BnR Surabaya Awali Buka Latber Besok Sore

Setelah banyak muncul pertanyaan dari kicaumania tentang kapan gantangan Kodam Brawijaya dibuka kembali, akhirnya ada kabar baik dari ketua BnR Jatim Budi Robot bahwa kamis besok (11/6) sore Gantangan kodamV Brawijaya akan kembali dibuka Latber. Dengan kabar ini tentu saja  menjadi kabar gembira bagi kicaumania Surabaya khususnya yang selama sekian bulan bersabar tinggal dirumah hanya merawat burung  saja.

Sebenarnya sudah beberapa hari lalu ada kabar kalau pihak Kodam sudah membolehkan digelar loba, asal bisa jaga jarak dan menjalankan protokol kesehatan. “Ya disitu masalahnya, Kicaumania apa ya bisa gak bergerombol, dari situ saya berusaha cari solusi, rencana rabo sudah mulai tapi batal karena belum siap. Tapi kamis besok sore sudah siap digelar perdana,” terang Budi Robot pada kontesburung.com.

Kesiapan tersebut setelah ada dukungan dari kru Bnr yang akan membantu menerapkan aturan protokol kesehatan. Intinya latber yang dibuka besok ada perlakuan yang berbeda dengan sebelum ada Covid-19, protokol kesehatan benar benar akan diterapkan. Pertama, peserta wajib memakai masker. Kedua, tiap peserta harus bisa jaga jarak dan tidak bergerombol. Ketiga, sering cuci tangan dengan sabun dan sarana itu nanti disediakan oleh panitia dilokasi gantangan.

“Saya berharap teman teman kicaumania bisa beradaptasi dengan model latber yang baru agar kedepan kita bisa ikut membantu menekan penyebaran virus Covid-19, dan disisi yang lain hobi tetap jalan. Kalau even perdana besok protokol kesehatan berjalan baik maka gelaran latber akan terus berlanjut. Karena itu saya juga minta tolong teman teman kicaumania yang besok hadir, mari ikuti protokol kesehatan sesuai arahan,” terang Budi Robot.

Adapun Jadwal gelaran Latber BnR digantangan kodam V Brawijaya adalah Senen Sore, Kamis Sore, Sabtu Sore dan Minggu Pagi. Adapun kelas yang dilombakan semua kelas dengan jumlah burung dibatasi 36 burung. Hal ini dilakukan untuk menjaga jarak antar peserta saat menaikkan dan menurunkan burung. Kalau saat menggantang dan menurunkan saja panitia sudah menjaga jarak antar peserta, maka saat menonton diharapkan peserta bisa jaga jarak sendiri dengan peserta lainnya.

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here