{"id":33268,"date":"2019-02-18T07:57:20","date_gmt":"2019-02-18T00:57:20","guid":{"rendered":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268"},"modified":"2019-02-18T07:57:22","modified_gmt":"2019-02-18T00:57:22","slug":"phoenix-cup-i-liga-perkutut-jogja-istimewa-suguhkan-persaingan-super-ketat-pavarotti-raih-bendera-empat-warna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268","title":{"rendered":"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna"},"content":{"rendered":"\n<p>Genderang perang perebutan posisi paling atas Liga Perkutut Jogja Istimewa 2019, mulai ditabuh. Gelaran bertajuk Phoenix Cup, Minggu 10 Februari 2019 menjadi ajang pembuka untuk memastikan siapa yang bakal memenangkan supremasi penobatan burung-burung terbaik di liga yang rencananya akan dilaksanakan selama sepuluh putaran\/seri.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"790\" height=\"479\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-33270\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-2.jpg 790w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-2-768x466.jpg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-2-696x422.jpg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-2-693x420.jpg 693w\" sizes=\"(max-width: 790px) 100vw, 790px\" \/><figcaption>Para peraih juara merayakan kemenangan dengan berfoto bareng<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; \u201cLiga Perkutut Jogja Istimewa 2019\nakan digelar selama sepuluh seri dengan tempat yang berbeda,\u201d jelas Susriyanto\nsalah satu panitia liga. Lima Pengda yang dimiliki Pengwil Daerah Istimewa Yogyakarya,\nyakni Pengda Gunung Kidul, Pengda Bantul, Pengda Sleman, Pengda Kulonprogo dan\nPengda Yogyakarta Kota, memiliki kesempatan untuk menjadi tuan rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyelenggaraan\nsecara bergiliran dimasing-masing Pengda, diharapkan bisa memberdayakan\npengurus di tiap Pengda sehingga mereka memiliki pengalaman menjadi tuan rumah\npenyelenggaraan sebuah liga. Tujuan lain adalah memberikan nuansa baru bagi\npeserta agar liga ini bisa lebih menarik. <\/p>\n\n\n\n<p>Liga kali ini didukung penuh oleh Phoenix, produsen pakan untuk perkutut. \u201cAlhamdulillah liga pertama bisa berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala,\u201d lanjut Susriyanto. Kekhawatiran panitia dengan cuaca, akhirnya tidak terbukti. Pasalnya beberapa hari menjelang pelaksanaan liga, cuaca di Yogyakarta cenderung mendung dan hujan. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"790\" height=\"479\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-3.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-33271\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-3.jpg 790w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-3-768x466.jpg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-3-696x422.jpg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-3-693x420.jpg 693w\" sizes=\"(max-width: 790px) 100vw, 790px\" \/><figcaption>Doddy Sunan BF Yogyakarta bersama orbitan miliknya sukses bawa trophy juara<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p> \u00a0\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Namun saat pelaksanaan, cuaca cerah sehingga memberikan rasa nyaman dan aman bagi seluruh pihak yang ada diloksai liga. Peserta bisa tenang mengerek dan menggantang perkutut miliknya. Begitu juga dengan panitia bisa menjalankan agenda ini tanpa ada rasa khawatir. Lapangan Ngrenak Sleman yang dijadikan lokasi acara, berhasil menghadirkan cuaca cerah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi\ninilah yang membuat pertarungan dimasing-masing kelas berlangsung tanpa\nhambatan. Ketatnya persaingan dalam melancarkan serangan, terlihat jelas pada\nnilai yang dihasilkan oleh tiap-tiap peserta, meski ada juga yang berhasil\nmengakhiri penjurian tanpa ada perlawanan yang dialami.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"790\" height=\"479\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-4.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-33272\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-4.jpg 790w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-4-768x466.jpg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-4-696x422.jpg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-4-693x420.jpg 693w\" sizes=\"(max-width: 790px) 100vw, 790px\" \/><figcaption>Tradisi siram air bagi peraih juara masih tetap terjadi di arena<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Di Kelas Dewasa Senior, terjadi perebutan posisi terdepan antara Golden Dragon orbitan Agus Yogyakarta yang dikerek pada nomor 116 dengan Ahil andalan Agus Hendratno Sleman pada kerekan 108. Raihan bendera yang diraih selama empat babak penjurian, tidak mengalami perbedaan. Keduanya mendapatkan bendera masing-masing dua warna hitam.<\/p>\n\n\n\n<p>Sampai\nakhirnya dimeja rekap, ditemukan perbedaan pada nilai ujung yang diraih. \u201cPeserta\npada nomor kerekan 116 (Golden Dragon) meraih nilai ujung 8 \u00be sedangkan peserta\nnomer kerekan 108 meraih nilai ujung 8 \u00bd,\u201d terang Susriyanto team rekap. Dengan\ndemikian Golden Dragon, perkutut bergelang BBF dinobatkan sebagai juara pertama\ndan Ahil ternakan ACC meraih urutan kedua. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"790\" height=\"479\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-5.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-33273\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-5.jpg 790w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-5-768x466.jpg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-5-696x422.jpg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-5-693x420.jpg 693w\" sizes=\"(max-width: 790px) 100vw, 790px\" \/><figcaption>Peraih juara mendapat ucapan selamat dari panitia liga<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Ditempat ketiga, ada Gito milik H.Purwo Adi Pakir, perkutut ternakan Pakis pada kerekan 128. Di Kelas Dewasa Yunior, Basiyo orbitan Sukarman Gunung Kidul meraih hasil lebih bagus dari lawan-lawannya. Di babak pertama, kedua dan ketiga raihan bendera dua warna hitam berhasil didapat.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada\nbabak keempat, menambah nilai dengan bendera tiga warna. Hasil ini membawa\nperkutut ring Panji pada kerekan 138 sebagai juara pertama. Sedangkan diurutan\nkedua dan ketiga, terjadi nilai sama yakni antara Sadewa milik Pur Bawang\nCilacap pada kerekan 141 dengan Hangi jago Sukiyono Gunung Kidul dikerekan 149.\nKeduanya meraih bendera dua warna hitam pada empat babak berturut-turut.<\/p>\n\n\n\n<p>Akhirnya\nditemukan letak perbedaan kelebihan yang dimiliki oleh kedua peserta tersebut.\nSadewa unggul di suara ujung dengan nilai 8 \u00be sedangkan hangi memiliki nilai 8 \u00bd.\nArtinya Sadewa, perkutut ternakan Warna Agung melaju peurutan kedua disusul\noleh Hangi, produk Panji pada urutan ketiga.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"790\" height=\"479\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-6.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-33274\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-6.jpg 790w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-6-768x466.jpg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-6-696x422.jpg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-6-693x420.jpg 693w\" sizes=\"(max-width: 790px) 100vw, 790px\" \/><figcaption>H.Dhofir menyerahkan trophy juara pada peserta yang berprestasi<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sebaliknya\ndi Kelas Piyik Yunior, persaingan perebutan posisi terdepan, berjalan tanpa ada\nnilai sama. Bahkan juara pertama yang diraih Pavarotti orbitan Jay Jay\nYogyakarta, perkutut ternakan Cristal, meninggalkan lawan-lawannya dengan\nraihan bendera empat warna pada babak pertama, tiga warna babak kedua, dua\nwarna hitam babak ketiga dan diakhir babak hanya meraih koncer 1 warna.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Keberhasilan perkutut yang dikerek pada\nnomor 67 dalam merah nilai bendera empat warna menjadi satu-satunya dalam liga\nkali ini. Di urutan kedua ada Kanaka, andalan Erie Kulonprogo ternakan Bagus di\nkerekan 46 dengan raihan bendera tiga warna pada babak pertama dan kedua, dua\nwarna pada babak ketiga dan tiga warna hitam pada babak keempat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dan diposisi ketiga, ada Golden Boy milik Agus Yogyakarta, ring WKB yang dikerek pada nomor 38 dengan raihan bendera tiga warna rata selama empat babak berturut-turut. Di Kelas Piyik Hanging, Melati Jaya Giri orbitan Adhie Aryanto Wonogiri pada gantangan 30 berhasil menghadang lawan dan sukses menjadi juara pertama. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"790\" height=\"479\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-7.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-33275\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-7.jpg 790w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-7-768x466.jpg 768w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-7-696x422.jpg 696w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-7-693x420.jpg 693w\" sizes=\"(max-width: 790px) 100vw, 790px\" \/><figcaption>Suasana Liga Perkutut Jogja Istimewa, betul-betul istimewa<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Posisi tersebut diraih setelah pada\nbabak pertama perkutut ring Adiraya berhasil mendapatkan nilai bendera dua\nwarna hitam babak pertama, kedua dan keempat, dua warna pada babak ketiga. Di uurutan\nkedua ada Barcelona, andalan Toni Yogyakarta yang digantang pada nomor 43,\ndengan raihan bendera koncer satu pada babak pertama.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bendera dua warna hitam pada babak kedua, ketiga dan keempat. Menyusul ditempat ketiga, Song of Angel orbitan Sigit Obaja Sleman, ring Pison pada kerekan 27 dengan raihan bendera dua warna hitam pada babak pertama dan keempat, serta bendera dua warna pada babak kedua dan ketiga. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"578\" height=\"1131\" src=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-8.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-33276\" srcset=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-8.jpg 578w, https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-8-215x420.jpg 215w\" sizes=\"(max-width: 578px) 100vw, 578px\" \/><\/figure><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Genderang perang perebutan posisi paling atas Liga Perkutut Jogja Istimewa 2019, mulai ditabuh. Gelaran bertajuk Phoenix Cup, Minggu 10 Februari 2019 menjadi ajang pembuka untuk memastikan siapa yang bakal memenangkan supremasi penobatan burung-burung terbaik di liga yang rencananya akan dilaksanakan selama sepuluh putaran\/seri. &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; \u201cLiga Perkutut Jogja Istimewa 2019 akan digelar selama sepuluh seri dengan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33269,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[182],"tags":[4166],"class_list":["post-33268","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perkutut","tag-perkutut-yogyakarta"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Genderang perang perebutan posisi paling atas Liga Perkutut Jogja Istimewa 2019, mulai ditabuh. Gelaran bertajuk Phoenix Cup, Minggu 10 Februari 2019 menjadi ajang pembuka untuk memastikan siapa yang bakal memenangkan supremasi penobatan burung-burung terbaik di liga yang rencananya akan dilaksanakan selama sepuluh putaran\/seri. &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; \u201cLiga Perkutut Jogja Istimewa 2019 akan digelar selama sepuluh seri dengan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-02-18T00:57:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-02-18T00:57:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"790\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"479\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642\"},\"headline\":\"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna\",\"datePublished\":\"2019-02-18T00:57:20+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-18T00:57:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268\"},\"wordCount\":827,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg\",\"keywords\":[\"Perkutut Yogyakarta\"],\"articleSection\":[\"Perkutut\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268\",\"name\":\"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg\",\"datePublished\":\"2019-02-18T00:57:20+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-18T00:57:22+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg\",\"width\":790,\"height\":479},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/kontesburung.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/\",\"name\":\"Kontesburung.com\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png\",\"width\":400,\"height\":114,\"caption\":\"Admin\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/kontesburung.com\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna -","og_description":"Genderang perang perebutan posisi paling atas Liga Perkutut Jogja Istimewa 2019, mulai ditabuh. Gelaran bertajuk Phoenix Cup, Minggu 10 Februari 2019 menjadi ajang pembuka untuk memastikan siapa yang bakal memenangkan supremasi penobatan burung-burung terbaik di liga yang rencananya akan dilaksanakan selama sepuluh putaran\/seri. &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; \u201cLiga Perkutut Jogja Istimewa 2019 akan digelar selama sepuluh seri dengan","og_url":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268","article_published_time":"2019-02-18T00:57:20+00:00","article_modified_time":"2019-02-18T00:57:22+00:00","og_image":[{"width":790,"height":479,"url":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642"},"headline":"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna","datePublished":"2019-02-18T00:57:20+00:00","dateModified":"2019-02-18T00:57:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268"},"wordCount":827,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1"},"image":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg","keywords":["Perkutut Yogyakarta"],"articleSection":["Perkutut"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268","url":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268","name":"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg","datePublished":"2019-02-18T00:57:20+00:00","dateModified":"2019-02-18T00:57:22+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#primaryimage","url":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Jogja-Istimewa-1.jpg","width":790,"height":479},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/?p=33268#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kontesburung.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Phoenix Cup I, Liga Perkutut Jogja Istimewa, Suguhkan Persaingan Super Ketat, Pavarotti Raih Bendera Empat Warna"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#website","url":"https:\/\/kontesburung.com\/","name":"Kontesburung.com","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kontesburung.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/18b356f24c07b21da06d81f6df9defb1","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png","contentUrl":"https:\/\/kontesburung.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Logokontesburung400x156-2019.png","width":400,"height":114,"caption":"Admin"},"logo":{"@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/876a956917ee3433e8801a9c97ef1642","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kontesburung.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1b9cb19f83966e38a177fbf04053441c5b732c48772c320dd7757108ec36b3f?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/kontesburung.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33268","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33268"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33268\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33277,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33268\/revisions\/33277"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kontesburung.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}