NewsProfil

K1R (Komunitas 1 Ring) : Hanya Sekedar Hoby Bukan Ambisi

Memang tak bisa dipungkiri, jika Media Sosial (Medsos) sekarang ini sudah menjadi wabah, bak candu yang  setiap harinya terus berkembang pesat. Tak hanya  dampak negative yang di timbulkannya tapi banyak pula dampak positif yang bisa kita ambil didalamnya. Sama seperti yang di alami oleh Arul dan Sony, berawal dari sering nya chating dan sharing fia Facebook (FB) tentang semua masalah lovebird, mulai dari perawatan, cara menseting hingga cara beternak, hingga akhirnya timbul ide untuk membentuk sebuah komunitas yang diberi nama K1R (Komunitas 1 Ring) meskipun keduanya berbeda daerah. Menurutnya, K1R yang terbentuk pada tahun 2017 kemarin ini, kini sudah beranggotakan 30 orang yang aktif dan hingga sekarang ini sudah terbentuk di 3 kota yakni, Pemalang, Sidoarjo dan Malang yang menjadi markas pusat K1R. Sedangkan untuk wilayah sidoarjo sendiri para anggota K1R biasanya melakukan Kopdar rutin di rumah Pak Budi yang berada di Perum Palem Putri Candi, salah satu dedengkot K1R.

Crew K1R Sidoarjo. Bersama Anggota Gantangan TSBC. Dukung Penuh Gelaran TSBC.

Dalam pertemuan rutin yang di lakukan tiap minggu biasanya mereka membahas tentang semua masalah Lovebird terutama tentang cara seting lovebird jika akan dilombakan dan juga cara beternak lovebird itu sendiri, sedang untuk kedepannya K1R akan menggunakan ring yang sama, bagi semua ternakan teman teman K1R itu sendiri, dengan tujuan  agar menjadi seragam, selain begitu dengan digunakannya satu ring maka untuk pendataan, akan menjadi lebih mudah, dan juga untuk mengurangi pemalsuan seperti yang banyak terjadi sekarang ini. Sedangkan agenda rutin K1R yakni mendukung penuh, semua gantangan burung yang ada, dengan cara datang dan melombakan gaco gaco andalan mereka, seperti yang tampak pada gelaran TSBC pada hari minggu 14/1.  Mereka juga tampak hadir dan ikut ambil bagian dalam gelaran tersebut, meskipun tak semua gaconya moncer tapi bagi mereka  itu tak jadi masalah yang penting bisa hadir dan menyambung tali silaturahmi. Selain itu bagi mereka lomba burung itu hanya sekedar hoby bukan ambisi, jadi untuk urusan kalah dan menang itu sudah biasa yang penting guyub rukun seduluran saklawase.

Related Articles

Back to top button