Latber BnR Tulangan Sidoarjo – Gelaran Perdana, Terapkan Aturan Berdasar Protokol Kesehatan

Mengantisipasi membludaknya jumlah peserta di latber pembuka setelah sekitar 3 bulan rehat, BnR Tulangan Sidoarjo pun telah menyiapkan beberapa aturan agar latber yang digelar pada Jumat siang, 12 Juni 2020 itu berjalan lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Beberapa diantaranya yakni panitia tidak melayani pembelian tiket di lapangan atau para peserta diwajibkan melakukan pemesanan tiket terlebih dahulu mengingat dibatasinya jumlah gantangan di tiap kelasnya, karena panitia hanya menyiapkan 36 nomor gantangan di semua kelas yang dipertandingkan. “Hal itu kita lakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan jumlah peserta yang berlebihan,” ungkap Yandik MDC yang diamini Heni Batiksari selaku motor penggerak gantangan yang berlokasi di jalan Kenongo Tulangan Sidoarjo itu.

Saat di lapangan, para peserta juga diwajibkan mengenakan masker dan panitia menyiapkan tempat cuci tangan di beberapa titik. Dan yang tak kalah pentingnya adalah pelindung diri terutama bagian wajah bagi panitia dan juri yang bertugas dengan mengenakan face shield.

Dan benar saja, di gelaran perdana yang start sekitar jam 14.30 wib itu pun mendapat respon positif dan cukup besar dari kicaumania dan kekekmania Sidoarjo Raya hingga Pasuruan dan Mojokerto “Jika saja jumlah pesertanya tidak kita batasi dari awal, tentu peserta akan membludak dan aturan protokol kesehatan pun sulit dikendalikan,” celetuk Yandik.

Bahkan nyaris 6 kategori yang dipersiapkan panitia nyaris full 36 nomer gantangan semua atau memenuhi kuota yang disediakan. Seperti di 2 kelas kelas Murai Batu dan Cucak Ijo full gantangan dari 3 kelas yang disediakan panitia. Begitu halnya dengan 2 kelas Kacer dan Cendet yang full semua, serta kelas Kenari dan Lovebird yang nyaris full semua.

Dan yang menjadi bintangnya saat itu adalah Kacer Buldoser andalan Rudi dari SR Team dan Cendet Radja milik Andre Graha BC yang sama-sama meraih double winner sekaligus menyapu bersih 2 kelas di kelas yang diikutinya. Sedangkan Untung besutan Dika Cyril DNY Product nyaris meraih hal serupa atau nyeri, jika saja langkahnya tidak terhalang saat berlaga di kelas Lovebird B.

Sementara itu, salut untuk Dede LBF Grammer yang sukses mengusung 2 gaco andalannya yakni Killer dan Green Force yang sama-sama menguasai 2 kelas Kenari. Jika di kelas Kenari A, podium juara menjadi milik Killer dan Green Force berada di posisi runner up. Maka keadaan pun berbalik di kelas Kenari B, dimana Green Force menggeser posisi Killer yang turun ke posisi dua.

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here