Profil

H Wiwied Malang Mentake Over 2 Burung Sekaligus Di Bursa Murai Batu Sidoarjo 

“Tujuannya adalah untuk membangkitkan semangat Kicaumania khususnya akar rumput agar bisa mencetak lebih banyak burung jawara sekaligus bisa laku mahal,” ujar H Wiwied seusai mentake over 2 burung sekaligus di gelaran Bursa Murai Batu di Puspa Agro Sidoarjo (26/2) kemarin.

Yup, keputusan H Wiwied asal Malang tersebut tentunya banyak mendapat sambutan positif dari Kicaumania. Karena aksi yang ditunjukkannya itu menjadi salah satu bukti bahwa peluang kicaumania untuk mendapatkan keuntungan besar dari hasil penjualan burung itu masih terbuka lebar. 

Apalagi aksi tersebut ditunjukkan oleh satu tokoh perburungan yang peduli dengan perkembangan atau UMKM di seputaran dunia hobi khususnya perburungan tanah air. Mengingat masih banyak para Sultan-Sultan di kalangan kicaumania lainnya yang juga memiliki visi dan misi yang sama dengan Sultan asal Malang itu.

H Wiwied (kiri) langsung take over Superkid di kelas pembuka

“Dengan adanya acara seperti ini tentu akan ada motivasi yang lebih tinggi bagi teman-teman Murai Mania agar semakin semangat dalam merawat burungnya masing, sehingga bisa menyusul teman-temannya yang lebih dulu menjual burungnya dengan harga mahal,” ucap H Wiwied yang mengaku sudah menghabiskan lebih dari 1 Milyar untuk belanja burung.

Dan benar saja. Panggung yang dipersiapkan Abah Wilson selaku ketua panitia gelaran, dimanfaatkan dengan sangat baik oleh pemilik MB Batosai dan MB Pangeran Sabrang itu.

Aksi Super Kid dominan sujud

Begitu dimulainya kelas pembuka Bursa E tiket Rp 550 ribu, pandangan H Wiwied langsung tertuju pada peserta nomer 27. Bahkan ketertarikan kepada burung tersebut juga diperlihatkan Abah Hudan 911 SF. Burung yang lebih menonjolkan aksi Sujudnya yang begitu all out dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian, membuatnya berhasil menguasai jalannya pertandingan sekaligus meraih podium juara. 

Sehingga rasa yakin untuk meminang amunisi Yudhistira Delta Pandawa yang diberi nama Super Kid itupun semakin kuat, hingga akhirnya disepakati dengan harga Rp 50 juta yang merupakan harga batas maksimal sesuai dengan harga tiket yang diikuti. Menariknya, aksi Super Kid kembali ditunjukkan di kelas Bursa B dan C yang mengantarkannya meraih Runner up dan juara 3.

H Wiwied take over Murai blorok

Masih belum terpuaskan, H Wiwied kembali menaruh perhatian pada burung Blorok di kelas Bursa B yang sukses tampil dominan pukulan-pukulan panjang serta power kerasnya sekaligus mengantarkannya meraih tahta juara. Ditambah lagi dengan aksi burung bernama Wisanggeni Reborn gaco Sandri dari 76 Team di sesi Bursa C berhasil menduduki posisi Runner up, sehingga membuatnya semakin yakin untuk memindahkan alamat KTPnya ke Malang.

Murai Blorok ikut diboyong ke Malang

“Ya tadi sempat ditawar 45 juta, tapi akhirnya kita sepakat di deal diangka 50 juta,” ujar Sandri dari 76 Team yang mengaku bakal kembali memboyong gaconya yang lain jika ada even Bursa Murai Batu kedepannya.

Dan tak perlu menunggu waktu yang lama. Transaksi senilai Rp 50 juta langsung berpindah ke rekening Sandri, sesaat usai kesepakatan harga dilakukan oleh kedua belah pihak terhadap burung yang baru bermutasi Blorok usai mabung yang terakhir.*

Related Articles

Back to top button