Lomba Road To Aniversary, Gantangan Telaga BC Surabaya (27/9), Meledak!, Kacer Full 60, Disusul Murai dan Cucak Hijau

Dari kiri Bendol, Tatuk Graha, Hendri ABS, Sin Ho ikut ramaikan lomba Road to Anivesary

KONTESBURUNG.com – Kalau melihat besarnya gang masuk ke gantangan Telaga BC memang tidak begitu lebar, tapi siapa sangka gantangan yang berada di Jl. Sepat Lidah Kulon ini bisa mengundang kicaumania sebegitu banyak.

Itulah kondisi nyata dari suasana lomba Minggu (27/9) kemarin. Dan tidak ada yang menyangka kalau parkiran untuk motor sampai lesulitan karena penuhnya peserta.

Saat lomba dimulai sudah terlihat tanda tanda peserta meledak, terbukti saat kelas Kacer A dibuka tampak peserta begitu penuh sampai diluar pagar untuk menunggu menggantang. Begitu juri masuk ternyata ganyangan full tanpa ada yang kosong. Padahal kelas kacer dibanyak lomba di Surabaya ini kurang pesertanya, tapi justru di Telaga BC bisa full 60 gantangan, itu yang membuat banyak kicaumania kaget.

Kalau kelas Kacer yang kurang favorit saja bisa penuh, tentu kelas favorit seperti Murai Batu dan Cucak Hijau sudah dipastikan pesertanya meledak.
Dan memang benar, main kelas A untuk Kacer Murai dan Cucak Ijo selalu penuh, baru kelas berikutnya B, C peserta mulai turun sedikit.

Dengan peserta yang begitu banyak, dan kualitas burung yang turung juga banyak yang istimewa, telah membuat juri extra hati hati dalam bertugas menentukan juara sepuluh besar.

Hal itu diungkapkan Heri salah satu juri senior yang bertugas sebagai Korlap, bahwa untuk tiga kelas (Kacer, Murai dan Cucak Hijau) kita memang extra hati hati, karena selain banyak burung bagus yang turun, kita juga dibatasi hanya memilih 10 burung terbaik yang layak masuk juara. “Jadi kalau terpilih masuk sepuluh besar, berarti burung tersebut memang bagus,” terang Heri.

Sementara ketua gantangan Telaga BC Upit Bogang, menyampaikan banyak terima kasih pada kicaumania, berkat dukunganya ia bersama team bisa menggelar lomba dengan suasana yang meriah dan tetap mengedepankan penilaian yang fair play. “Saya sampaikan banyak terima kasih kepada seluruh kicaumania, dengan dukungan teman teman kita bisa mencatat 700 lebih, meski dalam waktu yang bersamaan ditempat lain juga ada gelaran lomba,” ujar Upit Bogang sambil tersenyum.

Diantara peserta yang begitu banyak, ternyata ada beberapa tokoh burung gaek Surabaya yang ikut menurunkan burungnya, diantaranya ada Tatuk Graha, Jimmy PBI, Hendri ABS dan lainnya. Mereka sempat menurunkan beberapa jago barunya, tapi karena tampil kurang maksimal, ketiga tokoh tersebut cuma bisa senyum. “Burung mahal tidak selalu juara, ini tadi terbukti, burung kurang kerja ya harus nerimo kalau nggak masuk sepuluh besar,” terang Jimmy PBI pada kontesburung.com sambil tersenyum.

Beberapa tokoh bahkan sempat berkomentar positif tetang suasana gantangan yang sedikit “nyelempit”, dengan banyak pohon bambu disekitarnya membuat suasana lomba terasa alami dan nyaman, meski untuk bisa benar benar nyaman perlu perbaikan pagar dan tambahan tempat duduk.

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here