Naik Turun Kelas Ciblek di Madiun Kini Siap Kembali Naik Kasta

Kontesburung.com – Burung Ciblek dan Burung Sogok Ontong (Sogon) selama ini dikenal masyarakat sebagai burung liar hutan atau juga burung sawah. Karena memang habitatnya sering di jumpai di daerah hutan rimba, hutan pemukiman, sawah dan juga sungai. Namun kini kedua jenis burung master itu mulai naik kasta seiring seringnya lomba-lomba besar sudah mulai membuka kelasnya.

Bahkan, di kota-kota besar komunitas kedua burung itu menjamur kian banyak dan sering mengadakan event khusus. Virus demam Ciblek dan Sogon kian tahun juga terus meluas hingga ke daerah-daerah tak terkecuali wilayah Madiun Raya. Namun karena di Madiun kelas jenis burung ini masih tergolong baru jadi sempat mengalami naik turun keberadaannya.

Di Madiun sendiri kelas Ciblek dan Sogon sebenarnya sudah di mulai sekira tiga tahun lalu, yang pada saat itu ada beberapa komunitas Ciblek dan Sogon yang mengusulkan minta kelas di Gantangan Dungus Forest Park (DFP) Kecamatan Wungu, Madiun, hingga akhirnya digelarlah setiap minggunya rutin dan berjalan hingga sekitar 1 tahunan. Namun, karena pada waktu itu peminatnya baru segelintir, berjalannya waktu kelas Ciblek dan Sogon sempat vakum.

Lama tak terdengar kini ternyata komunitas Ciblek dan Sogon di Madiun mulai tumbuh besar dan anggotanya kian banyak. Hal itu terlihat pada kegiatan Latber rutin di DFP RGN Madiun, pada Minggu (12/9/2021) lalu. Dibawah komando Om Waluyo atau juga akrab disapa Abang Gondrong, kedua komunitas datang meramaikan Latber Rutin RGN Madiun.

“Alhamdulillah, mereka (komunitas Ciblek dan Sogon -red) mulai konsisten. Gak, masih ada kok, hanya saja mereka selama ini ngumpulnya memang di tempat gantangan saya jadi dikira sudah gak ada lagi padahal mereka masih konsisten dan malah semakin banyak anggotanya. Ini baru sebagian yang lain sedang berhalangan gak bisa ikut, “tutur Om Waluyo.

Dilain pihak, Ketua Komunitas Ciblek Madiun Raya (KCMR), Bayan, mengatakan bagaimanapun KCMR akan terus konsisten melebarkan sayapnya di wilayah Madiun Raya dan Sekitarnya. Sehingga kedepan banyak yang tertarik dengan melombakan burung endemik tersebut.

“Terus, kami konsisten meski tidak semua gantangan membuka kelas Ciblek. Namun jika dari kitanya sendiri bersemangat nanti pasti akan ramai kelas ini. Di kota-kota besar sudah ramai kelas Ciblek, saya sering ikut event keluar kota saya lihat antusiasnya bagus dan tidak menutup kemungkinan nanti di Madiun kita akan adakan event khusus kelas Ciblek, “kata Bayan.

Hal senada juga diutarakan Ketua Persatuan Sogon Indonesia (PSI) Madiun, Angga, ia mengatakan sama, kelas Sogon di Madiun juga masih terus stabil meski selama ini hanya main di satu tempat gantangan saja. Namun demikian pihaknya terus mengkoordinir rekan-rekannya untuk terus bersemangat.

“Memang, di Madiun Ciblek dan Sogon kelasnya belum seperti kelas burung yang lainnya, namun keberadaan kami setidaknya ikut mengangkat kasta burung ini. Sekarang burung Ciblek dan Sogon dari segi harga juga sudah mulai mengalami kenaikan dibanding beberapa tahun lalu sehingga dengan demikian Ciblek dan Sogon bisa dikatakan sudah naik kasta di Madiun, “papar Angga. (*)

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here