Connect with us

Tips Trik

Tembus 150 Kali Juara, Ternyata Perawatan Granat Tak Seribet Murai Kebanyakan, Seperti Apa?

KONBUR Tayang

:

Atraktif. Sosok Murai Granat yang selalu tampil mewah dengan gaya atraktif dengan lagu-lagu panjang.

Biasanya merawat murai lomba sedikit ribet karena untuk bisa menampilkan Murai secara optimal di lapangan harus memperhatikan banyak faktor mulai yang sepele sampai yang agak ribet. Seperti mengurusi mandi burung suka pagi sore atau malam, kemudian jemur berapa jam, pemberian extra fooding apa saja, perlu diembunkan setelah subuh atau tidak dan sebagainya.

Nah, kali ini, kontributor kontesburung.com yang selama ini mengamati sepak terjang Murai bernama Granat milik H. Wie Bie yang sekarang menjadi komandan NZR Even Organizer. Menjadi sangat menarik pasalnya murai ekor hitam ini selama tiga tahun dirawat oleh Mas Hari tokoh burung Malang, sudah mengumpulkan sekitar 150 an kali tropi juara satu dan dua, tapi lebih banyak juara satu bahkan sering juga Hattrick (juara satu tiga kali dalam satu even).

Murai Batu Granat

Mandi. Pagi sekira pukul 6.00 WIB, krodong dibuka dan langsung dimandikan sampai puas.

Padahal, kalau melihat sosoknya banyak yang meragukan karena burung ini ekor hitam dan tidak panjang, bodi lencir tidak besar. Tapi anehnya Murai yang dibeli sejak empat tahun lalu sering tembus juara satu dibanyak even besar maupun lokal di berbagai daerah mengalahkan banyak murai murai jawara yang bertubuh besar dan ekor panjang.

Saat tanya bagaimana perawatan murai Granat yang diarena selalu tampil mewah dengan power yang tak pernah gembos dan roll lagu tak pernah jeda?. Dengan runtut sosok yang pernah menjadi juri senior di PBI ini menjelaskan dengan sederhana. Pagi sekitar pukul 06.00 dibuka krodong dan dibersihkan bagian bawah sangkar sambil membersihkan tempat pakan dan minum. Sekitar pukul 07.00 sambil diberi pakan baru berupa kroto full satu mangkuk, ditambah 6 ekor jangkrik lalu Granat dijemur didepan rumah sampai kira kira pukul 11.00.

Baca Juga  Arya Wiraraja Cup 3 Lumajang: Murai Granat Antarkan Dodiet Rebut Juara Umum SF dan Duta  Bupati Sleman Boyong Juara Umum BC

Setelah dijemur Granat dianginkan didalam rumah tanpa dikrodong, hanya dibiarkan terbuka. “Saat dianginkan didalam rumah ini Granat bunyi biasa saja tidak ngotot dan ngerol, karena memang tidak ada murai lain, tapi kalau ketemu suara murai lain beda lagi, Granat langsung keluar fighternya dengan bunyi kencang dan ndak mau berhenti, ” terang mas Hari.

Murai Batu Granat

Dijemur. Pukul 7.00 WIB setelah diberi full kroto hingga semangkuk tempat kroto dan 6 ekor jangkrik, Granat langsung dijemur.

Sekitar pukul 16.00 baru Granat dikrodong untuk istirahat, saat pengkerdongan ini sudah tidak perlu ditambah kroto atau jangkrik, karena masih ada sisa krotonya untuk makan malam. Bahkan waktu pagi dibawah sangkar masih ada sisa kroto harus dibuang diganti yang baru. Untuk menstabilkan power dan daya tempurnya, Granat yang baru selesai rontok bulu sebulan lalu, tiap minggu diturunkan dilomba lokalan 3 kali, dan sekali turun main dua kali.

Dengan perawatan yang sederhana ini, Granat yang dipemilik pertama bernama Dinamit sukses dan konsisten mengumpulkan juara satu dari banyak lomba besar. Catatan terakhir saat turun lomba di BNR Banyuwangi Granat Tiga kali juara 1, di Bupati Cup jember juga tiga kali juara satu, di Suharto Cup Jogja juara 1, di Bupati Kulon Progo juara 1 dan 2, di Arya Wiraraja juara 1 tiga kali.

“Tiap minggu turun di lomba lokalan Malang bisa kumpulkan tropi juara satu lima kali. Kita turunkan tiga gali dilokalan sebenarnya bukan untuk memburu juara tapi untuk mempertahankan agar power dan daya tempur Granat tetap stabil,” terang mas Hari yang dihubungi kontesburung.com lewat ponsel.

Tips Trik

Hwa Mei Gajahmada Andalan H.Wie Bie Sering Nyeri Hanya Dengan Jangkrik

Published

on

By

konbur hwa mei h wie bie nzr malang

Hampir setahun ini dunia perburungan ditanah air muncul yang namanya deman burung asal Cungkok Hwa Mei. Burung yang pernah berjaya diantara tahun 1990 hingga 2000 an kini mulai tren lagi setelah beberapa importir berhasil memasukan burung fighter ini bukan dari Cina sebagai negara asi Hwa Mei tetapi dari Taiwan.

Setelah masuk cukup banyak, akhirnya mengingatkan banyak tokoh burung yang ingin mengenang masa kejayaan dulu dengan berburu Hwa Mei kelas lomba. Diantara banyak tokoh ditanah air, H.Wie Bie merupakan salah satu kicaumania penyuka Hwa Mei. Karena senangnya pada Hwa Mei, sampai burung fighter andalannya yang disiapkan untuk lomba dia rawat sendiri.

konbur hwa mei h wie bie nzr malang
Gajah Mada, Selalu Mandi Tiap Pagi dan Sore Hari

Ada dua Hwa mei anadalannya yang diarawat sendiri dirumahnya yakni Gajahmada dan Ken Arok. Khusus Gajahmada, dia trafer dari tokoh burung lomba lomba besar tanpa jeda. Dari catatan Kontesburung.com sejak turun di Sleman Jogja Gajahmada nyeri juara 1 dua kali. Kemudian adala lomba besar di Kediri, lagi lagi nyeri juara satu, padahal saat itu jumlah peserta cukup banyak dan burung yang turun banyak Hwa Mei jawara.

Bulan berikutnya di Surabaya turun lagi di even Bung Tomo Cup, ternyata penampilan Gajahmada tetap istimewa, sehingga mampu menyingkirkan banyak lawan tangguh dari berbagai kota yang turun saat itu. Kabar terakhir adalah minggu kemarin (17/2) saat turun di Jogja Istimewa, burung yang pernah ditawar senilai 150 juta, kembali mampu tampil istimewa melibas puluhan lawan yang hampir memenuhi gantangan, dan kembali menyuguhkan prestasi gemilang buat siempunya dengan membawa pulang dua phy mewah.

ANDALKAN JANGKRIK DAN ULAT HONGHONG

Banyak yang bertanya, bagaimana parawatan Hwa Mei Gajahmada bisa tampil mewah dengan lagu panjang ngerool sesekali diselingi tembakan dan ngotot sehingga volumenya terdengar lebih kenceng dari lawan?. Menurut H.Wie Bie yang merawatnya sendiri tidak sulit.

Baca Juga  Bertarung di Lap. A, Charlitos dan Singa Jalanan Membuka Pertarungan Gengsi di 7371 Award – Malang
Gajahmada. Hanya Perlu dijemur sebentar saja saat pagi hari.

Pagi sekitar puluk 06.30 krodong dibuka digantung diteras rumah sambil pakan voor diganti yang baru dan diberi jangkrik 3 ekor. Sekitar pukul 10.00 dimandikan secukupnya setelah itu dijemur sebentar saja tidak sampai satu jam, kemudian dianginkan sambil diberi pakan extra berupa 3 ekor ulat hongkong. Setelah itu dikerodong lalu diistirahatkan.

Sore hari sekitar pukul 15.00 krodong dibuka sambil diberi jangkrik 3 ekor lalu dianginkan diteras belakang, sekitar pukul 16.00 Gajahmada dimandikan secukupnya, setelah mandi masuk sangkar sambil diberi ulat hongkong sebanyak 3 ekor. Sambil dikerodong sampai besok pagi. Begitu sederhana perawatan harian Gajahmada.

JELANG LOMBA JANGKRIK DITAMBAH

Kalau hari minggu akan diturunkan kelomba, menurut boas NZR Grup tak ada perawatan extra, alias sama seperti perawatan harian sebelumnya. “Yang beda adalah pada penambahan jumlah jangkrik dan ulat hongkong yang diberikan dan mandinya, kalau hari biasa masing masing 3 ekor, menghadapi lomba ditambah menjadi masing masing 5 ekor mulai Sabtu pagi sampai Minggu pagi, tujuannya untuk mendongkrak birahi. Kemudian kalau minggu Lomba, mulai Sabtu pagi sudah tidak perlu dimandikan sampai minggu pagi, hal itu gunanya sama yaitu agar birahinya tetap diposisi top form,” ujar H.Wie Bie.

Minggu pagi jumlah jangkrik dan ulat honghong masing masing 5 ekor, setelah turun lomba untuk persiapan main kedua kalinya, lagi diberi jangkrik dan ulat hongkong masing masing 5 ekor. Dengan menu extra jangkrik dan ulat hongkong, Hwa Mei Gajahmada sukses mengumpulan juara satu dua kali setiap turun lomba, dan itu diraihnya secara berturut turun sampai saat ini.

Lanjutkan Membaca

Tips Trik

Mengorek Rahasia Rawatan LB “Tina Toon” Besutan Mr.Muhdor Jember, Stabil Dijalur Juara, Apakah Benar Tanpa Doping ?

Published

on

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Mr.Muhdor KL Studio Jember: Menepis isu Tina Toon pakai doping.

Nama Love Bird (LB) “Tina Toon” besutan Mr.Muhdor KL Studio Jember, Belakangan ini memang santer jadi pembicaraan kicaumania, khususnya di wilayah Jember dan sekitarnya. Pasalnya, sejak dari umur 2,5 bulan, Tina Toon sudah mampu meraih prestasi di arena lomba. Bahkan pretasi juara itu diraih di kelas LB dewasa.

Dan hebatnya, prestasi itu mampu dipertahankan sampai sekarang ini. Munurut cerita Mr.Muhdor, awalnya ia tak menyangka kalau Tina Toon bisa bisa bertahan dan stabil dijalur juara sampai saat ini. Tina Toon pertama kali ia boyong, saat masih umur 3,5 bulan dari kicau mania Jember.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Mr.Muhdor bersama Tina Toon dan sederet tropy hasil kerja gaconya.

“Sebetulnya saat umur 2,5 bulan saya sudah tertarik dengan Tina Toon. Kebetulan saat itu saya hadir di latber malam, pas kelas LB dewasa ada burung gacor di nomor tengah. Tapi sayang kurang terpantau oleh tim juri sehingga tak masuk nominasi juara. Karena memang volume suaranya tipis, hanya ekornya saja yang kelihatan gerak saat bunyi,” cerita Mr.Muhdor, saat ditemui di rumahnya.

Kemudian, sambung Mr.Muhdor. Setelah diturunkan saya hampiri jokinya dan saya tanyakan umurnya. Si joki bilang kalau umurnya baru 2,5 bulan. Akhirnya saya sarankan kalau digantang lagi sebaiknya taruh di pinggir atau agak dijauhkan dengan gaco milik peserta lainnya. Dengan harapan, kalau bunyi bisa kepantau oleh tim juri.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Tina Toon, nyaris mengoleksi sekitar 1000 tropy juara.

Rupanya apa yang disarankan dan diharapakan oleh Mr.Muhdor terbukti. Karena setelah digantangan di nomor pinggir, Tina Toon muda bukan saja kepantau oleh tim juri. Tapi Tina Toon mampuh meraih kemenangan, karena durasi kerjanya terlihat paling rajin sehingga berhasil mendulang total poin tertinggi.

“Nah setelah juara 1 saya tanyakan kepada sang joki, mau dilepas berapa. Iapun menyarankan untuk langsung ke pemiliknya saja dan itu saya sanggupi. Tapi setelah besuk malamnya saya temui pemilik dirumahnya. Saya terkejut, karena burung itu sudah diboyong orang lain,” tutur Mr.Muhdor.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Hanya tropy terbaik yang koleksi, selebihnya diborong oleh kcau mania.

Namun kekecewaan Mr.Muhdor tak berhenti di situ. Tapi Punggawa dari G2K BC ini terus memburu Tina Toon ke pemilik yang baru. Bahkan setelah bertemu, Mr.Muhdor pun berani memberi mahar lebih. Namun si pemilik baru tersebut mengaku enggan untuk melepas Tina Toon muda.

Setelah sebulan kemudian Mr.Muhdor menanyakan kembali burung tersebut kepada pemiliknya mau dilepas berapa. Akhirnya si pimilik mau melepas asal dengan mahar yang tinggi. Namun setelah dilakukan nego, akhirnya disepakati mahar yang pantas untuk memboyong Tina Toon yang nilainya lumayan untuk ukuran LB Paud saat itu.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Tina Toon, tiap hari dibiarkan bercumbu bersama pasanngan.

 “Alhamdulillah akhirnya Tina Toon bisa saya boyong, waktu itu hari Selasa bulan Maret 2017. Saat saya boyong umur Tina Toon sudah sekitar 3,5 bulan dan besuknya hari Rabu Tina Toon langsung saya coba turun ke latberan. Kalau durasi kerjanya tetap rajin, tapi agak nakal, sering muter dan naik turun tangkringan,” kata Mr.Muhdor.

Baca Juga  Tampil Gemilang, Murai Granat hattrick di Arya Wiraraja Cup 3 Lumajang

Dari situlah Mr.Muhdor mulai mamahi karakter Tina Toon. Kemudian hari Kamis pagi ia mandikan namun tanpa dijemur, hanya diangin-anginkan saja. Setelah bulunya kering lalu dikerodong dan langsung dibawa ke latberan lagi. Dilapangan kerja Tina Toon tetap rajin dan masuk juara 1 dua kali, tapi masih ada naik turun tangkringan.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Tina Toon saat dipisah dengan pasangannya untuk mandi.

Dua hari kemudian, Tina Toon dibawa tandang ke even launching Radjawali Gresik. Meski tanpa persiapan khusus dan hanya dengan perawatan seadanya. Dan di even tersebut banyak jago-jago LB papanatas turun. Main 9 kali, Tina Toon yang saat itu namanya sengaja diganti, berhasil memboyong 7 topy juara yaitu juara 1,1,2,2,3,3.

Setelah dari Gresik tetap dengan rawatan yang sederhana, mandinya pagi dan sore sehabis lomba. Dan meskipun nyaris tiap hari Tina Toon diajak ngamen dari gantangan ke gantangan. Gaco berwarna pastel ijo (pasjo) itu, kerjanya tetap rajin dan selalu pulang degan membawa tropy juara.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Tina Toon langsung naik birahinya setelah pasangannya dicabut dan tangkringan jadi sasaran untuk dikawini.

“Alhamdulillah, setiap kali turun lomba Tina Toon hampir tak pernah gagal juara. Saya akui burung ini dasarnya memang gacor. Bahkan di rumah meskipun tak ada suara  LB lain, Tina Toon tetap gacor, walaupun volumenya tak sekeras seperti di lomba. Dan saat umur 6 bulan, Tina Toon saya istirahatkan karena ngorak,” tambah Mr.Muhdor.

Dan selama masa mabung itu, perlakuan Tina Toon sama seperti biasanya. Pagi mandi lalu diangin-anginkan kemudian di krodong dan ditaruh di tempat biasanya, diruangan belakang depan kamar mandi yang udaranya memang terasa sejuk. Namun selepas mabung, Mr.Muhdor sedikit resah, karena Tina Toon tak mau bunyi seperti sebelumnya.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Tina Toon setelah melepas birahinya baru dimandikan.

“Betul, awalnya saya sempat bingung dengan Tina Toon. Selain mabungnya cukup lama sekitar 3 bulan lebih. Tapi begitu semua bulu-bulunya sudah tumbuh normal dan bagus, gak mau bunyi. Tapi alhamdulillah, beberapa hari kemudian, Tina Toon sudah mulai bunyi lagi, meski pendek-pendek,” ujar Mr.Muhdor.

Dengan kondisi seperti itu, Tina Toon mulai diajak jalan-jalan ke gantangan-gantangan. Karena dasarnya memang punya mental fighter, meski baru turun kembali di arena kerja Tina Toon tetap joss. Namun seiring dengan bertambahnya umur, saat di arena birahi Tina Toon sering muncul dan tak terkontrol.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Tina Toon mandi basah dan itulah cara Mr.Muhdor membersihkan kotorannya.

Dan kalau sudah begitu, kerja Tina Toon kurang maksimal hanya naik turun tangkringan serta muter-muter saja. Inilah yang jadi masalah serius dan jadi PR bagi Mr.Muhdor. Namun dalam waktu 1,5 bulan, Mr.Muhdor secara tak sengaja berhasil meredam tingkah jelek Tina Toon saat tarung di arena.

Baca Juga  Arya Wiraraja Cup 3 Lumajang: Murai Granat Antarkan Dodiet Rebut Juara Umum SF dan Duta  Bupati Sleman Boyong Juara Umum BC

“Iya resep ini saya temukan gak sengaja. Saat itu ada latpres di Arkam Jember yang hadiahnya lumayan besar. Saat mau turun, saya lihat di tangkringannya kok banyak kotoranya. Lalu saya ambil dan saya cuci dan langsung saya pasang kembali. Tapi ternyata dengan tangkringan basah itu, Tina Toon malah kerja maksimal satu titik, bahkan bisa hattrick,” terang Mr.Muhdor.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Setelah mandi cukup dianging-anginkan serta diberi pakan mellit putih.

Resep itulah yang terus diterapkan oleh Mr.Muhdor setiap kali Tina Toon di lomba-lomba. Dan terbukti, saat turun di beberapa lomba besar lintas orgniser, Tina Toon selalu sukses memboyong tropy juara. Seperti ketika turun di lauching Radjawali Jember, meski saat itu Sak Masek LB fenomenal dari Lumajang turun. Main 3 kali, Tina Toon masih bisa mencuri juara 1,2,2.

Setelah itu prestasi Tina Toon pun terus meroket dan stabil dijalur juara. Bahkan tropy juara bukan hanya diraih di wilayah Jember saja. Tapi beberapa even bergengsi diluar kota, seperti di Road to Piala Presiden dan beberapa even besar lainnya di Bali. Tina Toon masih bersaing dan pulang dengan membawa tropy juara.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Setelah bulunya agak kering, langsung dikerodong, siap menuju arena.

Dan aksi Tina Toon semakin ciamik, ketika umur 1 tahun diberi pasangan. Bahkan setelah mendapat pasangan itu Mr.Muhdor mengaku, selain hariannya Tina Toon seperti tanpa dirawat. Durasi kerjanya dan power suaranya juga ada peningkatan, birahinya juga lebih mudah dikontrol dan kerjanya tambah nagen satu titik.

“Benar, sejak saya beri pasangan kerja saya tambah ringan merawat Tina Toon. Karena tiap harinya, Tina Toon tenang bersama pasangannya sambil bunyi-bunyi tanpa saya kerodong. Mandinya gak harus pagi, hanya kalau mau berangkat lomba saja. Dan ke lomba tanpa harus membawa pasangannya,” ujar Mr.Muhdor.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Sampai dilapangan dan kurang satu sesi,kerodong dibuka.

Namun seiring prestasi Tina Toon yang cukup fenomenal, karena dari umur 2,5 bulan sampai saat ini terus stabil dijalur juara itulah. Ada beberapa kicau mania yang tak percaya dengan rawatan Tina Toon yang cukup sederhana tapi mampu main berberap sesi. Banyak yang menduka kalau Tina Toon pasti pakai doping saat turun di lomba.

Berita tak sedap itupun akhirnya sampai juga ke telinga Mr.Muhdor. Kicau mania yang selalu tampil low profile, baik di rumah maupun di lomba itu langsung mengklarifikasi isu miring dan sangat merugikan itu lewat medsos (facebooknya). Bahkan ia menantang siapapun, kalau Tina Toon memang tanpa doping.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Cukup diberi irisan jagung muda

Dan dengan awak kontesburung.com inilah, Mr.Muhdor menceriterakan rahasia rawatan Tina Toon selama ia pegang. Memang saat ini ia mengaku tabu memakai doping untuk kerja jagonya. Baik doping lewat pakan harian maupun doping lewat minum. Semua yang ia berikan pada Tina Toon betul-betul alami tanpa ada campuran apapun.

Baca Juga  Perang Seru Antar Jawara Murai, di Arena M1 Subdenpom BC Jember, Maha Dewa dan Losta Masta Moncer, Granat Sukses Jadi yang Terbaik

“Ia ini atasdasar pengalaman saya, saat baru terjun dihobi burung. Waktu itu hampir semua gaco saya pakai pakan racikan dan juga vitamin untuk menunjang staminanya. Memang awal-awal burung mau kerjanya bagus, tapi belakang terus menurun. Bahkan burung cepat mabung dan setelah selesai macet gak mau tampil lagi,” papar Mr.Muhdor.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Disodori jagung muda, Tina Toon langsung melahap tapi dibatasi hanya beberapa baris saja.

Dari pengalaman itulah, Mr.Muhdor sangat hati-hati merawat semua jago, termasuk Tina Toon. Harian Tina Toon cukup ia beri millet putih yang dibeli kiloan dari toko pakan burung. Dan itu ia berikan langsung tanpa dicuci maupun dijemur dulu. Minumnya pun air biasa, tanpa ada diberi vitamin apapun.

Selain millet putih, rahasia pakan lain yang diberikan oleh Mr.Muhdor pada Tina Toon saat di lomba adalah jagung muda. Pemberiannya hanya kurang satu sesi saat Tina Toon mau tempur. Dan ketika krodong dibuka lalu disodori jagung, Tina Toon langsung mengejar serta melahap beberapa baris.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Sebelum naik, kaki dan tangkringan disemprot sampai basah.

“Betul, saat kita beri jagung kaki Tina Toon dan tangkringannya kita semprot sampai basah, itu setiap mau naik kurang satu sesi. Dan setelah Tina Toon habis dua atau tiga baris baru saya hentikan biar tidak terlalu kenyang lalu saya krodong kembali. Baru nanti saat mau naik, tangkringan dan kaki saya semprot lagi. Karena kebiasaan Tina Toon setelah ngekek panjang lalu paruhnya ditempelkan ke tangkringan beberapa detik untuk menghisap airnya kemudian jalan lagi. Bahkan sampai waktu habis pun Tina Toon terus bunyi,” timpal Mr.Muhdor.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Hanya millet kiloan, jadi menu wajib Tina Toon setiap hari.

Itulah rahasia Tina Toon bisa bisa awet dan stabil dijalur juara selama ini. Dan Tina Toon parkir atau absen di lomba saat menjalani masa mabung saja. Dan selama Tina Toon sukses juara di lomba, memang sering gonta ganti nama. Menurut Mr.Muhdor itu untuk menghindari kicau mania yang iri dengan prestasi Tina Toon. Biar tidak ada suara lagi-lagi Tina Toon.

Bahkan soal doping ia berani membuktikan kepada siapapun, terutama bagi yang ingin meminang Tina Toon. Ia siap turun di arena mana saja, tanpa membawa pakan baik millet maupun  jagung. Biar mereka sendiri yang menyediakan semua itu dan tinggal dibuktikan di lapangannya nanti.

Rahasia Rawatab LB Tina Toon Milik Mr.Muhdor Jember
Tina Toon sering meraih hattick dan quattrick diberbagai lomba lintas even organiser.

“Ia kalau memang ada kicau mania yang ragu dengan apa yang sudah saya beberkan lewat media kontesburung ini ya monggo. Siapa saja, kapan saja, event organiser apapun dan di lomba dimana saja. Satu hari, dua hari atau seminggu, saya siap asal semua biaya ditanggung,” tutup Mr.Muhdor yang akan mengusung Tina Toon lomba di Bali minggu besuk. *kb2.

Lanjutkan Membaca

Tips Trik

Cucak Hijau Sengkuni Besutan Mr.Tanto Ningrat SF Depok : Semakin Kenyang Tampilnya Makin Maksimal

Published

on

Cucak Hijau Sengkuni Mr.Tanto Ningrat SF Depok
Ical dan Mr.Tanto

Persaingan jenis cucak hijau di Jabodetabek semakin ketat. Banyak burung hebat bermunculan disetiap gelarannya, Sengkuni adalah salah satunya. Burung milik Mr.Tanto Ningrat SF, Cinangka Depok ini sudah mengantongi puluhan prestasi, salah satunya mendapatkan gelar sebagai cucak hijau terbaik. Berikut ini rahasia perawatannya.

Sengkuni merupakan salah satu cucak hijau terbaik di blok barat saat ini. Dengan segudang prestasinya ini tentu membanggakan Mr Tanto  Ningrat SF, sebagai pemiliknya. Burung ini kerap tampil cemerlang disetiap even yang diikutinya, yang paling gres dia baru saja menjadi bintang lapangan dengan mencetak hattrick dalam even Anniversary Iqbal Rossi di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (27/1) lalu.

Cucak Hijau Sengkuni Mr.Tanto Ningrat SF Depok
Hilangkan Birahi dimainin tangan

Untuk menangangani sang gaco koleksinya Mr.Tanto mempercayakan pada Ical sang mekanik andalannya. Ya ditangan Ical prestasi Sengkuni semakin melesat. Menurut sang perawat, perawatannya sama lazimnya menangani cucak hijau.

Pagi buka krodong dianginkan sebentar kemudian disediakan cepuk besar sebagai sarana mandinya. Burung dibiarkan mandi sendiri di dalam sangkar hariannya. Selesai mandi,  selain makanan utama  sepotong pisang kepok, diselingi ekstrafooding jangkrik 3 ekor pagi hari dan 3 ekor disore harinya,   dijemur sebentar tidak lebih dari 30 menit.

Kemudian diistirahatkan sambil dikelilingi burung burung isian mulai cucak cungko, lovebird, kenari dan lainnya. “Kecuali menjelang lomba, settingan tetap hanya ditambah ekstrafoodingnya, yang penting dia sih kenyang,” jelas Ical.

Sebelum digantang di lapangan ini biasanya disediakan puluhan ekor jangkrik. Menurut Ical, jangkrik sengaja disediakan agar burung makan lebih kenyang, dengan begitu kerjanya jadi lebih maksimal. “Bahkan selain ditambah puluhan ekor jangkrik, juga ditambah ulat hongkong bisa sampai 60 ekor ulat,” tambahya.

Dalam kondisi kenyang ini Sengkuni tampil lebih ngotot dengan durasi kerja tanpa jeda. “Belum lama bulu sayap  lepas 10 lembar ditambah bulu ekor, masih bisa tampil juara, “ terang Ical lagi.

Baca Juga  Perang Seru Antar Jawara Murai, di Arena M1 Subdenpom BC Jember, Maha Dewa dan Losta Masta Moncer, Granat Sukses Jadi yang Terbaik

Hebatnya lagi, Sengkuni sekali turun dalam sebuah even bisa turun hingga 3-4 sesi bahkan lebih. Dan biasanya, setiap sesi yang diikutinya kerap dimenanginya. Membuktikan kestabilan burung ini tetap tetap terjaga dalam kondisi apapun.

Lantas bagaimana bila burung terkena birahi? Mengingat jenis ini sangat rentan terhadap perilaku burung yang kerap mudah birahi dengan berbagai faktor penyebabnya. Menurutnya lagi, meskipun birahi baginya tidak masalah, solusiny sederhana.”Cukup dimainin saja pakai tangan, nanti dia kawinin, hilang birahinya, burung sudah siap turun lagi ke gantangan, hehe,” pungkasnya diakhir obrolannya.*kb4.

Lanjutkan Membaca