{"id":41723,"date":"2020-01-31T23:05:14","date_gmt":"2020-01-31T16:05:14","guid":{"rendered":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723"},"modified":"2020-01-31T23:05:39","modified_gmt":"2020-01-31T16:05:39","slug":"pin-tailed-whydah-pipit-hias-africa-si-cantik-bersuara-indah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723","title":{"rendered":"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah"},"content":{"rendered":"<p>Nama Inggrisnya <strong><em>The\u00a0Whydah pin-tailed<\/em>\u00a0(\u00a0Vidua macroura\u00a0) <\/strong>burung kecil\u00a0seukuran Black throat ini juga dikenal sebagai burung penyanyi yang merdu berirama dan mirip Black throat.<\/p>\n<p>Bedanya untuk yang jantan memiliki ekor cukup panjang yang mencolok. Karena keindahan ekor panjang dan suaranya yang merdu menjadikan burung ini banyak dipelihara oleh mereka penggemar burung. Bukan hanya di Indonesia saja, Pin tailed didatangkan untuk penggemar burung dibanyak negara.<\/p>\n<p>Belakangan burung ini masuk Indonesia dalam jumlah cukup banyak, dan ada di pasar burung salah satunya di pasar burung Splindit Malang di kios H.Hasan.<\/p>\n<p>Burung ini sepasang hanya ditawarkan Rp 1 juta, yang kalau dibanding Black throad, jauh lebih murah. Burung yang banyak berkembang biak disebagian besar\u00a0Afrika\u00a0selatan\u00a0Gurun Sahara\u00a0.<\/p>\n<figure id=\"attachment_41726\" aria-describedby=\"caption-attachment-41726\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-tailed-jantan-ekornya-panjang-dan-suaranya-enak-didengar.jpeg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-41726\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-tailed-jantan-ekornya-panjang-dan-suaranya-enak-didengar.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1820\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-tailed-jantan-ekornya-panjang-dan-suaranya-enak-didengar.jpeg 1024w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-tailed-jantan-ekornya-panjang-dan-suaranya-enak-didengar-768x1365.jpeg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-tailed-jantan-ekornya-panjang-dan-suaranya-enak-didengar-864x1536.jpeg 864w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-tailed-jantan-ekornya-panjang-dan-suaranya-enak-didengar-696x1237.jpeg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-tailed-jantan-ekornya-panjang-dan-suaranya-enak-didengar-236x420.jpeg 236w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-tailed-jantan-ekornya-panjang-dan-suaranya-enak-didengar-473x840.jpeg 473w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-41726\" class=\"wp-caption-text\">Pin-tailed jantan, ekornya panjang dan suaranya enak didengar<\/figcaption><\/figure>\n<p>Whydah berekor pin pertama kali dideskripsikan oleh naturalis Jerman bernama\u00a0Peter Simon Pallas\u00a0pada 1764. Ukuran tubuh nya panjang 12-13 cm, sedang jantang ciri memiliki ekor meskipun ekor sampai 20 cm lagi.\u00a0Selain ekor yang panjang ciri lain jantan dewasa memiliki punggung dan mahkota hitam, dan ekor hitam yang sangat panjang.\u00a0Sayapnya berwarna coklat gelap dengan bercak putih, dan bagian bawah dan kepalanya, terlepas dari mahkota, berwarna putih.\u00a0Jantan betina dan non pembibitan telah menggaruk bagian atas berwarna coklat, bagian bawah berwarna keputihan dengan sisi buff, dan pola buff dan wajah hitam.\u00a0 Burung yang belum dewasa seperti betina tetapi lebih jelas dan dengan paruh keabu-abuan.<\/p>\n<p>Ada catatan menarik dari Pin tailed, dimana burung ini dialam liar dikenal sebagai parasit, karena saat bertelur si betina akam menaruh telurnya di sarang\u00a0burung pipit lain, terutama pipit lilin.\u00a0Biasanya, 2-4 telur ditambahkan ke sarang yang sudah ada telurnya.\u00a0Telur dari inang dan Pin tailed whydah berwarna putih, ukuran telurnya sedikit lebih besar dari telur pipit yang dititipi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_41724\" aria-describedby=\"caption-attachment-41724\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Pipit-Hias-Afrika-Dijual-sepasang-Rp-1-juta.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-41724\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Pipit-Hias-Afrika-Dijual-sepasang-Rp-1-juta.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Pipit-Hias-Afrika-Dijual-sepasang-Rp-1-juta.jpeg 1024w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Pipit-Hias-Afrika-Dijual-sepasang-Rp-1-juta-768x432.jpeg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Pipit-Hias-Afrika-Dijual-sepasang-Rp-1-juta-696x392.jpeg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Pipit-Hias-Afrika-Dijual-sepasang-Rp-1-juta-747x420.jpeg 747w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-41724\" class=\"wp-caption-text\">Pin Tailed Whydah &#8211; Pipit Hias Afrika &#8211; Dijual sepasang Rp 1 juta<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pin tailed jantan termasuk jenis teritorial, dan satu jantan sering memiliki beberapa betina dalam kelompok kecilnya.\u00a0Dia memiliki tampilan penerbangan pacaran yang rumit, yang mencakup melayang di atas betina untuk menampilkan ekornya.\u00a0Lagu ini diberikan dari tempat yang tinggi, dan terdiri dari mencicit cepat dan nyaring.\u00a0 Makananya berupa bijian seperti kenari, ngak heran kalau burung ini ternyata termasuk burung yang banyak di exsport dari Afrika ke banyak negara Asia, Amerika juga Eropa. Selain harga cukup terjangkau, suaranya enak didengar, sosoknya yang cantik dan perawatan cukup mudah. Tertarik? segera datangi beberapa pasar burung yang ada di kota besar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nama Inggrisnya The\u00a0Whydah pin-tailed\u00a0(\u00a0Vidua macroura\u00a0) burung kecil\u00a0seukuran Black throat ini juga dikenal sebagai burung penyanyi yang merdu berirama dan mirip Black throat. Bedanya untuk yang jantan memiliki ekor cukup panjang yang mencolok. Karena keindahan ekor panjang dan suaranya yang merdu menjadikan burung ini banyak dipelihara oleh mereka penggemar burung. Bukan hanya di Indonesia saja, Pin<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":41725,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[183],"tags":[5650,5651],"class_list":["post-41723","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profil","tag-pin-tailed-whydah","tag-pipit-hias"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nama Inggrisnya The\u00a0Whydah pin-tailed\u00a0(\u00a0Vidua macroura\u00a0) burung kecil\u00a0seukuran Black throat ini juga dikenal sebagai burung penyanyi yang merdu berirama dan mirip Black throat. Bedanya untuk yang jantan memiliki ekor cukup panjang yang mencolok. Karena keindahan ekor panjang dan suaranya yang merdu menjadikan burung ini banyak dipelihara oleh mereka penggemar burung. Bukan hanya di Indonesia saja, Pin\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-01-31T16:05:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-01-31T16:05:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642\"},\"headline\":\"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah\",\"datePublished\":\"2020-01-31T16:05:14+00:00\",\"dateModified\":\"2020-01-31T16:05:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723\"},\"wordCount\":419,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg\",\"keywords\":[\"Pin Tailed Whydah\",\"Pipit Hias\"],\"articleSection\":[\"Profil\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723\",\"name\":\"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg\",\"datePublished\":\"2020-01-31T16:05:14+00:00\",\"dateModified\":\"2020-01-31T16:05:39+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg\",\"width\":1024,\"height\":576,\"caption\":\"Pin Tailed Whydah Sosok betina yang mirip burung gereja, cuma ukuranya lebih kecil\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/kontesburung.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/\",\"name\":\"Kontesburung.com\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png\",\"width\":400,\"height\":114,\"caption\":\"Admin\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah -","og_description":"Nama Inggrisnya The\u00a0Whydah pin-tailed\u00a0(\u00a0Vidua macroura\u00a0) burung kecil\u00a0seukuran Black throat ini juga dikenal sebagai burung penyanyi yang merdu berirama dan mirip Black throat. Bedanya untuk yang jantan memiliki ekor cukup panjang yang mencolok. Karena keindahan ekor panjang dan suaranya yang merdu menjadikan burung ini banyak dipelihara oleh mereka penggemar burung. Bukan hanya di Indonesia saja, Pin","og_url":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723","article_published_time":"2020-01-31T16:05:14+00:00","article_modified_time":"2020-01-31T16:05:39+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642"},"headline":"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah","datePublished":"2020-01-31T16:05:14+00:00","dateModified":"2020-01-31T16:05:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723"},"wordCount":419,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1"},"image":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg","keywords":["Pin Tailed Whydah","Pipit Hias"],"articleSection":["Profil"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723","url":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723","name":"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg","datePublished":"2020-01-31T16:05:14+00:00","dateModified":"2020-01-31T16:05:39+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#primaryimage","url":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg","contentUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Pin-Tailed-Whydah-Sosok-betina-yang-mirip-burung-gereja-cuma-ukuranya-lebih-kecil.jpeg","width":1024,"height":576,"caption":"Pin Tailed Whydah Sosok betina yang mirip burung gereja, cuma ukuranya lebih kecil"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=41723#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kontesburung.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pin Tailed Whydah, Pipit Hias Africa si Cantik Bersuara Indah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#website","url":"https:\/\/kontesburung.com\/","name":"Kontesburung.com","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kontesburung.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png","contentUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png","width":400,"height":114,"caption":"Admin"},"logo":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/kontesburung.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41723","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=41723"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41723\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41728,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41723\/revisions\/41728"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/41725"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=41723"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=41723"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=41723"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}