Connect with us

Derkuku

Liga Derkuku Bali Seri VIII Sanur Denpasar: Bergelang Ring Luar, Mahadewa dan Nakula Teratas

KONBUR Tayang

:

Sudah delapan seri Liga Derkuku Bali 2018 berjalan sejak dimulai awal tahun. Namun ring luar masih tetap mendominasi daftar juara khususnya di peringkat teratas. Seperti tampak pada Liga Derkuku Bali seri ke-8 yang berlangsung di lapangan Bet Ngandang Sanur Denpasar, Minggu 9 Desember 2018.

ldb

LDB 2018: Bangkitnya Derkuku Bali

Di kelas dewasa senior misalnya, dua tetasan B2W Jogyakarta berhasil tampil terdepan melalui Mahadewa yang diusung Wayan Suka yang berada di peringkat pertama dan Beli Bagus milik Ardhana yang berada di tempat kedua. Baru di posisi ketiga disabet Gatotkaca bergelang Wiana BF Bali.

ldb

RAIS DAN TENDHA: Tetap Semangat Meski Minim Sarana

Begitu juga di kelas dewasa junior. Dua tetasan Jawa berhasil mendominasi papan atas. Di antaranya Nakula milik Sudiana yang bergelang Sasabela Solo yang duduk di podium utama dan Cantika milik Agung Adi yang bergelang Tidar berada di posisi runner up.

ldb

DEKU MANIA BALI: Terus Datangkan Materi Tercanggih Hadapi LDI dan LDB 2019

Baru di peringkat ketiga, tetasan-tetasan Bali mulai bermunculan. Seperti Sakti BF milik Rais Sugiyanto yang mengantarkan dua tetasannya di kelas dewasa senior dan tiga di kelas dewasa junior. Sedangkan Wiana BF milik Ardhana mengantarkan Gatotkaca di tempat ketiga dewasa senior.

ldb

SANG JAWARA: Siap Turun di Seri Berikutnya

Sederet peternak Bali yang mulai bangkit di antaranya Rimba BF, ABF, Ganesa, Ratna Gumilang, Artono, Sakti,  IBW yang kemarin absen karena ada upacara. Begitu juga Dragon BF milik Hendro Prayitno yang kini semakin gencar mengembangkan trah-trah B2W yang kemarin pulang ke Jawa.

ldb

GUYUB RUKUN: Deku Mania Bukan Sekedar Berlomba, yang Penting Guyub Rukun Selawase

Tidak saja di arena tetasan luar mendominasi puncak juara, begitu juga di dalam kandang. Hampir sebagian besar materi-materi peternak derkuku Bali bergelang dari peternak ternama di Jawa seperti B2W, Tidar, Sasabela dll. ‘’Ketika Bali sempat vakum, rekan-rekan di Jawa memang terus aktif berkarya sehingga wajar mereka selalu terdepan. Tetapi ke depan seiring hadirnya lapangan permanen, mudah-mudahan derkuku Bali kembali bergairah,’’ terang Ketua PPDSI Bali Made Tendha.

Baca Juga  Super Hero Double Winners di Pandawa Cup 1 Kutuh Badung: Pelapis Soviet 19 Mr. Donik Siap Panaskan Kelas Murai

Tanda-tanda semakin bergairahnya derkuku Bali sudah mulai terasa. Hal ini bisa dirasakan dari peternak Bali yang terus mendatangkan materi-materi tercanggih yang siap menelorkan anakan-anakan yang bisa bersaing di kancah nasional. Salah seorang panitia Rais Sugiyanto mengucapkan terimakasih kepada seluruh deku mania yang sudah hadir dan memeriahkan LDB seri ke-8 seraya memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. *kb3

Derkuku

Liga Derkuku Bali 2019 Seri I Sakti Cup di Sanur Bali: Tetasan B2W Dominasi Juara, Kebo Iwo dan Mangku Bumi Terdepan

Published

on

ld
LDB I SAKTI CUP: Mulai Panas Meski di Seri Pertama

Setelah liga derkuku Bali 2018 berakhir dengan melahirkan nominasi burung terbaik, memasuki tahun 2019, PPDSI kembali menggelar Liga derkuku Bali 2019. Seri pertama digelar Minggu, 13 Januari 2019 kemarin di lapangan Bet Ngandang Sanur Bali bertajuk SAKTI CUP.

ld
SEMANGAT: Kibarkan Dunia Derkuku di Bali

Lomba tidak saja dihadiri deku mania Bali seperti Hendro Prayitno, Ketut Ardhana, Bagus Wirawan, Agung Darmawan, Komang Prancis, Sapto, Nyoman Sudiana, Rizky, Rais, Made Thenda juga kedatangan deku mania Lombok yang ingin melihat dari dekat LDB seri I.

ld
DEKU MANIA LOMBOK: Pantau Perkembangan Derkuku di Bali

Walaupun baru memasuki seri pertama, namun pertarungan para gaco sudah terlihat memanas. Banyak kedatangan gaco baru yang siap bakal memanaskan seri-seri berikutnya. Dari gaco yang hadir di tengah-tengah LDB, tetasan B2W Jogyakarta kembali mendomiansi juara. Bahkan di kelas dewasa senior, posisi empat besar dipegang oleh B2W. Begitu juga di kelas dewasa junior juara 1 juga dipegang tetasan B2W. Walaupun sama-sama mengorbitkan B2W, namun pemiliknya yang berbeda itu mengaku siap bersaing. Selain bersaing antar indukan juga kelak anakannya yang kini rata-rata sudah dikembangkan di kandangnya masing-masing.

ld
BERSYUKUR: WalauTidak Harus Juara Pertama

Tanpa diduga dominasi juara di kelas dewasa senior kini ditumbangkan oleh Nyoman Sudiana setelah menurunkan Kebo Iwo yang sukses menembus juara pertama. Kebo Iwo bersaing ketat dengan Beli Bagus yang diasuh Ketut Ardhana yang mengambil posisi juara kedua.

ld
HADIAH TROFI: Bukan Sekedar Hadiahnya, tetapi Bisa Berkumpul dan Bersilaturahmi

Sedangkan di kelas dewasa junior, Hendro Prayitno masih terlalu tangguh mendominasi juara. Kali ini Hendro mengorbitkan Mangku Bumi yang duduk di singasana juara pertama. Mangku Bumi mendapat lawan seimbang Arya Kamandanu debutan PDD Agung dari Griya Tegal bergelang Arya yang menempati posisi runner up.

ld
AGUNG ADI: Memilih Jadi Juri Biar Lomba Bisa Jalan

Sakti Cup baru seri pertama dari sepuluh seri yang bakal dibuka pada LDB 2019. Mr. Rais yang memprakarsai LDB seri I bertajuk Sakti Cup menandaskan liga derkuku Bali segera digulirkan untuk menghidupkan kembali suasana derkuku Bali yang mulai bangkit baik penghobi lomba maupun peternak. Sakti BF adalah salah satu peternak derkuku yang ada di Bali yang digawangi Mr. Rais. ‘’Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh deku mania yang sudah hadir mengikuti Sakti Cup dan memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. *kb3

Baca Juga  Duet Maut Ijo Mana’x dan Arjuna Mr. Totok Rrj di Pandawa Cup 1 Kutuh Badung: Dominasi Runner Up Antarkan Duta Nzr Juara Umum BC
ld

Lanjutkan Membaca

Derkuku

Dragon BF Hendro Prayitno Denpasar: Tetasannya Siap Panaskan Liga Derkuku 2019

Published

on

Sejak liga derkuku Bali digulirkan 2018 yang kini sudah memasuki seri ke-7, suhu persaingan terasa panas di arena. Tidak saja di arena gantangan untuk berebut kursi podium tetapi juga berlomba untuk mencetak anakan-anakan petarung yang unggul. Tak terkecuali Hendro Prayitno, yang dikenal sebagai juri ocehan paling senior di Bali yang sempat bermain perkutut dan kini menekuni dunia derkuku.

Sejak Hendro terjun ke dunia derkuku dengan meminang langsung jawara-jawara lapangan di tingkat nasional, membuat deku mania Bali semakin panas. Banyak deku mania Bali berlomba-lomba berburu gaco ke Jawa. Unggul di beberapa seri melalui jago-jago andalannya, Hendro mulai mengembangkan indukan derkuku berkualitas super di kandangnya yang diberi nama Dragon BF. Ada sederet gaco-gaco yang sudah moncer di lapangan yang dimasukkan ke kandang untuk mencetak burung-burung petarung. Sedikitnya ada 9 kandang unggulan. Di antaranya Kandang DDI: B2W 1539 (anakan Narasoma dengan B2W 2199 (cucu Narasoma). Kandang DD2: B2W 2226 ( Anak Basudewa dengan B2W 2028). Kandang D1: GTA dengan FZN. Kandang D2: B2W (cucu Bodronoyo) dengan B2W (anak Narasoma 2213). Kandang D3: LMS Brojomusti dengan B2W 2384.

dragon

HENDRO PRAYITNO: Fokus Kini Kembangkan Derkuku

Kandang D4: B2W 2267 (anak Narayono) dengan B2W 2309 (anak Narasoma). Kandang D5: B2W 2286 (cucu Ganesa) dengan B2W 1565 (cucu Bodronoyo). Kandang D6: B2W 2279 (anak Narasoma dengan B2W 245 (anak Galunggung). Dan Kandang D7: GTA 121 (cucu Bodronoyo) dengan B2W 1653 (anak Narasoma).

Namun kesembilan indukan ini baru meretaskan tiga kali tetasan yang tertua umur 4 bulanan. ‘’Karena mulai ternak bulan Mei 2018 yang pertama lahir bulan Juni maka anakan pertama rata-rata umur 4 bulanan,’’ ujar Hendro yang tinggal di Jalan Gunung Sari IV Nomor 39 Monang Maning Denpasar.

dragon

PIYIKAN TIGA KALI TETASAN: Siap Panaskan Liga Derkuku 2019

Sekarang sudah ada tiga tingkat umur. Umur 4 bulan, 2 bulan dan beberapa pecan. Bahkan seluruh anakannya belum ada yang terpantau dan masih dimasukkan di kandang umbaran. Namun seluruh anakannya ini bakal dipersiapkan untuk meramaikan Liga Derkuku 2019. Baik liga derkuku Bali maupun liga derkuku Indonesia. *kb3

Baca Juga  Murai Gladiator Dian Arif Ngebom di Sesi Awal Pandawa Cup 1 Kutuh Badung: Makin Edan Setelah Raih Murai Terbaik Pekan Lalu

Lanjutkan Membaca

Derkuku

Rimba BF Komang Prancis di Tibu Beneng Badung: Sukses Kembangkan Cucak Rowo Kini Fokus Cetak Derkuku Lomba

Published

on

Kalau bicara soal dunia ternak cucak rowo, Komang Prancis adalah seorang maestro. Sejak menekuni ternak cucak rowo paruh 2000-an, sudah ratusan ekor anakan bergelang Komang P BF tersebar di Bali dan Jawa. Setiap bulan mampu memproduksi puluhan ekor kualitas super berlokasi di Jalan Raya Semat Desa Tibu Beneng Kuta Utara Badung.

komang

KANDANG CUCAK ROWO: Sang Maestro Peternak Cucak Rowo dengan Hasil Panen Anakannya

Namun di balik kesuksesannya beternak cucak rowo, Komang Prancis kini menambah hobi baru menekuni derkuku. Pilihan pada jenis burung yang satu ini yang dikenal kelangenan terlihat bertolak belakang dengan jenis cucak rowo. Tetapi Komang memberi alasan untuk menyeimbangkan diri. Jika cucak rowo suaranya lebih menghentak-hentak, berbeda dengan derkuku yang menyentuh hati.

komang

RIMBA BF: Banyak Dikunjungi Rekan-rekan Deku Mania

Begitu juga dengan beternak cucak rowo yang mempertahankan kualitas indukan yang rata-rata ropel, terjun ke dunia ternak derkuku, Komang Prancis juga sangat memperhatikan kualitas materi indukan. Disupport penuh oleh Sakti BF dan Ganesa BF yakni Mr. Rais Sugiyanto dan Made Tendha, Komang Prancis semakin mantap menatap dunia  derkuku.

komang

AKTIF LOMBA: Selain Fokus Ternak Juga Persiapkan Materi untuk Lomba

‘’Semangat mengembangkan derkuku dan aktif berlomba tidak terlepas dari dorongan Pak Rais dan Pak Tendha yang mengajari saya mengenal suara derkuku,’’ terang Komang Prancis ketika kontesburung.com menyambangi rumahnya yang didampingi langsung Ketua PPDSI Bali Made Tendha dan Rais Sugiyanto.

komang

BABY SITTER: Andalkan Babon Puter Untuk Membesarkan Piyik Derkuku

Walaupun baru beberapa bulan bermain derkuku, Komang Prancis yang menamai ringnya Rimba BF sudah berhasil mencetak anakan-anakan yang mampu berbicara di kontes local dan nasional. Di antaranya menembus tiga besar di LDI Situbondo.

komang

PIYIK DERKUKU: Hasil dari Uji Coba di Rimba BF

Sebagai deku mania pemula yang banyak dibimbing para seniornya, Komang Prancis berkesimpulan tidak sembarang memilih materi indukan. Bahkan ketika Terlena bergelang 446 moncer di LDI, Komang Prancis memberanikan diri menjebol indukannya yang kini dimasukkan ke kandang Celuluk Bali. Hasilnya anaknya juga moncer di LDI.

Baca Juga  Duet Maut Ijo Mana’x dan Arjuna Mr. Totok Rrj di Pandawa Cup 1 Kutuh Badung: Dominasi Runner Up Antarkan Duta Nzr Juara Umum BC

Beberapa kandang lainnya juga memiliki materi yang sudah menghasilkan anakan yang siap meramaikan liga derkuku Bali dan LDI 2019 mendatang. Selain mengembangkan indukan-indukan kekinian, Komang Prancis juga mulai bereksperimen ingin menemukan sebuah karakter suara yang diharapkan. ‘’Masih dalam proses, mudah-mudahan bisa terwujud,’’ ujar Komang Prancis.

Meski lahannya luas, namun Rimba BF hanya mengembangkan tujuh kandang dengan memanfaatkan baby sitter puter sebagai babon membesarkan anakan. Di antaranya kandang Halilitar: Sakti 21 (IBW 471x Wiana 06) dengan Swatt (Import x RMT 126). Kandang Pelangi Bali: B2W 1467 (B2W 1065 x B2W 1031) dengan Tidar 170 (B2W 256 x Tidar 54). Kandang Meteor: B2W 2238 (Noroyono x Salsa Bela 307) dengan Tidar 259 (RMT 357 x Bara 01). Kandang Reklamasi: Tidar 230 (B2W 1467 x Tidar 121) dengan Tidar 223 (B2W 1467 x Tidar 170). Kandang Barong Bali: Tidar 284 (Tidar 70 x B2W 1535) dengan Tidar 226 (Tidar 294 x HDK 02). Kandang Leak Bali: LBF (YNT 076 x YNT 09) dengan Cuhu (Misteri Rimba dengan Misteri Rimba). Dan Kandang Celuluk Bali: Tidar 294 (B2W 1222 x MKS 102) dengan Tidar 257 (RMT 312 x Salsa Bela). *kb3

Lanjutkan Membaca