Ndayu Cup Sragen – Halilintar Kuasai Sesi Utama, Santet Hattrik, Duta PBI Bersama Juara Umum

Mengambil tajuk sesuai dengan lokasi yang ditempati, even Ndayu Cup Sragen Minggu, 27 September 2020 kemarin, dijubeli burung-burung papan atas lintas blok. Duta PBI Bersama dan Faizin DM SF Tegal rebut tropi juara umum BC dan SF.

DM Tegal juara umum sf
Panitia dan tim juri independen

Sayangnya even yang pesertanya didominasi pemain lokal Sragen raya dan beberapa kota di wilayah Jateng, Jogja hingga Jatim itu, sempat dinodai dengan aksi protes yang cukup berlebihan dari para peserta yang kurang puas dengan penilaian juri khususnya di kelas Lovebird umum. Selain itu, target panitia yang rencananya akan menyelesaikan 33 kelas sebelum matahari tenggelam itu ternyata meleset dan baru kelar sekitar jam 19.15 wib.

Dwi Jalu SF boyong tropi juara berkat 3 gaco andalan

Dengan banyak berjubelnya burung-burung berlabel bintang, menjadikan persaingan sengit pun tak bisa terhindarkan terutama di kelas Murai Batu yang menjadi kelas neraka saat itu. Berbekal penampilan yang on fire di beberapa even terakhir yang diikutinya, menjadikan Dwi Jalu SF Kediri lebih percaya diri untuk kembali mengawal beberapa gaco terbaiknya. Dan benar saja, MB Halilintar dan MB Sosrobahu berhasil tampil gemilang sekaligus meraih podium juara, bahkan LB Ramayana berhasil meraih double winner.

Halilintar koncer di kelas utama Murai Batu

Kerennya lagi, keputusan tepat juga diambil oleh Dwi Jalu dengan mengikutkan MB Halilintar di kelas utama BOB tiket Rp 500 ribu. Berkat gayanya yang khas sujud-sujud saat membawakan materi lagu berdurasi panjang-panjang dan power yang mumpuni serta kinerjanya yang stabil dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian itu, menjadikan juri tak ragu-ragu lagi untuk menancapkan bendera koncer di nomer gantangan yang ditempatinya.

Langkah untuk mengikuti jejak prestasi yang ditorehkan MB Halilintar sebenarnya nyaris diikuti oleh MB Kingdom yang mampu tampil apik di sesi Sukowati, namun sayang ambisinya untuk bertengger di posisi puncak harus terkubur lantaran burung pemakai ring silver Putra Jogja BF itu turun ke bawah yang membuatnya harus didiskualifikasi, padahal penjurian saat itu menyisakan beberapa detik lagi.

Ramayana nyeri di kelas LB umum

Sedangkan MB Sosro Bahu yang juga pemakai ring silver ikut menyumbangkan tropi juara setelah berhasil menguasai jalannya pertandingan di sesi terakhir. Aksi menawan juga kembali ditunjukkan LB Ramayana yang sukses memainkan durasi kekean terbaiknya hingga mampu menguasai lapangan di 2 sesi Lovebird umum yang diikutinya.

Golden Label hebohkan pecinta ekor panjang

Kualitas terbaik pemakai ring silver juga ikut ditorehkan MB Golden Label andalan Yushistira Deltasari Sidoarjo. Meski tak berhasil bertengger di podium juara, namun aksi dari burung muda yang usianya belum genap setahun itu sempat bikin kagum para penonton yang ikut menyaksikan aksi edannya dalam mengalunkan materi komplit roll tembak dengan gaya sujud-sujudnya. Tapi setidaknya, posisinya sebagai juara 4 menjadikannya tetap berada di jalur juara.

SIKAD Kediri kompak bangkitkan Tledekan
Santet buka kemenangan di kelas Tledekan

Kekompakan untuk kembali membangkitkan dunia perburungan khususnya Tledekan juga ditunjukkan oleh komunitas yang menamakan dirinya SIKAD Kediri yang menurunkan beberapa gaco andalan. Bahkan Tledekan berlabel bintang ‘Santet’ amunisi Ir Heru SIKAD Kediri kembali menunjukkan kualitasnya dengan kerja maksimal mengeluarkan lagu-lagu tonjolan yang menjadi pukulannya sembari memamerkan gaya khasnya yang neklek.

Tledekan Santet gaco Ir Heru hattrik

Kerennya lagi, perform powerfull yang ditunjukkan Santet tak hanya sampai di sesi Tledekan A, tapi di dua kelas tersisa juga semakin membuatnya menggila dan mengantarkannya meraih juara hattrik. “Bukannya menurun, di sesi terakhir dimana hari sudah mulai gelap, Santet justru tampil lebih edan,” celetuk Ir Heru.

Tledekan Siluman tetap di jalur prestasi

Sedangkan rekannya di komunitas, Brian yang juga ketua dari SIKAD Kediri juga berhasil mengantarkan gaco andalannya ‘Siluman’ tetap berada di jalur prestasi dengan bertengger di posisi 3 sesi Tledekan A. “Ya mungkin ini kali pertama baginya melakukan perjalanan jauh seusai melewati masa mabung beberapa minggu yang lalu, jadi performnya sedikit mengalami penurunan,” ujar Brian.

Hardcore tutup kemenangan di sesi Hwamei

Di kelas Hwamei. Hardcore besutan H Samsul dari Putra Jogja BF yang hanya bertengger di posisi runner up, akhirnya kembali menunjukkan topformnyadi sesi Ndayu Park sekaligus menjadikannya merebut gelar juara.*

Bintang Pradana ikut andil antar Duta PBI Bersama juara umum
Kompang usung bendera Duta PBI Bersama raih juara umum
Pengoncer kelas Anis Merah
Salah satu juara di kelas Murai Batu

 

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here