Pemilik Bingung Burungnya Ditawar Wali Kota, Super Speed Tampil Memukau di Piala Kapolres Madiun Kota

Kontesburung.com – Tampil memukau dengan materi sadis bak mata pisau yang tajam, Murai Batu Super Speed besutan Andrik Gundik, bikin onar digelaran Piala Kapolres Madiun Kota Cup, pada kelas Murai Batu Pastol Polsek tiket 75K, Minggu (3/7/2022).

Meski masih belia, baru satu kali ganti bulu, namun MB Super Speed mempunyai karakter fighter yang kuat serta volume yang dahsyat. Selain itu juga ditopang gaya sujud yang menawan saat lantang memuntahkan materi tembakan.

Turun di kelas Murai Batu Pastol Polsek, Super Speed benar-benar tampil mengesankan. Sejak kick off penilaian dilakukan jagoan milik Andrik Gundik ini langsung garang mengancam dengan memberi tekanan bertubi-tubi kepada para pesaingnya.

Jawara di kelas utama Murai Batu dan kelas Murai Batu Pastol di Piala Kapolres Madiun Kota Cup.

Durasi kerja mewah, irama lagu berfareasi mengalir dengan disertai roll tembakan yang panjang-panjang kian membuat penampila Super Speed layak disebut The Next Champion di masa yang akan datang.

Alhasil, setelah tampil atraktif dan bisa dibilang paling menonjol diantara rival-rivalnya, Super Speed ditasbihkan sebagai juara pertama di kelas tersebut dan sang pemilik berhak untuk berdiri di panggung penghormatan untuk menerima piagam dan tropi mewah serta hadiah secara langsung dari Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono.

Andrik Gundik terlihat bingung saat Wali Kota Madiun, H. Maidi, menawar burung miliknya.
Andrik Gundik masih belum memberi jawaban saat burung kesayangannya hendak dibeli Wali Kota Madiun.

“Gimana ya, tegang-tegang sedap gitu tadi pas lihat burung kerja, yakin sih, tapi kan musuhnya juga bagus-bagus semua jadi kurang percaya diri gitu di awal. Alhamdulillah terbayar lunas Super Speed dapat concer A, “ungkap Andrik Gundik.

Gundik mengaku awalnya kurang yakin karena yang turun di gelaran ini menurut info yang dia dapat meski kelas Pastol namun dapat dipastikan burung-burung calon juara semua dalam kata lain burung murai baru muda yang sudah teruji kualitasnya. Apalagi burung miliknya selama ini paling mentok hanya prestasi di kelas latber pinggiran saja.

“Paling sebelumnya juara di latber saja, itu juga jarang-jarang karena burung masih muda. Super Speed awalnya biasa kita latih di gantangan pinggiran, cari setingannya di sana di Gantangan Dungus Forest Park (DFP) daerah Dungus Wungu, “terang Gundik.

Andrik Gundik saat menerima piagam penghargaan di atas panggung usai Super Speed menorehkan prestasi gemilang.
Pelepasan burung ke alam liar sebagai tanda resmi dibukanya gelaran Piala Kapolres Madiun Kota Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76/2022.

Dengan prestasi ini, tentunya Super Speed akan semakin teruji kualitasnya sebagai calon burung juara dimasa yang akan datang. Sebab, yang turun di kelas Pastol pada event ini terpantau bukan burung murai batu muda kaleng-kaleng. Artinya hampir semua burung jebolan atau pranakan dari breding burung-burung mewah.

Baca Juga: Berikut Data Juara Lengkap Piala Kapolres Madiun Kota Cup

“Iya, tadi pas diatas panggung sempat ditawar sama bapak Wali Kota Madiun tapi saya belum kasih jawaban. Ada, lumayan lah harga yang ditawarkan tapi sepertinya belum dulu masih pingin saya rawat sendiri, “tambah Gundik. (tjr/redkon)

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here