Beranda / News / Piala CEO Prasasti Cup, Malang #2 – Ekor Belum Lepas, MB Sulaiman Tetap Tancap Gas

Piala CEO Prasasti Cup, Malang #2 – Ekor Belum Lepas, MB Sulaiman Tetap Tancap Gas

Performa MB Sulaiman milik Agus PIK dari PIK Jaya tak perlu diragukan lagi. Seperti pada even Piala CEO Prasasti Cup (11/01) burung ini berhasil sabet Honda Brio meski kondisi bulu sayap sudah lepas 4.

Kali ke 4 Murai Batu Sulaiman raih mobil dan 30 motor mengiringi prestasinya. “Saya koordinasi dengan Ko Agus tentang kondisi Sulaiman yang sudah lepas 4 bulan sayapnya, karena kondisinya yang masih On maka saya lombakan,” ujar Ko Ronny Setiawan sang mekanik Sulaiman.

Harian satu kamar dengan Ko Ronny Sarikat (Panggilan Akrab) membuat chemistry semakin erat dan pertanda Sulaiman masih On adalah harian di tetap gacor.

Dan tibalah waktu pembuktian, di kelas Murai Batu Toleransi yang di bandrol dengan harga tiket 5,6 juta menjadi saksi ketangguhan burung yang mempunyai ciri khas irama lagu dengan tembakan yang disusul dengan roll. Di dukung dengan durasi kerja yang bagus membuat semua juri mendapat poin nilai. Alhasil, Sulaiman berhasil raih jawara dan 1 unit Honda Brio menjadi hadiahnya.

Di kelas selanjutnya, aksi Sulaiman tidak menurun. Dan prestasi juara 2 berhasil diraih di kelas Murai Batu Santun (4,5 juta) bersaing ketat dengan Bocil milik HM Hidayat Batubara sebagai jawaranya.

Target akhir Januari Sulaiman harus ambrol total bulunya karena biar tidak jomplang ketika keluar bulu baru. Yups, pada bulan Desember bulu sayap kecil lepas 3 dan di Januari ini bulu sayap besar lepas 1 yang menjadi alasan Sulaiman harus ngurak akhir Januari.

Dalam kondisi bulu sayap lepas malah ketemu settingan enaknya yaitu dengan di ablak agak lama dan ulet Hongkong 5. “Sebenarnya ketemu settingan yang pas adalah di durasi ablak, kalau untuk UH karena kondisi mau mabung saya kasih 5 dan kalau sudah mabung akan kembali ke 3 ekor,” jelas Ronny Sarikat.

Baca Juga :  Joko Solo Turun Gunung

Karakter Sulaiman yang cenderung birahi tinggi ini ternyata untuk meningkatkan emosinya sebelum lomba harus diablak dan di H-1 tepat jam 5:30 sore di kasih kroto. “Apabila Sulaiman lahap makan krotonya maka bisa dipastikan di gantangan akan On-Fire,” pungkas Ronny Sarikat.