Connect with us

Profil

MAU SF Depok, Dari Merpati Kini Eksis di Murai Batu

KONBUR Tayang

:

MAU SF Depok
M Arief Utama, MAU SF Depok

Geliat komunitas kicaumania di kota Depok semakin marak. Banyak burung-burung hebat milik single fighter (SF) maupun bird club (BC) bermunculan dikota ini. MAU SF salah satunya. Penggemar merpati ini kini eksis dikicauan jenis murai batu.

MAU SF adalah akronim dari nama sang pemilik Muhamad Arief Utama Single Fighter. Awalnya dia lebih dulu eksis sebagai penggemar merpati tinggian. Belakangan beralih main dijenis kicauan. Dengan slogan “Kami Ada Untuk Jadi Saudara” mereka siap meramaikan musim lomba tahun ini

MAU SF Depok
Turun lomba dilintas EO

Sebagai seorang new comer alias pendatang baru M Arief Utama memang tak mau nanggung mengkoleksi burung amunisi andalannya. Sejumlah burung-burung berkualitas hebat sudah dikoleksinya.

Beberapa diantaranya  yang sudah meraih prestasi Troya, Tanaka, Baginda, Ritual, RR (Kirana) dan masih banyak yang  lainnya. RR atau Kirana disimpan di Sidoarjo. 

Ya, amunisi murai batunya selain di kota Depok sendiri, koleksinya masih tersebar di beberapa kota diantaranya Malang, Sidoarjo hingga Banyuwangi.Puluhan ekor murai batu miliknya memang dia simpan dibeberapa koleganya. “Masing-masing kami titipkan disana.” jelas M Arief Utama.

MAU SF Depok
Penangkaran Murainya Sudah Mulai Produksi

Selain di Depok sendiri yang berjumlah 15 ekor, Di Malang ada 11 ekor, Sidoarjp 5 ekor dan di Banyuwangi 2 ekor. Burung yang dititipnya diluar kota memang khusus untuk dilombakan di masing-masing kota tersebut.

Didampingi Anto juri senior PBI Depok, M Arief tak pernah absen turun keberbagai lomba disejumlah even organiser (EO). MAU SF memang dibentuk sebagai sebuah tim yang independen turun disemua EO manapun. “Seperti motonya, Kami Ada Untuk Jadi Saudara,” ungkapnya.

Ini juga yang membuat MAU SF juga dalam setiap kesempatan turut bergabung memperkuat tim Depok Bersatu.

MAU SF Depok
Murai Kirana (RR) Salah Satu Gaco Andalannya

Dalam waktu dekat, beberapa gelaran kolosalpun sudah dibidiknya, diantaranya Piala Pasundan 3 di Bandung, Minggu (21/4) mendatang. “Insya Allah dieven Pasundan 3 kami beserta kru akan hadir dengan membawa kedamaian dan kebersamaan. Semoga saja rekan-rekan juri yang bertugas khususnya pihak RGN bisa bertugas dengan  adil dan professional dalam penilaiannya,” harapnya.

Baca Juga  Burung-burung Jawara Yang Prestasi, di 1th Anniversary Naura Krukut Depok

Rencana Breeding

Kedepannya, MAU SF tidak hanya fokus pada lomba burung semata. Peduli pada konservasi khususnya penangkaran burung-burung lokal sejenis murai batu, kacer, cucak hijau dan burung-burung endemik lainnya turut menjadi prioritasnya.

Meskipun sampai saat ini mereka sudah mulai mengembangkan penangkaran murai batu yang sudah lebih dulu dirintis Anto di base camp nya dikawasan Jl KSU Raya, Depok Jawa Barat. Selain yang sudah ada, nanti dia juga berencana akan mengembangkan lagi materi-materi calon indukan yang sudah dia persiapkan.

MAU SF Depok
M.Arief Utama bersama Nana 99 saat memperkuat Depok Bersatu juara umum

Tentunya, kelak bila mengembangkan penangkaran murai batu M Arief tidak asal menangkar pasangan indukan. Hanya indukan pejantan prestasi dan indukan betina trah unggulan yang akan masuk kandang ternaknya.

Persiapan calon indukan, sudah disiapkannya. Apalagi selama ini dia sudah menyimpan puluhan ekor amunisi-amunisi handalnya di lapangan, sebagian diantaranya bakal diternakannya dengan kode ring PBI Silver-MAU BF. Karena targetnya, mulai tahun ini dia menyiapkan burung-burung murai batu andalannya semuanya menggunakan ring alias hasil breeding. “Doakan saja semoga semuanya lancar,” pungkasnya diakhir obrolannya. *kb4.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Profil

Maradona Jr Koleksi H.Mansur Cibubur Jakarta, Burung Muda Penuh Talenta Calon Bintang Masa Depan

Published

on

Murai Batu Maradona Jr,H.Mansur Jakarta
Yogi Junior SF mengawal Maradona Jr

Indukan juara mencetak anakan berprestasi, ini tampaknya yang sudah dibuktikan murai batu Maradona. Burung jawara legendaris koleksi H.Mansur Cibubur Jakarta Timur  yang sudah ditangan TJM-Casol BF ini  sudah mengeluarkan anakan juara bernama Maradona Jr. Burung muda penuh talena ini diprediksi bakal jadi bintang masa depan.

Lomba bertajuk Kampung Burung Featuring Cakrawala SF di lapangan Kampung Burung, Cipayung Jakarta Timur, Jumat (19/4)  menjadi rangkaian prestasi buat Maradona Jr. Burung muda penuh talenta ini hari itu sukses meraih gelar juara pertama dikelas Murai Batu Sumber Giok.

Murai Batu Maradona Jr,H.Mansur Jakarta
Maradona Jr burung muda penuh talenta

Maradona Jr tak lain anakan dari Maradona burung koleksi H.Mansur owner Raja Fauna importir burung ternama. Maradona sejak pindah tangan  sudah sejak lama diternakan oleh TJM-Casol Bird Farm Bogor. “Kebetulan kami dapat anakannya, ternyata bagus juga, kualitasnya tidak jauh  berbeda dengan indukan pejantannya,” ungkapnya.

Ya, meskipun masih terbilang burung muda, aksi Maradona Jr dalam gelaran tersebut mampu mengimbangi lawan-lawannya yang sudah berusia mapan dan berpengalaman. “Burung ini masih muda, baru sekali mabung,,” tambah pemiliknya.

Umur Maradona Jr baru memasuki  1 tahun 2 bulan. Namun aksinya di lapangan tak terbendung sejak awal digantang hingga menit terakhir terus menerus mengumbar materi isian dan tembakan andalannya, mulai dari srindit, gereja tarung, lovebird, hingga tonjolan suara jalak dan tembakan celilin.

Walau perjalanan prestasinya baru seumur jagung namun tidak mengurangi ketangguhannya di lapangan. Saat mengawali prestasinya dicobanya selesai lepas bulu trotol menjelang dewasa sudah diujicobanya di lapangan Kansas Jakarta Timur. Dan, saat itu burung meraih gelar juara. Sejak itu, prestasinya terus berlanjut ke even-even selanjutnya. Yang pasti, kehadiran Maradona Jr yang kesehariannya dikawal Yogi Junuir SF diharapkannya mampu mengganti gaco lawasnya yang kini sudah jadi indukan di penangkaran TJM Casol BF Bogor. *kb4.

Baca Juga  Data Juara PJII Cup Depok [7/4/18]

Lanjutkan Membaca

Profil

Gopal Dewanty Moncer di Wali Kotarema Cup I: Siap Panaskan Laga Merah di Bali Shanti

Published

on

GOPAL: Raih Peringkat Kedua Laga Utama Merah di Piala Wali Kotarema Cup I

Tidak sia-sia Gopal bertandang ke tanah Jawa, tepatnya di kota apel Malang, Minggu, 21 April 2019 kemarin di Malang. Mengikuti perhelatan Wali Kotarema Cup I, Dewanty yang menurunkan Gopal di kelas punglor merah berhasil mengantarkan di posisi runner up kelas utama Wali Kota Malang. Sedangkan di kelas berikutnya, Gopal hanya berada di posisi keempat. ‘’Tetapi saya cukup puas, karena jumlah pesertanya yang ramai dan burung yang hadir bagus-bagus, Gopal masih bisa membawa trofi, ‘’ ujar Dewanty.

go
GOPAL: Masih Seperti Dulu, dengan Sangkar Spesialnya

Gopal masuk posisi runner up karena kerjanya yang nancep sejak baru digantang hingga penilaian berahkhir yang dieksekusi juri dari NZR. Gopal dengan gaya semi doyong tampil hiper nekan-nekan penuh tenaga. Beberapa kali juri melirik Gopal yang lelep memainkan goyangannya. Gopal pun meraih posisi kedua. Di laga berikutnya, Gopal masih sanggup memainkan telernya namun juri memberikan di posisi keempat.

Setelah diajak jalan-jalan ke Jawa, Dewanty kini fokus bakal mempersiapkan diri untuk turun di ajang Bali Shanti. Momen ini adalah momen paling bergengsi sejak Gopal mulai turun ke arena setelah mengalami rontok bulu yang cukup lama. ‘’Sudah beberapa kali dipanaskan di Bali dan kini dicoba di Jawa, Gopal siap turun di Korem,’’ ujar Dewanty. *kb3

Baca Juga  Cucak Hijau Zamrud Milik Wahid FIA Depok, Burung Rumahan Yang Prestasi Di Lapangan
Lanjutkan Membaca

Profil

Bandar Ijo Agung Saputra di Gamas Cup II: Minak Jinggo Ikut Panaskan Kelas Ijo

Published

on

ro
ROLL TEMBAK SF: Antarkan Minak Jinggo di Gamas Cup II

Kehadiran Bandar Ijo Agung Saputra di ajang Gamas Cup II, Minggu 21 April 2019 di gantangan Mawang Lod Tunduh Gianyar Bali ikut memanaskan suasana persaingan yang demikian ketat di kelas cucak ijo.

Walaupun dari empat kali turun melalui penampilan Minak Jinggo hanya bertengger di posisi 9, 7, 7 dan terakhir sebagai runner up, namun Agung Saputra telah ikut serta menghidupkan suasana pertarungan di kelas cucak ijo. ‘’Yang penting kami bisa gantang, dan pemain bisa melihat dan mendengar roll tembak Minak Jinggo,’’ terang Agung Saputra yang bersama pasukan Roll Tembak SF-nya ke Gianyar.

Ketika turun di leg pertama, sesaat digantang Minak Jinggo sempat melesatkan tembakan panjang. Sambil memainkan lagu-lagu jalak kebo yang dikombinasikan dengan kenarian  dan terkadang kapas tembakan, Minak Jinggo hanya bertengger di posisi kesembilan. Namun, Agung Saputra tak gentar dan lanjut menurunkan di leg kedua. Kali ini Minak Jinggo yang kembali kerja naik dua tingkat ke posisi ketujuh dan bertahan di leg ketiga.

Baru di laga keempat, Minak Jinggo melancarkan pukulan-pukulan panjang yang akhirnya mengantarkan meraih posisi runner up. ‘’Selain memanaskan Minak Jinggo, kami ingin bersilaturahmi kepada rekan-rekan Gamas yang sering hadir di Mai Makedisan,’’ ujar Agung Saputra. *kb3

Baca Juga  Data Juara PJII Cup Depok [7/4/18]
Lanjutkan Membaca