Connect with us

Breeding

Mencetak Kualitas Kenari YS Hebat di TJM BF Casol Bogor, Anakannya Banyak Diminati Kicaumania

KONBUR Tayang

:

Breeding Kenari TJM BF Casol Bogor
Breeding Kenari YS TJM Bird Farm Bogor

Jenis Kenari Yorkshire (YS) lokal konon lebih mahal harganya ketimbang impor. Banyak keunggulan dari hasil ternakan lokal ini. TJM Casol BF sukses membudidayakan ratusan ekor pasang indukan YS dengan anakan yang berkualitas hebat yang banyak diminati.

Breeding Kenari TJM BF Casol Bogor
Joko TJM dikandang ternak.

Ternakan lokal yang dikembangkan Joko TJM Casol berasal dari indukan impor. Burung-burung yang baru didatangkan,  biasanya dikondisikan terlebih dahulu sebelum masuk kandang ternak di Jl Sawo Jajar  (samping Pegadaian) No, 22 B (WA 08159761815), Pasar Anyar, Bogor.

Adaptasi lingkungan baru, pakan, minuman vitamin dan lainnya. Karena kondisi cuaca disini tentu berbeda dengan dinegara asalnya. Untuk itu setiap harinya ruangan harus menggunakan pendingin udara atau AC. “Disesuaikan dengan negara asalnya,” jelas Joko TJM yang  juga merupakan pengurus BnR Pusat dibidang penangkaran ini.

Breeding Kenari TJM BF Casol Bogor
Kebersihan kandang terus dijaga.

Setelah burung tampak nyaman dengan lingkungan barunya, indukan betina YS di tempatkan di kandang-kandang tersendiri sebelum di kawinkan dengan jantannya. Kedua calon  masing-masing harus sudah cukup umurnya, biasanya berumur di atas 1 tahun  dan bila sudah birahi burung langsung dikawinkan.

Breeding Kenari TJM BF Casol Bogor
Pasangan Produksi.

Jumlah induk betina harus lebih dari satu, ditempatkan dalam kandang terpisah, namun dalam posisi saling berdekatan. Atau bisa juga dengan cara sistim poligami, 1 jantan dan 2 betina dikandang ternak ukuran lebar 40 cm x 50 cm kali panjang 60 cm.. Pasangan indukan kemudian disatukan dalam kandang ternaknya jika sudah berjodoh.

Biasanya masalah yang kerap muncul dikalangan peternak, terutama peternak pemula. dalam proses perjodohan kenari YS adalah induk jantan atau betina lambat atau sulit birahi, sehingga proses perjodohan bisa berlangsung cukup lama.

Breeding Kenari TJM BF Casol Bogor
Poligami 1 jantan 2 betina

Untuk itu agar memacu indukan burung cepat birahi dan produksi, bisa  memberi pakan bernutrisi tinggi, serta pemberian suplemen khusus burung indukan.

Baca Juga  Dibuka Kelas Losgan  Setiap Kamis dan Sabtu Malam Minggu di Menteng Enterprise Taman Radja Jaksel

Begitu bertelur jantan kemudian dipisah, sementara betina dibiarkan bertelur hingga 2-3 butir. Seminggu kemudian, setelah telur dibuahi, dilihat lewat bantuan sinar akan tampak berwarna gelap, telur-telur tersebut dipindahkan ke pasangan indukan kenari babuan.

Breeding Kenari TJM BF Casol Bogor
Kandang Indukan Babuan

Kenari babuan biasanya jenis kenari-kenari lokal yang berfungsi sebagai pengganti indukan dalam mengerami telur-telur dari kenari YS. Tentunya pasangan indukan juga hasil seleksi, dipilih yang pintar merawat dan mengasuh anakannya.

Diusahakan waktu masa bertelurnya pas, waktu mengawinkan indukan YS bersamaan  dengan waktu kawin pasangan kenari babuan. Jadi dengan begitu saat bertelur waktunya bersamaan kalaupun selisih paling beda sehari atau dua hari,  setelah bertelur seminggu langsung dipindah dan ditukar dengan telur kenari babuan tadi.

Breeding Kenari TJM BF Casol Bogor
Anakan YS Lokal umur 10 hari.

Dengan cara peran indukan babuan itu, dari pengalamannya, anakan yang tumbuh jadi lebih sehat dan cepat besar. Alasannya, kalau perawatan dengan memanen piyikan dan membesarkannya dengan cara handfeeding atau diasuh pemilik beresiko pada ketahanan fisik anakan. Karena bagaimanapun perawatan kenari oleh indukan babuan jauh lebih bagus ketimbang diloloh diasuh oleh pemilik/perawat. *kb4.

Breeding

Kelompok Jalak Bali Manistutu Jembrana: Galakkan Konservasi Wujudkan Wisata Akrab Lingkungan

Published

on

ma
KETUA DPRD JEMBRANA: Siap Dukung Program Kelompk Jaman Manistutu Bali Kauh Kembangkan Eko Wisata

Dilatarbelakangi potensi alam yang sangat mendukung di wilayah Desa Manistutu Kecamatan Melaya Jembrana, tidak kurang dari 32 masyarakat setempat menyatukan diri membentuk Kelompok Jalak Bali Manistutu Bali Kauh pada awal Januari 2019 lalu. Mereka tidak mau berpangku tangan melihat kekayaan alam yang ada di daerahnya yang dibiarkan terbengkalai. Ketut Ariasa yang didaulat sebagai ketua dibantu Made Wirama sebagai sekretaris dan Ketut Sumantra sebagai bendahara bersama anggota lainnya menyatukan diri mengembangkan wisata yang akrab lingkungan di Desa Manistutu. Selaras dengan program Jembrana pokdarwis yakni kelompok sadar wisata.

ma
KETUA PBI CABANG JEMBRANA BUDI DARMA: Bersama Pengurus Kelompok Jaman Bali Kauh Kembangbiakkan Jalak Bali di Manistutu Dukung Eko Wisata

Kelompok Jaman Bali Kauh kini baru mengembangkan empat objek wisata. Pertama, menyajikan paket wisata jegog, tari makepung dan tari Jalak Bali. Kedua, wisata makepung lampit, sebuah atraksi  lomba makepung yang digelar di lahan sawah berair yang digelar tergantung pemesanan dari wisatawan. Ketiga, pengembangbiakan jalak bali serta keempat, wisata off road yang kini sudah mulai didatangi pecinta off road dari seluruh Indonesia.

Khusus konservasi jalak bali yang kini konsen dikembangkan di Manistutu, Kelompok Jaman Bali Kauh membawa missi dan visi menjaga, melestarikan dan mengembangbiakkan burung jalak bali di habitat di Bali Barat khususnya di Desa Manistutu. Saat ini telah dikembangkan tiga pasang indukan jalak bali oleh Made Wirama, Ketut Darta, Ketut Master dan Putu Astawa. Ketiga indukan jalak bali ini sumbangan dari Ketua PBI Cabang Jembrana Budi Darma, Nandra dan Ketut Jiwa. ‘’Sebenarnya kami masih membutuhkan banyak indukan agar seluruh anggota bisa ikut serta,’’ ujar Ketut Master.

ma
SUGIASA: Punya Kepedulian Besar Terhadap Dunia Perburungan di Jembrana

Untuk menambah indukan, kelompok Jaman Bali Kauh akan memohon bantuan kepada semua pihak yang peduli terhadap konservasi jalak bali seperti ke PCB, Taman Safari, instansi BUMN dan tentunya Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana. Termasuk juga berharap bantuan dari dana desa yang dikucurkan setiap tahun.

Baca Juga  Burung-burung Yang Tampil Hebat di First Anniversary Mania Roll Speed Indonesia, Kir Jakarta Jaksel

Sementara itu pada 14 Maret mendatang, Kelompok Jaman Bali Kauh bakal mendapat bantuan 2 pasang indukan jalak bali dari pengusaha bernama Heri T dari Kalimantan Tengah. ‘’Kami juga berharap bantuan datang dari penggemar burung yang ada di Bali,’’ harap Ketut Master.

Kelompok Jaman Bali Kauh semakin bersemangat ketika bertemu muka dengan Ketua DPRD Kabupaten Jembrana Ketut Sugiasa, SH M.Si pada perhelatan Bongkar Cup 1, Minggu, 24 Februari 2019 di gantangan Pasti Puas Negara. Sugiasa pada kesempatan itu menyambut baik semangat Kelompok Jaman Bali Kauh yang membangun daerahnya sendiri menjadi objek wisata alam khususnya mengembangkan jalak bali. ‘’Kami mendukung penuh program itu,’’ terang Sugiasa yang meminta agar kelompok ini segera mengajukan surat ke dewan.

Untuk mewujudkan program eko wisata khususnya pelestarian jalak bali, masyarakat mesti berkolaborasi dengan pihak terkait seperti dinas kehutanan dan lingkungan hidup, KSDA, pertanian dll. Sehingga kelak konservasi ini bisa berjalan selaras. Ketika melepas jalak bali di alam dipastikan ketersediaan akan makanan sehingga jalak bali bisa survive di alam. ‘’Ayo, segera bersurat dan saya tunggu,’’ minta Sugiasa yang punya kepedulian besar terhadap masalah lingkungan hidup.

ma
SUGIASA – BUDI DARMA: Satu Visi Tumbuhkan Semangat Kepedulian Terhadap Alam dan Lingkungan

Hal yang sama juga dilontarkan Ketua PBI Cabang Jembrana Budi Darma yang kini menjadi calon legislatif dari Partai Perindo. Budi Darma hampir sebagian hidupnya diabdikan di dunia konservasi. Sebagai Ketua Pelestari Burung Indonesia (PBI) yang marwahnya pelestarian, banyak mendorong lahirnya peternak burung di Jembrana yang tidak saja berdampak besar mengurangi pengambilan burung di alam juga menjadi sumber perekonomian keluarga. ‘’Ke depan kami berharap besar, habitat jalak bali tidak saja di wilayah Bali Barat tetapi juga di seluruh wilayah Jembrana,’’ harap Budi Darma. *kb3

Baca Juga  Diikuti  Banyak Burung Hebat, Ini Dia Kemeriahan dan  Profil Juara di Anniversary A2 Enterprise Depok

Lanjutkan Membaca

Breeding

Breeding Murai Batu NSM BF Bogor, Produk Anakannya Melimpah dan Berkualitas

Published

on

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
H.Kuwadi Owner NSM BF Bogor.

Penangkaran murai batu yang dikembangkan NSM Bird Farm boleh dibilang modern dan menjadi salah satu breeder murai batu termegah di Kota Bogor. Tidak hanya jumlah indukannya hingga ratusan pasang, produknya  juga melimpah dan berkualitas.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Thropi Prestasi Produk NSM

Bangunan megah dan asri di kawasan Jl. Raya Sukabumi, Km 25 (Samping Bakso Tukul), Warung Nangka Ciawi Bogor  sengaja dibuat H.Kuwadi sang pemilik, khusus penangkaran burung  murai batu sekaligus tempat peristirahatannya diwaktu senggang disela kesibukannya mengurusi bisnis utamanya dibidang property.

Kandang penangkarannya dibangun di lantai dua, tampak megah dan mewah dibanding dengan penangkaran murai batu pada umumnya. Anakan burung pasca panen ditempatkan diruangan khusus, bersih dan terawat. “Agar kesehatan anakannya sehat, tempatnya ya harus bersih dan steril,” ungkapnya.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Mengecek langsung materi indukan

Hingga tahun ke 4 penangkarannya, prodiuk anakan yang dihasilkan sudah lebih dari 1000 ekor anakan ring berkode NSM BF  dari lebih 100 pasang indukan, anakannya sudah tersebar ke kalangan kicaumania disejumlah kota besar ditanah air.

Bagi NSM BF, ditengah persaingan akibatnya banyaknya penangkaran murai batu yang semakin menjamur,  tidak hanya kuantitas atau jumlah banyaknya saja, tapi dia mengedepankan kualitas anakan.

Untuk itu tentu harus didukung dari materi indukan yang digunakannya rata-rata burung unggulan di lapangan atau burung prestasi alias pernah juara yang dibelinya dari beberapa pemain. Begitpun indukan betina yang digunakannya, dia cukup selektif. Indukan betina yang digunakannya kini sudah menggunakan ring hasil penangkaran sendiri atau trah NSM.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Kandang ternak

Beberapa nama indukan pejantan unggulan yang menjadi trah andalannya diantaranya pejantan Mio, Arjuna, Lorenzo, Panzer, Bintang Medan, Pendawa, Kapten, Maestro,  Petruk, Gareng, Avatar, Lion, Reog, Mehong, Kenzin, Bima, Zombi, Begal Plembon dan lainnya. Sebagian diantaranya ada beberapa penambahan indukan pejantan baru yang juga sudah prestasi dilomba.

Baca Juga  Murai Batu SPL Juara Bupati Cup Bogor, Tampil Makin Ciamik Bila Dipanasi Dua Hari Sebelum Turun di Lomba

Dari indukan-indukan pejanten tersebut  itu juga beberapa anakannya sudah moncer di lapangan, baik yang ada ditangannya maupun yang sudah tersebar dikalangan para pelanggannya disejumlah kota tanah air.

Anakan yang dipasarkannya setelah memasuki umur 3 bulan anakan sudah bisa dipasarkan, dengan harga relatif. Untuk harga anakan saat ini paling murah dibanderol Rp 3,5 juta untuk seekor anakan trotolan, dan Rp 7 juta untuk anakan dari kandang indukan favorit. Menjelang remaja, anakan dipisah satu kandang untuk satu burung.

Dalam melayani para pelanggannya NSM BF tidak hanya menyediakan trotolan, disini juga menyedikan murai batu muda siap lomba. Umur dikisaran 5-7 bulan, hingga yang menjelang dewasa 8-10 bulan. Masing-masing harganya relatif dan bervariasi, mulai Rp 10 juta hingga Rp 15 juta.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Proses pemasteran

Burung-burung muda rata-rata semuanya sudah gacor lengkap full isian. Karena burung memang sudah dimaster sejak anakan, mulai isian celilin, cucak jenggot, jalak suren, lovebird, srindit, cucak cungko dan burung masteran lainnya.

Sejak anakan mulai dipisah dan dimaster dengan aneka jenis burung isian mulai dari celilin, jalak suren, srindit, cucak cungko, kolibri, siri-siri, kenari, lovebird, hinga blackthroat dan aneka jenis burung masteran lainnya.

Jadi, burung-burung muda yang dibeli dari NSM BF ini kelak sudah lengkap dengan materi lagunya. Pemilik hanya tinggal merawat dan mengkondisikannya. Meurut H Kuwadi, sudah banyak anak-anak burungnya moncer di lapangan, baik yang dirawatnya sendiri maupun burung produk NSM BF yang sudah ditangan para pembelinya.

Jadi buat kicaumania khususnya kalangan muraibatu mania, bila ingin merasakan kualitas produk NSM BF bisa langsung mampir ke Ciawi Bogor atau hubungi langsung sang pemilik di WA HP/WA 0811117998.

Baca Juga  Cucak Hijau Foxy, Ancaman Baru milik Mr Ahmad Kosasi Tarkam Mania SF Jakarta

Perawatan Anakan

Suksesnya produktifitas indukan hingga pembesaran anakan ini menurutnya kuncinya selain menjaga kebersihan kandang, juga pada pemberian pakan maupun ekstrafoodingnya seperti kroto segar bersih dan jangkrik. Dulu awal memulai menangkar problem yang kerap dihadapinya kematian anakan terutama pasca panen. Namun, masalah itu kini sudah berhasil diantisipasinya.

Breeding NSM BF H.Kuwadi Bogor
Anakan pasca panen

Menu anakan pasca panen selain jangkrik kecil, juga kroto segar yang sudah bersih diaduk dengan voer. Diberikan setiap 2 atau 3 jam sekali, setiap diberi makanan tidak sampai kekenyangan. Karena kalau sampai kekenyangan berdampak buruk pada kematian anakan. Ternyata pemberian kroto sejak anakan pasca panen membuat pertumbuhan burung cepat besar dan sehat.

Hingga anakan mulai belajar nangkring atau keluar sarang pada umur 12-15 hari, selanjutnya dipindah ke kandang pembesaran. Setelah mulai belajar makan sendiri anakan muda umur 1-2 bulan di pindah ke kandang lebih besar. Anak-anak burung  yang sudah remaja di pindah ke sangkar pembesaran. Masing-masing petak diisi 1 ekor burung. Sebagian ditempatkan di sangkar gantung di ruangan didampingi burung masteran seperti celilin, jalak, lovebird, cucak jenggot, jalak suren, kenari dan lainnya. *kb4.

Lanjutkan Membaca

Breeding

Harapan Baru dari Silangan Love Bird dengan Parkit, Apakah Bisa ? dan Bagaimana Hasilnya ?

Published

on

Silangan Love Bird dengan Parkit
Jacky dengan indukan yang akan disilangkan

Ada kabar terbaru, ternyata burung love bird bisa disilangkan dengn parkit. Dan ini bukan bualan belaka melainkan sebuah fakta menarik di mana burung love bird dapat disilangkan parkit dengan hasil memuasakan. Sepertinya ada harapan baru dari persilangan aneh ini karena anakan yang lahirkan memiliki karakater perpaduan antara love bird dan parkit selaku induknya.

Persilangan aneh ini berhasil dilakukan Jacky selaku peternak love bird di Delanggu Mojokerto Jawa Timur.  Sebetulnya Jacky merupakan peternak love bird “juara” karena anakan yang dihasilkan banyak yang berprestasi dengan bekal indukan juara.

Silangan Love Bird dengan Parkit
Love Bird dan Parkit yang sudah jodoh.

Di lain kesempatan, ia juga mencoba menyilangkan parkit dengan love bird yang merupakan hasil ternakannya sendiri. Tanpa disangka, parkit dan love bird tadi bisa berjodoh seraya melakukan perkawinan segala. Beberapa hari usai kawin, love bird selaku betinanya bunting hingga bertelur 3 butir.

“Uji coba ini benar-benar membuahkan hasil mas, karena love bird yang berperan sebagai induk betina bisa bertelur. Kepuasan itu pada intinya bukan sekedar induk betina bisa bertelur, tapi yang patut saya banggakan, parkit dan love bird bisa berjodoh hingga bertelur. Padahal biasanya, burung berbeda jenis itu sulit sekali dijodohkan. Dan yang kerap terjadi adalah pertarungan antara keduanya. Tapi kapi ini tidak,” kata Jacky di farmnya, Jl. Raya Jenderal Sudirman No. 22, Kec. Delanggu, Kab. Mojokerto belum lama ini.

Dikatakan, dalam persilangan tersebut, yang diperankan sebagai pejantannya adalah parkit. Sementara betinanya dipilih love bird karena berfungsi sebagai babon cetak. Love bird yang berhasil berjodoh dan berfungsi sebagai betina adalah jenis hijau standar. Sedang parkit yang difungsikan sebagai induk jantan memiliki karakter bulu menarik yakni hijau dengan kombinasi lurik kuning.

Baca Juga  Lomba Hari Libur Nasional Bersama Wahana Nusantara Indonesia Cup 1, Selasa 25 Desember 2018 di Arena Kir Jakarta Selatan

Love bird yang disiapkan sebagai betina juga memiliki kemampuan ngekek panjang dengan harapan anakannya nanti juga punya sifat yang sama dengan “ibunya” yakni mampu ngekek panjang. Harapan dari parkit sebagai induk jantan adalah agar anak-anaknya punya bulu-buu menarik dan punya suara “crecetan” yang panjang pula.

Parkit dan love bird tadi baru bisa jodoh setelah masing-masing mencapai puncak birahi yakni berumur lebih dari 1 tahun. “Sedang penjodohannya sendiri dilakukan ketika keduanya masih muda yakni love bird (betina) umur 2 bulan dan parkit (jantan) umur 4 bulan,” terang Jacky detail.

Setelah keduanya mencapai umur lebih dari 1 tahun di kandang breeding, maka melakukan perkawinan dengan efektif. Artinya, dari perkawinan itu, love bird selaku induk betina kemudian mampu bertelur sekitar 3 butir.

“Kemudian telur-telur itu dieraminya selama 14 hari. Dan yang berhasil menetas cuman 1 butir hingga menjadi anakan normal,” terang pria berambut gondrong itu seraya berujar bahwa pihaknya membuka pemasaran love bird hasil breedingnya di Perumahan Graha Ciantra Indah, Blok A3, No 22, Kel. Ciantra, Kec. Cikarang Selatan, Kab. Bekasi.

ANAKAN FI BERSUARA UNIK

Bagaimana anakan hasil persilangan parkit dan love bird (LB) yang dilakukan Jacky? Jacky menjelaskan, bahwa dari 3 telur yang dierami, hanya 1 yang berhasil menetas. Dan satu-satunya anakan ini memiliki karakter yang aneh dan unik. Singkat kata, anakan memiliki karakter perpaduan antara kedua induknya.

Kepalanya mengarah ke parkit atau diwarisi gen bapaknya dalam hal ini parkit. Sementaran tubuhnya diwarisi gen induk betina dalam hal ini love bird. Dengan begitu, badan dari anakan burung blasteran itu adalah mengarah pada love bird. “Sedang bulu-bulunya cenderung serupa induk betina yakni mengarah pada love bird,” terang Jacky.

Baca Juga  Murai Batu SPL Juara Bupati Cup Bogor, Tampil Makin Ciamik Bila Dipanasi Dua Hari Sebelum Turun di Lomba

Ukuran tubuh dari anakan blasteran tadi cenderung lebih kecil dari love bird maupun parkit. “Memang mas, tubuhnya cenderung kecil dan lebih ramping dari love bird maupun parkit. Meski demikian, sekilas dipandang, anakan itu serupa parkit,” paparnya.

Bagaimana dengan suaranya?  Suara dari anakan silangan tersebut adalah perpaduan antara parkit dan love bird. Ia menjelaskan, awalnya anakan itu mengeluarkan suara serupa parkit. Tapi suara berikutnya serupa suara love bird. Demikain seterusnya. “Bahkan ada tanda-tanda ngkekenya panjang,” terangnya seraya berujar ketika anakan blasteran umur 2 – 3 bulan, ia mampu ngkekek antara 7 hingga 15 detik.

PENJODOHAN AWAL DI KANDANG KOLONI

Dalam menyilangkan parkit dan love bird, Jacky tidak malakukannya dengan asal-asalan. Ia menerapkan pola perkawinan ala love bird. Awalnya parkit jantan umur 4 bulan dimasukkan ke dalam kandang koloni yang telah berisi 3 love bird betina. Seluruh love bird betina itu masing-masing berumur 2 bulan.

Silangan Love Bird dengan Parkit
Penjodohhan dikandang koloni.

Kemudian seluruh burung tadi dibiarkan hidup secara alami di dalam kandang koloni. Semakin lama, parkit mau bergabung dan menyatu dengan love bird tadi kendati beda jenis. “Biarkan seluruh burung itu berkumpul sampai dewasa hingga umurnya mencapai 1 tahunan,” terang Jacky.

Setelah terhitung 1 tahun lebih, seluruh burung tadi sudah memasuki masa birahi. Burung parkit selaku pejantan mulai mencari love bird betina yang dirasa cocok menjadi pasangannya. Akhirnya harapan itu tergapai dimana parkit berjodoh dengan salah satu love bird yang ada. Indikasinya, keduanya selalu berduaan dan saling bunyi bersahut-sahutan.

Kalau sudah demikian, kata ia, sepasang burung tersebut dimasukkan ke dalam kandang breeding. Dalam kandang tersebut sudah dilengkapi kotak tempat sarang yang terbuat dari triplek (gelodok). Setelah melakukan perkawinan, love bird (induk betina) akan bunting hingga bertelur di dalam gelodok yang di dalamnya tersedia sarang. “Ada 3 telur yang dihasilkan. Dan hanya satu telur yang berhasil menetas menjadi anakan normal,” terang Jacky seraya berujar anakan yang berhasil menetas itu dibiarkan bersama induknya selama 2 minggu. Baru berikutnya dipindah untuk dipelihara sendiri sampai dewasa (umur 1,5 – 2 bulan). *kb14.

Baca Juga  Burung-burung Yang Tampil Hebat di First Anniversary Mania Roll Speed Indonesia, Kir Jakarta Jaksel

Lanjutkan Membaca