Road To Delta Pandawa Sidoarjo – Peserta Membludak Tembus 1189, Duta Mr Kunam Dan Peterpan SF Juara Umum

Gantangan Puspa Agro Sidoarjo menjadi saksi bisu kemeriahan gelaran bertajuk Road To Delta Pandawa, Minggu 27 Desember 2020 kemarin. Tercatat sebanyak 1189 tiket ludes terjual dari 33 kelas yang sukses tergelar.

Tim juri PBI yang bertugas

Salutnya, meski berjubel ribuan peserta yang tak hanya datang dari berbagai kota di Jatim tapi juga banyak pula yang berdatangan dari area Jateng hingga Jogjakarta, namun aturan protokol kesehatan benar-benar diterapkan. Bahkan Samuri sang MC kondang pun tak henti-hentinya untuk terus menyuarakan akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid 19.

Yudhistira totalitas gelar lomba

Hal senada juga diucapkan Heri Soegiono ketua Pengda Jatim yang ditemani para petinggi PBI Jatim dan Kabupaten Sidoarjo, yang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kicaumania dan kekekmania yang masih mau ikut menyemarakkan dunia perburungan di tengah pandemic. Dan berharap agar para peserta tetap mematuhi protokol kesehatan supaya tidak terjadi cluster baru di tengah perlombaan burung berkicau.
Sementara itu, ketatnya persaingan untuk memperebutkan tahta juara di tiap kelas yang dipertandingkan pun tak bisa terhindarkan, terutama kelas Murai Batu yang menyiapkan 6 sesi untuk kelas ring umum dan ring PBI silver.

Matahari Sakti hattrik di kelas Murai Batu Ring

Adalah Matahari Sakti besutan Sigit KM Kedung Mulya SF yang dikawal langsung oleh Teddy BKS sukses mencatatkan namanya sebagai bintang lapangan berkat aksinya yang sulit terbendung di 3 sesi Murai Batu ring yang diikutinya dengan menyapu bersih ketiganya. Pasalnya, begitu turun di kelas Murai Batu ring PBI Sidoarjo Matahari Sakti langsung melancarkan jurus-jurus andalannya dalam memainkan durasi lagu roll tembak yang cukup panjang-panjang serta bekerja cukup stabil dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian. Maka cukup pantas jika, juri yang bertugas pun sepakat untuk menancapkan bendera koncer di nomer yang ditempatinya.

Teddy BKS sukses kawal MB Matahari Sakti jadi bintang lapangan

Berlanjut di sesi utama Ring Delta Pandawa, burung yang mengandalkan materi lagu Cililin, Prenjak sawah, Lovebird hingga Kenari itu semakin menunjukkan kualitasnya meski diapit oleh burung-burung yang juga menampilkan topformnya. Lagi-lagi, posisinya sebagai juara pun berhasil dipertahankan. Begitu juga saat berlaga di sesi ring Salam Lestari yang membuat lawan-lawannya kian tak berkutik, sehingga tahta juara pun kembali dipertahankannya yang sekaligus menjadikannya sebagai juara hattrik.

Gaco Jalu sf tetap di jalur juara

Sedangkan bagi Dwi Jalu sf Kediri yang kali ini belum beruntung mengantarkan 2 gaco Murai Batu andalannya bertengger di posisi puncak, namun setidaknya MB Kresno masih berada di jalur prestasi sebagai runner up di sesi PBI Sidoarjo dan MG Sosro Bahu sebagai juara 3 Ring Silver PBI Salam Lestari, serta Singo yang juga bertengger di posisi 3 PBI ring silver PBI Lestari.

LB Ramayana rebut juara 1 kelas LB kelas utama

Bahkan Dwi Jalu kembali sumringah setelah gaco utamanya di kelas Lovebird yakni Ramayana masih mampu menampilkan kualitas terbaiknya di kelas Lovebird utama Delta Pandawa sekaligus mengantarkannya meraih podium juara.

CH Sinden sukses rebut juara 1

Pertarungan seru juga terlihat di kelas Cucak Ijo. Abah Hudan 911 sf yang kali ini mengandalkan CH Sinden justru berhasil bikin decak kagum publik kicaumania yang turut menyaksikan aksi menawannya di kelas utama Delta Pandawa. Selain mengandalkan materi lagu yang mampu dialunkannya dengan cukup baik serta jedanya yang rapat plus gayanya yang hiper abis, menjadi bekal baginya untuk bertengger di posisi puncak tiket Rp 200 ribu itu.

Ndog Balado tetap stabil di jalur prestasi

Sedangkan bagi Agus Pia Kediri yang menurunkan 2 gaco terbaiknya yakni Ndog Balado dan New Proteon Kroasia, yang tak pulang membawa tropi juara satu, namun doi mengaku cukup puas dengan penampilan kedua andalannya itu. “Ya mungkin kali ini belum hoki aja, meski keduanya sudah tampil menawan dan sempat menarik perhatian kicaumania,” celetuk pria yang dikenal kerap mencetak Cucak Ijo-Cucak Ijo jawara.

Benar saja. Dengan menurunkan langsung 2 gaconya itu di sesi PBI Sidoarjo, perhatian kicaumania justru tertuju pada New PK, karena gayanya hipernya yang terkesan galak nan tarung, membuat beberapa burung peserta di sebelahnya jadi tak berkutik. Sayangnya menjelang berakhirnya penilaian, New PK melakukan kesalahan sehingga peluangnya untuk bertengger di posisi teratas pun akhirnya pupus. Namun kekecewaan Agus Pia terbayar dengan keberhasilan Ndog Balado bertengger di posisi 3.

Walau tampilannya tak segila saat berlaga di sesi PBI Sidoarjo, New PK tetap memberi perlawanan sengit di sesi utama Delta Pandawa dan berhasil menempatkan namanya di posisi 4. “Mengingat New PK ini adalah burung baru yang belum genap 2 minggu saya pegang, tapi saya yakin kalau dah ketemu stelannya yang pas maka kinerjanya akan stabil dan tetap edan, ” aku Agus Pia yang ditemani ponakannya Abizar.

AM Holiday sulit terbendung dan raih nyeri

Anis Merah Holiday amunisi H Topo Surabaya Cell Kediri yang menutup perhelatannya di tahun 2020 ini juga kembali jadi bintang lapangan. Pasalnya dari 3 sesi yang diikuti, dua diantaranya berhasil dikuasainya yakni kelas Salam Lestari dan PBI Lestari, yang sekaligus membuatnya meraih double winner.
“Saya akui di sesi yang kedua atau sesi PBI Lestari, Holiday kurang kerja. Tapi performnya kembali lagi di sesi terakhir, ” ungkap H Topo yang selalu mengevaluasi hasil kinerja Holiday dengan para perawatnya seusai lomba, agar bisa tetap on fire di lomba-lomba yang akan diikutinya.

Hayawan koncer di kelas Anis Kembang pembuka

Di kelas Anis Kembang, Hayawan besutan Hariyanto HR BF Malang yang mengusung bendera David Rodalko Peterpan SF yang berhasil memamerkan roll speed serta kinerjanya yang cukup stabil dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian, menjadikannya mutlak mendapat bendera koncer di sesi Ring PBI Lestari.

New Star incipi podium juara

Begitu halnya dengan New Star amunisi Wahyu WAS yang berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik saat turun di sesi Ring Konservasi. Selain mampu memuntahkan lagu-lagu isian yang menjadi andalannya dengan powerfull, kinerjanya yang cukup stabil juga menjadi alasan bagi juri untuk menancapkan bendera koncer di nomer gantangan yang ditempatinya.

Dt Mr Kunam juara umum bc
Peterpan sf juara umum sf

Di akhir gelaran, Yudhistira selaku ketua panitia menganugerahkan Duta Mr Kunam Malang sebagai juara umu BC dan juara umum SF yang diserahkan pada David Rodalko Peterpan SF.

Kacer Guntur tetap di jalur prestasi
LB Wisanggeni tetap di jalur prestasi
Jawar Cucak ijo di kelas penutup

 

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here