Connect with us

Merpati

Merpati SW, Terbaik di Kemerdekaan RI 73 dari Kandang Oranye Lapak Tomprangan Pondok Kopi Jakarta

KONBUR Tayang

:

Lomba Merpati Jakarta
Koh Bacen (baju puih) dan tim Oranye

Dari sejumlah kandang merpati tinggi Tomprangan di Pondok Kopi, Jakarta Timur, sebagian banyak diisi burung-burung hebat dan berkualitas. Merpati SW milik Koh Bacen salah satunya, yang muncul dari kandang oranye. Burung ini baru saja meraih sukses di even HUT Kemerdekaan RI ke 73, Agustus 2018 pekan lalu.

Di kalangan penggemar merpati tinggian di Jakarta tidak lepas dari Perkumpulan Olahraga Seni Merpati Terbang Tinggi (Posmeti), di Pulomas Jakarta Timur. Di lokasi ini sejak 20 tahun silam penggemar merpati tinggian berkumpul menyalurkan hobinya.

Lomba Merpati Jakarta

Joki senior Untung dengan Merparti SW andalan tim oranye

Namun, sejak 2 tahun lalu mereka berpindah ke lokasi baru, lapak tomprangannya persis di belakang kantor Walikota Jakarta Timur, Pondok Kopi Jakarta Timur. Ada 8 lapak kandang warna disini. Sama seperti di lokasi yang lama, di lapak tomprangan ini juga dikenal banyak mencetak merpati jawara nasional.

Lomba Merpati Jakarta

Tim Oranye merayakan kemenangan

Salah satunya SW koleksi Koh Bacen dari kandang oranye. Burung ini baru saja memenangkan turnamen tahunan Lomba Merpati dalam memperingatu HUT Kemerdekaan RI ke-73 2018 lalu. Dalam turnamen ini, giliran SW dari tim kandang oranye yang menjadi pemenangnya. SW menempati juara pertama, posisi kedua diraih Potenza koleksi H Bawor dari kandang kuning, dan juara ketiga ditempati BK milik Awi dari kandang hijau. “SW menjadi burung terbaik dalam turnamen tahun ini,“ ungkap Akeng salah satu anggota tim kandang oranye.

Kandang Merpati Tomprangan Pondok Kopi

Lapak Kandang Merpati Tomprangan Pondok Kopi

Sejatinya kemenangan di even tahunan ini buat SW bukan yang kali pertama, tahun lalu burung ini juga tampil sebagai juara, meskipun di posisi runner-up, saat itu juara pertamanya diraih Jordan dari kandang merah. Sejak burung ini di take-over oleh Koh Bacen, bos dari kandang oranye ini prestasinya terus melejit.

Tim kandang oranye memang dikenal solid, selain Koh Bacen sebagai owner dan beberapa personilnya diantaranya ada Akeng, Ayung, H Nico, dan Erik didukung dengan joki utama Untung memang dikenal memiliki koleksi burung-burung hebat.

Dengan beragam prestasi yang sudah diraihnya ini, lapak kandang oranye ini juga dikenal handal di kalangan penggemar merpati tomprangan di kawasann Pondok Kopi ini.

Menurut silsilahnya, merpati SW tak lain berdarah Pelor Zeplin dari H Awan Kemanggisan Jakarta. Burung ini sempat di tangan Pendil, lalu kemudian di take-over Koh Bacen. Baginya SW kini menjadi andalan kesayangannya.

Dua tahun silam saat masih di Pulomas dari kandang oranye juga punya jagoan hebat lainnya di antaranya ada Bocah, sayangnya burung tersebut hilang saat dilatihan. Dan kemudian juga ada Kahuna, juga hilang saat dalam turnamen. “Sekarang kami mengandalkan SW dan berhasil menjadi juaranya,” ungkapnya.

Yang jelas, dari sejumlah lapak merpati tomprangan yang ada di Pondok Kopi ini turut memenyemarakan hobi merpati tinggian khususnya diwilayah Jakarta dan sekitarnya. (KB-4)

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Merpati

Seri Penutup Merpati Balap Liga Kaltim 2018 : Sango – sango Gondol Hadiah Utama, Tim Balikpapan Kuasai Kejuaraan

Published

on

By

Setelah melalui proses panjang Liga Kaltim mulai dari tour Penajam, Balikpapan, Tenggarong, Sangatta Lomba Merpati Balap Tingkat Daerah dalam menyambut 7 Tahun Anniversary Pengda Kaltim 2012-2018 akhirnya ditutup oleh Penlok Samarinda yang diselenggarakan 9-11 November 2018 bertempat di Lapangan Muang Ilir Kelurahan Lempake Samarinda. Lomba tersebut dibagi beberapa kelas antara lain Lomba Utama, Perang Bintang, Seri A, Seri B, Seri C, Junior dengan merebutkan total hadiah Rp. 20 Juta.

Dikatakan Muny Replay ketua panitia lomba bahwa Lomba menyambut 7 Tahun Anniversary Pengda Kaltim 2012-2018 ini sebagai seri penutup di tahun 2018. Dan luar biasanya selain pemain juga dihadiri hampir semua perwakilan tokoh – tokoh mania andhokan Kaltim antara lain PPMBSI Pengda Kaltim Restu Irawan, Penglok Tenggarong Misnari, Penglok Balikpapan Uki, Tokoh – tokoh Andhokan Samarinda, bahkan hadir tokoh senior Batu Licin Bowo Setyawan dan Darsono.

“Alhamdulillah mas, komunitas mania Andhokan di Kaltim tambah hari semakin bergeliat, itu bisa terlihat pada seri penutup kemarin, baik pesertanya juga materi sprinter semakin bagus semoga untuk lomba – lomba berikutnya semakin meningkat baik dari segi hadiahnya juga dari jumlah pesertanya,” jelas Muny Replay mewakili panitia.

Dari arena lomba aroma kemenangan tim – tim asal Balikpapan tersebut sudah bisa tercium, seperti pada hari pertama Jum’at (9/11) dimana pada kelas Perang Bintang 500 meter Huru-Hara ring Awe dengan Joki Rudi Rokidul Team Balikpapan bisa mengandaskan perlawanan Recoba ring Iwan Asen bersama Joki Saiful Do2 / Replay Team Samarinda. Untuk Perang Bintang Junior Bintang Kecil ring Argem Joki Sahry BK / Replay Team Samarinda bisa mengungguli Patriot Joki Sumbri Patriot team Tenggarong.

Pada hari kedua Sabtu (10/11) Derby mewarnai Kelas Perang Bintang 750 meter dimana Mutilasi ring H.Maman dengan joki Saiful BK / Replay Team Samarinda disusul Bintang Kecil ring Argem joki Sahry BK / Replay Team Samarinda.

Sedangkan dihari yang sama untuk kelas Junior ring 18, 750 meter lomba seakan milik dari tim Balikpapan dimana semua seri diborong habis tanpa menyisakan kota lainnya sebagai pemenang. Kemenangan ini perlu mendapat apresiasi mengingat perlombaan dilaksanakan di Samarinda dan sebagai pelecut semangat agar mania andhokan lainnya menyiapkan materi yang berkualitas untuk agenda liga tahun mendatang.

Lomba pamungkas Minggu (11/11), angin masih berpihak kepada Tim Balikpapan dimana pada semi final Sango-sango ring Phoenix joki Hany OP Team Balikpapan harus bertemu Salatiga ring M. Succer  joki Saiful BK / Replay Team Samarinda dan dimenangkan Sango-sango, Sementara Scopy ring One joki Hany OP Team Balikpapan mendapat Bye dan akhirnya Sango – Sango yang dinobatkan sebagai pemenang kelas utama pada Liga Kaltim seri penutup kemarin.

Diakhir relase Muny Replay didampingi Iwan Wibowo banyak mengucapkan terima kasih kepada seluruh support mania Andhokan Kaltim yang berkesempatan datang di Lapangan Muang ilir Samarinda. “Terima kasih atas support teman – teman semua mohon maaf bila dalam penyelenggaraan lomba masih ada kekurangannya, sampai bertemu pada seri – seri berikutnya,” tutup Muny diamini Iwan. Kb5

Lanjutkan Membaca