Turun Gunung Setelah Take Over Amunisi Milik AE 1, H. Trimino: Kecewa Saya, Burung di Cuekin Abis

Kontesburung.com – Lazimnya sebuah kompetisi ada yang juara dan ada yang kalah. Disebabkan banyak faktor, ada yang memang burungnya kurang perform, namun ada juga yang diakibatkan oleh kesalah fatal saat seting di lapangan, atau faktor lainnya. Hal semacam itu sudah biasa terjadi di sebuah perlomba burung berkicau.

Kali ini kekecewaan datang dari pemain senior yang minggu ini turun gunung atau comeback, setelah sekian lama vakum dari hiruk pikuk dunia perburungan, beliau adalah H. Trimino Madiun. Lama istirahat, H. Trimino salah satu pemain senior dari Madiun ini kemarin pada Minggu (14/6/2020) comeback dengan amunisi barunya.

Setelah take over gacoan dari rekannya seorang pemain yang sudah cukup dikenal namanya di kancah perburungan, yakni AE 1, Mr. Kariadi, H. Trimino langsung membawa burung jagoannya Cucak Hijau Pemburu turun di gelaran Road To 1st Walikota Cup Madiun.

H. Trimino (kiri) siap meramaikan kembali dunia perburungan setelah lama vakum.

Merasa burungnya kerja bagus di sesi ke 3 tapi tidak juara apalagi mendapat bendera nominasi, H. Trimino meluapkan kekecewaannya di pinggir lapangan. “Kecewa saya, burung di cuekin habis di atas gantangan. Okelah disesi pertama saya akui burung saya kaget karena suara MC ditengah lomba berlangsung cukup keras, jadi burung kaget. Ya, harusnya jangan begitu, kan burung sudah enjoi kerja. Jadi kaget, “ucap H. Trimino.

Namu menurutnya untuk sesi ketiga burungnya layak dapat juara, paling tidak nominasi. Sebab manurut dia burungnya juga kerja cukup bagus jika dibandingkan dengan yang mendapat nominasi lainnya. “Sesi kedua Pemburu kerja ful, bagus, tapi malah zonk, “sambungnya.

Di sela-sela lomba AE 1 sang pemilik CH Pemburu yang juga menyempatkan hadir dalam event tersebut mengatakan, biasanya jarang zonk, Pemburu selalu dapat juara apalagi di lokalan. “Biasanya gak pernah zonk, apalagi di lokalan. Kali ini saja lagi gak hoki. Biasa, namanya juga perlombaan, “ketus AE 1 sante.

H. Trimino, pemain yang sudah lama malang melintang di dunia perburungan ini memang sudah berniat akan kembali turun di dunia perburungan setelah lama vakum. Tak tanggung-tanggung, ia pun telah menyiapkan beberapa jagoan baru yang ia beli dari Mr. Kariyadi. H. Trimino mengaku tiga burung yang sudah biasa moncer di perlombaan besar milik AE 1 berhasil ia take over. saat ditanya berapa nominalnya ia hanya tersenyum, dan tak memberitahu berapa jumlah nilai tranfernya.

“Ya, nilainya gak usah dikasih tau lah, gak enak juga. Pastinya tau sendiri, AE 1 tidak pernah punya burung yang biasa. Semua kualitas dan burung papan atas. Karena sekarang ia mau konsentrasi di ternak, makanya kemarin gacoannya saya ambil. Semua Cucak Hijau andalannya saya borong, Presiden, Bulldozer, dan Pemburu yang hari ini kita turunkan, “jelas H. Trimino.

H. Trimino mengaku masih memantau beberapa burung untuk menjadi tambahan kekuatan timnya.

Mengenai kekecewaannya pada event ini ia berkata, dirinya sudah lama tidak turun lomba jadi mungkin kurang mengerti dengan sistem yang sekarang. Bahkan ia juga mengatakan mungkin dirinya ketinggalan dibanding dengan pemain sekarang yang sudah pada pintar.

“Mungkin saya yang kurang tau, atau istilahnya ketinggalan. Tapi saya kira kalau soal pakem penjurian dari dulu sampai sekarang gak jauh beda. Itu burung saya kerja ful di kelas ketiga. Gak kalah bagus sama yang dapat nominasi lainnya.”

Tapi ya gak papa namanya juga kompetisi, besok tetep gas lagi, sambungnya. Saya tidak protes, hanya kasih saran supaya besuk lagi perlombaan bisa di kemas makin bagus untuk kemajuan bersama. Misal ditengah-tengah perlombaan harus berhenti karena suasana tidak kondusif, baiknya gak usah pakai sepeker dengan suara yang keras untuk mengingatkan para pemain. Bukan apa-apa, karena burung yang tadinya sudah asik kerja mendadak bisa step dan gak mau bunyi lagi, “paparnya.

Lepas dari kekecewaannya H. Trimino mengaku sudah siap untuk kembali meramaikan dunia perburungan setelah sempat off sejak tahun 2008. Beberapa amunisi baru siap turun untuk bersaing dengan burung papan atas lainnya. Pihaknya juga mengaku masih memantau beberapa burung lagi untuk mengisi kekuatan timnya.

“Tetep cari tambahan baru. Ini sedang memantau beberapa burung yang sekiranya bisa diandalkan di atas gantangan. Siap meramaikan kembali. Sambil jalin silaturahmi dengan sesama kicau mania. Sudah lama vakum, semoga bisa eksis kembali di dunia perburungan dan bisa menambah banyak saudara, “tandas H. Trimino. (Tjr)

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here