Connect with us

Profil

Juara Dikelas Utama, Murai Batu Bima Antarkan King Oliver BF Juara Umum Terbaik di Bupati Cup Bogor

KONBUR Tayang

:

King Oliver BF Depok
Mr.Yanuar (kanan) menerima thropi kelas utama

Dalam gelaran Bupati Cup Kabupaten Bogor, Minggu (10/3) lalu nama murai batu Bima sukses menduduki juara pertama dikelas utama, Murai Batu Bupati G 36. Kemenangannya sekaligus mengantarkan King Oliver BF naik ke podium  juara umum  tim terbaik.

Tampaknya, kehadiran Bima koleksi Mr.Yanuar owner King Oliver Bird Farm  tidak hanya bikin kejutan ditengah sengitnya persaingan murai batu blok barat, tapi kedepannya burung ini bakal jadi ancaman baru dimusim lomba tahun ini di Jabodetabek.

King Oliver BF Depok
King Oliver BF Juara Umum Terbaik

Mr.Yanuar yang berdomisili di kota Depok Jawa Barat, sejak setahun lalu dia membangun  tim berikut penangkaran murai batunya di kota yang berbeda, di Desa Karang Rejo, Kecamatan Kawedanan, Magetan Jawa Timur. “Ya penangkaran kami memang terpisah, dikembangkan disana, dibawah penanganan mas Anthony Terry Irawan dan Jeremy Sutris sebagai penanggungjawabnya,” jelasnya.

Sejak berdomisili di kota Depok dia bersama Isa dan rekan-rekan kicaumania kota Depok lainnya mendirikan  tim King Oliver BF disetiap gelaran lomba di blok barat, khususnya Jabodetabek. Hasilnya, sungguh luar biasa mereka menjadi tim terbaik alias juara Bird Club (BC) digelaran Bupati Bogor Cup lalu.

King Oliver BF Depok
Mr.Yanuar Boyong Sepeda Motor

Murai Batu Bima, sebagai juara pertama dikelas utama digelaran tersebut juga berhak memboyong  hadiah 1 unit sepeda motor. “Sebagai tim kami masih baru dan masih banyak belajarm kemenangan juara umum ini semua berkat kerjasama tim dan dukungan teman-teman, semoga kedepannya kami semakin bertambah semangat,” pungkasnya diakhir obrolannya. *kb4.

Profil

Duta BTD Cup Juara Umum Single Fighter di Bagoes Masceti Cup I: Siap Gelar Lomba Minggu, 19 Mei Mendatang

Published

on

btd
DUTA BTD CUP: Juara Umum SF di Bagoes Cup, Siap Gelar Lomba 26 Mei Mendatang

Duta BTD (Bali Teknik Disain) Cup yang turun di event Bagoes Cup I, Minggu 5 Mei 2019 kemarin di gantangan Bagoes Masceti Gianyar Bali tampil sukses meraih juara umum single fighter. Dikawal langsung Amar Pandawa, Duta BTD mengantarkan beberapa gaco moncer di kelasnya masing-masing. Di antaranya SJ 99 milik Komang Agus yang moncer di kelas murai batu dan kenari Semeriwing milik Mr. Fajar yang mendominasi kelas kenari. Dukungan juga datang dari para pemain yang siap mendukung gelaran BTD Cup. ‘’Kami turun di Bagoes Cup hanya ingin bersilaturahmi, ikut meramaikan gelaran rekan-rekan kicau mania di Gianyar,’’ terang Amar Pandawa.

btd
SJ99: Raih Runner Up di Kelas Murai Batu

Duta BTD, kata Amar yang diamini Han’s Fery yang ikut mengawal SJ 99 dan juga kenari Semeriwing, hadir di tengah-tengah arena juga sekaligus ingin mengenalkan kepada public kicau mania Bali bahwa BTD Cup I akan digelar Minggu, 19 Mei 2019 mendatang yang rencananya digeber di gantangan Puri Agung Glogor Denpasar.

btd
SEMERIWING: Sumbang Poin Antarkan Duta BTD Cup Juara Umum SF

BTD Cup yang bakal digelar special ini, tidak saja banjir bonus buat para juara, juga hadiah tanpa potongan berapa pun peserta serta ada boom doorprize yang siap memanjakan pemain yang belum beruntung gacoannya di lapangan. ‘’Sebelum menuju BTD Cup, kami akan memanaskan di ajang Kamis guyub rukun yang akan digeber setiap Kamis sore di GPAG,’’ lanjut Amar Pandawa. *kb3

Lanjutkan Membaca

Profil

Rahasia Bendol 19 di Tangan Rawatan Edy Ujar: Selama 3,5 Tahun Tetap Eksis di Arena

Published

on

ben
EDY UJAR: Dirawat Spesial Bendol 19 Bertahan 3,5 Tahun di Arena

Jarang menemukan gaco yang sanggup bertahan lebih dari 3 tahun selalu menorehkan prestasi di arena. Baik di ajang latber, latpres dan cup, Bendol 19 yang diasuh Edy Ujar selalu mengais rejeki di lapangan. Tidak saja di dalam kota, tetapi juga antar kota dan bahkan antar propinsi atau pulau. Bendol 19 seringkali diajak jalan-jalan ke Lombok dan Jawa dengan membawa hasil dan mengharumkan nama Bali.

ben
BENDOL 19: Sukses di Bagoes Cup I Lanjut ke Piala Puri Agung Denpasar

Bisa bertahan selama itu tentu bukan perkara mudah. Jika gaco-gaco lain begitu cepat mengorbit tetapi seiring waktu juga cepat tenggelam, berbeda dengan Bendol 19. Sudah tidak terhitung juara pertama yang diraih, sudah ratusan dan juga seringkali dinobatkan sebagai love bird terbaik.

Apa yang membuat Bendol 19 tetap bertahan di usianya yang sudah 3,5 tahun, Edy Ujar mengaku karena perawatannya yang terbaik. Dari persoalan pilihan pakan, mandi, jemur, pengembunan hingga penyimpanan di rumah. Semua dilakukan secara konsisten dan alamiah. Namun persoalan strategi di lapangan juga penting. Perlakuan sesaat akan digantang, jelang naik hingga pilihan lokasi nomor gantangan. Pasalnya Bendol 19 memiliki karakter khusus yang jika merasa kurang nyaman maka akan sulit kerja. ‘’Hubungan batin perawat dengan burung juga tetap terjaga. Burung saja bisa ngambek,’’ terang Edy.

ben
BENDOL 19: Sempat Tertinggal, Akhirnya Nyalip di Tikungan

Seperti hasil Minggu 5 Mei 2019 kemarin, ketika turun di ajang Bagoes Cup I bersama juri Radjawali di gantangan Bagoes Masceti Gianyar Bali, Bendol 19  lagi-lagi menorehkan tinta emas dengan menyabet predikat love bird terbaik. Bendol 19 berhasil mencatatkan sebagai juara 2 di leg kedua. Namun turun di laga ketiga Bendol 19 langsung menyodok ke puncak kemudian kembali sebagai runner up laga keempat dan di kelas pamungkas Bendol 19 kembali menduduki podium utama. Dengan hasil 2, 1, 2 dan 1, Bendol 19 dinobatkan sebagai love bird terbaik.

Setelah menerima trofi burung terbaik, Edy Ujar masih berkesempatan mengajak Bendol 19 jalan-jalan di event Piala Puri Agung Denpasar dengan juri Oriq Jaya di Jaba Pura Puri Agung Denpasar.

Sepekan sebelumnya, Bendol 19 sempat juga diajak ngluruk Royal Cup Probolinggo dengan juri BnR. Main 9 kelas, Bendol 19 mendapat predikat love bird terbaik. Bendol 19 sempat 8 kali mocer yakni juara 1,1,2,3,3,4,4, dan BOB. ‘’Akhirnya terbayarkan setelah perjalanan sangat melelahkan dari Probolinggo, Masceti Gianyar kemudian langsung ke Pasar Burung Satria,’’ ujar Edy Ujar. *kb3

Lanjutkan Membaca

Profil

Tampil Tenang dan Ngalun: Selebritis Mr. Purwa Sabet Kenari Terbaik di Piala Puri Agung Denpasar IV

Published

on

pur
SELEBRITIS: Tampil Stabil diPiala Puri Agung Denpasar, Selebritis Raih Kenari Terbaik

Setelah sempat moncer di Piala Bupati Klungkung empat hari sebelumnya, kenari Selebritis kembali menunjukkan kualitasnya di event Piala Puri Agung Denpasar, Minggu 5 Mei 2019 di Jaba Pura Puri Agung Denpasar. Turun di tiga kelas Selebritis sempat menyabet posisi keempat laga pertama, kemudian menyodok ke posisi puncak leg kedua dan sempat duduk di tangga ketiga laga ketiga.

Dengan tampil stabil dari tiga kelas yang diikutinya, Selebritis ditetapkan sebagai kenari terbaik. Bukan perkara mudah untuk bisa bersaing di tengah tampilnya gaco-gaco papan atas Bali. Selebritis tampil memukau di gelaran ini tidak terlepas dari keunggulan gaco yang baru sepekan ditake over dari tangan Mr. Gothem dengan harga yang fantastis.

se
SELEBRITIS: Enak Didengar dan Sedap Dilihat

Selebritis memiliki keunggulan durasi lagu yang super panjang dengan pembawaan lagu yang tenang dan ngalun ketika  di lapangan. Bukan hanya irama lagunya yang ciamik, juga Selebritis terlihat indah dengan ekor yang ngawet panjang dan goyang. Apalagi ketika juri menghampiri maka penampilannya akan semakin indah.

Mr. Purwa yang mengawal langsung Selebritis menandaskan Selebritis sangat simple yakni enak didengar dan enak dilihat. Bukan sekedar piawai memainkan lagu-lagu yang indah didengar tetapi juga sedap dipandang karena gayanya seperti sebuah tarian eksotik. Bak sebuah karya seni yang unsur-sunsur keindahannya semua ada di Selebritis.

se
SELEBRITIS: Sempat Moncer di Piala Bupati Klungkung

‘’Semoga Selebritis selalu tampil apik dan stabil ke depannya sehingga mampu membawa nama Bali di kancah nasional seperti kenari-kenari saya terdahulu,’’ ujar Mr. Purwo berharap. *kb3

Lanjutkan Membaca