
Kontesburung – Latber minggu kedua di Gantangan legendaris di lingkungan perumahan Wisma Tropodo kemarin terasa berbeda dengan latber biasanya. Kemarin menurut beberapa peserta kompetisi terasa lebih seru, karena burung yang turun lebih banyak dan kualitasnya rata rata kelas lomba.
Banyaknya peserta kemarin terlihat selain kicaumania sekitaran Rungkut, Gununganyar yang sudah sering turun di Gantangan Wisma Tropodo, ketambahan cukup banyak wajah baru. Hal itu yang tampaknya menjadikan Latber kemarin serasa lomba.
Lomba yang dimulai siang hari dimana kelas Murai batu Nekat sebagai pembukanya, peserta lebih separuh Gantangan, dan saat juri masuk, kicauan burung mulai sahut sahutan, pertanda kompetisi terasa seru. Selang beberpa menit kemudian juri menentukan juara, dengan mengambil empat besar. Dari keempatnya tersebut hampir semua debutan baru mulai juara satu 1000 C, kemudian Bagong, Gatotkaca dan Bomber.
Main kelas Murai Batu 40 K, ganti muncul nama baru juaranya yakni Bejo dan Suneo. Masuk kelas Murai batu A, lagi lagi semua muncul nama yang baru, sementara debutan yang pernah juara didua kelas sebelumnya tidak ada yang masuk. Baru dikelas Murai batu B, juaranya dari gabungan burung yang pernah gaet juara di tiga kelas sebelumnya, ada yang naik peringkat ada juga yang turun peringkat.
Seperti murai Bomber milik Sugik MNC Team yang juara pertama di kelas Murai Batu B, burung ini turun pertama hanya masih juara empat. Ada Kamasurta yang juara pertama dikelas Murai Batu A, disini turun peringkat jadi juara dua. Kemudian Bejo milik Edy Berbek yang juara empat, sebelumnya sempat juara satu dikelas Murai Batu 40K.
Hal yang sama juga terjadi dikelas Cucak hijau, peserta kelas Cucak hijau yang kali ini cukup banyak dengan pendatang baru membuat kompetisi juga tidak kalah seru dengan kelas Murai Batu. Dan karena pesertanya cukup banyak, panitiapun mengambil juaranya rata rata lima besar. Hal itu sangat muaskan peserta, karena mereka punya kesempatan untuk mengantarkan jagonya masuk dalam jajaran juara lima besar.





