Sapta Pesona Bird Farm Klungkung, Cetak Aku Rindu dari Trah OMS N2 dan TP 666

SEBAGAI peternak perkutut yang pernah menyandang gelar peternak terbaik Liga Perkutut Bali, Sapta Pesona Bird Farm yang berhome base di kota Semarapura Klungkung Bali, menanggung beban yang cukup berat. Karena itu, H Suparlan tidak mau berhenti berkarya agar anakan Sapta Pesona tetap mampu berkiprah di ajang local, regional hingga ke tingkat nasional. Seperti untuk menghadapi LPB 2018 dan perkututan yang semakin panas ke depan, belum lama ini Sapta Pesona meminang 4 trah dari kandang Thailand yakni OMS, Golden ZNB, HD dan BY BF. Satu di antaranya telah menetaskan Aku Rindu yang mulai melejit di kancah LPB.

sp
AKU RINDU: Bergelang Tunggal nomor 776 SP

Sudah tidak terhitung tetasan Sapta Pesona yang mengorbit di arena konkurs. Putra Klungkung merupakan salah satu hasil karya Sapta Pesona yang legendaris, yang mampu mendominasi LPB hingga dinobatkan sebagai burung dewasa terbaik dan peternak terbaik. Putra Klungkung mampu bertahan selama dua tahun di ajang liga hingga akhirnya diternak. Kemudian dilanjutkan dengan Putra Kembali yang prestasinya nyaris beriringan dengan Putra Kungkung. Generasi berikutnya muncul kembali Joko Kendil dan pada 2017 Sapta Pesona mulai mengorbitkan Aku Rindu yang cukup mengebohkan diduga bukan tetasan Sapta Pesona.

sp
AKU RINDU: Gelang 776 dan Saudaranya 777

Aku Rindu anak ketujuh dari pasangan anak OMS N2 dengan trah anak TP 666 di kandang Sapta Pesona. Aku Rindu memiliki beberapa saudara yang rata-rata dikembangkan kembali. Karena anak OMS rata-rata mengeluarkan suara yang lumayan, maka awal 2018 indukannya diambil dari tangan Ko Akong Bandung. OMS N2 kini dipasangkan dengan cucunya yakni saudara dari Aku Rindu. Begitu juga Golden ZNB, HD Dudi 291 dan BY BF WPC 4107 yang juga dipasangkan dengan trah OMS dengan TP 666.

sp
CATATAN TETASAN: Ring 776 dan 777 Tertera Jelas di Buku Deary

Anakan terakhir yang diprediksi bakal siap bertarung di LPB 2018 yakni anak dari adik Aku Rindu bergelang 818 yang batal dipinang peternak di Denpasar dikawinkan dengan anak dari TP 666 yang lahir 15 Januari 2018 bergelang 902/596. ‘’Saya sengaja pasang dua cincin dengan warna yang berbeda untuk menjawab keraguan teman akan trah Sapta Pesona di lomba,’’ terang Suparlan.

sp
GELANG 902-596: Siap Marakkan LPB

Apa yang istimewa dari OMS dan TP 666, bagi Suparlan dapat diamati dari anakan yang selama ini dilahirkan. OMS kental dengan volume besarnya dan TP 666 dengan ujung yang panjang. Saling melengkapi inilah yang membuat trah dari pasangan ini rata-rata bervolume besar dengan ujung yang panjang. Beberapa peternak ternama di Bali juga sempat berkunjung ke kandang Sapta Pesona dan membuktikan suaranya serta mencoba mencicipi trahnya untuk dikembangkan.

oj
SAPTA PESONA: Tak Pernah Henti Segarkan Materi

Bagi Suparlan, tidak ada pilihan lain jika ingin Bali bisa berbicara di kancah nasional maka materi indukan harus sejajar dengan materi yang selama ini digunakan oleh peternak besar. Maka dengan meminang beberapa burung Thailand dengan kualitas yang bagus kemudian disandingkan dengan trah-trah jawara seperti TP 666 bisa menjawab harapan itu. Bukan untuk Sapta Pesona belaka tetapi juga terbuka buat kung mania Bali.

oj
SAPTA PESONA: Mulai Fokus di Trah OMS dan TP 666

Eksistensi peternak perkutut tidak bisa diukur dari jumlah anakan, kandang, nilai jualnya yang tinggi atau materinya yang terbilang wah. Tetapi lebih dari itu, sejauh mana tetasannya mampu berbicara di arena konkurs, dan yang utama mampu mengorbitkan kandang di tempat lain. *kb3

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here