Tak Di Sangka, Panglima RI Belanja Murai Batu Lebih Dari 500 Juta Pada Orang Ini

Sosok Amir pemuda asal Mojokerto di 3 tahun terakhir memulai usahanya untuk jual beli burung Murai Batu, alasannya untuk lebih menekuni usahanya ini adalah melihat banyaknya penangkar burung Murai Batu di Mojokerto dan lebih dari itu adalah kualitas dari burung hasil tangkaran mempunyai mental dan materi yang bagus.

Maka untuk lebih fokuskan usaha barunya, pria 1 anak ini keluar dari pekerjaannya yaitu sebagai pekerja pabrik di daerah Kutorejo – Mojokerto. “Saya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan saya karena ingin memulai pekerjaan yang tidak terikat, selain itu saya juga melihat adanya peluang bagus untuk mencari pundi – pundi rejeki karena stok burung Murai Batu di Mojokerto banyak,” tutur lelaki yang akrab di panggil Den Amir ini.

Suka duka dalam memulai usaha barunya sudah dilewatinya, sekarang banyak pesanan yang mengalir deras padanya karena rata – rata pelanggan puas dengan kualitas burung hasil penjualan Den Amir. Oleh karenanya, selain melihat burung itu prospek di lapangan, untuk perawatannya banyak menggali informasi pada pemilik sebelumnya agar apabila burung itu sudah di tangan pemilik barunya di segi perawatan dia bisa mengarahkannya. “Karena masing – masing burung memiliki karakter yang berbeda oleh karenanya saya membuka layanan 24 jam bagi pelanggan yang ingin menanyakan seputar perawatan burung,” tambahnya.

Tak hanya burung prestasi saja, burung – burung bahan lapangan yang bagus dari penangkar ternama di Mojokerto seperti Arafat Mojokerto, Nirmala BF, NSBC dan yang lain yang menjadi incaran Murailovers lokal Mojokerto, Jateng, Jabar dan bahkan Jakarta sudah banyak yang di jual lewat lelaki ini.

Ngomong – ngomong tentang pembeli Den Amir dari Jakarta, ada sosok ternama di dunia perburungan yang juga menjadi pelanggan tetap Den Amir 1 tahun terakhir. Adalah Sofyan Juandi pemilik organisasi Radjawali Indonesia yang kerap membeli burung prestasi dan juga burung bahan lapangan. Lebih dari 30 ekor burung yang terbagi 10 burung prestasi dan 20 burung bahan yang mencapai angka lebih dari 500 juta menjadi investasi Panglima Radjawali Indonesia ini.

Tercatat 2 kali pertemuan Den Amir dengan Panglima yaitu pada even RI di Candi Prambanan tahun lalu dan yang terakhir yaitu pada hari Sabtu kemarin (08/01). Dalam pertemuan terakhir Panglima sengaja silaturrahmi ke rumah Den Amir di daerah Dlanggu – Mojokerto. “Kemarin ada Musdalub sekaligus penetapan DPD dan DPC baru Jatim di Surabaya, sekalian saya silaturrahmi ke rumah Den Amir,” ungkap Panglima RI saat di temui kru Kontesburung.com.

Sofyan Juandi (kiri) dengan Yoga Arafat

Beserta pengurus Radjawali dan Ketua DPC Mojokerto baru yaitu Mr. Ali, Panglima RI melawat ke kediaman Den Amir yang sebelumnya berpesan untuk mengundang Yoga Arafat pemilik Arafat BF dan Yogi pemilik Nirmala BF. Meski dalam pertemuan yang tergolong non-formal, dalam pertemuan ini banyak membahas sekitar Murai Batu dan langkah kedepan untuk menyemarakkan dunia lomba burung khususnya Murai Batu dalam nuansa ramah tamah dengan suguhan makanan khas Mojokerto dan selain itu juga ada permintaan dari Panglima untuk membuatkan pepes ayam yang menjadi menu andalan dalam pertemuan ini selain Durian Wonosalam.

“Di Mojokerto memang banyak burung – burung bagus, karena banyak burung dari Mojokerto yang menu hariannya adalah ulat kandang yang jarang di jumpai di Jakarta dan sekitarnya, kami sudah membuat teknik untuk menyikapinya dan semoga dalam tahun ini kami segera bisa mensosialisasikannya,” jelas Sofyan Juandi.

Di sela – sela percakapan, Panglima sering menyebutkan bahwa Den Amir adalah penjual yang jujur, beliau juga banyak merekomkan pada teman – temannya  khususnya di Jakarta dan Jawa Barat apabila membeli burung dari Den Amir jangan ragu karena Panglima  juga berani untuk memberikan garansi. Den Amir pun menyaut obrolan Panglima dengan ucapan banyak terima kasih karena dalam 1 tahun terakhir Panglima juga banyak mensupport selain untuk penjualan juga banyak memberi bonus padanya.

“Iya mas, Panglima sering kali transfer 500 ribu kalau saya tanya itu bonus buat saya. Selain itu, waktu istri saya melahirkan beliau juga  kirim saya uang dan waktu istri saya pengen HP baru beliau tahu dan langsung tanya harga HP itu berapa dan seketika itu juga langsung transfer uang 5,5 juta. Dan untuk yang terakhir, saya bersyukur semenjak burung saya banyak dibeli Panglima, kepercayaan pembeli semakin meningkat,” pungkas Den Amir sembari tersenyum lebar karena dalam kunjungan Panglima ke rumahnya ini juga memberikan oleh – oleh 2 sangkar burung Murai Batu.

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here