Kenari Preman “Obrak-Abrik” 1st Anniversary GMS Madiun Gondol Tiga Tropi Juara Satu

Kandidat SF
OBRAK-ABRIK. Kenari "Preman" milik Arik Kandidat bersama kru Kandidat SF usai mengobrak-abrik 1st Anniversary GMS (Gantangan Madya Sari) Madiun, Minggu (28/7/2019).

Kontesburung.com – Madiun, Kelas kenari menjadi salah kelas yang paling seru sekaligus sengit persaingannya, tak lain karena seabrek Kenari-kenari bintang karesidenan Madiun dan sekitarnya tumplek blek di even 1st Anniversary GMS (Gantangan Madya Sari) Madiun, Minggu (28/7/2019).

Preman, Kenari milik Arik Kandidat dari Kandidat SF tercatat sebagai salah satu diantara puluhan kenari yang digantang di tiap-tiap kelasnya, dimana dibuka 5 kelas Kenari mulai dari Kenari STD Kecil hingga Kenari STD Bebas.

KAcer Mahadewa
DOUBLE WINNER. Kacer Mahadewa (Kandidat SF) mengulang sukses, sabet dua juara 1, di 1st Anniversary GMS (Gantangan Madya Sari) Madiun, Minggu (28/7/2019).

Di kelas Kenari pembuka, yakni Kenari STD BNR, Momogi sukses menyabet gelar juara, sementara Preman harus puas di posisi kedua. Memasuki kenari leg kedua, giliran Gamora yang sukses menyabet juara 1, dengan dikuntit ketat oleh Bimo dan di posisi ketiga Momogi. Sementara Preman terpuruk diposisi keempat.

Memasuki paruh kedua lomba yang digelar usai juri dan panitia istirahat, seperti ngamuk akibat kekalahan beruntun sebelumnya, Preman bangkit dan langsung mengobrak-abrik kelas Kenari STD Kecil dengan menyabet tropi juara 1 pertamanya.

Murai Batu King Emperor
TETAP MONCER. Murai King Emperor pun tak luput juara, dengan mengusung pulang tropi juara 1 kelas Murai Batu di 1st Anniversary GMS (Gantangan Madya Sari) Madiun, Minggu (28/7/2019).

Tetap tampil ngotot, performa gila kembali ditampilkan Preman saat tandang di kelas Kenari Bebas BNR. Ngototpun berbuah hasil dengan kembali menyikat tropi juara 1, dengan dikuntit Lee milik Mr. Cello dan Halus milik Ozza, dimana kedua tuntas di podium 2 dan 3.

Di kelas pamungkas, yakni Kenari STD Kecil JBI, yang dijadwal pada 1 sesi sebelum sesi akhir, dimana hari semakin gelap, performa Preman bukannya mengendur tapi malah menggila. Tak urung, tropi gelar juara ketiga pun ia raih dari para rival-rivalnya.

“Di sesi-sesi awal, Preman seperti masih sering mengibas-ngibaskan sayap dan menggoyangkan badannya seperti risih kayak orang habis mandi dan belum kering, tapi buka didis lho. Dan itu membuatnya kurang peduli dengan gacoran rival-rivalnya. Mungkin lain ceritanya kalau tidak seperti itu,” kata Arik Kandidat menyoal kegagalan Preman meraih juara 1 di sesi awal.

Tampil ugal-ugalan memang selalu dilakukan tim Kandidat SF dalam setiap gelaran yang mereka ikuti. Selain sukses besar yang diraih Preman, Kacer dan Murai Batu Kandidat SF juga membawa beberapa tropi juara. Kacer Mahadewa, memboyong dua tropi juara 1, di kelas Kacer GMS dan Kacer OBI. Sedangkan di Murai Batu King Emperor berhasil menundukkan rival-rivalnya di kelas Murai Batu OBI, setelah tampil kurang memuaskan di kelas Murai Batu BNR.

Khofifah Cup 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here