SMM feat ASA BF Gresik #2 – Bos Muda Raih Juara Dengan Sempurna Di Kelas Utama, Kresno Tetap Di Jalur Juara

Akhirnya, gelaran SMM feat Asa BF yang dikemas di gantangan Gagak Sakti Gresik, Minggu 31 Januari 2021 kemarin, menjadi catatan gemilang MB Bos Muda yang sukses bertengger di posisi puncak kelas utama. Disusul kedigdayaan Kresno yang nyaris tak pernah keluar dari jalur prestasi.

Mr Dodiet puas dengan penampilan Bos Muda

Seketika sesaat usai penancapan bendera di kelas utama tiket Rp 2,2 jeti, wajah sumringah disertai teriakan kegirangan langsung ditunjukkan oleh Mr Dodiet Kober dan crew dari Kober Sf Malang. Betapa tidak. Setelah sekian lama mengikuti semua gelaran SMM sejak awal digelar pada bulan Juni 2020 silam, baru kali ini boss dari Mie Kober itu mengangkat tropi juara 1 berkat aksi andalan utamanya yakni MB Bos Muda.

Meski begitu, bukan berarti kualitas Bos Muda selama ini dianggap sepele oleh leserta lain, karena beberapa kali performa burung yang didapat dari Mataram Lombok itu kerap memberi perlawanan sengit di setiap gelaran SMM. Bahkan pada Kopdar SMM yang laksanakan pada gantangan Mahameru BC Surabaya 3 minggu silam itu sempat mencicipi juara 2 dan 4.

Raih kemenangan dengan sempurna, MB Bos Muda boyong tropi juara kelas utama

Menariknya, perolehan juara satu yang didapatnya tersebut terbilang sempurna karena mendapatkan bendera koncer secara mutlak alias mendapat 4 bendera A dari 4 juri yang bertugas, dan itu sangat jarang terjadi di gelaran SMM selama ini. Bahkan rasa kagum juga banyak ditunjukkan oleh publik Murai lovers yang turut menyaksikan aksi edannya dengan memberikan tepuk tangan usai penancapan bendera.

“Emang sih dari 4 penampilan Bos Muda di SMM selalu aja berada di jalur juara 5 besar, namun baru kali ini dia bisa tampil lebih menawan sekaligus merebut juara 1 secara mutlak pula,” ungkap Mr Dodiet yang telah lama tidak ikut mengawal Bos Muda di perlombaan burung dikarenakan mengembangkan bisnis yang digelutinya di Bali.

Menurutnya bahwa jika dibandingkan dengan penampilan Bos Muda sebelumnya, emang gayanya saat ini jauh lebih beda. Dengan mengandalkan gaya tubuh yang lebih tenang, justru paruhnya lebih terlihat ngotot atau lebih menghentak. Sehingga lagu-lagu isian serta pukulan-pukulannya mampu dimuntahkan dengan leluasa serta power yang cukup keras, ditambah lagi dengan kinerjanya yang cukup stabil dan seolah tak kehabisan tenaga selama 13 menit durasi penilaian.

Keberhasilan Bos Muda bertengger di posisi puncak bukannya tak mendapat perlawanan sengit dari peserta lain. Salah satunya ditunjukkan Kresno amunisi Dwi Jalu. Apalagi selama mengikuti rutin gelaran SMM, Kresno nyaris tak pernah meleset dari target juara 5 besar, bahkan di Kopdar SMM di gantangan Mahameru BC sebelumnya burung yang kerap menjuarai di even-even besar lintas EO dan lintas blok itu juga sukses merebut juara 1, 2 dan 3.

Dwi Jalu boyong tropi runner up sesi utama dan juara 4

Diakui oleh Dwi bahwa sebelum berangkat ke area lomba, kondisi Kresno emang terlihat kurang fit. Sehingga saat bertarung di lapangan, performanya yang dikeluarkannya pun tidak terlalu maksimal. Walau begitu, Kresno tetap berusaha menyenangkan tuannya dengan tampil sekuat tenaga dalam mengalunkan lagu-lagu yang cukup bervariasi serta memiliki pukulan yang cukup panjang-panjang mulai dari Cililin hingga Kenari.

Dwi jalu (kanan) bersama Abah Chamto dan Abah Hudan

Berkat kestabilannya dalam menyemburkan lagu-lagu selama 13 menit penjurian, decak kagum juga sempat ditunjukkan Muraimania yang turut menyaksikan aksinya di nomer gantangan 18. Hingga akhirnya Kresno mampu menarik perhatian juri yang bertugas dan berhasil menjadi bayang-bayang Bos Muda dengan bertengger di posisi runner up kelas utama.

Kresno runner up di kelas utama

Perjuangan Kresno tak berhenti sampai di situ, karena saat turun di sesi BF tiket Rp 1,1 juta, performanya tetap keluar meski tak segarang di sesi utama sebelumnya namun hal itu ternyata masih mampu memberi ancaman peserta lainnya. Meski akhirnya tak berhasil merebut tahta juara, namun jalur prestasi tetap diraihnya dengan berada di posisi 4.

“Selain akan dipersiapkan menuju even SMM berikutnya, Kresno yang akan didampingi Petir Lawu dan Singo bakal melakoni laga Kambing Hitam Cup IV Jogja 7 Februari 2021 esok,” tutupnya.*

Para juara kelas utama tiket Rp 2,2 jeti

 

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here