Tambah Hebat Bila Ditekan, Kacer Denjaka Solo di Final Battle Pradana Championship League

Kontesburung.com – Final Battle pada event Pradana Championship League menyajikan laga sarat gengsi. Salah satunya ada dikelas Kacer. Ada yang istimewa?

Minggu, 2 Januari 2022, waktu menunjukkan sekitar pukul 1 siang. Kelas Kacer Komunitas beberapa detik kemudian dimulai. Lantaran ini babak final, para Kacer Lovers Solo Raya seolah tak ingin membuang kesempatan untuk unjuk gigi, tentu dengan membawa burung kacer kebanggaan mereka.

Salah satu penampil terbaik di kelas ini ada digantangan nomer 10. Terletak dipinggir, siapapun penonton dapat melihat jelas kinerjanya. Burung ini memang punya kelas tersendiri. Sejak kerodongnya dibuka dia langsung on fire, hampir tak ada jeda ketika melantunkan materi lagu-lagunya. Hebatnya, dia tidak kehilangan konsentrasi meskipun tiupan angin beberapa kali menggoyang sangkarnya.

Gaya burung bernama Denjaka ini juga istimewa, hampir 80 persen dia selalu mendongakkan kepala sembari menghamburkan volume kapas tembaknya yang mempesona.

“Suara burung Kunti biasanya silih berganti dengan dentuman suara kapas tembak. Jadi lagunya tidak monoton, “tambah Alan, sang pemilik.

Menariknya, burung ini kadang sering dlosor ketika menyambut suara rival-rival disekitarnya. Tak heran bila korps juri siang itu mengapresiasi penampilan mewah tersebut dengan kemenangan mutlak.

Alan Jawas dkk, Solo andalkan Denjaka dikelas Kacer.

Meski tampil apik, menurut Alan, performa Denjaka belum maksimal, baru sekitar 45 persen saja dari kapasitas puncak. Itu lantaran Denjaka ada digantangan pinggir.

“Tekanan belum maksimal. Bila dia berada di tengah dan dikepung burung-burung berkualitas maka lain lagi ceritanya,
sifat fighternya bakal terlihat lebih ekstrim dan ngerolnya lebih rapet. Pokoknya sangat enak untuk ditonton dan menghibur, “tambah Alan.

Menurut pemilik murai batu Raja Langit ini, top perform itu pernah terjadi ketika Denjaka mengikuti sebuah event di kota Bogor. “Sebelum pandemi, dikelas tantangan. Tiga kelas yang disediakan panitia disapu bersih oleh Denjaka, “kenang Alan Javas.

Penampilan ini sekaligus menyambung prestasi menawan Denjaka dua minggu yang lalu. Pada gelaran KHI Yogyakarta 26 Desember 2021 yang lalu Denjaka juga naik podium juara. “Sebenarnya hanya iseng saja, ikut lomba kemudian wisata ke laut. Eh malah dapat poin, “cerita Alan.

Warga Solo Baru, Sukoharjo ini menambahkan bahwa keikutsertaan Denjaka dalam perhelatan itu ditujukan untuk mencoba kembali kemampuan berolah vokal usai mabung.

Rencananya, kacer berbanderol lebih dari 70 juta perak ini kembali akan berlaga pada Piala Alaska yang bakal digelar di gantangan Pandawa pada 23 Januari 2022. Peluangnya? InsyaAllah, jawab Alan diplomatis plus percaya diri. (*/Yon)

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here