Connect with us

Kontes

Hatrick Gedambol Bintang Lapangan Kelas Balibu di Latber Spesial KMBF Sidoarjo

KONBUR Tayang

:

konbur kmbf sidoarjo
Pak Guru Menyerahkan Bonus untuk Kelas Ocehan

Setelah sukses mengenalkan kelas Lovebird Fighter yang di ikuti dengan kelas Lovebird Pastel, kali ini gantangan KMBF yang terletak di desa Wedoro Klurak Candi, kembali membuka kelas Lovebird Campuran yakni kelas yang diperuntukkan bagi semua jenis lovebird baik itu Fighter, Konslet bahkan Balibu atau Paudpun boleh ambil bagian dalam kelas ini.

Juara KelasLovebird Campuran

Kelas yang dibuka pada gelaran Latber special hari Rabu (13/3/19) itupun ternyata sukses diserbu para ekekmania, bahkan nyaris full gantangan, dikelas ini ada CJR gaco milik Yayan asal Muscle Team yang berhasil keluar sebagai juara dengan durasi ekekpanjangnya y,ang tembus hingga beberapa kali Lanjut 3 dan dibawakan dengan lecek CJRpun berhasil mengunci posisi juara 1 di kelas pembua Lovebird Campuran A.

Juara Kelas Lovebird Paud

Sedangkan bintang lapangan pada gelaran kali ini adalah Gedambol gaco milik Sekel sang punggawa Leso BC, tampil dominan di tiga kelas Balibu yang dibuka oleh panitia iapun berhasil menyapu bersih semua juara 1, tampil lecek sejak awal lomba iapun sukses meraih Hatrick pada gelaran kali ini.

Juara Kelas LOvebird Fighter A

Dikelas Cendet ada Pilar gaco milik Ferdy asal KDP yang sukses mengunci posisi juara pertama, langsung tampil ngotot sejak awal lomba Pilarpun berhasil mengamankan posisi podium juara 1 setelah bertarung sengit dengan Raja Rimba yang harus puas di posisi ke 3.

Juara Kelas Cendet
Juara Kelas Kenari

Pertarungan sengit lainnya terjadi dikelas Kenari, kelas yang juga mulai ramai peminatnya inipun sukses mengantarkan Bambu Runcing sebagai Juara 1 dengan dikawal Niki Ocha gaco milik Abah Usman yang menguntitnya di posisi ke 2 dengan disusul Jubah Emas andalan Mr Wawan yang berada di posisi ke 3.

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontes

Juara Latpres Ngabuburit Denhar BC (19/5/2019) : Tembus 570 Peserta Banyak Juara dari Wajah Baru

Published

on

By

Denhar BC malang
Bukan Sekedar Slogan. Team Juri Master Independen yang bertugas di Latpres Ngabuburit Denhar BC (19/5/2019), Fair Play bukan sekedar Slogan.

Kontesburung.com – Malang, Minggu siang tadi cuaca sekitar kota Malang cukup cerah, sehingga sangat mendukung terselenggaranya Latpres di gantangan Denhar yang berada di depan pasar Bunul, Malang, Jawa Timur, Minggu (19/5/2019). Daftar Juara di bawah berita.

Dimana kicaumania dari beberapa plosok kota dan Kabupaten khususnya pemain pemula bisa berkumpul di gantangan yang berada di dalam Asrama Angkujas Denhar untuk melombakan jago jago muda andalan mereka.

Denhar BC malang
Mr. Supri joki Anis Kembang Siliwangj milik H. Wiebie NZR. Juara 1 di kelas Denhar dan 2 kali RunnerUp di kelas Angkujas A serta B.

Meski banyak jago muda yang turun, tapi kompetisi dibeberapa kelas cukup seru. Saking serunya persaingan di kelas love bird sampai tidak ada jago yang berhasil nyeri juara satu.

Hanya di kelas Baby nama Encut berhasil menggasak juara satu dua kali. Kesuksesan Encut tersebut bukan sebuah kebetulan, melainkan kualitas kekekan love bird muda ini cukup oke, dukungan napas dan power yang tangguh membuat Encut mampu ngekek panjang dan rajin.

Sementara dikelas lain juga tak kalah seru, bahkan untuk kelas Cucak hijau dan Murai Batu pertarungan lebih seru, karena banyak jagoan yang sering juara di latber pada turun semua disini.

Hal itu bisa dilihat juara tiga besar rata rata burung yang sudah tidak asing namanya di kicaumania Malang Raya. Minggu tadi Latpres Denhar cukup sukses dengan peserta 570 an. Untuk Latpres mendatang Mulyono selaku ketua gantangan Denhar akan menyiapkan dengan kemasan menarik. “Kita berusaha memberikan trobosan yang selalu berbeda agar teman teman kicaumania tidak bosan datang lomba di Denhar,” pungkas pria asli Malang pada kontesburung.com

Denhar BC malang
klik untuk memperbesar

Lanjutkan Membaca

Kontes

Dikawal Langsung Sang Sesepuh, Safari Ramadhan Duta Elang Biru BC Moncer di Ponorogo dan Madiun

Published

on

By

Elang Biru BC
SAFARI. Tim Duta Elang Biru BC bersama sang ketua Mr. Marhaen, usai meraih juara umum BC di Latpres Gunoseco Ponorogo, Minggu (12/5/2019) silam.

Demi makin mempererat tali silaturahmi dan mendulang dukungan dari kicaumania kawasan Kaesidenan Madiun untuk even akbar 16th Anniversary, yang bakal digelar 16 Juni 2019 nanti, pada bulan Ramadhan ini Duta Elang Biru BC (EBBC), kembali tandang di beberapa even.

Salah satu even terkini yang disambangi Duta EBBC adalah Latpres Gunoseco Ponorogo pada Minggu (12/5/2019) lalu. Di even ini Duta EBBC sukses menyabet gelar juara umum BC atas raihan poin terbanyak yang berhasil dicapai. Selain itu, beberapa latpres seperti di Benggol Joyo dan gantangan AE 88 Tempursari Madiun, juga dihadiri dan meraih beberapa prestasi.

Elang Biru BC

Menariknya, Mr. Marhaen sesepuh sekaligus ketua Elang Biru biru BC, yang juga dikenal sebagai kicaumania kawakan karesidenan Madiun, langsung turun mengawal tim ini saat di Ponorogo. Selain itu, Mr. Wahyu selaku ketua Pelaksana juga turut mendampingi tim asal Maospati Magetan yang tak lama lagi memasuki kiprah usia ke 16 tahun ini.

Elang Biru BC

Dalam kesempatan ini, Mr. Marhaen pun mengundang dan mengajak segenap kicaumania Nusantara untuk hadir di even akbar yang sudah memasuki hitung ke 16 tahun ini. “Saya atas nama pribadi dan teman-teman di Elang Biru BC, mengundang seluruh kicaumania Nusantara pada umumnya dan kawasan Karesidenan Madiun untuk hadir pada even 16 Juni mendatang,” undang Mr. Marhaen, yang diamini Mr. Wahyu.

Duta Elang Biru BC

Selanjutnya, tim ini bakal terus melanjutkan safari kunjungan ke lomba-lomba lain, seperti di Latpres P2B2M Magetan yang digelar pada 25 Mei 2019 mendatang, dan Ketupat Cup VIII New JSB Enterprise, Jatisrono Wonogiri Timur pada Minggu, 9 Juni mendatang. “Jika tidak berbarengan dengan even lain, dan nggak perlu memecah tim, Insya Allah kita akan turun full tim di even-even tersebut,” pungkas Mr. Wahyu.

Lanjutkan Membaca

Kontes

Kamis Guyub Rukun Jelang Laga BTD Cup: Tiesto dan Bandit Ngebom Lagi, BTD Cup Siap Digeber 19 Mei

Published

on

kgr
KAMIS GUYUB RUKUN: Pertarungan di Kelas Ijo, Murai dan Kenari Selalu Panas

Meski dalam suasana bulan puasa, namun tidak melunturkan semangat kicau mania Denpasar untuk menghadiri Kami Guyub Rukun bersama PBI yang digelar 9 Mei 2019 kemarin di Gantangan Puri Agung Glogor Denpasar. Khususnya di kelas-kelas panas seperti kelas cucak ijo, murai batu dan kenari yang selalu ramai peserta.

kgr
BTD CUP : Digeber Eksklusif

Amar Pandawa, salah satu wakil pengelola Kamis Guyub Rukun menandaskan, Kamis Guyub Rukun tetap digass tipis-tipis terlebih lagi jelang perhelatan Bali Teknik Disain (BTD) Cup yang akan digeber Minggu, 19 Mei 2019 di Gantangan Puri Agung Glogor Denpasar.

kgr
TROFI EKSKLUSIF: Siap Buat Para Pemenang

‘’BTD Cup, kami bikin special. Baik bonus, hadiah tanpa potongan, doorprize sepeda motor, hingga trofi eksklusif garuda wisnu kencana buat juara umum dan burung terbaik,’’ ujar Amar Pandawa sesaat sesi awal kelas cucak ijo A.

kgr
IJO: Selalu Ramai di Kamis Guyub Rukun

Dihadiri 30 -an peserta dimana pemain duduk rapi tanpa teriak, gaco-gaco yang bertarung begitu terang terdengar baik rolingan dan juga tembakannya. Satu per satu para kontestan mendapat penilaian dari para eksekutor.

kgr
PECOK: Menang di Sesi Pembuka Ijo

Pecok milik Mr. Bule yang berada di gantangan 46 tidak saja bongkar lagu juga tonjolan-tonjolan panjangnya rajin dimuntahkan. Bersebelahan dengan Soleh di gantangan 45 milik Mr. Hendra masih sanggup melancarkan tembakan-tembakan panjang. Namun Pecok yang bervolume tajam memenangkan pertarungan disusul Soleh dan Tong Bajil milik Fajar Adv.

kgr
GARENG: Melejit ke Puncak Leg Kedua

Di laga kedua tanpa potongan yang tambah ramai, beberapa kontestan di sisi selatan mendominasi lapangan. Sesaat digantang Juliet milik Imron langsung tancap gas. Sambil ngentrok tipis, Juliet rajin melancarkan lagu-lagu panjang. Begitu juga Gareng milik Rinto yang sempat tertinggal di posisi empat juga perfoma. Di tempat yang bersebelahan ada kontestan nomor 26 yang juga ngentrok dan rajin memainkan rolingan dan tembakan.

kgr
STRATEGIS: Ketemu Lawan yang Pas, Bikin Gaco Tambah Garang

Tiga gaco yang mengambil posisi segitiga saling pancing dan sama-sama kerja dari awal sampai akhir. Namun juri memutuskan memilih Gareng sebagai yang pertama disusul Juliet dan kontestan gantangan 26. Sementara Pecok melorot ke posisi keempat.

kgr
UDIN NGANGAK: Kekeannya yang Panjang dan Rajin Juarai Leg Pertama

Memasuki laga love bird dewasa A, gaco-gaco begitu jelas memainkan kekeannya. Seperti Udin Ngangak di gantangan 17 yang sempat mendapat bendera poleng tanda kekeannya panjang. Selain kekean panjang, Udin Ngangak juga rajin di setiap rolingan sehingga juri memastikan sebagai juara. Sempat mendapat perlawanan dari Cinta milik 007 SF yang juga rajin dengan volumenya yang keras dan Pendekar milik Pebry  yang ada di sebelah Udin Ngangak.

kgr
SRIKANDI: Kunci di Leg B

Di laga love bird B yang sudah semakin maghrib, Srikandi milik Pebi berhasil mengambil alih posisi puncak. Kali ini Puchita milik Mr. Jambrong menempel di tempat kedua disusul Pendekar yang kembali menduduki kursi ketiga.

kgr
MURAI BATU: Selalu Ramai di Kamis Guyub Rukun
kgr
BANDIT: Bikin Lawan Keder

Yang lebih seru terjadi di kelas murai batu. Dari 20-an peserta, sesaat digantang para kontestan langsung kerja memainkan rolingan. Seperti Bandit  milik Ajik Saudara berjenis blacktail yang begitu energik memainkan lagu-lagu kecil. Suaranya yang melengking begitu menyengat ketika melancarkan tembakan yang ngeban. Di gantangan 35 ada Jendral Muda milik Mr. Komang dari Gamas yang juga tampil garang. Namun Bandit terpilih naik podium utama.

kgr
BANDIT: Borong Dua Kelas Murai

Masih penasaran, leg tanpa potongan kembali dibuka. Bandit yang sempat mengatur nafas di awal, jelang pertengahan langsung tancap gas. Rolingannya yang rapat, cepat terus dikumandangkan. Sesekali melesatkan tembakan. Kombinasi yang apik antara rolingan lagu-lagu kecil dan tembakan memastikan langkahnya meraih posisi puncak dan sekaligus mencatatkan dua pekan berturut-turut meraih double winners di Kamis guyub rukun.

pgr
PATRIOT: Tampil Ngocok Raih Podium Utama

Di laga cendet, Patriot yang diusung Andrew Atmadja begitu santer memainkan rolingannya yang nyepid tanpa jeda. Lagu-lagunya yang bervariasi sesekali melancarkan tonjolan membuat Patriot mendapat poin penuh dan memenangkan pertarungan.

kgr
MELATI: Raih Podium di Laga Paud

Kelas paud yang pesertanya tenang mempertontonkan Melati milik Gung Tut yang tampil perfoma dari beberapa pantauan juri. Melati memenangkan pertarungan disusul Ija di posisi runner up.

kgr
KENARI: Semakin Diminati Komunitas Kenari

Baru di kelas kenari, peserta mulai panas. Terlebih lagi jumlah peserta yang cukup ramai membuat pertarungan bertambah sengit. Satu persatu kontestan dinilai mulai dari lagu, cara berhenti hingga memastikan durasinya.

kgr
TIESTO: Menang Mutlak di Sesi kenari A

Tiesto milik Mr. Big yang memilih di gantangan pinggir utara sesaat digantang langsung tancap gas. Tiesto piawai memainkan lagunya yang penuh variasi, cepat berganti dari satu lagu ke lagu lainnya terlebih lagi sesekali memainkan cengkokan. Dengan still ngocok berdurasi super panjang, Tiesto akhirnya memenangkan pertarungan.

kgr
TIESTO DAN LUSI: Sama-sama Tampil Ciamik

Di leg kedua, Tiesto kembali berlaga. Kali ini berhadapan dengan Lusi milik Godel 13 yang juga lihai memainkan lagu-lagunya yang ciamik dan berdurasi panjang. Sama-sama kerja sehingga juri memberikan koncer yang sama. Tetapi Tiesto memenangkan di meja toust. Lomba ditutup dengan naiknya kelas punglor kembang yang mengorbitkan Baron milik Toet Edy di puncak juara.

kgr
BARON: Tampil Nancep Memainkan Rolingan, Baron Juara

Amar Pandawa mewakili panitia Kamis Guyub Rukun dan juri PBI mengucapkan terimakasih kepada seluruh kicau mania yang sudah hadir sekaligus mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi rekan-rekan yang menjalankannya seraya memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. *kb3

kgr

Lanjutkan Membaca