Breeding Murai Batu NSM BF Bogor, Produk Anakannya Melimpah dan Berkualitas

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor

Penangkaran murai batu yang dikembangkan NSM Bird Farm boleh dibilang modern dan menjadi salah satu breeder murai batu termegah di Kota Bogor. Tidak hanya jumlah indukannya hingga ratusan pasang, produknya  juga melimpah dan berkualitas.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Thropi Prestasi Produk NSM

Bangunan megah dan asri di kawasan Jl. Raya Sukabumi, Km 25 (Samping Bakso Tukul), Warung Nangka Ciawi Bogor  sengaja dibuat H.Kuwadi sang pemilik, khusus penangkaran burung  murai batu sekaligus tempat peristirahatannya diwaktu senggang disela kesibukannya mengurusi bisnis utamanya dibidang property.

Kandang penangkarannya dibangun di lantai dua, tampak megah dan mewah dibanding dengan penangkaran murai batu pada umumnya. Anakan burung pasca panen ditempatkan diruangan khusus, bersih dan terawat. “Agar kesehatan anakannya sehat, tempatnya ya harus bersih dan steril,” ungkapnya.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Mengecek langsung materi indukan

Hingga tahun ke 4 penangkarannya, prodiuk anakan yang dihasilkan sudah lebih dari 1000 ekor anakan ring berkode NSM BF  dari lebih 100 pasang indukan, anakannya sudah tersebar ke kalangan kicaumania disejumlah kota besar ditanah air.

Bagi NSM BF, ditengah persaingan akibatnya banyaknya penangkaran murai batu yang semakin menjamur,  tidak hanya kuantitas atau jumlah banyaknya saja, tapi dia mengedepankan kualitas anakan.

Untuk itu tentu harus didukung dari materi indukan yang digunakannya rata-rata burung unggulan di lapangan atau burung prestasi alias pernah juara yang dibelinya dari beberapa pemain. Begitpun indukan betina yang digunakannya, dia cukup selektif. Indukan betina yang digunakannya kini sudah menggunakan ring hasil penangkaran sendiri atau trah NSM.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Kandang ternak

Beberapa nama indukan pejantan unggulan yang menjadi trah andalannya diantaranya pejantan Mio, Arjuna, Lorenzo, Panzer, Bintang Medan, Pendawa, Kapten, Maestro,  Petruk, Gareng, Avatar, Lion, Reog, Mehong, Kenzin, Bima, Zombi, Begal Plembon dan lainnya. Sebagian diantaranya ada beberapa penambahan indukan pejantan baru yang juga sudah prestasi dilomba.

Dari indukan-indukan pejanten tersebut  itu juga beberapa anakannya sudah moncer di lapangan, baik yang ada ditangannya maupun yang sudah tersebar dikalangan para pelanggannya disejumlah kota tanah air.

Anakan yang dipasarkannya setelah memasuki umur 3 bulan anakan sudah bisa dipasarkan, dengan harga relatif. Untuk harga anakan saat ini paling murah dibanderol Rp 3,5 juta untuk seekor anakan trotolan, dan Rp 7 juta untuk anakan dari kandang indukan favorit. Menjelang remaja, anakan dipisah satu kandang untuk satu burung.

Dalam melayani para pelanggannya NSM BF tidak hanya menyediakan trotolan, disini juga menyedikan murai batu muda siap lomba. Umur dikisaran 5-7 bulan, hingga yang menjelang dewasa 8-10 bulan. Masing-masing harganya relatif dan bervariasi, mulai Rp 10 juta hingga Rp 15 juta.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Proses pemasteran

Burung-burung muda rata-rata semuanya sudah gacor lengkap full isian. Karena burung memang sudah dimaster sejak anakan, mulai isian celilin, cucak jenggot, jalak suren, lovebird, srindit, cucak cungko dan burung masteran lainnya.

Sejak anakan mulai dipisah dan dimaster dengan aneka jenis burung isian mulai dari celilin, jalak suren, srindit, cucak cungko, kolibri, siri-siri, kenari, lovebird, hinga blackthroat dan aneka jenis burung masteran lainnya.

Jadi, burung-burung muda yang dibeli dari NSM BF ini kelak sudah lengkap dengan materi lagunya. Pemilik hanya tinggal merawat dan mengkondisikannya. Meurut H Kuwadi, sudah banyak anak-anak burungnya moncer di lapangan, baik yang dirawatnya sendiri maupun burung produk NSM BF yang sudah ditangan para pembelinya.

Jadi buat kicaumania khususnya kalangan muraibatu mania, bila ingin merasakan kualitas produk NSM BF bisa langsung mampir ke Ciawi Bogor atau hubungi langsung sang pemilik di WA HP/WA 0811117998.

Perawatan Anakan

Suksesnya produktifitas indukan hingga pembesaran anakan ini menurutnya kuncinya selain menjaga kebersihan kandang, juga pada pemberian pakan maupun ekstrafoodingnya seperti kroto segar bersih dan jangkrik. Dulu awal memulai menangkar problem yang kerap dihadapinya kematian anakan terutama pasca panen. Namun, masalah itu kini sudah berhasil diantisipasinya.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Anakan pasca panen

Menu anakan pasca panen selain jangkrik kecil, juga kroto segar yang sudah bersih diaduk dengan voer. Diberikan setiap 2 atau 3 jam sekali, setiap diberi makanan tidak sampai kekenyangan. Karena kalau sampai kekenyangan berdampak buruk pada kematian anakan. Ternyata pemberian kroto sejak anakan pasca panen membuat pertumbuhan burung cepat besar dan sehat.

Hingga anakan mulai belajar nangkring atau keluar sarang pada umur 12-15 hari, selanjutnya dipindah ke kandang pembesaran. Setelah mulai belajar makan sendiri anakan muda umur 1-2 bulan di pindah ke kandang lebih besar. Anak-anak burung  yang sudah remaja di pindah ke sangkar pembesaran. Masing-masing petak diisi 1 ekor burung. Sebagian ditempatkan di sangkar gantung di ruangan didampingi burung masteran seperti celilin, jalak, lovebird, cucak jenggot, jalak suren, kenari dan lainnya. *kb4.

Khofifah Cup 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here