jadi saksi pertempuran perkutut-perkutut hebat dari lintas kota tersebut. Agar bisa meraih poin penuh dilaga pembuka ini. Ada 3 kelas yang jadi perburuan poin di liga ini, yaitu kelas dewasa senior (1 blok), piyik yunior (3 blok) dan piyik hanging (2 blok).

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan
Liga Anak Manja Pertama Jember
Indra Saryono (kiri). Ketua tim Sukses Liga Anak Manja dan Diana FM Jember.

Sejak pagi pukul 06.00WIB, kungmania sudah berdatangan dan mengantri untuk mengambil tiket pesanan. Dan tanpa dikomando, mereka pun langsung menuju tiang gantangan untuk mengerek jagonya masing-msaing sesuai dengan nomor tiket gantangannya. Hari cuaca cukup cerah, seakan ikut mendukung perburuan poin diliga yang sangat bergengsi ini.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan
Liga Anak Manja Pertama Jember
Pakai Jam Digital, agar tepat waktu dari babak perbabak.

Dan tepat pukul 07.52 WIB, gong tanda dimulainya perburuan poin itupun ditabuh oleh Ra Saifurrohman, selaku ketua P3SI Pengda Jember. Sontak saja, suasana pun berubah menjadi ramai oleh anggung merdu suara perkutut yang saling bersautan. Ditambah teriakan para joki maupun pemilik, menjadikan persaingan terlihat seru dan itu terjadi disemua kelas.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Liga Anak Manja, nyaris full gantangan.

Di kelas dewasa, ada beberapa burung yang langsung tampil ngejoos untuk bisa merebut nilai tertinggi. Namun setelah melalui persaingan ketat di babak pertama, Dovi (kerekan 27) yang dikawal langsung oleh Didik Afandi dari Krenjengan Probolinggo. Mampu menutup babak pertama itu dengan nilai 43¾ (tiga warna hitam).

Liga Anak Manja Pertama Jember
Kelas Piyik Hanging, Dua blok lebih.

Sedangkan Bintang Timur (kerekan 20) milik H.Pri Banyuwangi dan Kania (kerekan 22) besutan H.Solehudin Probolinggo, sama-sama mendapat nilai 43½ (tiga warna). Sementara jago andalan tuan rumah, yaitu Anak Manja milik Samuel Saryono dan Ning Nong (kerekan 45) andalan Alit Sidomukti. Keduanya bertahan dengan sama-sama mendapat nilai 43 (dua warna).

Baca Juga  Peserta Latber Sub Korda Blega Bangkalan Overload, Tiket Terjual Habis dalam Hitungan Jam
Liga Anak Manja Pertama Jember
Suasana Guyub Rukun, meski para jagonya bersaing di arena.

Namun memasuki babak ke dua, kerja Anak Manja mulai panas untuk mengejar ketertinggalannya. Dan benar, jago yang 2 hari dicomot dari kandang breeding itu, berhasil menutup babak ini dengan mendapat nilai 43½. Sedangkan Dovi, Kania, Ning Nong dan beberapa jago lainnya, mentok hanya mendapat nilai 43¼ (dua warna hitam).

Liga Anak Manja Pertama Jember
Terus mensupport jagonya, agar bisa kerja maksimal.

Dan setelah istirahat beberapa menit, pertarungan babak ke tiga pun dilanjutkan kembali. Udara panas menyekat bak membakar kulit, betul-betul dirasakan oleh para joki maupun pemilik. Suasana inipun juga makin menambah panas persaingan antar jawara. Adu mental serta kualitas anggung, hanya mampu ditunjukkan oleh jago-jago yang punya stamina oke.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Serius, tak peduli panas menyengat.

Karena terbukti dibabak ini, hanya Ning Nong yang mampu mendapat nilai 43½. Sedangkan Bintang Timur dan Anak Manja sama-sama mendapat nilai 43¼. Sementara Dovi dan Kania sebagai wakil dari Probolinggo, entah mengapa performanya terus menurun. Dan dibabak ini, Dovi mendapat nilai 43 sedangkan Kania hanya mendapat nilai 42½.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Didik Afandi,sukses mengawal Dovi merebut poin penuh.

Begitu juga saat memasuki babak ke empat, Dovi serta Kania yang diharapkan bisa bangkit. Ternyata Dovi hanya mampu mendapat nilai 43 dan Kania tidak mendapat nilai sama sekali. Tapi meskipun Dovi di babak tiga dan empat kurang maksimal kerjanya. Namun jago yang asli orbitan farm NPD itu, suskes menjadi yang terbaik pertama. Karena unggul dibabak pertama dan kedua.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Juara Kelas Dewasa, siap hadir diliga berikutnya.

Selanjutnya persaingan di kelas piyik yunior atau kelas setengah kerek juga tak kalah seru. Namun setelah melalui pertempuran selama empat babak penuh. Akhirnya Putra Mahardika (kerekan 134) yang jadi andalan H.Fatdillah Jember. Berhasil menjadi yang terbaik pertama dan sukses mengantongi poin penuh, setelah mendapat nilai 43½, 43¼, 43¼ dan 43½.

Baca Juga  Liga CTP BF Bangkalan Seri III Suguhkan Pertarungan Sengit, Syahrul Khan, Syahdu, Celurit Emas dan Halilintar Layak Dapat Bintang
Liga Anak Manja Pertama Jember
Adib putra H.Fatdillah, sukses bersama Putra Mahardika.

Sedangkan Celo F12 (kerekan 115) yang dijoki langsung oleh Ny.Yono dari Paiton. Mampu merebut posisi kedua dengan mendapat nilai 42½, 43½, 43, dan 43½. Dan disusul kemudian oleh Jaka Suara (kerekan 142) milik H.Agus Jember dengan raihan nilai 43½, 43¼, 43¼ dan 43¼. Dan Marijo (kerekan 92) milik H.Sutomo Asembagus dengan nilai 43¼, 43¼, 43¼ dan 43½.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Kelas Piyik Yunior, persaingannya paling berat.

Di kelas piyik hanging, keperkasaan Mutiara Cinta milik Nawang Triton Surabaya yang menempati kerekan 35. Rupanya sulit untuk dibendung oleh jago-jago muda lainya. Terbukti, jago hasil oplosan dari salah satu Kandang Mutiara BF Bondowoso itu mampu melaju tanpa hambatan. Dengan raihan nilai 43¾, 43¼, 43¼ dan ditutup dengan nilai 43¾.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Kiri ke Kanan. Nawang Triton, Hariyanto RPM, Ie Sen Mutiara dan Indra Saryono, puas melihat aksi Mutiara Cinta.

Untuk kesekian kalinya, Mutiara Cinta kembali berhasil menjadi yang terbaik pertama di kelas piyik hanging. Dan disusul kemudian oleh Maju Mapan (kerekan 62) milik Gus Najib Lekok Pasuruan dengan raihan nilai 43½, 43¼, 43½ dan 43¼. Lalu Pangeran Cinta (kerekan 33) milik Lutfi Widoyono Probolinggo dengan nilai 43, 43½, 43¼ dan 43½. Selengkapnya bisa dilihat di box daftar juara.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Juara Piyik Hanging. Mutiara Cinta tak terbendung.

Dikesempatan terakhir, baik Ra Saifurrohman maupun Saryono selaku penanggung jawab liga. Mengucapkan banyak terima kasih, atas dukungan dan kehadiran kungmania semua. Serta tak lupa mohon ma’af, jika dipembukaan liga ini masih banyak kekurangan. “Betul dan saya masih berharap dukungan teman-teman perkutut digelaran liga berikutnya,” tutup Saryono. *kb2.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca