Orbitkan Ring Bagero BF: Meteor Mbah Gondrong Raih Paud Terbaik di Dewata Cup 1 Tabanan

Arena love bird yang membuka banyak kelas baik critz, baby, paud, hingga dewasa, tidak saja menjadi perang antar-gaco di lapangan. Tetapi sekaligus menjadi adu  kemampuan seorang peternak. Di arenalah kepiawaian seorang peternak diuji. Di medsos atau di rumah bisa saja kekeannya panjang, tapi mampukah bertarung berhadaan dengan musuh. Karena menjadi sang jawara bukan sekedar kualitas kekean, tetapi membutuhkan mental tarung yang tidak saja karena factor daya turun dan latihan yang cukup juga siapa yang merawat dan menggantang.

Mbah Gondrong yang dikenal piawai menset up segala jenis burung ternyata mampu melesatkan Meteor ke puncak prestasi. Dua kali penampilannya di event besar Meteor sukses meraih hasil maksimal. Turun di Piala Puputan Badung, Meteor mengantongi posisi juara 3, 2 dan sekali juara pertama di kelas paud.

sa
METEOR: Paud Terbaik

Sepekan kemudian Meteor kembali diturunkan di event Dewata Cup 1, Minggu 7 Oktober 2018 di Lapangan Alit Saputra Tabanan. Turun di tiga kelas Meteor berhasil memboyong posisi runner up dan juara pertama. Dengan dua poin itu, Meteor ditetapkan sebagai paud terbaik.

Tidak hanya Mbah Gondrong yang cukup puas dengan hasil yang dicapai dari dua kali penampilannya di event besar, juga Budi Bagero yang sebenarnya tidak ikut hadir di arena karena ada kesibukan upacara. Budi Bagero diwakili Putri Dewi yang sempat nyantol di posisi ketiga LB dewasa.

sa
PUTRI DEWI: Hanya Juara 3 Kelas Dewasa

Bagaimana tidak puas, Budi Bagero patut bersyukur dan membayar kaul karena Meteor adalah salah satu hasil tetasannya dari kandang Bagero BF. ‘’Selama ini saya selalu mengorbitkan peternak Jawa karena emang beli materi lomba dari peternak Jawa,’’ terang Bagero. Tetapi dua pecan terakhir ini pria legam berkacamata minus ini seringkali tersenyum sendiri. Bukan karena baru keluar dari RSJ Bangli, tapi mungkin karena terngiang-ngiang akan hasil tetasannya yang meledos di arena.

Budi Bagero sebenarnya ingin membeli kembali Meteor agar bisa menggantang hasil tetasan sendiri. Namun melihat Mbah Gondrong yang begitu bersemangat membawa ke arena membuat Budi Bagero justru mendukung penuh, paling tidak ikut bertepuk tangan ketika Meteor tampil di arena. Sementara dana yang rencananya untuk mengambil kembali Meteor akan digunakan untuk memperluas Bagero BF yang kini sudah mengantongi banyak indukan yang rata-rata bermaterikan kekean panjang.

Mbah Gondrong yang ditemui usai menerima trofi paud terbaik mengaku puas mendapat anakan dari Bagero BF. Selain harganya bersahabat juga support yang terus diberikan. ‘’Mudah-mudahan pak eko ngasi adiknya lagi,’’ harap lelaki yang trauma ke tukang cukur ini. *kb3

Khofifah Cup 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here