Kontes

GENGSI MURAI BATU BORNEO KALIMANTAN : Tetap Stabil, Maksimal 5 Kelas

Hadiah yang ditawarkan sebagaian EO besar Tanah Air untuk kelas murai batu semakin menggiurkan bahkan cenderung gila-gilaan seperti pada lomba Nasional baru-baru ini di Jawa Timur dengan mengiming-imingi hadih mobil. Akan tetapi perkembangan dimasing-masing daerah sangat berbeda, sehingga strategi yang dilakukan EO untuk genjot kelas ini perlu pendekatan tersendiri meliputi wilayah dan daerahnya. Murai batu adalah salah satu burung fighter yang mempunyai karismatik menurut daerah asalnya masing – masing. Seperti Kalimantan yang terkenal dengan murai batu borneonya banyak memiliki perbedaan baik postur juga ekor dengan murai batu medan. Ciri umum murai borneo adalah ekor tidak terlalu panjang bila fighter dadanya gembung. Oleh sebab itu peraturan lomba di seluruh Kalimantan sebaagian besar mencantumkan bahwa murai borneo harus full gembung. Karena era sekarang banyak murai silangan seperti borneo medan (bordan) yang mulai masuk Kalimantan.

DR, ILHAM BONTANG. Seninya main murai borneo dengan lagu, isian, tonjolan.
DR, ILHAM BONTANG. Seninya main murai borneo dengan lagu, isian, tonjolan.

Kestabilan murai borneo menjadi burung primadona wilayah Kalimantan khusunya Kaltim memang terbukti adanya. Dalam kurun 10 tahun terakhir murai borneo selalu nangkring pada kelas utama mendampingi cucak hijau sebagai rajanya disusul love bird yang semakin ramai. Selain itu gengsi pada kelas murai borneo diberbagai daerah Kalimantan memang sejak dahulu selalu panas bahkan hampir seluruh tokoh dan kicau mania lainnya mempunyai murai borneo sebagai amunisi tempurnya.
“Memang peserta tergolong stabil karena persaingan jawara bisa silih berganti sehingga selalu memanas diarena lomba bahkan sampai pelosok Kalimantan dari kelas lokalan, regionalan hingga naik ke Nasionalan. Sementara mulai dulu murai borneo sudah cukup dengan main 5 kelas maksimal, karena pernah dicoba lebih, banyak burung yang sudah habis fisiknya sehingga peserta langsung turun drastis. Sehingga pihak EO harus melirik pada kelas lainnya semacam love bird atau cucak hijau yang bisa ditambahi kelasnya,” ujar Andung EO Polder Air Hitam Samarinda.
Materi murai borneo yang diburu pemain saat ini adalah lagu, tonjolan, isian trendnya. “Murai borneo tidak perlu main nancap karena burung fighter yang penting punya lagu, tonjolan isian, ya disitu seninya main murai borneo. Kendala pemain terkadang juri gantangan A dengan gantangan B bisa beda versi seperti penilaiannya. Salah satunya ada yang menetapkan harus ada ngukluknya sebagai suara dasar murai borneo serta suara tembakan supaya dibedakan dengan suara lagu kecil-kecil dan yang bervolume kecil,”jelas dr. Ilham Normadina tokoh kicauan Bontang.
Sedangkan geliat transfer dimulai dari latber lokalan kisaran Rp. 10 – 15 juta lihat kondisi, untuk yang sudah punya nama besar dan sering berprestasi diharga kisaran Rp. 45 juta harganya bisa dibilang sudah tinggi karena susah masterannya kalau murai silangan borneo medan lebih mudah. Dan dipasaran Kalimantan murai borneo bahan malah sering kosong karena sama pengepul sejak beberapa tahun lalu lebih sering dikirim ke Jawa dengan jumlah yang tak terbatas kalaupun ada bahan harganya kisaran Rp. 350 ribu.
“Kalau sudah juara atau usia matang harga bisa langsung melambung dan bila sudah punya nama besar tambahnya harga semakin melangit. Sedangkan untuk bakalan atau muda saya rasa sangat lama untuk menjadikannya. Yang membuat saya juga bingung dulu melihat pengepul kalau ngirim murai borneo bahan tak terbatas jumlahnya ke Jawa akan tetapi saat ini malah murai borneo yang siap lomba atau usia matang banyak didatangkan dari Jawa padahal kita tahu sendiri di sana jarang ada kelas lombanya,” pungkasnya.

FAVORITNYA PARA BOS Kurang lengkap kalau belum main murai borneo.
FAVORITNYA PARA BOS Kurang lengkap kalau belum main murai borneo.

Related Articles

Back to top button