Piala Bung Karno 2 Blitar #2 – AM Holiday Hattrik, AK Gali Goli, Hwamei Bianglala Dan Cendet Kunthi Nyeri

Selain adu strategi dalam perawatan, faktor hoki juga menjadi salah satu penentu keberhasilan seekor burung andalan bisa tampil maksimal di tengah gempuran burung-burung papan atas pada Piala Bung Karno 2 Blitar, minggu 30 Agustus 2020 kemarin.

Gaco baru, langsung rebut juara hattrik

Hal itulah salah satunya yang alami H Topo Surabaya Cell Kediri. Belum genap satu bulan berpindah tangan untuk menjadi pelapis dari Anis Merah Redbull yang menjadi amunisi handalnya selama ini, burung yang diberi nama AM Holiday itu pun langsung menyenangkan hati si tuan barunya dengan menyumbangkan 3 tropi juara di tiga penampilan yang diikutinya.

Holiday Kuasai Sesi Anis Merah Proklamator

Yup, ikut di 3 sesi dari 4 sesi Anis Merah yang disediakan panitia, membuat nama AM Holiday langsung melejit dan seolah mengikuti jejak pendahulunya AM Redbull. “Saya memang baru mentake overnya saat mengetahuinya langsung ketika berlaga di Road To Anniversary Sobat DF di Batu beberapa pekan silam, dan pencapaian di penampilan pertamanya di Anniversary Sobat DF Sidoarjo kemarin memang belum maksimal,” ujar H Topo yang tak menurunkan AM Redbull lantaran ngurak.

Namun begitu diturunkan pada gelaran yang digebyar di lapangan Yonif 511/DY Blitar, AM Holiday langsung tancap gas melalui aksi teler yang hiper abis saat membawakan lagu-lagu roll tembak Cucak Jenggot dan Lovebird. Ditambah dengan durasi panjang plus power mumpuni dan kinerjanya yang stabil dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian, membuatnya tak lepas dari pantauan juri sekaligus menjadikannya sang juara.

“Tak ada yang special untuk perawatannya, hanya memberi 1 ekor jangkring plus pisang tiap harinya dan mandi 2 kali dalam seminggu,” ungkap H Topo yang mengaku mengikuti pola perawatan seperti yang dilakukan oleh si empunya terdahulu meski ada perbedaan iklim tempat tinggal dari Batu yang cenderung dingin sedangkan di Kediri kota yang sedikit lebih panas.

Bernard boyong tropi berkat AK Gali Goli & Hwamei Bianglala

Keberhasilan memboyong banyak tropi juga dialami Mr Bernard Maks yang saat itu mengusung bendera Duta PBI Bersama. Tak tanggung-tanggung, berkat top perform 2 gaco andalannya yakni Hwamei Bianglala dan Anis Kembang Gali Goli, 4 tropi juara 1 berhasil diboyongnya pulang.

Hwamei Bianglala sukses nyeri

Sempat mendapat perlawanan sengit dari beberapa burung peserta yang emang lagi on fire, AK Gali Goli semakin menggila dalam mengeluarkan lagu-lagu dengan powerful berjeda rapat yang sekaligus mengantarkannya merebut bendera koncer di sesi Anis Kembang Kemerdekaan. Begitu juga di sesi lanjutan Republik, AK Gali Goli tetap mendominasi jalannya pertandingan dan membuatnya meraih juara nyeri plus menyapu bersih 2 season Anis Kembang yang disediakan panitia. Sedangkan Hwamei Bianglala yang lagi dalam kondisi prima saat itu juga mampu tampil apik di 2 sesi dari 3 sesi yang digelar, yang turut pula menjadikannya merebut double winner.

Kunthi double winner di kelas Cendet
Abah Didik terima tropi juara umum SF dari H Wiebie

Mempersiapkan gaco-gaco terbaiknya untuk membidik gelar juara di beberapa kelas, Abah Didik dari Bangsat 001 sempat kecewa dengan belum hokinya 2 amunisi Murai Batu andalannya. Namun hal itu sedikit terbayarkan dengan aksi gemilang dari Cendet Kunthi yang sukses  mengoleksi 2 tropi juara dan 1 tropi juara 3, plus tropi bergengsi sebagai juara umum SF.

Kualitas Cendet Kunthi tak terbendung

Keberhasilan Cendet Kunthi itu tak lepas dari aksi kerennya saat berlaga di sesi Cendet Proklamator dan Republik, yang cukup pandai dalam memainkan materi lagu yang cukup komplit dengan roll speed serta gayanya yang tancap abis dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian. Sehingga tak ada alasan lain bagi juri untuk sepakat menancapkan bendera koncer di nomer gantangan yang ditempatinya.

LB Cakil tetap stabil dijalur prestasi

Sementara itu. Meski hanya menurunkan satu gaco di kategori Lovebird, namun kepercayaan diri seorang Alven LM sang pemandu bakat burung andalan Erick Langgeng Mulya Kediri itu terbukti dengan penampilan apik LB Cakil di sesi Reguler G 32 Kemerdekaan. Pasalnya begitu usai digantangkan, gaco kesayangann Mr Erick itu langsung ngegas dalam memainkan durasi kekean yang cukup panjang-panjang berjeda rapat. Berkat keunggulannya dalam mendulang poin, akhirnya podium juara pun menjadi miliknya.

LB Kliwon pelapis LB King yang tak kalah edannya

Di kelas yang sama. Meski hanya mampu meraih posisi runner up, namun LB Kliwon yang merupakan pelapis dari LB King amunisi dari Abah Dinsah itu sukses menarik perhatian para kekeklovers yang turut menyaksikan aksinya dari luar lapangan. Selain permainan durasinya yang cukup panjang dengan rata-rata diatas 35 detik, untuk jedanya juga cukup singkat. Dan perform LB Kliwon kembali berlanjut di sesi Reguler Republik yang mengantarkannya berada di posisi 3.

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here