{"id":42592,"date":"2020-06-04T09:06:25","date_gmt":"2020-06-04T02:06:25","guid":{"rendered":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592"},"modified":"2020-06-04T09:06:25","modified_gmt":"2020-06-04T02:06:25","slug":"larwo-murai-asli-jawa-populasinya-langka-sejak-tahun-1990-an","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592","title":{"rendered":"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an"},"content":{"rendered":"<p>Selama ini oranga mengenal Murai batu <em>(Copsychus malabaricus)<\/em> atau juga sering dikenal sebagai kucica hutan selaau asal Sumatera. Memang benar, tapi pada dasarnya jenis murai batu ini penyeberanya cukup luas, mulai dari India, Cina, negara dalam wilayah Asia Tenggara sampai Indonesia. Di Indonesia sendiri penyebaran Murai batu ini mulai ujung Utara pulau Sumatera sampai ujung selatan, kemudian menyebarang ke Jawa dan Kalimantan. Tidak terdapat di Bali.<\/p>\n<p>Nah di jawa sendiri murai batu ini sering dikenal sebagai Larwo dan penyebarannya sebenarnya cukup luas dan merata diseluruh pulau jawa, termasuk dipulau Kangean dan Panaitan. Hanya saja sejak tahun 90 an, populasi burung Larwo secara perlahan mulai menyusut tajam. Hal itu akibat perburuan maupun perusakan hutan yang selama ini menjadi habitatnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_42594\" aria-describedby=\"caption-attachment-42594\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-asli-Jawa-Barat.jpeg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-42594\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-asli-Jawa-Barat.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1129\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-asli-Jawa-Barat.jpeg 1024w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-asli-Jawa-Barat-768x847.jpeg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-asli-Jawa-Barat-696x767.jpeg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-asli-Jawa-Barat-381x420.jpeg 381w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-asli-Jawa-Barat-762x840.jpeg 762w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-42594\" class=\"wp-caption-text\">Murai batu Larwo asli Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n<p>Karena sering muncul ditepian hutan yang berdekatan dengan perkampungan, menjadikan Larwo saat itu menjadi burung yang mudah diburu baik untuk dipelihara maupun untuk diperjual belikan. Dalam perkembang biakanya larwo sukan bersarang dilubang pohon, belukar bambu atau celah celah lain yang tidak jauh dari tanah.<\/p>\n<p>Sarangnya cukup besar terbuat dari\u00a0 daun dan serat serat. Telurnya antara dua sampai tiga butir berwarna kuning pucat sedikit kehijau hijauan dengan banyak bintik bintik coklat. Menurut catatan buku panduan lapangan pengenalan burung burung jawa dan bali karya John Mackinnon musim berbiak kalau di Jawa tengah sekitar bulan Mei dan Agustus.<\/p>\n<p>Ukuran tubuh Larwo ini keseluruhan sekitar 27 cm, dengan ekor panjang sekitar 12 &#8211; 15cm. Hampir sama dengan murai yang ada di kalimantan yang akrap disebut dengan murai\u00a0 Borneo. \u00a0\u00a0Ciri dari Murai Jawa jantan bagian kepala, leher dan punggung berwarna hitam dengan biru mengkilat, warna sayap dan bulu ekor bagian tengah berwarna hitam suram, Tungging dan bulu terluar dari ekor berwarna putih, perutnya berwarna jingga agak coklatan.\u00a0 Paruh berwarna hitam, kaki coklat abu abu. Betina warna bulu hitam kusam baik dibagian kepala leher hingga punggung, sedang warna dadanya orange gelap.<\/p>\n<p>Sebagai burung penyanyi Larwo termasuk jenis burung penyanyi yang baik karena memiliki irama komplek \/ lengkap dan indah, dan juga bisa menirukan suara burung lain. Karena itulah burung ini sejak belum ada lomba burung sering diburu kemudian diperdagangkan untuk dipelihara.\u00a0 Sebenarnya kebiasaan dari Murai batu jawa \/ Larwo ini tidak suka dekat manusia, dan lebih suka hidup didalam hutan yang lebat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_42593\" aria-describedby=\"caption-attachment-42593\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Irama-lagu-dan-gaya-saat-berbunyi-tak-beda-jauh-dengan-murai-asal-Sumatera-hanya-warna-ukuran-fisik-dan-panjang-ekor-yang-membedakan.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-42593\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Irama-lagu-dan-gaya-saat-berbunyi-tak-beda-jauh-dengan-murai-asal-Sumatera-hanya-warna-ukuran-fisik-dan-panjang-ekor-yang-membedakan.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1142\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Irama-lagu-dan-gaya-saat-berbunyi-tak-beda-jauh-dengan-murai-asal-Sumatera-hanya-warna-ukuran-fisik-dan-panjang-ekor-yang-membedakan.jpeg 1024w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Irama-lagu-dan-gaya-saat-berbunyi-tak-beda-jauh-dengan-murai-asal-Sumatera-hanya-warna-ukuran-fisik-dan-panjang-ekor-yang-membedakan-768x857.jpeg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Irama-lagu-dan-gaya-saat-berbunyi-tak-beda-jauh-dengan-murai-asal-Sumatera-hanya-warna-ukuran-fisik-dan-panjang-ekor-yang-membedakan-696x776.jpeg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Irama-lagu-dan-gaya-saat-berbunyi-tak-beda-jauh-dengan-murai-asal-Sumatera-hanya-warna-ukuran-fisik-dan-panjang-ekor-yang-membedakan-377x420.jpeg 377w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Irama-lagu-dan-gaya-saat-berbunyi-tak-beda-jauh-dengan-murai-asal-Sumatera-hanya-warna-ukuran-fisik-dan-panjang-ekor-yang-membedakan-753x840.jpeg 753w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-42593\" class=\"wp-caption-text\">Irama lagu dan gaya saat berbunyi tak beda jauh dengan murai asal Sumatera, hanya warna, ukuran fisik dan panjang ekor yang membedakan<\/figcaption><\/figure>\n<p>Seperti kebiasaan kehidupan Murai batu pada umumnya, tiap pagi Larwo keluar sarang akan bernyanyi keras sambil mencari makan sekaligus sebagai tandai wilayahnya agar larwo jantan yang ada disekitarnya tidak masuk wilayahnya. Larwo sering terbang rendah, dengan sayap kebawah dan ekor ditegakkan, terbang jarak pendek dari pohon satu ke pohon yang lain dan sering loncat ditanah sambil berburu serangga, ulat, belalang bahkan kelabang.<\/p>\n<p>Di Jawa ini ada banyak anak jenis dari Murai Batu Jawa, diantaranya <em>Copsychus Malabaricus<\/em> <em>Tricolor<\/em> di ujung Jawa barat<em>. C.m Javanicus<\/em> di Jawa Barat dan Jawa tengah, <em>C.Momissus<\/em> di Jawa Timur. <em>C.m.Mirabilis<\/em> di pulai Panaitan. <em>C. M. Nigricauda<\/em> di Pulau Kangean dan Matasiri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama ini oranga mengenal Murai batu (Copsychus malabaricus) atau juga sering dikenal sebagai kucica hutan selaau asal Sumatera. Memang benar, tapi pada dasarnya jenis murai batu ini penyeberanya cukup luas, mulai dari India, Cina, negara dalam wilayah Asia Tenggara sampai Indonesia. Di Indonesia sendiri penyebaran Murai batu ini mulai ujung Utara pulau Sumatera sampai ujung<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":42595,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-42592","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selama ini oranga mengenal Murai batu (Copsychus malabaricus) atau juga sering dikenal sebagai kucica hutan selaau asal Sumatera. Memang benar, tapi pada dasarnya jenis murai batu ini penyeberanya cukup luas, mulai dari India, Cina, negara dalam wilayah Asia Tenggara sampai Indonesia. Di Indonesia sendiri penyebaran Murai batu ini mulai ujung Utara pulau Sumatera sampai ujung\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-04T02:06:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1351\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642\"},\"headline\":\"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an\",\"datePublished\":\"2020-06-04T02:06:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592\"},\"wordCount\":519,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg\",\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592\",\"name\":\"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg\",\"datePublished\":\"2020-06-04T02:06:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg\",\"width\":1024,\"height\":1351,\"caption\":\"Murai batu Larwo Banyuwangi Jawa timur\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/kontesburung.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/\",\"name\":\"Kontesburung.com\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png\",\"width\":400,\"height\":114,\"caption\":\"Admin\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an -","og_description":"Selama ini oranga mengenal Murai batu (Copsychus malabaricus) atau juga sering dikenal sebagai kucica hutan selaau asal Sumatera. Memang benar, tapi pada dasarnya jenis murai batu ini penyeberanya cukup luas, mulai dari India, Cina, negara dalam wilayah Asia Tenggara sampai Indonesia. Di Indonesia sendiri penyebaran Murai batu ini mulai ujung Utara pulau Sumatera sampai ujung","og_url":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592","article_published_time":"2020-06-04T02:06:25+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":1351,"url":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642"},"headline":"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an","datePublished":"2020-06-04T02:06:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592"},"wordCount":519,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1"},"image":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg","articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592","url":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592","name":"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg","datePublished":"2020-06-04T02:06:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#primaryimage","url":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg","contentUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Murai-batu-Larwo-Banyuwangi-Jawa-timur.jpeg","width":1024,"height":1351,"caption":"Murai batu Larwo Banyuwangi Jawa timur"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=42592#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kontesburung.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Larwo, Murai Asli Jawa Populasinya Langka Sejak Tahun 1990 an"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#website","url":"https:\/\/kontesburung.com\/","name":"Kontesburung.com","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kontesburung.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png","contentUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png","width":400,"height":114,"caption":"Admin"},"logo":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/kontesburung.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=42592"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42592\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42596,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42592\/revisions\/42596"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/42595"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=42592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=42592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=42592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}