Hanzo Cup I Surabaya – Peserta Membludak Tembus 1020, Jadi Adu Kualitas Para Bintang

Peserta Murai Batu G 42 Masih Full

Masih disandangnya zona merah Covid 19 pada kota Surabaya saat ini ternyata tak mampu membendung antusias para hobiis lokalan hingga luar kota untuk mengikutkan gaco-gaco andalannya pada gelaran bertajuk Hanzo Cup, Minggu 26 Juli 2020 kemarin.

Tak tanggung-tanggung, burung-burung terbaik berlabel bintang asal Jatim pun nyaris berkumpul semua demi merebut prestasi di beberapa kelas pada gelaran yang digebyar di jalan Ksatrian Kodam V Brawijaya Surabaya. Salutnya meski pesertanya tembus 1020, namun protokoler kesehatan yang diterapkan pemerintah telah diterapkan salah satunya diwajibkannya para pemain menggunakan masker.

Meski suasana memanas di hampir semua kelas tak bisa terhindarkan, terutama di kelas Murai Batu dan Cucak Ijo yang menjadi kelas bergengsi saat ini. Bisa dibilang, gelaran yang dimotori Teguh Hanzo si empunya gawe itu berjalan cukup lancar dan kondusif hingga berakhirnya even.

MB Kijing amunisi Dodiet Kober Rebut prestasi di G 16

Hal itu mulai dirasakan sejak dibukanya kelas pembuka Murai Batu G 16, mengingat dominasinya burung-burung yang lagi dalam kondisi on fire yang sama-sama memamerkan performnya sesuai dengan materi lagu dan tonjolan-tonjolan yang menjadi andalannya masing-masing. Pertarungan menarik pun disajikan oleh MB Grandong amunisi Mr Alex Superman BF versus MB Kijing besutan Mr. Dodiet Kober Malang. Hingga akhirnya juri pun memutuskan untuk menancapkan bendera koncer pada nomer gantangan yang ditempati MB Grandong, sedangkan MB Kijing bertengger di posisi runner up.
Dan meski berada di posisi runner up, Dodiet mengaku cukup puas dengan penampilannya mengingat sengitnya pertarungan para burung-burung berlabel bintang di kelas tersebut. Bahkan owner dari Mie Kober itu berkeyakinan bahwa MB Kijing amunisinya masih mampu tampil lebih edan lagi dalam membawakan lagu-lagu panjangnya yang cukup bervariasi, hingga kembali meraih prestasi gemilang di berbagai even yang akan diikutinya kedepan.

Apank Sukses kawal MB Todd Ferre juarai kelas Brawijaya

Di kelas yang sama Murai Batu G16, Mr Apank dari 139 Team yang berhasil mengantarkan MB Robinson berada di posisi 3. Semakin sumringah setelah sukses mengawal gaconya yang lain yakni MB Todd Ferre merebut podium juara di kelas Murai Batu Brawijaya, berkat aksi shownya yang sujud-sujud saat membawakan lagu-lagunya yang panjang-panjang.

Dwi Jalu siap kawal gaco terbaiknya menuju Radja Cup Cibubur

Walau belum beruntung pada gelaran kali ini, 2 gaco andalan Dwi Jalu SF yakni MB Adipati dan MB Sosrobahu sempat memukau para kicaumania. Sayangnya aksinya dalam memainkan lagu-lagu yang menjadi tonjolannya itu tak dituntaskan sampai berakhirnya penilaian di beberapa kelas yang diikutinya. Namun hal itu sedikit terbayarkan berkat topform MB Sosrobahu yang merupakan burung muda ring silver di kelas Murai Batu Murai Batu G 42 yang sukses bertengger di posisi runner up.

MB Hammer & MB Prabu andalan Tiara BF tetap di jalur prestasi

Hal senada juga dirasakan Mr. Mario dari Tiara BF, walau tak berhasil meraih juara 1 namun setidaknya 2 gaco andalannya MB Hummer dan MB Prabu tetap berada di jalur prestasi. Jika MB Prabu hanya mampu bertengger di posisi 5 kelas Brawijaya, berbeda dengan MB Hummer yang masih sempat tampil memukau di kelas Murai Batu G 36 sebagai runner up dan juara 3 di kelas Murai Batu G 42.

Sementara itu, kekompakan kembali ditunjukkan komunitas yang menamakan dirinya MMS dalam mengawal gaco-gaco andalan anggotanya. Dan tak sia-sia, beberapa amunisi andalan dari anggotanya itu mampu menyajikan aksi gemilang di beberapa kelas sekaligus masih berada di jalur prestasi.

Aksi memukau Kacer Guntur Di kelas Brawijaya

Diantaranya Kacer Guntur amunisi H Hanafi di kelas Kacer Brawijaya sebagai runner up berkat keberhasilannya menarik perhatian juri yang bertugas dalam memainkan lagu-lagu roll tembak berdurasi panjang-panjang serta kinerjanya yang cukup stabil berjeda rapat dari awal digantangkan hingga berakhirnya penilaian.

Volcano andalan crew MMS stabil pertahankan prestasi di semua kelas Cucak Ijo

Tak kalah dengan rekan se timnya, Mr Jabrik dengan andalannya Cucak Ijo Volcano juga tak lepas dari jalur prestasi dengan mengoleksi tropi dan piagam sebagai juara 3 di kelas Cucak Ijo Brawijaya,juara 4 di kelas Cucak Ijo Hanzo dan G 36. Begitu halnya dengan MB Ramayana gaco Abah Udin / Firmansyah Likur yang cukup puas dengan finish di posisi 4 kelas utama Murai Batu Hanzo.

MB Sosrobahu ring silver tunjukkan kualitas
Kitiran sewu amunisi H Taufik raih nyeri di kelas Anis Merah
The Rock andalan BIR rebut double winner kelas Kacer

 

Kanary Kraft

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here