Salut, Kicau Mania Ini Sampai Jual Beberapa Burungnya Untuk Membantu Warga Selama Covid-19

Timnas Bird Club, mungkin namanya kelihatan asing di telinga kicau mania Madiun, karena sebelumnya memang nama BC yang satu ini belum pernah dikenal sepak terjangnya di dunia perburungan, khususnya di wilayah Madiun.

Namun yang membuat salut dari BC ini adalah, sejak adanya virus Corona, mereka telah berinisiatif untuk menjual beberapa burungnya, dan hasilnya disumbangkan untuk warga yang terdampak virus corona.

Salah satu anggota Timnas BC, Sabian Rajendra mengaku merasa sedih melihat banyak orang yang terdampak akibat virus corona sehingga mendorongnya untuk membantu. “Kami bersama teman-teman menjual beberapa burung, dan patungan secara sukarela. Kemudian hasilnya kita kumpulin untuk membeli masker, makanan, juga sembako terus kita kasih sama warga, “kata Sabian, Kamis (23/4/2020).

Timnas BC, melakukan pembagian masker dan makanan kepada para pedagang di pinggir jalan dan pasar-pasar.


Di Timnas BC Sabian tidak sendiri, beberapa kicau mania yang namanya sudah sering terdengar di dunia perburungan Madiun juga ada seperti Alan Bayu, Wicakk, Erzal, Yudha dan Nanank adalah bagian dari Timnas BC yang juga mempunyai misi yang sama, yakni peduli kepada sesama selama pandemi corona melanda negeri ini.

Nanank, mengatakan kegiatan bagi-bagi masker, makanan dan sembako sudah lama ia lakukan, namun karena sifatnya inisiatif pribadi dari teman-teman Timnas BC ia tidak mengajak kicaua mania yang lainnya.

“Selama ini memang masih sebatas dari hasil penjualan burung dan beberapa pakan milik teman-teman untuk pembelian barangnya, belum ada donasi dari luar. Bukannya pamer, cuman kami gak enak mau ngajak yang lain, iya kalau berkenan, kalau tidak, malah gak enak nanti. Inikan soal panggilan hati, “ucapnya.

Menurut Nanank, dia mengaku dana yang tekumpul memang tidak banyak, tapi setidaknya mereka sudah hadir dalam hal kemanusiaan. Karena mengingat dengan kondisi seperti ini semakin banyak warga yang sangat membutuhkan

“Kami tidak melihat berapa banyak dana yang dikumpulkan teman-teman, tapi lebih ke semangat berbaginya. Biasanya setelah dana terkumpul kami belikan barang terus kami bagikan pada warga di sekitaran pasar atau para pedagang kaki lima di pinggir-pinggir jalan dan pengguna jalan di sekitaran Kota Madiun, “papar Nanank. (*)

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here