Grand Launching PMM Tangerang – Serius Gencarkan Lomba Fairplay Dengan Adopsi Sistem SMM

Terinspirasi dengan SMM (Seduluran Murai Mania) Jawa Timur, gelaran bertajuk Grand Launching PMM (Paguyuban Murai Mania) yang dihelat di gantangan Masterpeace Arena Samsat BSD City Tangerang (7/8) kemarin berlangsung sukses dan mampu mewadahi pecinta Murai Batu terutama wilayah blok barat.

Para juri pilihan PMM

Seperti halnya lomba burung berkicau trend saat ini sistem G-24. Even yang dikomandoi Iskandar SE selaku ketua panitia tersebut emang tak hanya menghadirkan suasana lomba yang nyaman dan terhindar dari suara-suara bising dari para pemain maupun penonton.

Namun ke fairplay an juri dalam melakukan tugasnya pun benar-benar ditekankan dan diterapkan dengan sangat baik, sehingga fairplay nya lomba tak hanya sebatas jargon semata. Alhasil sistem penjurian yang mengadopsi konsep SMM sistem blok dan G24 itu dapat diterima dengan baik oleh peserta.

Walau terbilang baru bagi sebagian besar peserta, namun tingkat kepuasan peserta dengan kinerja juri dan sistem yang diusungnya itu sangat besar. Ditambah lagi dengan tidak dijumpainya aksi protes peserta terhadap kinerja para juri andalan PMM yang sebagian nya adalah juri-juri SMM aktif. Dan sempat ada kesalahpahaman saat perolehan hasil bendera yang sama saat penentuan juara sehingga perlu dilakukan tos, tapi hal itu dapat segera ditangani dengan baik oleh panitia dan gelaran pun kembali lancar seperti di 2 gelaran Soft Launching PMM sebelumnya. Di

Getol perkenalkan sistem G-24 ala SMM

“Intinya kita ingin menciptakan suasana lomba yang benar-benar nyaman, tertib, aman hingga kondusif. Dan alhamdulillah dengan diterapkannya peraturan lomba dan penjuriannya yang benar-benar fairplay, semua peserta akhirnya bisa bersikap legowo dan berjiwa besar jika burung andalannya tidak juara,” ujar Iskandar Tatu SF yang mengaku banyak belajar dari SMM dan dengan para pengurusnya dengan mengikuti rutin gelaran SMM selama kurang lebih setahun terakhir ini.

Kawaguchi Jr Duo sukses rebut juara

Benar saja. Dengan memboyong konsep SMM dari Jatim itu ternyata juga mendapat respon yang sangat positif dari para peserta yang didominasi dari berbagai daerah di blok barat, Lampung hingga Jatim itu. Salah satunya Mr King Sreeya Tangerang yang mengaku baru pertama kali menggantangkan gacoannya di Masterpeace Arena, lantaran sistem yang diusungnya sama dengan yang diterapkan SMM.

Dan gayung pun bersambut. Di perhelatan pertamanya di even yang kemas PMM, Mr King sukses mengantarkan gaco utamanya yakni Kawaguchi Jr Duo meraih juara 1 di kelas PMM. Keberhasilan burung hasil tangkaran sendiri dari itu tentunya mampu meneruskan tradisi juara di beberapa gelaran yang diikuti dalam beberapa bulan terakhir ini, salah satunya prestasinya sebagai juara 3 bersama dengan juniornya Kawaguchi Jr 13 di SMM feat 76 Team di Surabaya sepekan sebelumnya.

Terbukti hanya cukup diistirahatkan kurang dari seminggu, anakan dari indukan Kawaguchi itu masih tampil powerfull di kelas yang diikutinya. Menempati nomer 01 atau di posisi gantangan pojok, Kawaguchi Jr Duo masih bisa tampil apik di depan juri yang bertugas.

Dengan gaya dominan sujud-sujud, aksinya mampu menarik perhatian Kicaumania yang turut menyaksikan dari luar pagar gantangan. Ditambah lagi dengan kepandaiannya dalam mengobral lagu-lagu tonjolannya plus power mumpuni, menjadikan langkahnya untuk menuju tahta juara pun semakin mudah.

Barongsai Mas juara 1 kelas utama

Keseruan tentunya juga terlihat di kelas utama Platinum tiket 11 juta, apalagi hampir semua peserta yang ikut di kelas bergengsi tersebut berada dalam kondisi on fire. Seperti Barongsai Mas milik Koh Ahin Joker, TOR gaco Prano Toba Team, Rampes andalan H Saluki Gunung Putri, Pangeran Sabrang jagonya Abah Wilson SMM SKM SKN serta Bomerang milik Sunan Lampung yang saling adu kualitas.

TOR Runner up kelas utama tiket 11 juta

Ditambah dengan style serta performa yang berbeda-beda dari tiap peserta, tentu bukanlah perkara mudah bagi para juri untuk menentukan para juara. Hingga akhirnya, juri memutuskan Barongsai Mas sebagai peraih podium juara yang diikuti TOR di posisi Runner up, Rampes juara 3 hingga Pangeran Sabrang, Bomerang di peringkat 4 dan 5.

Menariknya, ternyata 13 kelas yang disediakan panitia tak membuat peserta puas. Sehingga ada penambahan lagi di kelas tantangan dengan tiket Rp 450 ribu.

Diakhir gelaran, Iskandar juga mengucapkan banyak terimakasih atas support dan dukungan Kicaumania yang turut mensukseskan gelaran.*

Daftar juara :

Daftar Juara Grand Launching PMM Tangerang

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here