Connect with us

Perkutut

Lir Ilir Menang Tipis Atas Ambasador di Liga Perkutut JR BF Surabaya Seri II, Pamor Mutiara Cinta Makin Bersinar

KONBUR Tayang

:

Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Perjuangan Lir Ilir meraih podium pertama dalam Liga Perkutut JR BF Surabaya Seri II, Minggu 07 April 2019 begitu luar biasa. Kehadiran Ambasador nampaknya menjadi ganjalan bagi Lir Ilir. Mengawali pertarungan diawal babak, Lir Ilir harus menyerah kepada Ambasador ketika juri menancapkan bendera tiga warna hitam pada nomor kerekan 30 milik Ambasador.

Iklan ABD
Para tokoh kawak kumpul bareng di Liga Perkutut JR Surabaya

Sedangkan Lir Ilir hanya meraih bendera tiga warna. Memasuki babak kedua, Lir Ilir orbitan H.Rayhan/H.Jay kung mania Binuang membalikkan keadaan. Raihan bendera tiga warna hitam yang tertancap pada nomor kerekan 38 miliknya, membuat perubahan posisi kejuaraan. Karena yang pasti pada babak tersebut Ambasador andalan Tim MTG Indonesia hanya meraih nilai bendera dua warna hitam.

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan

Sampai disini, Lir Ilir memastikan dirinya sebagai peraih juara pertama untuk sementara. Ada dua babak lagi yang harus dijalani kedua untuk memastikan siapa yang berhak atas posisi paling depan. Babak ketiga, raihan bendera berlangsung dalam posisi sama, tiga warna hitam sama-sama berhasil diraihnya.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan

Kondisi ini berlangsung sampai akhir babak. Raihan bendera antara Lir Ilir dan Ambasador tidak mengalami perubahan, keduanya tetap meraih bendera tiga warna. Dengan hasil ini, Lir Ilir ternakan Sumber Urip dinobatkan sebagai juara pertama. “Alhamdulillah Lir Ilir kembali juara setelah pada Rabu kemarin juara di Liga CTP BF Bangkalan. Mudah-mudahan kedepan Lir Ilir bisa kembali juara lagi,” harap H.Atro sang perawat.

Djarianto (tengah) bersama korps juri yang bertugas

Diikuti oleh Ambasador ring AKN diurutan kedua. “Hasil yang harus saya terima, tapi saya yakin kedepan Ambasador bisa lebih tampil maksimal,” jelas Abdus Syukur sang perawat. Di posisi ketiga ada nama Denjaka, amunisi Choirul Anwar Surabaya. Keberhasilan perkutut bergelang MHR yang dikerek pada nomor 25 didapat setelah pada babak pertama meraih bendera dua warna hitam dan tiga warna pada babak pertama, ketiga dan keempat.

Baca Juga  Team Bull Dog, Pasukan Binaan Cak Goendul Bird Farm Surabaya, Setiap Turun Lomba Selalu Bawa Pulang Trophy dan Piagam
H.Atro (pakai Kopiah) sukses orbitkan Lir Ilir di Kelas Dewasa

“Saya gak sempat mengawal Denjaka, juara tiga saya kira sudah lumayan untuk hasil yang didapat,”  kata Choirul Anwar. Sementara itu di Kelas Piyik Hanging, Mutiara Cinta andalan Nawang Triton Surabaya, tampil dominan. Tingkat kestabilan performa perkutut bergelang Mutiara ini patut diacungi jempol. Empat babak berturut-turut, perkutut muda yang digantang pada nomor 62 meraih bendera tiga warna hitam rata.

Lir Ilir orbitan H.Rayhan/H.jay Binuang unggul di Kelas Dewasa bebas

“Puji syukur, Mutiara Cinta mampu tampil stabil dari babak pertama sampai akhir dan ditetapkan sebagai juara pertama,” jelas Nawang Triton. Kemenangan di Liga Perkutut JR BF Surabaya ini merupakan prestasi raihan podium terbaik kelima, setelah pada even sebelumnya yakni di Sebani Krian, NPD BF Probolinggo, Mandala Cup Situbondo dan Gotong Royong Nganjuk. Diurutan kedua, ada Legendaris orbitan Awong Surabaya. Meski meraih urutan kedua, namun Legendaris sempat menjadi perhatian peserta. Pasalnya perkutut ternakan Atlas ini mampu mencapai nilai penjurian dengan raihan bendera empat warna pada babak kedua.

Kung mania Surabaya lintas usia selalu kompak dan sliang mendukung

Namun demikian setelah berada di meja rekap, hasil ini tidak mampu mendongkrak prestasi perkutut yang digantang pada nomor 68 karena pada babak ketiga dan keempat hanya meraih nilai bendera dua warna hitam dan babak pertama hanya meraih bendera tiga warna. Usai diturunkan dari gantangan, H.Adras langsung menghampiri Awong sang pemilik untuk mengambil alih kepemilikannya.

Drg.Sjaiful Krian bisa carpai prestasi bersama Meteor Star

Penawaran Rp 40 juta, nampaknya tidak membaut Awong rela melepas Legendaris. Awong hanga senyum-senyum ketika H.Adras memberikan tawaran. “Belum waktunya Ji, entar aja lihat perkembangannya,” jawab Awong saat didesak untuk memberikan kepastian. Diurutan ketiga, diraih Deposito milik Yogi Surabaya. Perkutut ternakan Mutiara yang digantang pada nomor 24  ini hanya meraih bendera tiga warna pada babak pertama, kedua dan ketiga.

Baca Juga  Marcopolo, Berangkat dari Bawah, Kini Sukses Menembus Podium Pertama Kejurnas Cup Semarang Kelas Dewasa Yunior
Nawang (tengah) sukses jadikan Mutiara Cinta penguasa arena Hanging

Di tempat yang sama, Choirul Anwar selaku penanggungjawab acara mengatakan berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan dukungan. “Sekali lagi saya atas nama panitia mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan yang diberikan rekan-rekan dengan hadir di acara Liga Perkutut Liga JR Surabaya dan saya meminta ma’af jika selama penyelenggaraan acara ada hal-hal yang kurang berkenan,” papar Choirul “Ko Cho” Anwar.

Mutiara Cinta terus mengukir prestasi dari konkurs ke konkurs

Gelaran kali ini lebih meriah, kelas kerekan tak menyisakan satu tiang kosong. Bahkan ada beberapa peserta yang terpaksa batal ngerek karena kehabisan tiket. “Ada beberapa peserta yang terpaksa tidak bisa ngerek burung di Kelas Kerekan karena kehabisan tiket, saya tidak bisa menolak kondisi demikian,” lanjut Ko Cho.

Perkutut

Liga Perkutut Batavia-AF 2019 BSD Tangerang : El Fatih Hattrick, Victoria, Pusaka Banten dan Nusa Indah Tampil Menarik dan Stabil

Published

on

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Gelaran akbar bertajuk “Liga Perkutut Batavia-AF Cup 2019” BSD Tangerang yang di kemas team Juri pengwil DKI Jakarta, di lapangan permanen JHL Birds Arena Pagedangan Tangerang, Minggu ( 21/4 ) pekan lalu. Betul betul menjadi tontonan yang sangat menarik. Pasalnya, hampir semua jawara terbaik Jabodetabek, Serang Banten dan Lampung yang tergabung pada Liga Perkutut Batavia, tumplek blek disini untuk menjadi yang terbaik.

Iklan ABD
Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Juara dewasa senior

Lomba seri 2 putaran ke-3 Liga Perkutut Batavia-AF Cup 2019 BSD Tangerang kali ini cukup sukses. Karena, nyaris 5 blok gantangan terisi penuh. Dan peserta yang hadir kualitasnya juga cukup merata bagus. Menurut ketua panitia,  tujuan utama dari kegiatan ini hanya mengharapkan gebyar dan semaraknya hobi perkutut di blok barat agar tetap menarik. Sehingga kung mania dapat menyalurkan hobinya dengan baik. Bahkan semakin tertantang semangatnya untuk menciptakan jawara-jawara tangguh kualitas lomba.

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan
Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Victoria makin mantul suaranya

“Betul dan terima kasih semuanya, kami akan berjuang terus untuk memberikan penjurian yang fair play, profesional sesuai dengan ketentuan dan aturan. P3SI.Optimis lomba Liga Perkutut Batavia-AF Cup bakal menjadi konkurs yang terbaik dan jadi dambaan hobiis perkutut tanah air,” jelas Gusti Iskandar ketua Juri pengwil DKI Jakarta yang sekaligus menjadi penanggung jawab lomba.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan

 Di even kali ini persaingan di kelas paling bergengsi dewasa senior begitu ketat,menarik dan seru. Jawara-jawara muda dan gres terlihat mewarnai jalannya lomba. El Fatih jawara fenomenal andalan AF Bf Bogor, akhirnya sukses mewujudkan mimpinya meraih prestasi terbaik di posisi teratas sebagai juara utama. Setelah berjuang ekstra ketat menahan laju perjuangan Havana milik Joy Joy ring VSP yang sejak awal telah tampil enerjik.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Juara Dewasa Yunior

Pertarungan ini sangat mendebarkan padahal perolehan poin dua jawara papan atas ini dibabak ketiga masih seimbang. Tapi sayang, entah kenapa yang cukup cuaca menyengat, kerja Havana malah mengendur. Beda dengan El Fatih, panasnya sinar matahari seakan memberik kekuatan baru dalam melancarkan anggung suara emasnya. Keberhasilan El Fatih ring Sha Sha diputaran ke-3 LP Batavia Cup kali ini, makin mengukuhkan posisinya di tempat teratas liga sementara.

Baca Juga  Team Bull Dog, Pasukan Binaan Cak Goendul Bird Farm Surabaya, Setiap Turun Lomba Selalu Bawa Pulang Trophy dan Piagam

“Bangga banget, El Fatih kembali bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.”ucap Hasan awak kandang AF Bf Gunung Sindur Bogor. Ini kemenangan hattrik buat El Fatih yang luar biasa meski di rubungi lawan lawan tangguh seperti Havana, yang akhirnya harus puas sebagai juara runner up, dan  Kamala andalan Erieg ring Bagus menyusul di posisi ketiga.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Pusaka Banten kembali unjukgigi di piyik yunior

Di dewasa yunior, perjuangan Victoria juga tidak kalah hebat. Terbukti walaupun sejak awal mendapat perlawaan ketat dari Golden milik Simon S’Mubarok BF. Serta Caca Marica andalan anyar AF BF Bogor. Tapi berkat mental tempurnya yang stabil, perjuangan lawannya pun mampu diredam oleh Victoria.

”Ini penampilan terbaik Victoria, apalagi setelah di iket, suara tengahnya makin senggang. Saya optimis, musim konkurs tahun ini anak kandang Rocky Bf dari ACC C9 X Cristal B7 dapat meramaikan lomba Nasional tanah air,” ungkap Rocky sang empunya usai menurunkan kandangnya. Sementara Golden yang di kerek di gantangan 77 harus puas di posisi kedua dan menyusul Caca Marica di posisi ke tiga, yang kian mantul kualitas suaranya.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Nusa Indah nyodot di posisi juara puncak piyik hanging

Perfom bagus juga ditunjukan oleh Pusaka Banten, jawara bergelangTornado Bf milik H Lilik Hidayatulloh. Sebetulnya penampilan apik Pusaka Banten bukan kali ini saja. Saat tampil di ajang TMII Jakarta Pusaka Banten juga sukses menghipnotis lawan-lawannya.

“Ini penampilan terbaik Pusaka Banten, meski tadi sempat tertinggal dalam perolehan poin oleh Rama, tetapi berhasil membalik keadaan setelah di babak  terakhir berhasil mengaet poin tinggi 3 warna hitam.Semoga penampilan Grand Tornado dan Putra Banten diajang Nasional besok bisa lebih baik, saya berharap doa dan dukungan teman-teman kungmania,” imbuh H Lilik Tornado usai menerima trophy kejuaraan.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Princes tetap berjaya di piyik hanging bebas

Dikelas piyik hanging bulu coklat dan piyik hanging bebas, penampilan para peserta pun ngak kalah heboh. Di piyik bulu coklat, jago muda andalan Akang yang bernama Nusa Indah, juga berhasil menahan gempuran Dendi Boy gacoan anyar Sueb yang bergelang Ajo Bf Jakarta. Sedangkan di kelas piyik hanging bebas tampaknya prtestasi Princes jagoan Sendi/Kuncoro kembali tampil maksi dengan meraih prestasi terbaik sebagai juara puncak.

Baca Juga  Satu Setengah Bulan Resmi Terpilih Jadi Ketua Pengwil P3SI Jatim, H.Gunawan Sudah Lantik Tiga Pengda di Jawa Timur

Dan diakhir acara, seluruh kru panitia serta team juri mengucapkan terima kasih atas semua dukungan sahabat-sahabat kungmania,terutama buat AF Bf Bogor dan Phoenix yang telah menyuport lomba ini. Mohon maaf bila ada hal hal yang kurang berkenan dan kekurangan panitia,”jelas Gusti Iskandar. *kb13.

Perkutut Batavia-AV 2019 BSD Tangerang
Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca

Perkutut

Ny.Yono Paiton Probolinggo : Selalu Eksis dan Tak Pernah Absen Turun Lomba Perkutut

Published

on

Ny.Yono Paiton Probolinggo
Ny.Yono, saat bersama putra dan putrinya turun di Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember.
Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Bagi penggemar burung perkutut (kungmania) khususnya yang ada di blok timur JawaTimur, tentu sudah tak asing lagi dengan sosok Ny.Yono. Pasalnya, eksistensi sang Srikandi dari Paiton Probolinggo ini, sudah tak perlu diragukan lagi di pentas perkututan Indonesia, terutama lomba perkutut.

Iklan ABD

Karena nyaris setiap ada gelaran lomba di blok timur, mulai dari Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo sampai Banyuwangi. Ny.Yono yang akrab disapa bu Yono ini, selalu hadir dengan mengusung beberapa jago perkutut andalannya.

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan
Ny.Yono Paiton Probolinggo
Ny.Yono tak pernah absen turun lomba.

Dan hebatnya, ia selalu mensupport sendiri jagonya saat tarung di gantangan. Meskipun diterik panas matahari yang membakar kulitnya. Dan juga harus berbaur bersama kungmania lainnya yang kebanyakan kaum hawa. Tapi dengan ijin suami tercintan dan dengan semangat Kartini, Ny.Yono mengaku tak merasa malu ataupun canggung melakoni hobi perkutut ini.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan

Seperti yang terlihat digelaran lomba “Liga Anak Manja dan Diana FM Cup Jember”, hari Minggu (21/4) kemarin. Dengan ditemani oleh putra dan putrinya, bu Yono nampak serius mengawal tiga amunisi handalnya, yaitu Celo F12, Unyil dan Idola Baru. Bahkan berkat mental dan kualitas ke tiga jagonya tersebut. Ny.Yono pun sukses memboyong tiga tropy juara.

Ny.Yono Paiton Probolinggo
Ny.Yono ketika turun lomba bersama sang suami.

“Alhamdulillah, Celo F12 berhasil masuk juara 2 kelas piyik yunior. Sedangkan Unyil masuk juara 5 dan Idola Baru nyantol juara14, keduannya di kelas piyik hanging. Sebetulnya minggu (28/4) depan ingin turun lomba di Bandung. Tapi berhubung si kecil masih menjalani ujian sekolah, ya terpaksa saya gagalkan. Sementara saya fokuskan untuk ujian anak dulu,” tutur Ny.Yono, usai menerima tropy juara liga.  *kb2.

Baca Juga  Team Bull Dog, Pasukan Binaan Cak Goendul Bird Farm Surabaya, Setiap Turun Lomba Selalu Bawa Pulang Trophy dan Piagam
Lanjutkan Membaca

Perkutut

Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019 Jember Seri Pembuka : Dovi, Putra Mahardika dan Mutiara Cinta Sukses Kantongi Poin Penuh

Published

on

Liga Anak Manja Pertama Jember
Gong Perburuan Poin Liga Anak Manja Jember Seri Pertama.
Advertisements
Iklan NSA BF Sda

Genderang perang perburuan poin “Liga Anak Manja dan Diana FM Cup 2019” Jember. Hari Minggu 21 April 2019 kemarin, kembali dibuka oleh panitia liga. Agenda yang memang banyak ditunggu-tunggu oleh kungmania blok timur itu, dihadiri sejumlah jago-jago perkutut terbaik dari Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Paiton, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi.

Iklan ABD
Liga Anak Manja Pertama Jember
Ketua P3Si Pengda Jember Ra Saifurrohman, saat membuka liga Anak Manja Jember dan Diana FM Cup 2019 pertama

Dan lapangan Ponpes Mambaul Ulum yang ada di Desa Gugut, Rambipuji Jember. Jadi saksi pertempuran perkutut-perkutut hebat dari lintas kota tersebut. Agar bisa meraih poin penuh dilaga pembuka ini. Ada 3 kelas yang jadi perburuan poin di liga ini, yaitu kelas dewasa senior (1 blok), piyik yunior (3 blok) dan piyik hanging (2 blok).

Advertisements
iklan dnd
Iklan Nofa BF Bangkalan
Liga Anak Manja Pertama Jember
Indra Saryono (kiri). Ketua tim Sukses Liga Anak Manja dan Diana FM Jember.

Sejak pagi pukul 06.00WIB, kungmania sudah berdatangan dan mengantri untuk mengambil tiket pesanan. Dan tanpa dikomando, mereka pun langsung menuju tiang gantangan untuk mengerek jagonya masing-msaing sesuai dengan nomor tiket gantangannya. Hari cuaca cukup cerah, seakan ikut mendukung perburuan poin diliga yang sangat bergengsi ini.

Advertisements
Iklan AKN BF Sampang
Iklan CTP BF Bangkalan
Liga Anak Manja Pertama Jember
Pakai Jam Digital, agar tepat waktu dari babak perbabak.

Dan tepat pukul 07.52 WIB, gong tanda dimulainya perburuan poin itupun ditabuh oleh Ra Saifurrohman, selaku ketua P3SI Pengda Jember. Sontak saja, suasana pun berubah menjadi ramai oleh anggung merdu suara perkutut yang saling bersautan. Ditambah teriakan para joki maupun pemilik, menjadikan persaingan terlihat seru dan itu terjadi disemua kelas.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Liga Anak Manja, nyaris full gantangan.

Di kelas dewasa, ada beberapa burung yang langsung tampil ngejoos untuk bisa merebut nilai tertinggi. Namun setelah melalui persaingan ketat di babak pertama, Dovi (kerekan 27) yang dikawal langsung oleh Didik Afandi dari Krenjengan Probolinggo. Mampu menutup babak pertama itu dengan nilai 43¾ (tiga warna hitam).

Liga Anak Manja Pertama Jember
Kelas Piyik Hanging, Dua blok lebih.

Sedangkan Bintang Timur (kerekan 20) milik H.Pri Banyuwangi dan Kania (kerekan 22) besutan H.Solehudin Probolinggo, sama-sama mendapat nilai 43½ (tiga warna). Sementara jago andalan tuan rumah, yaitu Anak Manja milik Samuel Saryono dan Ning Nong (kerekan 45) andalan Alit Sidomukti. Keduanya bertahan dengan sama-sama mendapat nilai 43 (dua warna).

Baca Juga  Team Bull Dog, Pasukan Binaan Cak Goendul Bird Farm Surabaya, Setiap Turun Lomba Selalu Bawa Pulang Trophy dan Piagam
Liga Anak Manja Pertama Jember
Suasana Guyub Rukun, meski para jagonya bersaing di arena.

Namun memasuki babak ke dua, kerja Anak Manja mulai panas untuk mengejar ketertinggalannya. Dan benar, jago yang 2 hari dicomot dari kandang breeding itu, berhasil menutup babak ini dengan mendapat nilai 43½. Sedangkan Dovi, Kania, Ning Nong dan beberapa jago lainnya, mentok hanya mendapat nilai 43¼ (dua warna hitam).

Liga Anak Manja Pertama Jember
Terus mensupport jagonya, agar bisa kerja maksimal.

Dan setelah istirahat beberapa menit, pertarungan babak ke tiga pun dilanjutkan kembali. Udara panas menyekat bak membakar kulit, betul-betul dirasakan oleh para joki maupun pemilik. Suasana inipun juga makin menambah panas persaingan antar jawara. Adu mental serta kualitas anggung, hanya mampu ditunjukkan oleh jago-jago yang punya stamina oke.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Serius, tak peduli panas menyengat.

Karena terbukti dibabak ini, hanya Ning Nong yang mampu mendapat nilai 43½. Sedangkan Bintang Timur dan Anak Manja sama-sama mendapat nilai 43¼. Sementara Dovi dan Kania sebagai wakil dari Probolinggo, entah mengapa performanya terus menurun. Dan dibabak ini, Dovi mendapat nilai 43 sedangkan Kania hanya mendapat nilai 42½.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Didik Afandi,sukses mengawal Dovi merebut poin penuh.

Begitu juga saat memasuki babak ke empat, Dovi serta Kania yang diharapkan bisa bangkit. Ternyata Dovi hanya mampu mendapat nilai 43 dan Kania tidak mendapat nilai sama sekali. Tapi meskipun Dovi di babak tiga dan empat kurang maksimal kerjanya. Namun jago yang asli orbitan farm NPD itu, suskes menjadi yang terbaik pertama. Karena unggul dibabak pertama dan kedua.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Juara Kelas Dewasa, siap hadir diliga berikutnya.

Selanjutnya persaingan di kelas piyik yunior atau kelas setengah kerek juga tak kalah seru. Namun setelah melalui pertempuran selama empat babak penuh. Akhirnya Putra Mahardika (kerekan 134) yang jadi andalan H.Fatdillah Jember. Berhasil menjadi yang terbaik pertama dan sukses mengantongi poin penuh, setelah mendapat nilai 43½, 43¼, 43¼ dan 43½.

Baca Juga  H.Djainuri Sultan Surabaya, Jebol Kandang Ternak Cristal Bird Farm, Kim Jong Un Siap Melanjutkan Prestasi Cheng Hoo
Liga Anak Manja Pertama Jember
Adib putra H.Fatdillah, sukses bersama Putra Mahardika.

Sedangkan Celo F12 (kerekan 115) yang dijoki langsung oleh Ny.Yono dari Paiton. Mampu merebut posisi kedua dengan mendapat nilai 42½, 43½, 43, dan 43½. Dan disusul kemudian oleh Jaka Suara (kerekan 142) milik H.Agus Jember dengan raihan nilai 43½, 43¼, 43¼ dan 43¼. Dan Marijo (kerekan 92) milik H.Sutomo Asembagus dengan nilai 43¼, 43¼, 43¼ dan 43½.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Kelas Piyik Yunior, persaingannya paling berat.

Di kelas piyik hanging, keperkasaan Mutiara Cinta milik Nawang Triton Surabaya yang menempati kerekan 35. Rupanya sulit untuk dibendung oleh jago-jago muda lainya. Terbukti, jago hasil oplosan dari salah satu Kandang Mutiara BF Bondowoso itu mampu melaju tanpa hambatan. Dengan raihan nilai 43¾, 43¼, 43¼ dan ditutup dengan nilai 43¾.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Kiri ke Kanan. Nawang Triton, Hariyanto RPM, Ie Sen Mutiara dan Indra Saryono, puas melihat aksi Mutiara Cinta.

Untuk kesekian kalinya, Mutiara Cinta kembali berhasil menjadi yang terbaik pertama di kelas piyik hanging. Dan disusul kemudian oleh Maju Mapan (kerekan 62) milik Gus Najib Lekok Pasuruan dengan raihan nilai 43½, 43¼, 43½ dan 43¼. Lalu Pangeran Cinta (kerekan 33) milik Lutfi Widoyono Probolinggo dengan nilai 43, 43½, 43¼ dan 43½. Selengkapnya bisa dilihat di box daftar juara.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Juara Piyik Hanging. Mutiara Cinta tak terbendung.

Dikesempatan terakhir, baik Ra Saifurrohman maupun Saryono selaku penanggung jawab liga. Mengucapkan banyak terima kasih, atas dukungan dan kehadiran kungmania semua. Serta tak lupa mohon ma’af, jika dipembukaan liga ini masih banyak kekurangan. “Betul dan saya masih berharap dukungan teman-teman perkutut digelaran liga berikutnya,” tutup Saryono. *kb2.

Liga Anak Manja Pertama Jember
Klik untuk memperbesar Daftar Juara.

Lanjutkan Membaca